Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
15.997 views

Mengoreksi Tafsir Liberal dan Feminis tentang Wanita

Oleh: Kholili Hasib

Wanita, selalu menjadi tema sentral dalam pemikiran modernisasi dan isu-isu globalisasi. Kebebasan wanita dan elemen-elemen yang terkait hampir selalu mencuat menjadi tema-tema utama wacana liberalisasi, persamaan (equality) dan modernisasi. Dalam perspektif liberal, kebebasan wanita adalah salah satu ikonnya. Saat ini, setidaknya ada dua isu hangat  yang sedang mengalir; kasus video porno yang diperankan artis dan pilkada yang diramaikan calon-calon artis wanita.

Untuk pilkada, yang menjadi bahan perdebatan, artis-artis yang mancalonkan diri ada yang memiliki cacat moral –alias terkenal sebagai artis yang selalu tampil seksi dan porno di media.  Dukungan bersumber dari aktivis feminis yang di antara tokohnya terkenal sebagai ilmuwan muslimah-berjilbab, dosen sebuah perguruan tinggi Islam terkenal yang pernah melontarkan pernyataan kontroversial tentang lesbian dan penafsiran agama.

Penafsiran liberal juga diaplikasikan kepada wacana pornografi, yang menjadikan wanita sebagai objek eksploitasi. Pornografi dianggap seni, yang perlu diapresiasi. Inilah nalar postmo, tidak mengenal ukuran normatif. Tidak dikenal benar-salah. Klaim kebenaran, dianggap menghambat orang lain dan menyuburkan otoriteriarisme. Ketika, korban-korban video porno yang menimpa anak-anak dan remaja semakin banyak, aktivis feminis dan liberal ‘tiarap’ tak dengar ‘nyanyian’ argumentatifnya. Itulah paradoks yang menimpa pemikiran postmodernisme – yang sejak awal kelahirannya selalu menjadi wacana kontroversial, terutama tentang diskursus perempuan.

…Penafsiran liberal juga diaplikasikan kepada wacana pornografi, yang menjadikan wanita sebagai objek eksploitasi. Pornografi dianggap seni, yang perlu diapresiasi. Inilah nalar postmo, tidak mengenal ukuran normatif…

Penindasan Dibalik Kampanye Feminisme

Diskursus perempuan dan aspek-aspek lainnya yang dikaitkan dengannya memang menjadi arena wacana yang selalu menarik. Lebih khusus dalam akal manusia Barat – di mana feminisme lahir darinya. Bagi Barat, sedari zaman kuno hingga abad modern, perempuan dan kecantikan serta seksualitas adalah wacana yang tidak bisa dipilah. Dalam patung-patung Yunani kuno misalnya, banyak ditampilkan model wanita telanjang. Tampaknya, Yunani kuno memuja-muja kemolekan perempuan, hal itu bisa dilihat dari arena Olympus Yunani kuno. Kebiasaan inilah barangkali yang diwariskan kepada budaya Barat saat ini.

Ironinya, di satu sisi keindahan fisik dipuja, di sisi lain hak dan jiwa wanita Barat saat itu dipenjara. Sejarah kelam institusi Inkuisisi Gereja pada era darkages menampilkan kerendahan perempuan dalam otoritas Gereja Eropa. Mayoritas korban penyiksaan keji lembaga Inkuisisi adalah perempuan.  Hak dan kehormatan wanita dieksploitasi, bahkan oleh orang Barat kuno, wanita dianggap sebagai jelmaan setan. Naudzubillah.

Berangkat dari kutup ekstrim kembali pada kutub ekstrim yang lain. Inilah barangkali yang dialami diskursus perempuan Barat. Setelah mengalami eksploitasi hebat pada darkages, gerakan feminisme pada era pencerahan Eropa justru mebebeaskan perempuan sebebas-bebasnya, tanpa batas, mengenyahkan ukuran normatif agama.

Kelahiran feminisme, seiring dengan modernisasi agama di barat. Pada era selanjutnya, postmodernisme –memeriahkan intelektualitas Barat yang tidak hanya merambah dunia seni, arsitektur, dan sastra akan tetapi pada akhirnya ‘menyodok’ pula pada ruang agama. Inti kandungan filsafat postmodernisme ini adalah anti otoritas keagamaan, relativisme, pluralisme dan kesetaraan dalam semua aspek.

Term postmodernisme beserta ruang lingkupnya berpengaruh secara massif terhadap analisis kefilsafatan dan keberagamaan. Religiuitas Barat modern disesaki dengan pendekatan postomodern – yang doktrin utamanya adalah – nihilisme, anti-otoritas, pluralisme dan equality (kestaraan) tanpa memandang agama dan jenis kelamin.

Di sinilah, wacana tentang wanita mengalami perjalanan pada kutup ekstrim yang kedua. Dan dari sinilah wacana equality dan kebebasan perempuan justru menemukan titik eksploitas yang memuncak. Hal ini semakin menggugah pertanyaan, adakah kemajuan dan kemuliaan dari Liberalisasi Perempuan?

