Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
10.416 views

Tiga Langkah Mengatasi Utang di Tengah Pandemi (Tinjauan Syariat)

 

Oleh: Dian Nurmala Sari

Posisi utang Indonesia saat ini terus membumbung tinggi seiring dengan meningkatnya kebutuhan pembiayaan akibat pandemi Covid-19. Baik karena defisit anggaran periode sebelumnya atau mengalokasikan secara efisien untuk membiayai rakyat di masa pandemi. Defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 mencapai 6,27% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) atau Rp1.028,5 triliun. Sebelumnya, defisit APBN tahun ini hanya ditetapkan sebesar 5,07% atau Rp852,9 triliun, tetapi diperlebar untuk pemulihan ekonomi pascapandemi virus corona (kontan, 1/6/2020).

Jeratan Utang Mengancam Kedaulatan Negeri

Masalah yang tak kunjung tuntas ditangani oleh negeri ini adalah jeratan utang luar negeri yang tak kalah membahayakan dari wabah virus corona. Pinjaman utang pada negara atau lembaga keuangan dunia yang dilakukan Indonesia salah satunya disebabkan pemerintah yang kesulitan dalam memenuhi kebutuhan rakyatnya.

Utang luar negeri merupakan bentuk penjajahan dalam sektor ekonomi dan sektor lainnya. Terbukti, pada akhirnya kebijakan utang luar negeri akan memengaruhi birokrasi dan kebijakan-kebijakan lainnya dalam suatu negara. Konsekuensi politis utang ini pun kentara dalam banyak kebijakan dan produk perundang-undangan. Apabila ditinjau dari segi ekonomi syariah, aktivitas menumpuk hutang dengan beban bunga yang tinggi akan menjerumuskan sebuah negara dalam jebakan riba (debt trap).

Tentunya ini menjadi pintu masuk penghancuran negara-negara yang sedang mengalami krisis ekonomi. Sebab dalam sistem ekonomi kapitalis tidak ada makan siang gratis (there is no free lunch). Selain itu, kedaulatan negara pun terancam. Utang yang diterima setiap negeri Muslim tidak akan menghasilkan apa-apa kecuali bertambahnya kemiskinan pada negara yang berutang dan kedaulatan yang terinjak-injak.

Islam Solusi Tuntas Menangani Persoalan Utang Luar Negeri

Islam memiliki aturan yang khas dan jelas dalam pengelolaan ekonomi. Islam menetapkan bahwa pemerintah wajib bertanggung jawab atas seluruh urusan rakyat. Rasulullah SAW bersabda:

 “Pemimpin (kepala negara) adalah pengurus rakyat dan ia bertanggung jawab atas pengurusan mereka” (HR. Muslim).

Ditinjau dari sistem ekonomi Islam, apabila negara mengalami defisit anggaran maka negara akan merumuskan langkah-langkah sebagai strategi penanganan. Ada beberapa langkah yang seharusnya bisa menjadi rujukan bagi dunia saat ini, yakni:

Pertama: Negara akan fokus pada peningkatan pendapatan negara. Dimulai dari pengelolaan harta baitul mal sebagai pemasukan negara dalam sistem pemerintahan Islam. Sumber-sumber pendapatannya diperoleh dari kepemilikan negara (milkiyyah ad-daulah) seperti ‘usyur, fa’i, ghonimah, kharaj, jizyah dan lain sebagainya. Selain itu pendapatan negara dapat pula diperoleh dari pemasukan pemilikan umum (milkiyyah ‘ammah) seperti pengelolaan hasil pertambangan, minyak bumi, gas alam, kehutanan dan lainnya. Negara bertanggung jawab atas optimalisasi dari harta kepemilikan umum tanpa adanya liberalisasi dalam lima aspek ekonomi, yaitu liberalisasi barang, jasa, investasi, modal dan tenaga kerja terampil.  

