Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
13.864 views

Tak Hanya Sudutkan Islam, Film Kau Adalah Aku yang Lain Dinilai Juga Sudutkan Rumah Sakit

JAKARTA (voa-islam.com)--Video berjudul Kau Adalah Aku yang Lain yang diunggah akun Divisi Humas Polri terus menuai kritik. Kali ini seorang netizen bernama Rahadi Widodo, seorang dokter ahli saraf di RSUD Dr HM Rabain Muara Enim, Sumatera Selatan mengkritik video tersebut dari sisi lain.

Dalam akun Facebook miliknya, Rahadi mengungkapkan bahwa video tersebut tak hanya mendeskriditkan umat Islam saja, tetapi menyudutkan rumah sakit dan petugas kesehatan. Kritikan Rahadi ini menjadi viral yang telah dibagikan lebih dari 5000 kali serta dikomentari ratusan komentar.

Berikut isi kritikan lengkap dokter Rahadi Widodo yang diambil Voa Islam dari akun Facebooknya.

MENYIMAK CARA PANDANG POLISI TERHADAP RUMAH SAKIT DAN PETUGAS KESEHATAN MELALUI VIDEO ANTO GALON

Video yang dibuat oleh seseorang bernama Anto Galon dan menjadi terkenal karena diunggah oleh akun Divisi Humas POLRI di facebook dan sekarang ramai dikritik karena tendensinya yang menyudutkan umat Islam itu sebenarnya punya sisi lain, yang tidak kalah kontroversialnya.

Dalam pandangan saya, video ini tidak hanya menyudutkan umat Islam, tapi sekaligus juga menyudutkan RUMAH SAKIT dan PETUGAS KESEHATAN. Justru, adegan yang menyudutkan Rumah Sakit itu tampil lebih dulu daripada penyudutan umat Islam.

Video ini dibuka dengan adegan ketika satu pasangan suami-istri diantar seorang anggota POLRI membawa anak balitanya ke RS. Mereka menuju ke Poli Rawat Jalan RS (bukan UGD) sehingga harus mengambil nomor antrian. Nomor yang didapat adalah nomor 27, padahal saat itu pasien yang mendapat giliran pelayanan baru sampai nomor 11.

Mungkin Sang Bapak merasa anaknya sudah dalam kondisi parah, sehingga ia menemui petugas RS untuk meminta agar anaknya didahulukan. Petugas menolak dan mengatakan, "Maaf, Pak. Ini sudah peraturan."

Adegan ini tergambar begitu miris, tragis, dan ironis, ketika seorang pasien anak-anak yang sakit parah harus pasrah menunggu antrian. Pembuat video kemudian menampilkan "pahlawan" yaitu seorang pasien dengan nomor urut 12 yang bersedia menukarkan antriannya dengan anak tsb.

Teman-teman, ada yang melihat keanehan dalam adegan ini? Iya, bagi orang yang sehari-harinya tidak berkecimpung di lingkungan RS mungkin tidak segera melihat keanehan ini. (1) Pasien sakit berat/gawat seharusnya mendaftar ke Unit Gawat Darurat (UGD) atau Emergency Unit yang ada di tiap RS.

Di UGD TIDAK ADA NOMOR ANTRIAN.

Pasien akan segera dilayani sesuai tingkat kegawatannya masing-masing, bukan soal siapa yang duluan datang. Bagaimana mungkin seorang POLISI tidak bisa membedakan antara Poli Rawat Jalan dan UGD? Bagaimana bisa dia salah mengantar pasien tsb ke Poli dan bukannya UGD?

Secara tidak langsung, pembuat video ini menggambarkan betapa bodohnya petugas kepolisian di Indonesia. Menurut saya sih jelas bukan polisi kita yang bodoh, melainkan pembuat video ini yang 'kurang piknik'.

Dia bikin video tapi tidak melakukan riset dulu bagaimana sebenarnya seluk-beluk pelayanan di RS. Tapi yang lebih mengherankan, bagaimana bisa sebuah video yang menggambarkan polisi Indonesia jadi tampak bodoh begini memenangkan penghargaan di Police Movie Festival dan mendapat kehormatan diunggah di akun fb Divisi Humas POLRI? (2) Dan HERO-nya adalah pemilik no.12!

Sedangkan petugas RS tergambar bagai iblis yang tidak punya perikemanusiaan! Bagaimana seorang PETUGAS KESEHATAN tidak peduli dengan parah-tidaknya kondisi pasien, dan bisanya cuma bilang, "Maaf Pak, ini sudah peraturan."?

