Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.398 views

Menyikapi Kasus Video Mesum Anak Kecil dan Wanita di Bandung

         (Dari Bandung Juara Menuju Indonesia Bahaya Porn Addict)* 

(voa-islam.com), Menyoal pornografi sebetulnya merupakan fenomena yang sudah terjadi sejak lama, saking lamanya banyak diantara kita yang akhirnya menganggap itu hal biasa dan kemudian memilih tak angkat suara. Padahal sampai hari ini, pornografi terus meradang dan bahkan berkembang semakin pesat didukung oleh pesatnya pula perkembangan teknologi. Pelaku dan korban sudah meluas dari kalangan orang dewasa hingga anak-anak di bawah usia, sayangnya perhatian para pemangku kebijakan masih juga dipertanyakan dalam menanggulangi kasus pornografi ini.

Hal yang lebih menyedihkannya lagi adalah saat mengetahui fenomena porn addictini sudah semakin banyak memakan anak sebagai korbannya. Menurut survey yang dilakukan oleh Yayasan Kita dan Buah Hati tahun 2014 lalu, 92 dari 100 anak kelas 4, 5, dan 6 SD sudah pernah melihat pornografi.

Beberapa hari yang lalu masyarakat dihebohkan dengan tersebarnya berita tentang perbuatan mesum yang dilakukan oleh bocah kecil dengan seorang wanita dewasa yang dikabarkan perbuatannya dilakukan di Bandung. Berita ini tentu membuat semua orang mengelus dada dan menarik nafas panjang setiap yang membacanya. Belum lagi, video perbuatannya pun tersebar luas dan bisa diakses oleh siapa saja. Kasus ini sama sekali bukan berita yang bisa kita anggap biasa kemudian berlalu begitu saja. Sama sekali bukan, berita ini justru menampar kita akan kondisi sosial yang semakin hari bisa saja terus mengancam keadaan anak indonesia.

Dari kasus tersebut kita dapat mengetahui bahwa anak benar-benar telah menjadi korban bahaya pornografi, dan sudah sampai pada tahap adiksi (kecanduan). Hari ini anak bukan lagi menjadi penikmat tontonan-tontonan tidak seharusnya, namun ia sudah menjadi pelaku dari aktifitas porno itu sendiri. Menyedihkan bukan? Begitu kerasnya pornografi dapat merusak sistem otak manusia, sehingga yang terjadi adalah candu berlebih yang membuat fungsi sistem bagian otak dalam tubuhnya sudah tidak dapat dikendalikan lagi, dan memilih untuk melakukan apa yang ia lihat dalam tontonan.

Jika hal ini terus dibiarkan, maka sangat besar pengaruhnya terhadap kehidupan anak saat ia tumbuh dewasa. Mereka akan tumbuh dengan sistem-sistem otak yang sudah tidak mampu lagi menjalankan fungsinya dengan sempurna, sehingga akan sangat mudah melakukan aktifitas-aktifitas yang jauh dari norma karena control system dalam otaknya sudah banyak menoleransi perilaku asusila.

Semakin berkembangnya teknologi dan digital life skill memang menjadi peluang besar bagi para pebisnis pornografi menjadikan anak sebagai target utamanya, bahkan sebuah survey terbaru menyebutkan anak usia 12 tahun hingga 13 tahun rentan kecanduan pornografi melalui internet. Apalagi tujuannya jika bukan merusak cemerlangnya generasi pembangun peradaban bermoral? Lagi-lagi anak menjadi korban lingkungan yang sebenarnya setiap orang bisa saja dimintai pertanggung jawabannya karena telah menciptakan lingkungan yang tidak kondusif untuk keberadaan anak di sekitarnya.

Melihat kondisi ini, masyarakat harusnya membuka mata dan memiliki kesadaran penuh akan perannya sebagai pendidik dimanapun ia berada. Setiap orang adalah pendidik bagi lingkungannya, yang mana ia memiliki tanggung jawab untuk melakukan berbagai macam edukasi terhadap lingkungannya, dalam hal ini khususnya terhadap pendidikan anak.

Kita sebagai orang dewasa harus terus membuka mata, membangun kepekaan diatas rata-rata, serta menjadi automatic monitorsegala aktifitas yang dilakukan oleh anak. Merintis diri menjadi pelopor dalam membangun lingkungan ramah anak yang dapat mengedukasi dan membangun circle valuesebagai pondasi pendidikan anak, agar kemudian anak tidak lagi direnggut haknya dan diarahkan menuju fitrahnya.

 

Bandung, 9 Januari 2018

E. Huzaematul Badriah Kadiv. Pembina dan Pembinaan Kader Tunas Koorpus PII Wati Periode 2017-2020 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Dalam iman, rumah tangga muallaf ini sangat bahagia. Namun dalam hal ekonomi, pasangan pengamen dan tukang ojek yang memiliki 3 yatim ini sangat dhuafa dan memprihatinkan....