Zakat maal (ternak, pertanian, perdagangan, emas dan perak) adalah sumber pendapatan negara di bidang lain. Kemudian ada juga hima pada sebagian harta milik umum, yakni pengkhususan harta oleh penguasa  untuk suatu keperluan khusus dan tidak boleh untuk keperluan lain. Sebagai contoh, harta untuk menangani wabah di suatu wilayah. Hal yang dapat dilakukan oleh negara adalah penarikan pajak (dharibah) sesuai ketentuan syariat, yang hanya akan ditarik ketika ada kewajiban finansial yang harus ditanggung bersama antara negara dengan umat. Negara juga memiliki kewajiban mengoptimalkan pemungutan pendapatan agar tidak ada rakyat yang terdzalimi.

Kedua: Negara dalam Islam di masa defisit haruslah mengurangi dan menghemat pengeluaran. Khususnya pengeluaran-pengeluaran yang dapat ditunda dan tidak termasuk kategori mendesak.

Ketiga: Berhutang (istiqradh). Penguasa dalam Islam yakni Khalifah secara syar’i boleh berhutang untuk mengatasi defisit anggaran, namun tetap wajib terikat pada hukum-hukum syariat. Haram hukumnya Khalifah mengambil hutang luar negeri, baik dari negara tertentu seperti USA dan China, atau Lembaga Keuangan Internasional seperti IMF dan Bank Dunia. Alasan keharamannya adalah hutang tersebut mengandung unsur riba dan dipastikan mengandung syarat yang menghilangkan kedaulatan negara yang berhutang. Khalifah hanya boleh berhutang dalam kondisi ada kekhawatiran terjadinya bahaya (dharar) jika dana di baitulmal tidak segera tersedia.

Kondisi tersebut terbatas pada tiga pengeluaran saja, yaitu: (1) untuk nafkah fuqaha, masakin, ibnu sabil, dan jihad fi sabilillah: (2) untuk membayar gaji orang-orang yang memberikan jasa atau pelayanan kepada negara seperti pegawai negeri, para penguasa, tentara dll: (3) untuk membayai dampak dari peristiwa luar biasa, seperti menolong korban bencana alam, kelaparan dll. Pada tiga kondisi yang telah disebutkan diatas, jika dana dibaitulmal tidak cukup maka khalifah boleh memungut pajak bersyarat. Namun jika kondisi memburuk dan dikhawatirkan menimbulkan bahaya (dharar) maka khalifah boleh berhutang.

Penyelesaian ini, secara bersamaan akan menjatuhkan cengkeraman negara-negara barat kapitalis atas negara-negara Islam, memutus ketergantungan laten yang membahayakan eksistensi negera-negera Islam, dan memberikan kepercayaan diri yang amat besar bagi kaum Muslimin bahwa mereka memiliki kemampuan dan kekayaan yang amat besar.

Tidak ada cara yang bisa ditempuh untuk membebaskan negeri ini dari penjajahan Kapitalisme sekuler kecuali dengan kembali menerapkan syariah islam secara totalitas di bawah snaungan sebuah negara. Karena Islam bukan sekedar agama yang mengatur masalah ibadah ritual saja melainkan juga mengatur masalah sosial, pendidikan, ekonomi, politik, dan muamalah. Hanya Islam yang memberikan solusi tuntas dengan aturan menyeluruh yang telah Allah SWT turunkan melalui Jibril AS kepada Rasulullah SAW. Wallahu a’lam bi ash-shawwab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Utusan PBB: Israel Terus Menentang Resolusi PBB Tentang Penghentian Pemukiman Ilegal

Utusan PBB: Israel Terus Menentang Resolusi PBB Tentang Penghentian Pemukiman Ilegal

Kamis, 29 Sep 2022 16:00

Save the Children dengan Islam

Save the Children dengan Islam

Kamis, 29 Sep 2022 15:32

Jadikan setiap momen aqiqah anda berkesan menjadi #AqiqahEmas Darul Munir

Jadikan setiap momen aqiqah anda berkesan menjadi #AqiqahEmas Darul Munir

Kamis, 29 Sep 2022 15:23

Cengkeraman Kapitalisme dari Hulu Hingga Hilir

Cengkeraman Kapitalisme dari Hulu Hingga Hilir

Kamis, 29 Sep 2022 15:18

Bos NCSC Inggris Sebut Ukraina Dan Rusia Terkunci Dalam Perang Dunia Maya Terbesar Yang Pernah Ada

Bos NCSC Inggris Sebut Ukraina Dan Rusia Terkunci Dalam Perang Dunia Maya Terbesar Yang Pernah Ada

