Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.675 views

Teman-teman Jokowi Dibidik KPK. Setelah Romi Siapa Menyusul?

Oleh:

Hersubeno Arief, Konsultan media dan politik

 

KUALITAS seseorang bisa dilihat dari siapa temannya. Karena itu orang tua dan para bijak bestari mengajarkan kepada kita untuk berhati-hati dalam memilih teman.

Tidak boleh sembarangan, asal bergaul. Siapa teman kita, seperti itulah kita. “Show me your friends, I’ll tell you, who you are.”

Pepatah itu juga berlaku bagi Presiden Jokowi menyusul operasi tangkap tangan (OTT) Ketua Umum PPP Romahurmuziy Jumat (15/3). Romi adalah pendukung utama dan teman dekat Jokowi.

Situs berita berbasis di Singapura The Straits Times bahkan menulis judul Key Jokowi backer detained by Indonesia’s anti-graft agency. Pendukung utama Jokowi ditangkap KPK.

Ya penilaian itu benar adanya. Dibandingkan ketua umum partai pendukung lainnya, secara kasat mata Romi paling dekat dengan Jokowi. Dia sering tampil dalam beberapa kegiatan dan bepergian bersama Jokowi.

Foto-foto dan video kebersamaan Romi dan Jokowi bertebaran di media sosial. Ada dua video yang sangat kontroversial dan paling banyak dibagikan.

Video pertama, saat Romi duduk di kursi depan mobil presiden sambil merekam Presiden Jokowi yang duduk di kursi belakang. Jokowi terlihat melempar-lemparkan bungkusan makanan kepada warga. Romi dan Jokowi terlihat tertawa-tawa.

Peristiwa itu diduga terjadi ketika Jokowi melakukan kunjungan kerja di Jawa Timur (3/2/2018). Romi mengunggah video tersebut di akun twitternya.

Banyak yang mengecam sikap Jokowi. Perilakunya dinilai sangat primitif, merendahkan rakyat. Menikmati rakyat jelata berebut makanan yang dilemparkan seorang penguasa.

Video Kedua saat Romi nge-vlog bertiga bersama Jokowi dan Kyai Maimoen Zubair. Dalam video itu Romi terdengar mendiktekan kalimat yang harus diucapkan Mbah Moen. Sebelumnya Romi meminta Mbah Moen meralat doa.

Dia meminta Mbah Moen mendoakan Jokowi agar terpilih kembali sebagai presiden, tapi justru Prabowo yang didoakan. Peristiwanya juga terjadi pada tanggal 3 Februari. Hanya tahunnya berbeda, 2019.

Setelah Romi, kemungkinan besar Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin bakal menyusul. KPK menemukan uang ratusan juta di ruang kerja Lukman dalam bentuk mata uang rupiah dan dolar.

Kalau melihat rangkaian kasusnya sangat sulit bagi Lukman untuk mengelak. Romi ditangkap KPK karena memperjualbelikan jabatan di lingkungan Kemenag.

Ketika ditangkap Romi baru menerima suap. Sebesar Rp 250 juta untuk jabatan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Depag Jatim, dan Rp 50 juta untuk jabatan Kepala Kantor Depag (Kakandep) Gresik. Uang receh sebenarnya untuk orang sekelas Romi, teman akrab Jokowi.

Ketua KPK Agus Rahardjo menyatakan Romi sudah beberapa kali menerima suap. Ini bukan pertama kalinya. Kalau dikalikan jumlah provinsi dan kabupaten seluruh Indonesia, uang receh itu akan terkumpul menjadi uang besar.

Belum lagi kalau bicara beberapa jabatan lain di kantor pusat dan Rektor sejumlah perguruan tinggi di bawah Depag.

Kok Romi bisa mengatur jabatan di Depag? Nah disitu kuncinya. Romi adalah Ketua Umum PPP. Lukman adalah menteri perwakilan PPP di kabinet. Sulit untuk mengelak bahwa Romi bisa leluasa bertindak tanpa sepengetahuan Lukman dan Sekjen Depag.

Dari mana dia bisa mengetahui jabatan mana saja yang lowong dan bagaimana dia memastikan seseorang bisa mendudukinya? Karena itu dua ruang kerja pejabat tinggi negara itu disegel dan digeledah KPK.

Ini business of influence.  Jual beli jabatan melalui pengaruh politik yang dimiliki Romi. Kalau toh tidak terbukti, dan kemudian ada deal-deal politik sehingga Lukman lepas, secara etika politik dia sudah cacat.

Romi bukan orang pertama lingkaran dekat Jokowi yang tersandung masalah korupsi. Sebelumnya Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto juga dijebloskan KPK ke penjara. Novanto divonis 15 tahun penjara karena korupsi proyek pengadaan e-KTP.

Novanto merupakan pendukung utama Jokowi. Partai Golkar termasuk paling awal mengusung kembali Jokowi sebagai presiden. Sebagai Ketua DPR Novanto juga punya pengaruh yang sangat besar.

Setelah Novanto, koleganya di Golkar Idrus Marham menyusul masuk penjara. Idrus adalah Mensos dalam Kabinet Jokowi dan pernah menjabat sebagai Sekjen Golkar. Dia juga masuk dalam kelompok pendukung utama Jokowi.

