Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.514 views

Nahrawi dan Moralitas Islam Nusantara

 

Oleh:

Dr. Syahganda Nainggolan, Sabang Merauke Circle

 

PERSIS tiga tahun lalu di Semarang, Imam Nahrawi memimpin Senam Islam Nusantara (IN). Acara yang diprakarsai ketua cabang NU setempat menggelar acara ini untuk terus mem follow up gagasan IN yang ditelurkan PBNU, sebuah konsep Islam di mana ajaran Islam ini bersumber dari Islam yang lahir dan berkembang di Indonesia.

Saat ini Nahrawi ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka korupsi dengan perampokan harta negara lebih dari 25.000.000.000 milyar. Staf  khusus Nahrawi sudah sebelumnya ditahan KPK dan saat ini dalam proses pengadilan atas kasus korupsi pembiayaan KONI (Komite Nasional Olahraga Indonesia). Adik Nahrawi yang juga tokoh IN di Jawa Timur langsung meradang menuduh KPK sebagai lembaga zalim.

Ditetapkannya Menteri Pemuda dan Olahraga ini sebagai tersangka menjadikan semakin banyaknya tokoh-tokoh Islam Nusantara dicap sebagai koruptor. Sebelumnya kita melihat penangkapan dilakukan terhadap Romahurmuzy, dan Idrus Marham. Padahal  mereka ini termasuk simbol sentral dalam isu Islam Nusantara tersebut.

Gagasan Islam Nusantara (IN) dicetuskan oleh beberapa tokoh muda asal Nahdatul Ulama, dengan maksud membangun kesadaran keislaman yang berakar dari Indonesia sendiri. Selama ini perkembangan Islam yang dianggap semakin "berbau" Arab, yang dicirikan sebagai pemuda-pemuda berjidat hitam, bercelana cingkrang, baju koko, jenggot panjang, istri berjilbab penuh, dll dianggap terlalu dominan di ruang publik.

Selain mengatakan Islam jenis itu kearab-araban, mereka (IN) juga menuduh adanya faham radikalisme dan wahabiisme yang coba menjadikan Indonesia berpotensi menjadi negara-negara kacau seperti di Suriah dan Timur Tengah lainnya. Dengan menghadirkan Islam Nusantara maka diharapkan jati diri bangsa Indonesia akan kembali menjadi bangsa yang harmonis dan jauh dari kekerasan dan saling fitnah.

Tentu saja adalah hak sebuah komunitas atau lapisan sosial masyarakat kita merepresentasikan diri dalam suatu konsep gerakan. Kita melihat tokoh-tokoh muda asal NU ini mereproduksi gagasan Islam Nusantara sangat serius untuk mampu memunculkan suatu kebanggan pada sejarah yang berjejak pada perjuangan leluhur mereka.

Beberapa hal seperti Hari Santri dan Fatwa Jihad menjadi bagian jejak sejarah yang diklaim dan akhirnya muncul sebagai bagian penting dari sejarah kebangsaan kita. Tokoh-tokoh IN ini adalah tokoh-tokoh sentral asal NU dari kalangan muda, termasuk Muhaimin Iskandar, Nusron Wahid, Ulil Absar Abdallah, dll. Sebaliknya, beberapa tokoh mudah asal NU yang tidak ingin masuk dalam tema Islam Nusantara ini, masuk pada gagasan NU Garis Lurus.

Dengan banyaknya tokoh-tokoh utama IN yang berilian menjadi tersangka koruptor, pertanyaan kemudian muncul, apakah value atau nilai Islam yang ditawarkan IN ini? Menjadikan hari santri, misalnya, mungkin penting dari sisi presence (kehadiran) namun untuk apa sebuah kehadiran jika tidak menawarkan nilai dan gagasan?

Dahulu kala, misalnya, ketika Tjokroaminoto melahirkan gerakan baru, Serikat Islam, dia menawarkan sebuah gagasan reposisi kaum pribumi dan pedagang muslim dalam struktur sosial kita. Belanda yang membangun hirarki di atas, Cina di tengah dan pribumi Islam sebagai "anjing-anjing" (de Honden) dilawan oleh gerakan Serikat Islam (SI). SI berhasil membangun jutaan basis massa melawan Belanda dan Tjokroaminoto berhasil melahirkan kader-kader bangsa, termasuk Soekarno.

Kehadiran Islam Nusantara tentu perlu diapresiasi dalam rangka konsolidasi sebagai komunitas rakyat kita dalam warna kehidupan yang bersifat historis. Apalagi ancaman radikalisme internasional memang mempunyai fenomena. Namun, sebuah gagasan harus diimbangi dengan kemampuan menunjukkan kepeloporan. Terutama dari nilai perjuangan dan keadilan yang ingin diikuti mayoritas rakyat kita.

Pencanangan Senam Islam Nusantara tentu saja bukan sebuah gagasan besar, jika masalah moral pemerintahan bersih, ketokohan anti korupsi, kemiskinan, keadilan sosial, kejahatan oligarki modal, dll yang justru jadi isu/masalah utama yang harus dipecahkan.