Semua RS punya Unit Gawat Darurat, dan gunanya memang untuk mengatasi hal-hal semacam ini. Petugas Kesehatan yang menemui kasus pasien gawat di Poli tinggal bilang saja, "Pak silakan pasiennya dibawa ke UGD, di sana tidak perlu nomor antrian."

Gampang, kan?! Pasien no.12 pun tidak perlu repot-repot berkorban untuk jadi pahlawan. Kejadian sehari-hari yang umum terjadi adalah pasien semacam ini akan diantar petugas kesehatan ke UGD. Mas Anto Galon yang bikin video ini pasti tidak tahu karena tidak pernah nongkrong di RS.

Dia membuat video hanya berdasarkan khayalan dan prasangkanya sendiri. Dan herannya, video tanpa riset yang hanya berdasar khayalan dan prasangka ini bisa menang menjadi JUARA di Police Movie Festival!

#indonesiahebat

Menjawab wawancara sebuah media, Anto Galon menjawab bahwa ia mendapat ide membuat video tsb ketika menemui kejadian sebuah jalan ditutup karena ada acara pengajian. Lalu terpikir olehnya bagaimana seandainya ada ambulan yang mau lewat.

Nah. Anda bisa memahami bagaimana cara berpikirnya? Apa isi benaknya? Ya, isi benak yang dipenuhi prasangka negatif, kemudian diolah dengan khayalan tingkat tinggi, dipadu dengan kemalasan untuk melakukan riset terhadap fakta yang terjadi sehari-hari di sekitarnya.

Jalan ditutup karena ada kegiatan masyarakat, bukankah itu kejadian lumrah dan sering?! Biasanya juga harus mengurus surat izin dari instansi kepolisian setempat untuk bisa menutup jalan selama waktu tertentu.

Dan perhatikan, kegiatan apakah yang paling sering menutup jalan? PENGAJIAN-kah? Silakan lakukan riset, cari tahu kegiatan apa yang paling sering menutup jalan. Kalau dari pengamatan saya sehari-hari, yang paling sering menutup jalan itu adalah kegiatan sosial seperti kawinan, khitanan, agustusan, dll.

Hampir tiap bulan ada, bahkan kadang bisa lebih dari sekali. PENGAJIAN mah jaraaang. Setahun ada sekali pengajian akbar di satu kampung itu sudah hebaaat. Walaupun sering, kegiatan sosial yang menutup jalan itu tidak membuat mas Anto Galon 'ngeh'.

Tapi begitu ada satu kali PENGAJIAN menutup jalan, langsung KRIIIIING! Alarm dalam otaknya berdering keras. Sontak terpikir, "Bagaimana kalau ada ambulan mau lewat?" Cling! Dan jadilah video itu. Thing! Dan jadi juara.

Aduh, saya sih takutnya di masyarakat nanti muncul sangkaan, jangan-jangan memang ada seseorang atau sekelompok orang dalam tubuh kepolisian kita yang cara berpikirnya sejalan dengan orang-orang seperti Anto Galon ini....Kalau tidak, mustahil videonya jadi juara.

Baiklah. Mari kita bantu dengan doa. Semoga Allah Subhannahu wa Ta'ala melimpahi kita semua dengan ampunan, rahmat, dan hidayah, sehingga bangsa kita senantiasa dijauhkan dari segala bencana, fitnah, dan prasangka buruk antarsesama, seterusnya hingga akhir zaman. Aamiin ya Robbal 'Alamiin. Minal aidin wal faizin. Mohon maaf lahir dan batin. Wallahu a'lam bishshowwab. * [Syaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Bencana Palu adalah Derita Kita Semua. Relawan IDC bekerja sama dengan PDUI menerjunkan relawan, dai motivator dan tim medis....

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Bila cinta Allah sudah melekat, tak ada yang bisa menghalangi amal infak. Wakaf mobil bagi driver gojek motor pun menjadi ringan. Semoga Allah memberkahi dan menggantinya dengan yang lebih baik....

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Wakaf tidak menghabiskan harta, justru mengekalkan harta. Pahalanya terus mengalir tak terbatas usia, manfaatnya dirasakan umat seluas-luasnya dari generasi ke generasi...

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Latest News
Indonesia Darurat Maksiat, Saatnya Bertobat

Indonesia Darurat Maksiat, Saatnya Bertobat

Jum'at, 19 Oct 2018 00:07

Azab Allah untuk Kaum Sodom, Akankah Terulang?

Azab Allah untuk Kaum Sodom, Akankah Terulang?