…Barat yang memelopori pembukaan kran liberalisasi perempuan, dan Barat pula yang melanggar hak-hak keperempuanan…

Barat yang memelopori pembukaan kran liberalisasi perempuan, dan Barat pula yang melanggar hak-hak keperempuanan. Berdasarkan laporan PBB tahun 2006, kasus kekerasan terhadap perempuan dan diskriminasi gender di lingkungan kerja Prancis sangat mengkhawatirkan. Menurut laporan tersebut, dua pertiga pekerja rendahan yang semuanya perempuan dalam kondisi mengkhawatirkan.

Di Inggris, kasus hamil di luar nikah, aborsi dan eksploitasi tubuh wanita oleh media juga menjadi menghiasi laporan PBB tahun 2008. Kondisi di AS lebih tragis, menurut laporan FBI AS, pada tahun 2003 sebanyak 93 korban perkosaan dan pelecehan seksual di AS tidak ditanggapi serius oleh pengadilan.

Liberalisasi dan slogan equaliy ternyata gagal mengangkat derajat mulia kaum perempuan. Liberalisasi dan feminisme, satu sisi membongkar kemapanan beragama kaum perempuan. Bahkan istilah feminis mengandung makna tidak beragama. Feminis berasal dari kata “Fe-minus” yang artinya tidak beriman. Di balik itu pula slogan equaliy seperti bunuh diri, yakni, perempuan dieksploitasi.

Di Indonesia, wacana tersebut ternyata diminati bahkan semakin percaya diri. Perempuan dan seks sengaja menjadi isu sentral dalam membentuk opini Liberal – yang antiotoritas normatif agama. Islam dalam konteks ini sengaja dikreasi menjadi agama Postmo – yakni doktrin-doktrinnya dibongkar diganti dengan norma-norma humanis-sekuler. Kelihatannya indah, tetapi mematikan. Rasanya nikmat, namun beracun.

…Di Indonesia, wacana liberalisasi dan feminisme sangat diminati. Perempuan dan seks sengaja menjadi isu sentral dalam membentuk opini Liberal. Seorang  kandidat doktor menyatakan bahwa Tuhan tidak mempunyai urusan dengan seksualitas…

Sebuah buku yang ditulis SQ, seorang kandidat doktor sebuah kampus di AS, mengatakan “Saya rasa Tuhan tidak mempunyai urusan dengan seksualitas”.  Menurutnya, praktik seks bebas tidak secara jelas diatur dalam diktum keagamaan. Bahkan yang lebih ekstrim dia berkomentar “Agama yang masih mengatur seks, beserta hukumnya, adalah agama kuno”. Astaghfirullah…

Bagi kaum Liberal, inilah era posmo. Sebuah zaman yang tidak memerlukan aturan agama untuk menjadi manusia baik, sebab, seperti dikumandangkan oleh  Nietzsche, Tuhan telah terbunuh. Otoritas tidak lagi normatif keagamaan, akan tetapi nilai-nilai rasio manusia. Dalam hal ini diskursus perempuan menjadi arena menarik untuk menjejali manusia modern agar menjadi manusia yang posmo.

Dalam konteks ini, wanita-wanita telah dimanfaatkan oleh pejuang-pejuang Feminisme untuk menipu para wanita, agar mereka beranggapan bahwa perjuangan Feminisme memiliki di negerinya sendiri, Sehingga, muncul persepsi bahwa kebangkitan wanita perlu dilakukan dan ditingkatkan, Namun sayang, perjuangan wanita kebanyakan telah menyimpang mereka berusaha menyaingi laki-laki dalam berbagai hal, yang kadangkala sampai di luar batas kodrat mereka sebagai wanita.

Tanpa mereka sadari, wanita-wanita telah diarahkan kepada perjuangan Feminisme dengan membawa ide-ide Kapitalisme–Sosialisme, yang pada akhirnya menjerumuskan wanita-wanita itu sendiri, bahkan membawa kehancuran bagi masyarakat dan negaranya. Hal ini disebabkan, mereka meninggalkan tugas utama sebagai ummun wa robbatul bait (ibu dan pengatur Rumah tangga) dan posisi mereka sebagai muslimah yang harus terikat dengan hukum-hukum syara’. Mereka telah terbelenggu kepada perjuangan yang bersifat individual dan semata-mata mendapatkan keuntungan.

…Tanpa mereka sadari, wanita diarahkan kepada perjuangan Feminisme dengan membawa ide-ide Kapitalisme–Sosialisme, yang pada akhirnya menjerumuskan wanita itu sendiri, bagi kehancuran masyarakat dan negaranya…

Disinilah menjadi suatu keharusan, untuk meluruskan peran wanita (khususnya muslimah) dalam usaha untuk mengembalikan kehidupan yang hakiki yang didasarkan kepada Islam sebagai diin yang syamil dan kamil. Perjuangan muslimah untuk kebangkitan umat yang hakiki tidak bisa dilepaskan dari perjuangan dengan laki-laki, karena untuk mewujudkan masyarakat Islam, di mana di dalam masyarakat itu terdiri dari laki-laki dan perempuan, mengharuskannya berjuang bersama-sama tidak terpisah-pisah dan bersaing satu sama lain.