Di sinilah sebenarnya letak pertanyaan kita tentang Islam Nusantara, apa gagasan nilai mereka? Bagimana, misalnya, sikap mereka melihat isu korupsi? Tentu disamping berbagai isu kerakyatan lainnya. Jika Islam Nusantara gagal mengedepankan isu-isu pokok ini, maka maksud baik kehadiran Islam Nusantara akan menjadi pertanyaan besar ke depan.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Senin, 19 Oct 2020 21:43

Ayah, Sosok Tegar yang Layak Mendapatkan Surga

Ayah, Sosok Tegar yang Layak Mendapatkan Surga

Senin, 19 Oct 2020 21:32

Islamic State Bidik Negara Teluk, Serukan Serang Kepentingan Ekonomi Saudi

Islamic State Bidik Negara Teluk, Serukan Serang Kepentingan Ekonomi Saudi

Senin, 19 Oct 2020 21:18

Penghargaan sebagai Negara Pengutang, Malu atau Bangga?

Penghargaan sebagai Negara Pengutang, Malu atau Bangga?

Senin, 19 Oct 2020 21:09

Falsafah: Hikmah yang Terbatas

Falsafah: Hikmah yang Terbatas

Senin, 19 Oct 2020 20:05

Masjid-masjid di Gaza Kembali Dibuka Setelah Ditutup Beberapa Pekan Karena Pandemi Corona

Masjid-masjid di Gaza Kembali Dibuka Setelah Ditutup Beberapa Pekan Karena Pandemi Corona

Senin, 19 Oct 2020 16:45

Ngabalin Ditunggangi ISIS

Ngabalin Ditunggangi ISIS

Senin, 19 Oct 2020 15:35

PP Hima Persis Kecam Penangkapan Serampangan Aktivis Pemuda dan Mahasiswa

PP Hima Persis Kecam Penangkapan Serampangan Aktivis Pemuda dan Mahasiswa

Senin, 19 Oct 2020 14:20

Presiden Ilham Aliyev: Militer Azerbaijan Bebaskan 13 Desa Lagi dari Pasukan Pendudukan Armenia

Presiden Ilham Aliyev: Militer Azerbaijan Bebaskan 13 Desa Lagi dari Pasukan Pendudukan Armenia

Senin, 19 Oct 2020 14:15

Pengurus Baru Dewan Dakwah Gelar Raker

Pengurus Baru Dewan Dakwah Gelar Raker

Senin, 19 Oct 2020 12:10

Legislator Sebut UU Omnibus Law Tak Jadi Solusi Persoalan Ekonomi Nasional

Legislator Sebut UU Omnibus Law Tak Jadi Solusi Persoalan Ekonomi Nasional

Senin, 19 Oct 2020 10:36

PKM Unpam Berikan Pelatihan Skil kepada Guru TPQ

PKM Unpam Berikan Pelatihan Skil kepada Guru TPQ

Senin, 19 Oct 2020 09:35

Bagaimana Meminta Maaf kepada Orang Telah Wafat

Bagaimana Meminta Maaf kepada Orang Telah Wafat

Senin, 19 Oct 2020 09:23

PA 212 Gelar Musyawarah Provinsi Jawa Tengah

PA 212 Gelar Musyawarah Provinsi Jawa Tengah

Senin, 19 Oct 2020 09:17

Empati Berlebihan Syafiq Hasyim kepada Umat Kristen

Empati Berlebihan Syafiq Hasyim kepada Umat Kristen

Senin, 19 Oct 2020 08:44

Komisi VI DPR Aceh Gelar Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota Badan Baitul Mal Aceh

Komisi VI DPR Aceh Gelar Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota Badan Baitul Mal Aceh

Ahad, 18 Oct 2020 23:55

Analisis: Demokrat dan PKS Tuai Citra Positif

Analisis: Demokrat dan PKS Tuai Citra Positif

Ahad, 18 Oct 2020 22:49

Legislator PKS Sebut UU Cipta Kerja Rusak Esensi Sertifikasi Halal

Legislator PKS Sebut UU Cipta Kerja Rusak Esensi Sertifikasi Halal

Ahad, 18 Oct 2020 22:38

Azerbaijan Kembali Tembak Jatuh Sebuah Jet Tempur SU-25 Milik Armenia di Jabrayil

Azerbaijan Kembali Tembak Jatuh Sebuah Jet Tempur SU-25 Milik Armenia di Jabrayil

Ahad, 18 Oct 2020 21:15

Shalat Jamaah Kembali Dilanjutkan di Masjidil Haram Setelah Jeda 7 Bulan Akibat COVID-19

Shalat Jamaah Kembali Dilanjutkan di Masjidil Haram Setelah Jeda 7 Bulan Akibat COVID-19

Ahad, 18 Oct 2020 20:45


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Senin, 19/10/2020 12:10

Pengurus Baru Dewan Dakwah Gelar Raker