Kamis, 29 Sep 2022 15:00

Politisi NasDem: Penolakan RUU Sisdiknas Harus Jadi Introspeksi Pemerintah

Politisi NasDem: Penolakan RUU Sisdiknas Harus Jadi Introspeksi Pemerintah

Kamis, 29 Sep 2022 09:21

ICMI Orwil Banten Serukan Kawal Pemilu 2024 Agar Jurdil

ICMI Orwil Banten Serukan Kawal Pemilu 2024 Agar Jurdil

Kamis, 29 Sep 2022 09:10

Survei: Recep Tayyip Erdogan Pemimpin Paling Populer Di Kalangan Orang Arab

Survei: Recep Tayyip Erdogan Pemimpin Paling Populer Di Kalangan Orang Arab

Rabu, 28 Sep 2022 21:50

Taliban Tandatangani Kesepakatan Dengan Rusia Untuk Pasok Minyak, Gas Dan Gandum Ke Afghanistan

Taliban Tandatangani Kesepakatan Dengan Rusia Untuk Pasok Minyak, Gas Dan Gandum Ke Afghanistan

Rabu, 28 Sep 2022 21:25

Syaikh Yusuf Al-Qaradhawi Wafat, Bukhori: Umat Islam Kehilangan Mujahid Dakwah

Syaikh Yusuf Al-Qaradhawi Wafat, Bukhori: Umat Islam Kehilangan Mujahid Dakwah

Rabu, 28 Sep 2022 20:49

Raja Salman Tunjuk Putra Sekaligus Pewarisnya Mohammed Bin Salman Sebagai Perdana Menteri Saudi

Raja Salman Tunjuk Putra Sekaligus Pewarisnya Mohammed Bin Salman Sebagai Perdana Menteri Saudi

Rabu, 28 Sep 2022 20:17

Kentut Setelah Selesai Wudhu’, Haruskah Mengulangi Wudhu’ Lagi?

Kentut Setelah Selesai Wudhu’, Haruskah Mengulangi Wudhu’ Lagi?

Rabu, 28 Sep 2022 17:47

Anggota Senior Pemerintahan Taliban Serukan Pembukaan Sekolah Untuk Anak Perempuan

Anggota Senior Pemerintahan Taliban Serukan Pembukaan Sekolah Untuk Anak Perempuan

Selasa, 27 Sep 2022 21:50

Israel Pasang Sistem Senjata Remot Kontrol Di Pos Pemeriksaan Di Hebron

Israel Pasang Sistem Senjata Remot Kontrol Di Pos Pemeriksaan Di Hebron

Selasa, 27 Sep 2022 20:43

Tunda Shalat Karena Ngantuk Berat, Berlaku Pada Shalat Fardhu?

Tunda Shalat Karena Ngantuk Berat, Berlaku Pada Shalat Fardhu?

Selasa, 27 Sep 2022 14:25

Rasa Takut yang Mendatangkan Kebahagiaan

Rasa Takut yang Mendatangkan Kebahagiaan

Selasa, 27 Sep 2022 12:46

KH Jeje Zaenudin Terpilih Ketum Persis, Ini Harapan Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang

KH Jeje Zaenudin Terpilih Ketum Persis, Ini Harapan Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang

Selasa, 27 Sep 2022 12:39

Innalillahi, Ulama Berpengaruh Syaikh Yusuf Al-Qaradawi Meninggal Dunia

Innalillahi, Ulama Berpengaruh Syaikh Yusuf Al-Qaradawi Meninggal Dunia

Senin, 26 Sep 2022 18:41

CIA Ungkap Model Rumah Tempat Persembunyian Pemimpin Al-Qaidah Syaikh Al-Zawahiri Di Afghanistan

CIA Ungkap Model Rumah Tempat Persembunyian Pemimpin Al-Qaidah Syaikh Al-Zawahiri Di Afghanistan

Senin, 26 Sep 2022 15:15

Akmal: Sekolah Pemikiran Islam Hadir Menyiapkan Individu Intelektual

Akmal: Sekolah Pemikiran Islam Hadir Menyiapkan Individu Intelektual

Senin, 26 Sep 2022 12:13


MUI

Must Read!
X