Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
10.497 views

Islam, Wajah Baru Dunia paska Wabah

 

Oleh: Vivin Indriani

Runtuhnya Tembok Berlin dan kejatuhan imperium besar Turki Utsmani adalah beberapa peristiwa besar yang mengubah wajah dunia. Ada juga diantaranya pemboman Nagasaki dan Hiroshima atau runtuhnya World Trade Center di New York pada bulan September beberapa tahun silam.

Bagaimana dengan hari ini? Dunia tengah disibukkan dengan peristiwa besar yang mengguncangkan tatanan kesehatan, ekonomi maupun wajah domestik negara-negara besar secara global. Beberapa ahli telah banyak memprediksi akan adanya tatanan dunia baru paska berlalunya pandemi wabah Sars-Covid19 yang cukup merepotkan ini.

Salah seorang analis dari Foreign Policy,  Stephen M. Walt mengatakan, pandemi COVID-19 akan mempercepat pergeseran kekuasaan dan pengaruh dari Barat ke Timur. Negeri-negeri timur seperti Korea Selatan dan Singapura telah memberikan tanggapan yang sangat baik dalam penanganan wabah. Begitu juga negeri asal perkembangbiakan virus ini yakni China, juga  telah memberi respon yang baik setelah sempat menunjukkan kesalahan di awal.

Berbeda dengan negeri-negeri di barat, kita melihat bagaimana respons Eropa dan Amerika Serikat yang cenderung lambat dan serampangan. Hal ini malah menunjukkan betapa kacaunya respon Barat dan menodai reputasinya sebagai negara-negara besar dan maju.

Menurut analis Robin Niblett dari Foreign Policy, tampaknya sangat tidak mungkin dalam konteks ini dunia akan kembali ke gagasan globalisasi yang saling menguntungkan yang mendefinisikan awal abad ke-21.

Pandemi COVID-19 ini telah memaksa pemerintah, perusahaan, dan masyarakat untuk memperkuat kapasitas domestik mereka. Serta memperbaiki langkah untuk mengatasi periode isolasi ekonomi yang berkepanjangan.

Tidak ada lagi perlindungan akan kepentingan bersama yang bisa mengakibatkan arsitektur tata kelola ekonomi global yang didirikan pada abad ke-20 ini dengan cepat akan berhenti berkembang.

Begitu juga dengan dominasi negara-negara maju atas negara berkembang atau negara miskin. Akan ada perubahan dari sisi pengaruh dan kekuasaan wilayah. Masing-masing negara akan lebih mementingkan keamanan dan persediaan pasokan pangan serta obat domestik. Meski belum sepenuhnya terlihat di Indonesia namun lambat laun negeri ini juga akan menuntut diri secara tak sadar untuk mengamankan pasokan dalam negeri.

Krisis kesehatan kali ini juga akan menuntut banyak munculnya negara gagal. Analis Richard N. Haass dari Foreign Policy mengantisipasi langkah-langkah yang lebih besar menuju swasembada selektif yang menyebabkan egoisme sebuah negara akan muncul.

Kerentanan rantai pasokan, berkurangnya kemauan atau komitmen untuk mengatasi masalah regional atau global, termasuk perubahan iklim dan kerusakan lingkungan akan mengakibatkan negara-negara berkembang bahkan miskin terabaikan. 

Jika demikian, maka yang kuat yang akan bertahan. Mereka yang berhasil selamat akan menjadi pemenang dalam percaturan global. Kita tidak lagi bicara kekuatan militer dan ekonomi. Kita tidak lagi bicara kekuatan hegemoni dan pengaruh kebijakan global. Karena Amerika dengan kekuatan militernya saja telah dilihat tengah sempoyongan setelah empat kapal induk mereka terpaksa melabuhkan jangkar akibat banyaknya pasukan yang terpapar Covid-19.

Siapa pemenang dalam perlombaan melawan pandemi ini? Kita diingatkan kembali bahwa pemikiran akan mengalahkan harta dan kekayaan. Meski sebuah negeri hancur tak bersisa, selama pemikiran masih tumbuh dalam diri masyarakatnya, maka negeri itu akan bangkit kembali.

Demikian juga hari ini. Pemikiran global kapitalisme telah menunjukkan kegagalan yang sangat memalukan ketika berhadapan dengan patogen kecil yang membawa kerusakan besar. Pemikiran mereka runtuh, begitu juga dengan segala kedigdayaan yang dibangun dengan sangat agresif selama seabad ini segera menyusul sedikit demi sedikit.

Pemikiran yang bersandar pada akal manusia yang terbatas ini telah menemukan muara kembalinya, yakni menjadi sisa-sisa sampah peradaban. Sebaliknya, Islam dengan pemikirannya sedang bergerak menuju kebangkitan terakhir kali sebelum pandemi Covid-19 ini mendunia. Keyakinan kepada Islam dan masa kembalinya kejayaan peradaban Islam adalah kunci kemenangan dalam masa bertahan ini. Pemikiran ini akan tetap hidup dalam diri umat Islam meski beberapa puluh ribu penganutnya tinggal di negara-negara dengan penanganan terhadap wabah yang mengkhawatirkan.

