Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
11.563 views

Tuntutan Sekularisme, Agama Menyesuaikan Masyarakat

Sekularisme adalah suatu kepercayaan atau paham yang memisahkan antara urusan agama dari kehidupan dunia seperti politik, pemerintahan, ekonomi, pendidikan dan sebagainya. Paham ini menganggap bahwa urusan keagamaan atau ketuhanan tidak boleh dicampurkan dengan urusan negara, politik dan pemerintahan. Maka bagi penganut paham sekular, dia akan memisahkan agama dari kehidupan. Dia membatasi agama hanya pada urusan ibadah saja, terkait dengan bagaimana beribadah kepada sang Pencipta. Sementara untuk urusan kehidupan seperti bernegara, berpolitik, berekonomi dan sebagainya, maka agama tidak boleh ikut campur. Pada akhirnya, merekalah yang berkuasa untuk membuat aturan-aturan untuk mengatur kehidupannya tanpa harus memperdulikan aturan Tuhan dalam ajaran agama.

Pada hakikatnya, jika agama diperlakukan seperti ini; dipotong dan hanya dijadikan sebagai urusan privat, sama saja agama dimuseumkan. Agama dijadikan barang antik. Maka tepatlah kalau ada yang menyebut bahwa hakikat paham sekularisme adalah "al-Laadiniyah" yakni tanpa agama atau "al-Laa'aqiidah" yakni tanpa aqidah.

Bahayanya, peradaban yang semacam inilah yang sekarang sedang mendominasi umat manusia, termasuk umat Islam, dan setiap detik menjejalkan nilai-nilainya ke tengah masyarakat, melalui media-media cetak ataupun elektronik, koran, majalah, atau melalui acara-acara TV yang ada di setiap sudut rumah tangga Muslim.

Barat dan Sekularisme

Paham sekularisme sangat mendapat tempat di Barat. Ini bermula dari pengekangan gereja dan tindakannya menyekat pintu pemikiran dan penemuan sains. Gereja bertindak ganas dengan menguasai akal dan hati manusia, dengan arti kata lain segala keputusan adalah di tangan pihak gereja dengan mengambil kesempatan mengeruk keuntungan dari pengikutnya dengan cara yang salah.

Eropa pernah tenggelam dengan darah mangsa-mangsa pihak gereja ketika ratusan bahkan ribuan orang mati di dalam penjara dan di tali gantung. Dengan sebab ini berlakulah pertempuran antara gereja dan sains yang akhirnya tegaklah paham sekularisme yang berarti “memisahkan agama (Kristen) dari negara”. Suasana kacau balau dalam agama Kristen hasil penyelewengan yang terjadi di dalamnya (-ia hasil dari perencanaan yahudi-) memungkinkan tegaknya paham sekularisme di samping agama Kristen yang sudah ada.

Sekularisme digulirkan untuk keluar dari kungkungan gereja yang begitu mengekang pengikutnya. Masyarakat Eropa tertekan dan dizalimi di bawah pemerintahan gereja. Bagi pejuang sekular, mereka menganggap dengan berada di bawah kuasa gereja mereka tidak akan mencapai kemajuan. Sebab itulah mereka memutuskan tali ikatan diri mereka dengan gereja dan menjadi orang yang beragama Kristen hanya pada nama, tidak pada pengamalan agama.

Sekularisme di Barat digulirkan untuk keluar dari kungkungan gereja yang begitu mengekang pengikutnya.

Sebenarnya, Barat tidak menolak Tuhan tetapi Tuhan dibuat tidak berdaya. Tuhan tidak diberi tempat dalam kehidupan. Mirip dengan konsep Tuhan filosof Yunani terkenal, Aristotle, yang menyebut Tuhan sebagai  Unmoved mover, penggerak yang tidak bergerak. Tuhan dipandang sebagai Sebab Pertama (Causa Prima), yang menggerakkan alam semesta, tetapi dia sendiri tidak bergerak, dan tidak ikut campur tangan dalam proses kehidupan manusia dan alam semesta. Tuhan yang istirahat ini tentu berbeda dengan gambaran Al-Quran bahwa Allah senantiasa dalam kesibukan. Kulla Yaumin Huwa fii Syanin. (QS. Al Rahmaan: 29).

Dalam masyarakat sekular, agama tidak ditolak sama sekali, namun agama harus menyesuaikan kehendak masyarakat. Ajaran agama yang tidak cocok lagi, perlu dibuang atau disimpan dalam museum.

