Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.930 views

Duta GenRe Kalbar 2019, Corong Liberalisasi Generasi?

 

Oleh: Rut Sri Wahyyningsih

BKKBN  Kalimantan Barat dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional, 15 Mei lalu,  mengadakan acara pemilihan Duta Genre ke 9 seKalimantan.  Radliatul Adawiyyah (17) terpilih sebagai Duta Genre 2019. Ia berasal dari Kabupaten Sambas dan saat ini sedang menempuh pendidikan di bangku SMA. Program silver genRe yaitu share ilmu versi remaja generasi berencana dengan menyasar remaja  untuk menjadikan zero di tiga sektor (zero tidak menikah muda, zero seks bebas, dan jauhi narkoba). Duta Genre ini diadakan serentak dengan Hari Anti Narkoba Internasional.(pontianakpost.co.id,27/06/19).

Tak bisa dipungkiri, remaja memang pihak yang paling rentan menghadapi gempuran kebebasan dan kemajuan teknologi. Ini semua bukan tanpa sebab. Faktanya, telah terjadi pengikisan arah pandang terhadap makna generasi berencana yang berusaha disuntikkan pada pemikiran remaja. 

Keluarga menjadi tempat awal bagi remaja untuk mencegah pengaruh buruk dari luar. Keluarga adalah tempat awal anak mengenal akidah dan kemudian menguatkannya, menjadikannya arah pandang dalam hidupnya yang nantinya menjadi benteng.  Sayangnya, kini semakin sedikit keluarga yang paham visi mulianya. Padahal bagi keluarga muslim hal itu telah diperintahkan Allah dalam Alquran  Ath Tahrim 66:6, yaitu seruan bagi setiap kepala keluarga agar menjaga keluarganya dari api neraka.  

Kaum Kafir barat dengan gerakan feminisnya berusaha menarasikan sumber dari penderitaan wanita adalah karena dalam institusi keluarganya dia tak punya banyak hak mengatur dan membuat keputusan. Maka berbagai upaya dilakukan guna mendorong perempuan untuk berdaya secara finansial. Melupakan tugas mulianya sebagai ibu dan pengatur rumah tangga. Sebagai dampaknya anak yang beranjak remaja harus puas berkeluh kesah dengan anak sebayanya atau malah tenggelam dengan gadget dan narkoba. Terlebih dengan teknologi 4.0 hal itu mudah didapatkan. Kemaksiatan masuk rumah semudah gadget masuk kantung saku sekolah mereka.

Jelas makin berat beban keluarga hari ini. Karena masyarakat dimana sebuah keluarga tinggal pun tak mampu menjadi sandaran meringankan bebannya. Sikap individualistis juga sekuler menjadi cara pandang masyarakat kekinian. Maka batasan halal haram, baik buruk menjadi kabur. Remaja yang agamis namun tak menolak eksis ala milenialis justru jadi publik figur. Sementara remaja yang menundukkan pandangan dan menjaga kehormatannya dianggap radikal.

Kegamangan jati diri ini jika terus berlanjut akan menimbulkan sikap apatis. Berapa banyak remaja yang merasa gagal karena tidak mendapat support yang tepat dari keluarga dan masyarakat. Sudah bisa dipastikan, gerakan genre bagi remaja ini hanyalah sebagai corong ide liberalisasi agar semakin dalam diterima oleh generasi muda. Tak ada pencapaian optimal mereka selain meraih kebebasan atas diri sendiri untuk berbicara, berprilaku dan memiliki. Islam jelas tak memiliki tempat dalam program ini. Definisi batil inilah yang terus digaungkan dan menjauhkan dari pemahaman Islam yang benar.

Pergaulan bebas, narkoba dan menikah dini tak akan menjadi momok jika para remaja ini diberi pengarahan yang tepat. Yaitu penanaman akidah yang kuat, agar kepribadiannya tumbuh secara seimbang antara pola pikir dan pola sikap. Islam seharusnya menjadi cara pandang yang senantiasa diterapkan dalam pendidikan baik di dalam lingkungan sekolah maupun diluar.