Kamis, 18 Oct 2018 23:53

Penyusup Taliban Tembak Mati Salah Satu Jenderal Paling Berpengaruh di Afghanistan

Penyusup Taliban Tembak Mati Salah Satu Jenderal Paling Berpengaruh di Afghanistan

Kamis, 18 Oct 2018 22:30

Serangan Udara AS Secara Keliru Targetkan Militan Komunis Kurdi di Deir Al-Zor

Serangan Udara AS Secara Keliru Targetkan Militan Komunis Kurdi di Deir Al-Zor

Kamis, 18 Oct 2018 21:45

Fahri Hamzah Respon Keluhan Jokowi Soal BPJS Kesehatan dan Singgung KIS

Fahri Hamzah Respon Keluhan Jokowi Soal BPJS Kesehatan dan Singgung KIS

Kamis, 18 Oct 2018 18:39

Untuk ‘’Wong Cilik’’ Anies Menata Jakarta

Untuk ‘’Wong Cilik’’ Anies Menata Jakarta

Kamis, 18 Oct 2018 18:00

Letnan Saudi Diduga Terlibat Kasus Hilangnya Jamal Khashoggi Tewas dalam Kecelakaan Mobil

Letnan Saudi Diduga Terlibat Kasus Hilangnya Jamal Khashoggi Tewas dalam Kecelakaan Mobil

Kamis, 18 Oct 2018 17:45

Istighfar Menangkal Datangnya Bencana

Istighfar Menangkal Datangnya Bencana

Kamis, 18 Oct 2018 14:29

Penjaga Masjid Kuno, Selamat Dari Terjangan Tsunami

Penjaga Masjid Kuno, Selamat Dari Terjangan Tsunami

Kamis, 18 Oct 2018 13:00

Kasus Hilangnya Khashoggi: Penyidik Turki Kembali Lakukan Penggeledahan di Konsulat Saudi

Kasus Hilangnya Khashoggi: Penyidik Turki Kembali Lakukan Penggeledahan di Konsulat Saudi

Kamis, 18 Oct 2018 11:30

Kasus Suap Meikarta, Budayawan Bekasi : Mereka Kena Balasan

Kasus Suap Meikarta, Budayawan Bekasi : Mereka Kena Balasan

Kamis, 18 Oct 2018 09:05

Dua Aktivis Lingkungan Hidup Ditangkap, WALHI Bereaksi Keras dan Singgung Orba

Dua Aktivis Lingkungan Hidup Ditangkap, WALHI Bereaksi Keras dan Singgung Orba

Kamis, 18 Oct 2018 08:37

Pakistan Hukum Gantung Pria Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 6 Tahun Zainab Fatima Ameen

Pakistan Hukum Gantung Pria Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 6 Tahun Zainab Fatima Ameen

Rabu, 17 Oct 2018 21:15

UEA Sewa Tentara Bayaran Asal AS untuk Bunuh Politisi, Ulama dan jihadis di Yaman

UEA Sewa Tentara Bayaran Asal AS untuk Bunuh Politisi, Ulama dan jihadis di Yaman

Rabu, 17 Oct 2018 20:35

Mengkritisi Setahun Anies Memimpin Jakarta

Mengkritisi Setahun Anies Memimpin Jakarta

Rabu, 17 Oct 2018 20:00

Satu Warga Palestina Tewas dalam Serangan Udara Terbaru Zionis Israel di Gaza

Satu Warga Palestina Tewas dalam Serangan Udara Terbaru Zionis Israel di Gaza

Rabu, 17 Oct 2018 17:15

Konsul Jenderal Saudi Mendadak 'Pulang Kampung' Saat Penyelidikan Kasus Hilangnya Khashoggi Meluas

Konsul Jenderal Saudi Mendadak 'Pulang Kampung' Saat Penyelidikan Kasus Hilangnya Khashoggi Meluas

Rabu, 17 Oct 2018 14:15

FPI Tasikmalaya: Kaum LGBT yang Terang-terangan adalah Para Bencong Pelacur

FPI Tasikmalaya: Kaum LGBT yang Terang-terangan adalah Para Bencong Pelacur

Rabu, 17 Oct 2018 13:18

Kado Fahri di Milad Prabowo dan untuk Rakyat Indonesia

Kado Fahri di Milad Prabowo dan untuk Rakyat Indonesia

Rabu, 17 Oct 2018 12:33

Reklamasi dan Meikarta, Fahri: Biasanya Berhenti di Pejabat Rendahan

Reklamasi dan Meikarta, Fahri: Biasanya Berhenti di Pejabat Rendahan

Rabu, 17 Oct 2018 11:33


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X