Dalam masyarakat sekular, agama tidak ditolak sama sekali, namun agama harus menyesuaikan kehendak masyarakat. Ajaran agama yang tidak cocok lagi, perlu dibuang atau disimpan dalam museum.

Sebenarnya, Kristen sendiri sangat menyadari akan bahaya sekularisasi ini, sehingga pada Kongres Misionaris Internasional di Jerusalem, 1928, mereka menetapkan bahwa sekularisme was seen as the great enemy of the church and its message. Bahwa sekularisme dipandang sebagai musuh besar gereja dan ajaran-ajarannya.

Betapa pun, sejarah Kristen menunjukkan, mereka akhirnya menyerah kepada sekularisme. Sejak awal-awal perkembangan agama ini, mereka sudah mengadopsi konsep Trinitas, dan menyerap unsur-unsur paganisme Yunani-Romawi kedalam agama Kristen. Hari suci mereka ubah dari Hari Sabtu (Sabath) menjadi Hari Matahari (Sunday), untuk menghormati tuhan mereka, Sol Invictus. Dalam bahasa Latin, Sol artinya  matahari. Sedangkan peringatan kelahiran Yesus dipaskan dengan Hari Kelahiran Sol Invictus, yaitu 25 Desember. Ini sudah dilakukan sejak awal abad ke-4 masehi.

Maka, ketika Barat sudah semakin dominan dengan nilai-nilai sekularisme dan liberalisme, kalangan agamawan Kristen pun bersikap adaptif, agar agama mereka tetap dapat diterima di Barat. Mereka mulai mengubah ajaran-ajaran pokok agama mereka, dan menerima sekularisme, bahkan kemudian dicarikan legitimasinya dalam Bible.

Menarik jika mencermati kondisi masyarakat Amerika Serikat yang dikatakan Huntington, lebih religius ketimbang masyarakat Eropa. Sebuah buku berjudul What Americans Believe (1991), mengungkap hasil riset Barna Research Group, yang menunjukkan, bahwa 64 persen golongan tua mengaku sebagai religius. Tahun 1985, jumlahnya masih mencapai 72 persen. Sebanyak 74 persen percaya kepada Tuhan, yang menciptakan alam semesta. Sebaliknya, 47 persen berpendapat, bahwa setan hanyalah simbol kejahatan (symbol of evil). Disamping itu, hanya 28 persen setuju bahwa Gereja mereka relevan dengan kehidupan mereka saat ini. Disamping itu, hanya 19 persen yang mengaku, bahwa Gereja Kristen bersikap toleran terhadap ajaran yang berbeda dengan Gereja.

Fenomena yang terjadi di kalangan masyarakat Kristen ini sedang diglobalkan ke seluruh umat manusia. Umat Islam tidak terkecuali. Kerusakan moral akhirnya dicarikan justifikasinya dalam agama. Sebab, dengan cara itu, agama dianggap mampu bertahan dalam kehidupan modern. Di kalangan Muslim, proses semacam ini sedang berjalan. Sejumlah cendekiawan secular-liberal secara terang-terangan mempromosikan paham yang meletakkan agama adalah masalah privat, dan tidak berhak campur tangan dalam urusan seni misalnya. Seni adalah seni. Film dianggap sebagai karya seni, dan tidak layak dicampuri urusan agama. Dalam tradisi Yunani, hampir semua patung ditampilkan dalam bentuk telanjang bulat. Katanya, itu untuk keindahan. Dalam kasus film Buruan Cium Gue (BCG), film Hantu Puncak Datang Bulan, goyang ngebor Inul Daratista, dan aksi-aksi pengumbar syahwat lainnya yang bisa merusak moral bangsa, pendukung moral sekuler akan berkata, bahwa biarlah masyarakat yang menentukan, apakah mereka menerima atau tidak film itu. Tidak usah dilarang.