Siapkan diri menyongsong janji kenabian. Siapkan diri menuju peradaban gemilang yang segera akan hadir. Tugas kita adalah menggoyangkan pucuk kurma sebagaimana Maryam telah memberi tauladan. Hasil dan kesuksesannya Allah akan berikan. Wallahu 'alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Ketum PP PERSISTRI: Imbangi Melek Teknologi dengan Pondasi Agama yang Kuat

Ketum PP PERSISTRI: Imbangi Melek Teknologi dengan Pondasi Agama yang Kuat

Senin, 26 Sep 2022 06:02

Pendiri Drone Emprit Minta Jokowi Bentuk Lembaga Otoritas PDP seperti KPK

Pendiri Drone Emprit Minta Jokowi Bentuk Lembaga Otoritas PDP seperti KPK

Ahad, 25 Sep 2022 22:29

Di Muktamar XVI, Ridwan Kamil Dukung Dakwah PERSIS di Jawa Barat

Di Muktamar XVI, Ridwan Kamil Dukung Dakwah PERSIS di Jawa Barat

Ahad, 25 Sep 2022 22:25

Dewan Jenderal dan Dewan Kopral

Dewan Jenderal dan Dewan Kopral

Ahad, 25 Sep 2022 22:20

Muktamar XVI PERSIS dan XIII PERSISTRI Resmi Digelar

Muktamar XVI PERSIS dan XIII PERSISTRI Resmi Digelar

Ahad, 25 Sep 2022 22:15

7 Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab Di Pangkalan Militer Somalia Di Mogadishu

7 Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab Di Pangkalan Militer Somalia Di Mogadishu

Ahad, 25 Sep 2022 21:45

Ukraina Sebut Rusia Kembali Serang Kota Pelabuhan Odessa Dengan Drone Kamikaze Iran

Ukraina Sebut Rusia Kembali Serang Kota Pelabuhan Odessa Dengan Drone Kamikaze Iran

Ahad, 25 Sep 2022 21:30

Putin Tandatangani Dekrit Yang Memperberat Hukuman Bagi Yang Melarikan Diri Dari Wajib Militer Rusia

Putin Tandatangani Dekrit Yang Memperberat Hukuman Bagi Yang Melarikan Diri Dari Wajib Militer Rusia

Ahad, 25 Sep 2022 20:30

KLA (Kota Ramah Anak), Sekadar Predikat atau Solusi Tuntas?

KLA (Kota Ramah Anak), Sekadar Predikat atau Solusi Tuntas?

Ahad, 25 Sep 2022 16:31

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

Ahad, 25 Sep 2022 14:15

Nabi Khong Zi dan Kyai Pewaris Nabi

Nabi Khong Zi dan Kyai Pewaris Nabi

Ahad, 25 Sep 2022 13:48

Batubara; Makmurkan Korporat, Melaratkan Rakyat

Batubara; Makmurkan Korporat, Melaratkan Rakyat

Ahad, 25 Sep 2022 11:13

Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Sabtu, 24 Sep 2022 23:29

KEPPRES Kontroversial Jokowi

KEPPRES Kontroversial Jokowi

Sabtu, 24 Sep 2022 21:39

Ulama Uzbekistan Larang Warga Uzbek Ikut Bertempur Bersama Rusia Di Ukraina

Ulama Uzbekistan Larang Warga Uzbek Ikut Bertempur Bersama Rusia Di Ukraina

Sabtu, 24 Sep 2022 21:34

Filter Agama dalam Keluarga adalah Pedomanan Menuju Kebahagian Dunia dan Akhirat

Filter Agama dalam Keluarga adalah Pedomanan Menuju Kebahagian Dunia dan Akhirat

Sabtu, 24 Sep 2022 21:25

Akmal Sjafril: Sains Tak Mampu Mengudeta Tuhan

Akmal Sjafril: Sains Tak Mampu Mengudeta Tuhan

Sabtu, 24 Sep 2022 21:12

Muktamar PERSIS XVI, Wakil Presiden KH. Maruf Amin Siap Buka Acara

Muktamar PERSIS XVI, Wakil Presiden KH. Maruf Amin Siap Buka Acara

Sabtu, 24 Sep 2022 21:05

Pendidikan Indonesia Tidak Mengajarkan Sekulerisme

Pendidikan Indonesia Tidak Mengajarkan Sekulerisme

Sabtu, 24 Sep 2022 08:35

Toleransi Tidak Ahistoris; Jangan Paksakan Jika Masyarakat Menolak Pembangunan Gereja

Toleransi Tidak Ahistoris; Jangan Paksakan Jika Masyarakat Menolak Pembangunan Gereja

Sabtu, 24 Sep 2022 05:27


MUI

Must Read!
X