Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
9.532 views

Islam, Wajah Baru Dunia paska Wabah

 

Oleh: Vivin Indriani

Runtuhnya Tembok Berlin dan kejatuhan imperium besar Turki Utsmani adalah beberapa peristiwa besar yang mengubah wajah dunia. Ada juga diantaranya pemboman Nagasaki dan Hiroshima atau runtuhnya World Trade Center di New York pada bulan September beberapa tahun silam.

Bagaimana dengan hari ini? Dunia tengah disibukkan dengan peristiwa besar yang mengguncangkan tatanan kesehatan, ekonomi maupun wajah domestik negara-negara besar secara global. Beberapa ahli telah banyak memprediksi akan adanya tatanan dunia baru paska berlalunya pandemi wabah Sars-Covid19 yang cukup merepotkan ini.

Salah seorang analis dari Foreign Policy,  Stephen M. Walt mengatakan, pandemi COVID-19 akan mempercepat pergeseran kekuasaan dan pengaruh dari Barat ke Timur. Negeri-negeri timur seperti Korea Selatan dan Singapura telah memberikan tanggapan yang sangat baik dalam penanganan wabah. Begitu juga negeri asal perkembangbiakan virus ini yakni China, juga  telah memberi respon yang baik setelah sempat menunjukkan kesalahan di awal.

Berbeda dengan negeri-negeri di barat, kita melihat bagaimana respons Eropa dan Amerika Serikat yang cenderung lambat dan serampangan. Hal ini malah menunjukkan betapa kacaunya respon Barat dan menodai reputasinya sebagai negara-negara besar dan maju.

Menurut analis Robin Niblett dari Foreign Policy, tampaknya sangat tidak mungkin dalam konteks ini dunia akan kembali ke gagasan globalisasi yang saling menguntungkan yang mendefinisikan awal abad ke-21.

Pandemi COVID-19 ini telah memaksa pemerintah, perusahaan, dan masyarakat untuk memperkuat kapasitas domestik mereka. Serta memperbaiki langkah untuk mengatasi periode isolasi ekonomi yang berkepanjangan.

Tidak ada lagi perlindungan akan kepentingan bersama yang bisa mengakibatkan arsitektur tata kelola ekonomi global yang didirikan pada abad ke-20 ini dengan cepat akan berhenti berkembang.

Begitu juga dengan dominasi negara-negara maju atas negara berkembang atau negara miskin. Akan ada perubahan dari sisi pengaruh dan kekuasaan wilayah. Masing-masing negara akan lebih mementingkan keamanan dan persediaan pasokan pangan serta obat domestik. Meski belum sepenuhnya terlihat di Indonesia namun lambat laun negeri ini juga akan menuntut diri secara tak sadar untuk mengamankan pasokan dalam negeri.

Krisis kesehatan kali ini juga akan menuntut banyak munculnya negara gagal. Analis Richard N. Haass dari Foreign Policy mengantisipasi langkah-langkah yang lebih besar menuju swasembada selektif yang menyebabkan egoisme sebuah negara akan muncul.

Kerentanan rantai pasokan, berkurangnya kemauan atau komitmen untuk mengatasi masalah regional atau global, termasuk perubahan iklim dan kerusakan lingkungan akan mengakibatkan negara-negara berkembang bahkan miskin terabaikan. 

Jika demikian, maka yang kuat yang akan bertahan. Mereka yang berhasil selamat akan menjadi pemenang dalam percaturan global. Kita tidak lagi bicara kekuatan militer dan ekonomi. Kita tidak lagi bicara kekuatan hegemoni dan pengaruh kebijakan global. Karena Amerika dengan kekuatan militernya saja telah dilihat tengah sempoyongan setelah empat kapal induk mereka terpaksa melabuhkan jangkar akibat banyaknya pasukan yang terpapar Covid-19.

Siapa pemenang dalam perlombaan melawan pandemi ini? Kita diingatkan kembali bahwa pemikiran akan mengalahkan harta dan kekayaan. Meski sebuah negeri hancur tak bersisa, selama pemikiran masih tumbuh dalam diri masyarakatnya, maka negeri itu akan bangkit kembali.

Demikian juga hari ini. Pemikiran global kapitalisme telah menunjukkan kegagalan yang sangat memalukan ketika berhadapan dengan patogen kecil yang membawa kerusakan besar. Pemikiran mereka runtuh, begitu juga dengan segala kedigdayaan yang dibangun dengan sangat agresif selama seabad ini segera menyusul sedikit demi sedikit.

Pemikiran yang bersandar pada akal manusia yang terbatas ini telah menemukan muara kembalinya, yakni menjadi sisa-sisa sampah peradaban. Sebaliknya, Islam dengan pemikirannya sedang bergerak menuju kebangkitan terakhir kali sebelum pandemi Covid-19 ini mendunia. Keyakinan kepada Islam dan masa kembalinya kejayaan peradaban Islam adalah kunci kemenangan dalam masa bertahan ini. Pemikiran ini akan tetap hidup dalam diri umat Islam meski beberapa puluh ribu penganutnya tinggal di negara-negara dengan penanganan terhadap wabah yang mengkhawatirkan.