Penulis adalah Mahasiswa Pascasarjana Institut Studi Islam Darussalam (ISID) Gontor-Ponorogo

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Latest News
Angkatan Bersenjata Turki Bom Konvoi 30-40 Kendaraan Bala Bantuan YPG/PKK dekat Afrin

Angkatan Bersenjata Turki Bom Konvoi 30-40 Kendaraan Bala Bantuan YPG/PKK dekat Afrin

Jum'at, 23 Feb 2018 10:38

IUMS Kecam Pembantaian Warga Sipil Suriah oleh Rezim Teroris Assad di Ghouta Timur

IUMS Kecam Pembantaian Warga Sipil Suriah oleh Rezim Teroris Assad di Ghouta Timur

Jum'at, 23 Feb 2018 09:36

Miris, Pemimpin Buta Sejarah Bangsa Sendiri

Miris, Pemimpin Buta Sejarah Bangsa Sendiri

Kamis, 22 Feb 2018 23:03

Politik Ibadah vs Politisasi Ibadah

Politik Ibadah vs Politisasi Ibadah

Kamis, 22 Feb 2018 22:36

Bangladesh Percepat Rencana Relokasi 100.000 Muslim Rohingya ke Pulan Terisolir

Bangladesh Percepat Rencana Relokasi 100.000 Muslim Rohingya ke Pulan Terisolir

Kamis, 22 Feb 2018 22:30

Dalam 3 Hari, Serangan Rezim Teroris Assad di Ghouta Timur talah Tewaskan 250 Warga Sipil

Dalam 3 Hari, Serangan Rezim Teroris Assad di Ghouta Timur talah Tewaskan 250 Warga Sipil

Kamis, 22 Feb 2018 22:15

Mesir Vonis Mati 21 Orang Karena Terkait Islamic State

Mesir Vonis Mati 21 Orang Karena Terkait Islamic State

Kamis, 22 Feb 2018 22:00

Israel Beri Lampu Hijau Pembangunan 3000 Unit Rumah bagi Warga Yahudi di Tanah Palestina

Israel Beri Lampu Hijau Pembangunan 3000 Unit Rumah bagi Warga Yahudi di Tanah Palestina

Kamis, 22 Feb 2018 21:37

Tabligh Akbar & Launching Pelatihan 100 Ribu Guru Al-Qur'an

Tabligh Akbar & Launching Pelatihan 100 Ribu Guru Al-Qur'an

Kamis, 22 Feb 2018 19:18

PBB Tidak Diloloskan KPU, Politisi Demokrat: Ini Zaman Edan

PBB Tidak Diloloskan KPU, Politisi Demokrat: Ini Zaman Edan

Kamis, 22 Feb 2018 19:15

[VIDEO-2] Anak Dewa Nyaris Meninggal, Ust Khalid Basalamah: Shalat Solusinya

[VIDEO-2] Anak Dewa Nyaris Meninggal, Ust Khalid Basalamah: Shalat Solusinya

Kamis, 22 Feb 2018 15:20

Syetan Tersiksa dengan Suara Adzan

Syetan Tersiksa dengan Suara Adzan

Kamis, 22 Feb 2018 12:10

[VIDEO-1] Kisah Dewa, Mualaf Hindu yang Temukan Islam & Nabi Muhammad SAW Dalam Kitab Weda

[VIDEO-1] Kisah Dewa, Mualaf Hindu yang Temukan Islam & Nabi Muhammad SAW Dalam Kitab Weda

Kamis, 22 Feb 2018 11:21

Catat! Besok PBB Siap Melawan KPU

Catat! Besok PBB Siap Melawan KPU

Kamis, 22 Feb 2018 11:05

5 Cara Pengusaha Meningkatkan Produktivitas yang Patut Ditiru

5 Cara Pengusaha Meningkatkan Produktivitas yang Patut Ditiru

Kamis, 22 Feb 2018 11:00

[VIDEO] Gedung Pernikahan Baru di Bekasi, Konsep Garden Party dan Vintage

[VIDEO] Gedung Pernikahan Baru di Bekasi, Konsep Garden Party dan Vintage

Kamis, 22 Feb 2018 10:12

Ulama Diserang, Ini Pesan Gatot ke Polri

Ulama Diserang, Ini Pesan Gatot ke Polri

Kamis, 22 Feb 2018 05:43

Marak Proyek Roboh, Fahira Idris: Berdampak Turunkan Daya Saing Jasa Konstruksi Indonesia di ASEAN

Marak Proyek Roboh, Fahira Idris: Berdampak Turunkan Daya Saing Jasa Konstruksi Indonesia di ASEAN

Kamis, 22 Feb 2018 05:29

Dont Worry be an Entreupreneur

Dont Worry be an Entreupreneur

Rabu, 21 Feb 2018 22:47

Hamas Sebut Israel Siksa Anggota Parlemen Palestina Yang Mereka Tahan

Hamas Sebut Israel Siksa Anggota Parlemen Palestina Yang Mereka Tahan

Rabu, 21 Feb 2018 21:36


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X