Oleh: Purnomo

(PurWD/voa-islam.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Latest News
Ketua DPP PKS: Bank Syariah Perlu Berbenah untuk Jadi Lebih Baik

Ketua DPP PKS: Bank Syariah Perlu Berbenah untuk Jadi Lebih Baik

Selasa, 27 Jul 2021 10:41

Puncak Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Nasional, PKS Serukan Kolaborasi untuk Keluarga Tangguh

Puncak Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Nasional, PKS Serukan Kolaborasi untuk Keluarga Tangguh

Selasa, 27 Jul 2021 10:37

Politisi Gerindra: Jangan Lupakan Hak Rakyat Saat PPKM Diperpanjang

Politisi Gerindra: Jangan Lupakan Hak Rakyat Saat PPKM Diperpanjang

Selasa, 27 Jul 2021 08:45

Stunting Merusak Potensi Bonus Demografi Indonesia 2045

Stunting Merusak Potensi Bonus Demografi Indonesia 2045

Senin, 26 Jul 2021 20:20

Kementerian Sosial Resmikan Sekolah Lansia Salimah

Kementerian Sosial Resmikan Sekolah Lansia Salimah

Senin, 26 Jul 2021 20:17

Pasukan Keamanan Tunisia Serbu Kantor Al Jazeera, Usir Para Staf

Pasukan Keamanan Tunisia Serbu Kantor Al Jazeera, Usir Para Staf

Senin, 26 Jul 2021 20:05

Food Careline Services ACT: Layanan Makan Gratis untuk Orang Lapar

Food Careline Services ACT: Layanan Makan Gratis untuk Orang Lapar

Senin, 26 Jul 2021 20:01

Selandia Baru Akan Izinkan Seorang Wanita Terkait Islamic State Dan 2 Anaknya Untuk Pulang

Selandia Baru Akan Izinkan Seorang Wanita Terkait Islamic State Dan 2 Anaknya Untuk Pulang

Senin, 26 Jul 2021 19:35

Raih Gelar Doktor, Fahmi Idris Urai Strategi Cegah Korupsi

Raih Gelar Doktor, Fahmi Idris Urai Strategi Cegah Korupsi

Senin, 26 Jul 2021 19:22

Sembelih Kambing untuk Menempati Rumah Baru

Sembelih Kambing untuk Menempati Rumah Baru

Senin, 26 Jul 2021 19:09

Waduh, Studi Baru Di Inggris Temukan Orang Yang Sembuh Dari COVID-19 Alami Penurunan Kecerdasan

Waduh, Studi Baru Di Inggris Temukan Orang Yang Sembuh Dari COVID-19 Alami Penurunan Kecerdasan

Senin, 26 Jul 2021 19:05

Presiden Tunisia Kais Saied Lancarkan 'Kudeta', Tangguhkan Parlemen Dan Pecat Perdana Menteri

Presiden Tunisia Kais Saied Lancarkan 'Kudeta', Tangguhkan Parlemen Dan Pecat Perdana Menteri

Senin, 26 Jul 2021 17:15

Lewat Fatwa dan Tausyiah, MUI Berperan Besar Tangani Covid-19

Lewat Fatwa dan Tausyiah, MUI Berperan Besar Tangani Covid-19

Senin, 26 Jul 2021 14:20

Semoga Rektor UI Menjadi “Kyai Haji Ari Kuncoro”

Semoga Rektor UI Menjadi “Kyai Haji Ari Kuncoro”

Senin, 26 Jul 2021 12:48

Ahmad Syaikhu: Pada Masa Pandemi, Keluarga Perlu Tiga Penguatan

Ahmad Syaikhu: Pada Masa Pandemi, Keluarga Perlu Tiga Penguatan

Senin, 26 Jul 2021 11:39

Anak Belum Baligh Menjadi Imam Shalat

Anak Belum Baligh Menjadi Imam Shalat

Senin, 26 Jul 2021 11:00

Jika Pandemi Berlanjut, Mungkin Saja Nanti Ada Fatwa Nikah Daring

Jika Pandemi Berlanjut, Mungkin Saja Nanti Ada Fatwa Nikah Daring

Senin, 26 Jul 2021 10:51

MUI 46 Tahun, KH Cholil Nafis: Sarana Dakwah danl Perekat Umat

MUI 46 Tahun, KH Cholil Nafis: Sarana Dakwah danl Perekat Umat

Senin, 26 Jul 2021 10:29

Rakyat Buntung, Ada Yang Ambil Untung

Rakyat Buntung, Ada Yang Ambil Untung

Senin, 26 Jul 2021 08:19

Israel Larang Masuk Truk Bahan Bakar Untuk Pembangkit Listrik Di Jalur Gaza

Israel Larang Masuk Truk Bahan Bakar Untuk Pembangkit Listrik Di Jalur Gaza

Ahad, 25 Jul 2021 22:20


MUI

Must Read!
X