Siapkan diri menyongsong janji kenabian. Siapkan diri menuju peradaban gemilang yang segera akan hadir. Tugas kita adalah menggoyangkan pucuk kurma sebagaimana Maryam telah memberi tauladan. Hasil dan kesuksesannya Allah akan berikan. Wallahu 'alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Latest News
Ketua DPP PKS: Bank Syariah Perlu Berbenah untuk Jadi Lebih Baik

Ketua DPP PKS: Bank Syariah Perlu Berbenah untuk Jadi Lebih Baik

Selasa, 27 Jul 2021 10:41

Puncak Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Nasional, PKS Serukan Kolaborasi untuk Keluarga Tangguh

Puncak Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Nasional, PKS Serukan Kolaborasi untuk Keluarga Tangguh

Selasa, 27 Jul 2021 10:37

Politisi Gerindra: Jangan Lupakan Hak Rakyat Saat PPKM Diperpanjang

Politisi Gerindra: Jangan Lupakan Hak Rakyat Saat PPKM Diperpanjang

Selasa, 27 Jul 2021 08:45

Stunting Merusak Potensi Bonus Demografi Indonesia 2045

Stunting Merusak Potensi Bonus Demografi Indonesia 2045

Senin, 26 Jul 2021 20:20

Kementerian Sosial Resmikan Sekolah Lansia Salimah

Kementerian Sosial Resmikan Sekolah Lansia Salimah

Senin, 26 Jul 2021 20:17

Pasukan Keamanan Tunisia Serbu Kantor Al Jazeera, Usir Para Staf

Pasukan Keamanan Tunisia Serbu Kantor Al Jazeera, Usir Para Staf

Senin, 26 Jul 2021 20:05

Food Careline Services ACT: Layanan Makan Gratis untuk Orang Lapar

Food Careline Services ACT: Layanan Makan Gratis untuk Orang Lapar

Senin, 26 Jul 2021 20:01

Selandia Baru Akan Izinkan Seorang Wanita Terkait Islamic State Dan 2 Anaknya Untuk Pulang

Selandia Baru Akan Izinkan Seorang Wanita Terkait Islamic State Dan 2 Anaknya Untuk Pulang

Senin, 26 Jul 2021 19:35

Raih Gelar Doktor, Fahmi Idris Urai Strategi Cegah Korupsi

Raih Gelar Doktor, Fahmi Idris Urai Strategi Cegah Korupsi

Senin, 26 Jul 2021 19:22

Sembelih Kambing untuk Menempati Rumah Baru

Sembelih Kambing untuk Menempati Rumah Baru

Senin, 26 Jul 2021 19:09

Waduh, Studi Baru Di Inggris Temukan Orang Yang Sembuh Dari COVID-19 Alami Penurunan Kecerdasan

Waduh, Studi Baru Di Inggris Temukan Orang Yang Sembuh Dari COVID-19 Alami Penurunan Kecerdasan

Senin, 26 Jul 2021 19:05

Presiden Tunisia Kais Saied Lancarkan 'Kudeta', Tangguhkan Parlemen Dan Pecat Perdana Menteri

Presiden Tunisia Kais Saied Lancarkan 'Kudeta', Tangguhkan Parlemen Dan Pecat Perdana Menteri

Senin, 26 Jul 2021 17:15

Lewat Fatwa dan Tausyiah, MUI Berperan Besar Tangani Covid-19

Lewat Fatwa dan Tausyiah, MUI Berperan Besar Tangani Covid-19

Senin, 26 Jul 2021 14:20

Semoga Rektor UI Menjadi “Kyai Haji Ari Kuncoro”

Semoga Rektor UI Menjadi “Kyai Haji Ari Kuncoro”

Senin, 26 Jul 2021 12:48

Ahmad Syaikhu: Pada Masa Pandemi, Keluarga Perlu Tiga Penguatan

Ahmad Syaikhu: Pada Masa Pandemi, Keluarga Perlu Tiga Penguatan

Senin, 26 Jul 2021 11:39

Anak Belum Baligh Menjadi Imam Shalat

Anak Belum Baligh Menjadi Imam Shalat

Senin, 26 Jul 2021 11:00

Jika Pandemi Berlanjut, Mungkin Saja Nanti Ada Fatwa Nikah Daring

Jika Pandemi Berlanjut, Mungkin Saja Nanti Ada Fatwa Nikah Daring

Senin, 26 Jul 2021 10:51

MUI 46 Tahun, KH Cholil Nafis: Sarana Dakwah danl Perekat Umat

MUI 46 Tahun, KH Cholil Nafis: Sarana Dakwah danl Perekat Umat

Senin, 26 Jul 2021 10:29

Rakyat Buntung, Ada Yang Ambil Untung

Rakyat Buntung, Ada Yang Ambil Untung

Senin, 26 Jul 2021 08:19

Israel Larang Masuk Truk Bahan Bakar Untuk Pembangkit Listrik Di Jalur Gaza

Israel Larang Masuk Truk Bahan Bakar Untuk Pembangkit Listrik Di Jalur Gaza

Ahad, 25 Jul 2021 22:20


MUI

Must Read!
X