Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
12.064 views

Manuver Poros Umat, Akankah Digdaya?

Tony Rosyid

(Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa)

2024 terasa sangat dekat. Meski masih dua setengah tahun lagi. Aroma pilpres sudah terasa menyengat. Tidak hanya publik yang ramai membicarakan, tapi juga partai politik.

Mengapa begitu cepat parpol ancang-ancang untuk pilpres 2024? Pertama, karena rakyat sudah mulai gerah dengan suasana politik yang kurang kondusif. Ini akibat keterbelahan bangsa yang tidak kunjung reda. Kedua, parpol nampaknya sedang adu cepat untuk menampung aspirasi rakyat yang terus melakukan konsolidasi. Ketiga, Jokowi sudah dua periode, otomatis akan berakhir masa baktinya.

Pertemuan Ketua Umum Nasdem Surya Paloh dengan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto beberapa waktu lalu di Kepulauan Seribu kabarnya menjadi bagian dari agenda 2024. Tahun sebelumnya, Surya Paloh juga bertandang ke kantor PKS untuk menjajagi koalisi.

Baru-baru ini, publik terkesima dengan pertemuan PPP dan PKS yang berkeinginan menggagas poros umat. Melihat manuver ini, PKB merespon positif. Membuka diri dan siap bergabung. Tentu, dengan catatan. Sementara PAN masih jual mahal.

Bagaimana melihat konstalasi 2024 yang mulai diramaikan oleh manuver sejumlah parpol tersebut?

Semua masih cair. Tetapi,  presidensial threshold 20 persen sebagai syarat nyapres memastikan akan hanya ada dua sampai tiga pasang calon. Tidak lebih dari itu.

Jika Gerindra dan PDIP gabung, maka akan lahir sepasang calon. Kabar santer kedua partai ini akan mengusung Prabowo-Puan Maharani. Bisa juga Prabowo-Budi Gunawan. Ini pun masih kira-kira.

Sementara Nasdem, nampaknya sulit untuk bersama-sama dengan PDIP. Ada sejarah 2019 yang membuat Nasdem sepertinya agak sulit didamaikan dalam koalisi dengan PDIP. Nasdem terlihat gesit dan lincah untuk mulai melakukan konsolidasi. Nasdem bisa menggandeng Golkar dan parpol lain. Satu pasang calon hampir pasti lahir dari koalisi Nasdem cs.

Koalisi keummatan yang sedang dijajaki oleh PKS dan PPP bisa terjadi jika PKB ikut gabung. Jika tawarannya menarik, tidak menutup kemungkinan partainya wong NU ini akan ikut gabung. Menarik itu artinya pertama, pasangan calon yang diusung punya peluang besar untuk menang. Kedua, bergaining posisioningnya menggiurkan. Sebaliknya, kalau gak menarik, PKB akan cari yang lebih menarik. Ini lumrah, dan berlaku pada setiap parpol, kecuali dalam keadaan terpaksa.

Bagaimana kubu istana? Jokowi tidak punya partai. Kecuali jika Demokrat kubu Moeldoko menang di PTUN dan diserahkannya kepada Jokowi. Tapi, Jokowi punya 270 plt kepala daerah. Apakah ini cukup kuat bagi Jokowi untuk melakukan bargaining?

Sebagai catatan, presiden Bambang Yudhoyono (SBY) saat pemilu 2014 sudah tidak terlalu dihitung. Kecuali oleh Hatta Radjasa, besan SBY. Padahal, SBY punya Partai Demokrat dan juga seorang jenderal.

Presiden, siapapun itu, cenderung  akan ditinggalkan di akhir jabatannya. Semua parpol fokus menatap masa depan, dan tak mau lagi menengok ke belakang.

Bursa pilpres tanpa incumbent akan terasa seperti pasar bebas. Relatif tidak ada tekanan, tidak ada intervensi, dan tak ada yang paling kuat. Apakah di pasar bebas ini, poros umat mampu mengkonsolidasikan kekuatan baru untuk mengusung pasangan calon sendiri? Atau bergabung ke kubu Nasdem cs dan PDIP cs? Kita akan lihat nanti. [PurWD/voa-islam.com]

Jakarta, 18 April 2021

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Latest News
Ajak Sinergi dan Kolaborasi, Muslimah Wahdah dan Mushida Siap Berkontribusi untuk Indonesia

Ajak Sinergi dan Kolaborasi, Muslimah Wahdah dan Mushida Siap Berkontribusi untuk Indonesia

