Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
17.756 views

Menjawab Syubhat Pembela Syiah yang Comot Fatwa Syaikh bin Baz

Tegas terhadap Syi’ah Rafidhah bahwa itu ajaran menyimpang dan sesat adalah bagian dari sikap para ulama Islam dalam kitab-kitab mereka, semisal Imam Al-Barbahari dalam kitabnya, Syarh al-Sunnah:

“Barangsiapa beriman terhadap akidah raj’ah dan menyatakan: Ali bin Abi Thalib masih hidup dan akan kembali sebelum hari kiamat; begitu juga Muhammad bin Ali dan Ja’far bin Muhammad, Musa bin Ja’far. (dan meyakini) mereka berbicara tentang imamah, dan mereka mengetahui ilmu ghaib, maka berhati-hatilah terhadap mereka, karena mereka adalah kuffar (orang-orang kafir) terhadap Allah yang Maha Agung.” (Syarh al-Sunnah: 59)

Sejumlah ulama Islam generasi awal juga telah memiliki aqwal perihal sesat dan kafirnya ajaran Syi’ah Rafidhah ini. Silahkan baca: Beda Ust Muzakir & Ulama Islam Soal Kafirnya Syi'ah.

Namun di zaman yang Syi’ah mulai memperlihatkan kedengkiannya terhadap kau muslimin di seluruh dunia sekarang ini, ada sebagian orang yang menisbatkan dirinya kepada sunnah tidak mau menyesatkan Sekte Syi’ah. Bahkan ia cenderung membela Syi’ah dan rezim yang pendukungnya seperti Iran dan Basyar Asad di Suriah.

Lebih parah lagi, supaya Syi’ah tidak dimusuhi, pihak ini mencomot perkataan dan fatwa Syaikh Abdul Aziz bin Baz dan Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin, dengan mengatakan, “mereka membela orang-orang yang masih membuka kran ukhuwah dengan Syi’ah.

Menjawab syubhat di atas, voa-islam.com menanyakannya kpd Ustadz DR. Mu’inuddinillah Basri yang pernah bermulazaman dengan para ulama di atas. “jadi apakah benar fatwa-fatwa beliau itu konteksnya seperti itu?” kalimat pertanyaan yang kami tujukan kepada beliau.

Beliau menjawab: Saya tahu Syaikh Bin Baz dan Syaikh Utsaimin. Mereka itu sebetulnya membedakan antara Al-Hukmu Ala al-A’yan wa al-Hukmu Ala al-fikroh. Itu sebetulnya. Jadi tegaskan yang namanya Syi’ah ketika kriterianya rafidhah itu demikian demikian, itu dhalal itu kafir. Itu jelas, sharih. Adapun Syi’ah Zaidiyah di lapangan tidak ada. Adanya di Yaman. Itu tidak kafir. Kemudian kalau syi’ah demikian apakah  juga disebut orang Syi’ah dalam arti menunjukkan Syi’ah apakah kafir? Belum tentu, perlu rincian. Karena apa? Ternyata ada Syurai’ yang menyanjung Abu Bakar dan Umar. Dia Syi’ah. Tapi ternyata berbeda perkembanganya Syi’ah dulu dengan Syi’ah sekarang.