Latest News
[video] BANTU BISNIS KRIPIK YAMMY BUNDA ELIS USAI STROKE KEDUA, Yuk Investasi

[video] BANTU BISNIS KRIPIK YAMMY BUNDA ELIS USAI STROKE KEDUA, Yuk Investasi

Senin, 22 Jan 2018 16:49

Voa-Islam Gelar Training Muslim Journalist Trooper, Jurnalis Video Jaman Now

Voa-Islam Gelar Training Muslim Journalist Trooper, Jurnalis Video Jaman Now

Senin, 22 Jan 2018 16:45

25.000 Petempur FSA Dukung Operasi Militer Turki di Afrin

25.000 Petempur FSA Dukung Operasi Militer Turki di Afrin

Senin, 22 Jan 2018 15:25

Madu Manjakani Atasi Masalah Kewanitaan, Miss V dan Raih Kebahagiaan Suami

Madu Manjakani Atasi Masalah Kewanitaan, Miss V dan Raih Kebahagiaan Suami

Senin, 22 Jan 2018 14:41

Bangladesh Katakan Akan Berkoordinasi dengan PBB untuk Pengembalian Pengungsi Rohingya

Bangladesh Katakan Akan Berkoordinasi dengan PBB untuk Pengembalian Pengungsi Rohingya

Senin, 22 Jan 2018 14:30

Prof Dr Tono: Indonesia Sholat Subuh Terlalu awal 26 Menit, Isya Lambat 26 menit

Prof Dr Tono: Indonesia Sholat Subuh Terlalu awal 26 Menit, Isya Lambat 26 menit

Senin, 22 Jan 2018 14:21

Ikuti Training MUSLIM JOURNALIST TROOPER, Video News Jaman NOW! Yuk Daftar

Ikuti Training MUSLIM JOURNALIST TROOPER, Video News Jaman NOW! Yuk Daftar

Senin, 22 Jan 2018 14:01

Yuk Donasikan Infaq Terbaik Bagi STUDIO VOA ISLAM TV. Raih Pahala Abadi

Yuk Donasikan Infaq Terbaik Bagi STUDIO VOA ISLAM TV. Raih Pahala Abadi

Senin, 22 Jan 2018 13:49

Tema 9 Tahun Voa-Islam: Fastabiqul Khairat, Berlomba Dalam Kebaikan

Tema 9 Tahun Voa-Islam: Fastabiqul Khairat, Berlomba Dalam Kebaikan

Senin, 22 Jan 2018 13:34

Safari Dakwah Ustadz Syamsi Ali di Pulau Dewata

Safari Dakwah Ustadz Syamsi Ali di Pulau Dewata

Senin, 22 Jan 2018 13:17

Ledakan Bom di Sebuah Pasar di Yala Thailand Selatan Tewaskan 3 Orang Lukai 18 Lainnya

Ledakan Bom di Sebuah Pasar di Yala Thailand Selatan Tewaskan 3 Orang Lukai 18 Lainnya

Senin, 22 Jan 2018 13:16

FOTO: Terharu, Anak SD Donasikan Rp. 2000 untuk Maidaturahmah Jumat Berkah

FOTO: Terharu, Anak SD Donasikan Rp. 2000 untuk Maidaturahmah Jumat Berkah

Senin, 22 Jan 2018 13:13

Gelar Tabligh Akbar, MUI Manokwari? Undang Ustadz Zaitun Rasmin

Gelar Tabligh Akbar, MUI Manokwari? Undang Ustadz Zaitun Rasmin

Senin, 22 Jan 2018 13:02

Pesan Pemateri ke Peserta di Pelatihan Muslim Journalist Trooper voa-islam

Pesan Pemateri ke Peserta di Pelatihan Muslim Journalist Trooper voa-islam

Senin, 22 Jan 2018 13:01

Dewan Dakwah Aceh Ikut Rakernas di Bogor

Dewan Dakwah Aceh Ikut Rakernas di Bogor

Senin, 22 Jan 2018 12:57

TAAT: Penolakan Eksepsi, Bukan Bukti Alfian Tanjung Bersalah

TAAT: Penolakan Eksepsi, Bukan Bukti Alfian Tanjung Bersalah

Senin, 22 Jan 2018 12:56

[VIDEO] Marak Ulama Dipolisikan, Kenapa?

[VIDEO] Marak Ulama Dipolisikan, Kenapa?

Senin, 22 Jan 2018 12:18

Pengadilan Syi'ah Irak Vonis Mati Wanita Jerman yang Bergabung dengan Islamic State

Pengadilan Syi'ah Irak Vonis Mati Wanita Jerman yang Bergabung dengan Islamic State

Senin, 22 Jan 2018 12:15

Fahira Idris: Jangan Pilih Parpol Pro Miras dan yang Menolak Perluasan Pidana Zina

Fahira Idris: Jangan Pilih Parpol Pro Miras dan yang Menolak Perluasan Pidana Zina

Senin, 22 Jan 2018 12:15

Ramuan Profesor: BioSyafa-18 Untuk Kecerdasan Anak dengan Mikrobioteknologi

Ramuan Profesor: BioSyafa-18 Untuk Kecerdasan Anak dengan Mikrobioteknologi

Senin, 22 Jan 2018 12:15


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X