Jum'at, 22 Oct 2021 22:45

 Indonesia Berpeluang Jadi Pemain Utama Ekonomi Syariah dan Industri Halal Dunia

Indonesia Berpeluang Jadi Pemain Utama Ekonomi Syariah dan Industri Halal Dunia

Jum'at, 22 Oct 2021 22:31

ACN Membentangkan Spanduk Protes Kebebasan Seksual di Pancoran

ACN Membentangkan Spanduk Protes Kebebasan Seksual di Pancoran

Jum'at, 22 Oct 2021 21:36

43 Negara PBB Serukan Cina Buka Akses 'Segera' Ke Xinjiang Untuk Para Pengamat

43 Negara PBB Serukan Cina Buka Akses 'Segera' Ke Xinjiang Untuk Para Pengamat

Jum'at, 22 Oct 2021 17:35

Laporan: Hampir Setengah Dari Seluruh Pengungsi Afghanistan Di AS Anak-anak

Laporan: Hampir Setengah Dari Seluruh Pengungsi Afghanistan Di AS Anak-anak

Jum'at, 22 Oct 2021 16:45

Pihak Berwenang Filipina Klaim Tangkap Anggota Abu Sayyaf Yang Terlibat Penculikan 2 Warga Kanada

Pihak Berwenang Filipina Klaim Tangkap Anggota Abu Sayyaf Yang Terlibat Penculikan 2 Warga Kanada

Jum'at, 22 Oct 2021 15:45

DDII: Hari Santri Momentum Kebangkitan Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan Terbaik

DDII: Hari Santri Momentum Kebangkitan Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan Terbaik

Jum'at, 22 Oct 2021 15:34

Laporan: Apple Akan Mulai Paksa Karyawan Yang Tidak Divaksin Untuk Tes COVID-19 Setiap Masuk Kantor

Laporan: Apple Akan Mulai Paksa Karyawan Yang Tidak Divaksin Untuk Tes COVID-19 Setiap Masuk Kantor

Jum'at, 22 Oct 2021 14:50

Murid Kiai Ahmad Dahlan Jelaskan Bahwa Maulid Nabi Adalah Hal yang Baik

Murid Kiai Ahmad Dahlan Jelaskan Bahwa Maulid Nabi Adalah Hal yang Baik

Kamis, 21 Oct 2021 16:35

2 Mantan Tentara Jerman Ditangkap Karena Berusaha Bentuk Unit Paramiliter Untuk Bertempur Di Yaman

2 Mantan Tentara Jerman Ditangkap Karena Berusaha Bentuk Unit Paramiliter Untuk Bertempur Di Yaman

Kamis, 21 Oct 2021 15:12

Mulianya Nabi Hinanya Kita

Mulianya Nabi Hinanya Kita

Kamis, 21 Oct 2021 14:14

Maraknya Pinjaman Online Ilegal, Waketum PERSIS: Dampak Krisis Ekonomi dan Perilaku Konsumtif

Maraknya Pinjaman Online Ilegal, Waketum PERSIS: Dampak Krisis Ekonomi dan Perilaku Konsumtif

Kamis, 21 Oct 2021 13:14

Ketua Bidgar Ekonomi PP PERSIS: Semua Pihak Harus Bersatu Berantas Pinjol Ilegal

Ketua Bidgar Ekonomi PP PERSIS: Semua Pihak Harus Bersatu Berantas Pinjol Ilegal

Kamis, 21 Oct 2021 13:02

Hanya Satu: Islam

Hanya Satu: Islam

Kamis, 21 Oct 2021 12:55

Rizal Ramli: Kereta Cepat dan Ibu Kota Baru Bukan Prioritas

Rizal Ramli: Kereta Cepat dan Ibu Kota Baru Bukan Prioritas

Kamis, 21 Oct 2021 09:27

HNW Dukung Perkuat Hubungan Indonesia-Turki tapi Tolak  Attaturk Dijadikan Nama Jalan di Jakarta

HNW Dukung Perkuat Hubungan Indonesia-Turki tapi Tolak Attaturk Dijadikan Nama Jalan di Jakarta

Rabu, 20 Oct 2021 22:58

Mungkinkah, Nama Jalan Mustafa Kemal Atuturk Diganti dengan Osman Bey?

Mungkinkah, Nama Jalan Mustafa Kemal Atuturk Diganti dengan Osman Bey?

Rabu, 20 Oct 2021 22:05

Laporan: Facebook Berencana Ubah Nama Untuk Fokus Pada Metaverse

Laporan: Facebook Berencana Ubah Nama Untuk Fokus Pada Metaverse

Rabu, 20 Oct 2021 21:30

Rezim Teroris Assad Bombardir Pasar di Kota Ariha Idlib, 11 Warga Sipil Tewas 35 Lainnya Terluka

Rezim Teroris Assad Bombardir Pasar di Kota Ariha Idlib, 11 Warga Sipil Tewas 35 Lainnya Terluka

Rabu, 20 Oct 2021 21:20

Menkes: Vaksinasi di Indonesia Capai 171,9 Juta Dosis

Menkes: Vaksinasi di Indonesia Capai 171,9 Juta Dosis

Rabu, 20 Oct 2021 21:07


MUI

Must Read!
X

Kamis, 21/10/2021 12:55

Hanya Satu: Islam