Syi’ah dulu itu hanya pembelaan kepada Ali.Karena Ali memang ada musuhnya dari kalangan munafikin. Jadi memang, sesuai catatan sejarah memang ada yang membenci Ali. Seperti saatAli bin Abi Thalib diminta Nabi Shallallah ‘Alaihi Wasallam tetap berada di Madinah.Kemudian orang-orang munafikin ngomong: Ali, engkau disuruh ke Madinah, kan karena Nabi tidak ingin kau temani. Kemudian Ali dihibur oleh NabiShallallah ‘Alaihi Wasallam, “alaa tardho an takuna minni kamanzilati harun min musa illa ana lanabiya min ba’di”(tidakkah kamu ridha kedudukanmu terhadapku seperti kedudukan Harun dari Musa, hanya saja tidak ada nabi sesudahku). Jadi sebetulnya, Syi’ah orang dulu itu pembelaan terhadap Ali dari orang-orang yang menzalimnya, bukan untuk memusuhi Abu Bakar dan Umar. Di situ letak perbedaannya dengan Syi’ah zaman sekarang. Maka saya tidak melihat, bahwa Syaikh bin Baz & Syaikh Ustaimin itu kemudian menganjurkan kita untuk berukhuwah dengan orang-orang Syi’ah. Sama sekali tidak. Karena beliau dalam masalah wala dan bara’ jelas. Bahwa terhadap AhliBid’ah itu kita tidak boleh bermesra-mesraan dengan mereka. Karena yang namanya ukhuwah atas dasar aqidah bagaiman dengan ahli bid’ah? “

. . . Jadi sebetulnya, Syi’ah orang dulu itu pembelaan terhadap Ali dari orang-orang yang menzalimnya, bukan untuk memusuhi Abu Bakar dan Umar. . .

Kemudian Dr. Mu’in menjelaskan tentang tahkim para ulama terhadap pengikut Syi’ah. Mereka membedakan antara tokoh dengan atba’ (pengikut)-nya. Semisal Syaikh Salman Al-Audah, Safar Hawali, dan ‘Aidh Al-Qorni; mereka mengatakan kalau para tokohnya adalah ahlul kufri, sedangkan atba’nya tidak dikafirkan, karena kebanya korban kebodohan dan tertipu.

Ini berlaku terhadap kelompok sesat lainnya, mereka dihukumi sesat lagi kufur secara umum. Terhadap a’yan (personalnya) maka dibedakan. “Mereka tidak bisa kita kafirkan keseluruhan,” kata Ustadz menjabat ketua Tanfidziyah Dewan Syari’ah Kota Surakarta (DSKS) ini.

Kemudian beliau mencontohkan, “ada orang yang ngaji dengan saya, bertahun-tahun. Marah, gara-gara saya menyinggung Ahmadiyah karena sebelum dijelaskan secara detail, ternyata dia ngomong, ‘saya & keluarga saya Ahmadiyah’. Tapi saya tidak pernah tahu dan tidak pernah meyakini bahwa Mirza Ghulam Ahmad itu seorang nabi. Dia seorang mujaddid saja.”

“Jadi dia tidak tahu kan? Apa kayak gini kita kafirkan?” lanjut Ustadz pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Ibnu Abbas, di Klaten, Jawa Tengah ini.

Bahwa sikap tegas para ulama terhadap kelompok sesat tidak diikuti dengan mengafirkan setiap individu (personal) pengikutnya. Kemudian beliau menyebutkan contoh, “Imam Ahmad bin Hambal mengatakan, “Siapa yang mengatakan Al-Qur’an adalah makhluk maka ia telah kafir,” tapi beliau tidak berani mengkafirkan seorang mu’tazilah dan beliau masih mau bermakmum di belakangnya.” Wallahu A’lam. [PurWD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Latest News
Politikus PKS Siap Jadi Penjamin Lutfi Demonstran Pembawa Bendera

Politikus PKS Siap Jadi Penjamin Lutfi Demonstran Pembawa Bendera

Sabtu, 14 Dec 2019 22:22

Komunitas Muslim Inggris Suarakan Ketakutan Atas Kemenangan Boris Johnson dalam Pemilu

Komunitas Muslim Inggris Suarakan Ketakutan Atas Kemenangan Boris Johnson dalam Pemilu

Sabtu, 14 Dec 2019 22:00

Mantan Presiden Terguling Sudan Divonis 2 Tahun Tahanan Rumah Karena Korupsi

Mantan Presiden Terguling Sudan Divonis 2 Tahun Tahanan Rumah Karena Korupsi

Sabtu, 14 Dec 2019 21:15

Turki Masukan Mantan Pemimpin Fatah, Mohammed Dahlan ke Dalam Daftar Teroris Paling Dicari