Gerakan remaja genre ini jelas harus ditolak dan diluruskan. Karena gerakan terencana yang dimaksudkan adalah berasal dari kebebasan individu ala sekulerisme dan liberalisme. Lihatlah, yang menentang nikah dini malah melegalkan pacaran dan seks bebas, yang menolak narkoba anehnya juga menolak remaja bertakwa yang terikat dengan Islam dan ajaran agamanya. Lebih parahnya, mereka justru melabeli pemuda seperti ini dengan teroris atau radikalis. Bagaimana mungkin program bermuka dua ini malah didukung kampanyenya? Sungguh mengherankan dan memprihatinkan bagi keberlangsungan generasi muda yang lebih baik. Wallahu a'lam bisshowab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Raja Salman Tidak Tahu Pertemuan Rahasia Antara Putra Mahkota Saudi dan PM Israel Netanyahu

Raja Salman Tidak Tahu Pertemuan Rahasia Antara Putra Mahkota Saudi dan PM Israel Netanyahu

Senin, 30 Nov 2020 17:45

Ini Makna dan Filosofi Lambang Baru PKS

Ini Makna dan Filosofi Lambang Baru PKS

Senin, 30 Nov 2020 16:47

Seperti Apa Bumi 4,5 Tahun Lalu? Ilmuwan Beri Gambarannya

Seperti Apa Bumi 4,5 Tahun Lalu? Ilmuwan Beri Gambarannya

Senin, 30 Nov 2020 15:55

Kekuatan Figur Ayah dan Ibu dalam Membentuk Kepribadian Anak

Kekuatan Figur Ayah dan Ibu dalam Membentuk Kepribadian Anak

Senin, 30 Nov 2020 15:51

Bagikan Info Pengguna, Facebook Didenda di Korsel

Bagikan Info Pengguna, Facebook Didenda di Korsel

Senin, 30 Nov 2020 15:50

Nyeri Haid Tanda Masalah Kesuburan, Benarkah?

Nyeri Haid Tanda Masalah Kesuburan, Benarkah?

Senin, 30 Nov 2020 15:45

Seragam Khutbah Racun Agama

Seragam Khutbah Racun Agama

Senin, 30 Nov 2020 15:42

Terpilih Ketua MUI Pusat, Ustaz Jeje: Bukan Anugerah tapi Amanah dan Ujian Berat

Terpilih Ketua MUI Pusat, Ustaz Jeje: Bukan Anugerah tapi Amanah dan Ujian Berat

Senin, 30 Nov 2020 15:31

Dewan Da'wah Resmikan Akademi Da'wah Bengkulu

Dewan Da'wah Resmikan Akademi Da'wah Bengkulu

Senin, 30 Nov 2020 15:02

Jangkau Pulau Terpencil, Kimia Farma dan BWA Luncurkan Klinik Apung

Jangkau Pulau Terpencil, Kimia Farma dan BWA Luncurkan Klinik Apung

Senin, 30 Nov 2020 14:56

Fahri: UMKM Jadi Roda Penggerak Ekonomi dan Mampu Bertahan dari Krisis Saat Ini

Fahri: UMKM Jadi Roda Penggerak Ekonomi dan Mampu Bertahan dari Krisis Saat Ini

Senin, 30 Nov 2020 12:41

Nguber HRS, Ada Apa dengan Bima Arya?

Nguber HRS, Ada Apa dengan Bima Arya?

Senin, 30 Nov 2020 11:32

Edhy Prabowo Terlibat Suap, Usamah Hisyam: Presiden Gagal Memilih Menteri

Edhy Prabowo Terlibat Suap, Usamah Hisyam: Presiden Gagal Memilih Menteri

Senin, 30 Nov 2020 10:11

PKS Luncurkan Lambang Baru, Ini Makna dan Filosofinya

PKS Luncurkan Lambang Baru, Ini Makna dan Filosofinya

Senin, 30 Nov 2020 09:14

Menyambut Pengurus Baru MUI, Pesan Buya HAMKA: Ulama Tidak Bisa Dibeli

Menyambut Pengurus Baru MUI, Pesan Buya HAMKA: Ulama Tidak Bisa Dibeli

Senin, 30 Nov 2020 07:46

PD PII Kabupaten Bekasi Adakan Latihan Manajemen Strategis

PD PII Kabupaten Bekasi Adakan Latihan Manajemen Strategis

Senin, 30 Nov 2020 06:55

Ketua Umum PBNU Dikabarkan Positif Covid-19

Ketua Umum PBNU Dikabarkan Positif Covid-19

Senin, 30 Nov 2020 06:38

Bamsoet: Parmusi Organisasi Dakwah yang Berkontribusi Besar bagi Bangsa dan Negara

Bamsoet: Parmusi Organisasi Dakwah yang Berkontribusi Besar bagi Bangsa dan Negara

Senin, 30 Nov 2020 06:24

Ketika Istri Terpaksa Bekerja Saat Wabah

Ketika Istri Terpaksa Bekerja Saat Wabah

Ahad, 29 Nov 2020 22:06

Muslim Temukan Vaksin Corona saat Islamophobia Eropa Meningkat

Muslim Temukan Vaksin Corona saat Islamophobia Eropa Meningkat

Ahad, 29 Nov 2020 21:36


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Jum'at, 27/11/2020 11:39

RUU Minol Diharapkan Basmi Miras Oplosan