Bukan hanya orang dekat dan menteri di kabinet Jokowi yang terbelit hukum. Politisi Golkar Fayakhun Andriadi dalam persidangan korupsi Bakamla mengaku ada keterlibatan keluarga Jokowi dalam kasus itu.

Namun KPK menyatakan tidak bisa menindaklanjuti pengakuan Fayakhun. Politisi PDIP Ali Fahmi Habsyi yang menjadi perantara dengan keluarga Jokowi menghilang. Case closed. Kasusnya ditutup.

Ditangkapnya Romi sekitar satu bulan jelang pilpres, jelas merupakan kabar buruk. Apalagi kalau sampai Menag Lukman Hakim menyusul. Bisa bikin kiamat.

Mata publik akan semakin terbuka siapa sebenarnya Jokowi. “Kalau mau lihat seseorang, lihatlah siapa yang menjadi temannya.” end

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Latest News
Area Sampling Quick Count

Area Sampling Quick Count

Kamis, 25 Apr 2019 08:33

Langkah Gubernur Anies Perluas Pembebasan PBB Diapresiasi Fahira Idris

Langkah Gubernur Anies Perluas Pembebasan PBB Diapresiasi Fahira Idris

Kamis, 25 Apr 2019 07:08

Prabowo dan Upaya Merebut ''Kedaulatan Rakyat''

Prabowo dan Upaya Merebut ''Kedaulatan Rakyat''

Kamis, 25 Apr 2019 06:24

Sexy Killer: Gambaran Nyata Cengkeraman Kapitalisme SDA Indonesia

Sexy Killer: Gambaran Nyata Cengkeraman Kapitalisme SDA Indonesia

Kamis, 25 Apr 2019 05:22

Generasi Milenial Tumbal Para Kapital

Generasi Milenial Tumbal Para Kapital

Kamis, 25 Apr 2019 03:16

Kampung KB Solusi Kesejahteraan Ala Kapitalis

Kampung KB Solusi Kesejahteraan Ala Kapitalis

Kamis, 25 Apr 2019 02:07

Aroma Busuk Industri Game Online

Aroma Busuk Industri Game Online

Kamis, 25 Apr 2019 01:00

Al-Junnah, Penjaga Nyawa Manusia

Al-Junnah, Penjaga Nyawa Manusia

Kamis, 25 Apr 2019 00:31

Nasi Padang dan Orang-orang Minang

Nasi Padang dan Orang-orang Minang

Rabu, 24 Apr 2019 23:25

Penyelidik Sudan Temukan 315 juta riyal Saudi di Rekening Bank Mantan Presiden Omar Al-Bashir

Penyelidik Sudan Temukan 315 juta riyal Saudi di Rekening Bank Mantan Presiden Omar Al-Bashir

Rabu, 24 Apr 2019 22:45

Pembantaian di Masjid Selandia Baru dan Pemboman di Sri Lanka 'Tidak Terkait'

Pembantaian di Masjid Selandia Baru dan Pemboman di Sri Lanka 'Tidak Terkait'

Rabu, 24 Apr 2019 22:00

Logo Ikhwan Jadi Simbol Terlarang di Austria, Ada Apa?

Logo Ikhwan Jadi Simbol Terlarang di Austria, Ada Apa?

Rabu, 24 Apr 2019 21:49

Polisi Sri Lanka Tangkap Lagi 18 Orang Terkait Pemboman di Hotel dan Gereja

Polisi Sri Lanka Tangkap Lagi 18 Orang Terkait Pemboman di Hotel dan Gereja

Rabu, 24 Apr 2019 21:15

HTS Lancarkan Serangan Balasan ke Posisi Rezim Teroris Assad di Kota Aleppo

HTS Lancarkan Serangan Balasan ke Posisi Rezim Teroris Assad di Kota Aleppo

Rabu, 24 Apr 2019 19:38

Erwin Aksa Klaim Prabowo-Sandi Unggul Telak di Sejumlah Daerah

Erwin Aksa Klaim Prabowo-Sandi Unggul Telak di Sejumlah Daerah

Rabu, 24 Apr 2019 19:34

Anies Bebaskan Rumah Para Pejuang dari PBB

Anies Bebaskan Rumah Para Pejuang dari PBB

Rabu, 24 Apr 2019 19:29

Kisah Saksi PKS Selamatkan Suara PSI

Kisah Saksi PKS Selamatkan Suara PSI

Rabu, 24 Apr 2019 19:22

PBB: Pasukan Afghanistan Tewaskan Ratusan Warga Sipil

PBB: Pasukan Afghanistan Tewaskan Ratusan Warga Sipil

Rabu, 24 Apr 2019 18:57

Ledakan Tewaskan 11 Warga Sipil di Idlib Suriah

Ledakan Tewaskan 11 Warga Sipil di Idlib Suriah

Rabu, 24 Apr 2019 18:53

Israel Kembali Tangkap 5 Warga Palestina di Tepi Barat

Israel Kembali Tangkap 5 Warga Palestina di Tepi Barat

Rabu, 24 Apr 2019 18:38


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X