Turki Masukan Mantan Pemimpin Fatah, Mohammed Dahlan ke Dalam Daftar Teroris Paling Dicari

Sabtu, 14 Dec 2019 20:55

Anggota Parlemen AS Minta Kepala Intelijen Publikasi Nama-nama Pembunuh Khashoggi

Anggota Parlemen AS Minta Kepala Intelijen Publikasi Nama-nama Pembunuh Khashoggi

Sabtu, 14 Dec 2019 17:00

Rusia Khawatir Setelah AS Uji Coba Rudal Balistik yang Telah Lama Dilarang

Rusia Khawatir Setelah AS Uji Coba Rudal Balistik yang Telah Lama Dilarang

Sabtu, 14 Dec 2019 16:00

Bintang Arsenal Mesut Ozil Kritik Kebisuan Dunia Islam Atas Penindasan Cina Pada Muslim Uighur

Bintang Arsenal Mesut Ozil Kritik Kebisuan Dunia Islam Atas Penindasan Cina Pada Muslim Uighur

Sabtu, 14 Dec 2019 15:05

Sandiwara Anti Korupsi

Sandiwara Anti Korupsi

Sabtu, 14 Dec 2019 14:35

Wahdah Islamiyah Menuju Go Green, Arena Mukernas XII Bebas Sampah Plastik

Wahdah Islamiyah Menuju Go Green, Arena Mukernas XII Bebas Sampah Plastik

Sabtu, 14 Dec 2019 12:43

Licik Menguras Dana Umat

Licik Menguras Dana Umat

Sabtu, 14 Dec 2019 12:28

Sekularisasi Ala Jokowi

Sekularisasi Ala Jokowi

Sabtu, 14 Dec 2019 10:45

Politikus PKS Raih Penghargaan Tokoh Pelopor Gerakan Anti-Korupsi

Politikus PKS Raih Penghargaan Tokoh Pelopor Gerakan Anti-Korupsi

Sabtu, 14 Dec 2019 09:44

Hilangnya Rasa dan Budaya Malu

Hilangnya Rasa dan Budaya Malu

Sabtu, 14 Dec 2019 08:37

Ari Askhara

Ari Askhara

Sabtu, 14 Dec 2019 05:15

Koalisi Jihadis Terkait Al-Qaidah Putus Rute Pasukan Rezim Suriah di Aleppo

Koalisi Jihadis Terkait Al-Qaidah Putus Rute Pasukan Rezim Suriah di Aleppo

Jum'at, 13 Dec 2019 23:25

Menag Sebut Kerukunan Umat Beragama di Aceh Masih Kategori Tinggi

Menag Sebut Kerukunan Umat Beragama di Aceh Masih Kategori Tinggi

Jum'at, 13 Dec 2019 23:14

Muslim di India Kembali Turun ke Jalan Memprotes Undang-undang Kewarganegaraan Diskriminatif

Muslim di India Kembali Turun ke Jalan Memprotes Undang-undang Kewarganegaraan Diskriminatif

Jum'at, 13 Dec 2019 22:50

PBB Kecam Undang-undang Kewarganegaraan 'Diskriminatif' Baru India

PBB Kecam Undang-undang Kewarganegaraan 'Diskriminatif' Baru India

Jum'at, 13 Dec 2019 22:31

Stop Penggusuran Paksa dan Kekerasan di Kota Bandung

Stop Penggusuran Paksa dan Kekerasan di Kota Bandung

Jum'at, 13 Dec 2019 22:21

Ketua Tim Survei KUB: Semua Daerah Toleran, Hanya Skornya yang Berbeda

Ketua Tim Survei KUB: Semua Daerah Toleran, Hanya Skornya yang Berbeda

Jum'at, 13 Dec 2019 22:17


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Sabtu, 14/12/2019 12:28

Licik Menguras Dana Umat