Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
12.519 views

JIL Mencela Ormas Terkait POP, #IndonesiaTanpaJIL: Ini Menarik!

JAKARTA (voa-islam.com)--Sementara Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah kompak mengkritisi Mendikbud Nadiem Makarim lantaran memberikan dana bantuan kepada Tanoto dan Sampoerna, Saidiman Ahmad, salah seorang eksponen Jaringan Islam Liberal (JIL), justru menyatakan pandangan yang sebaliknya. Hal itu dinyatakannya dalam cuitan melalui akun Twitternya pada hari Rabu (29/07) silam.

Melalui akun pribadinya, Saidiman Ahmad menulis: “Kalau Tanoto dan Sampoerna Foundation memang layak dapat dana pemerintah untuk inovasi pendidikan, kenapa tidak? Bukankah itu memang melalui seleksi objektif yang melibatkan pihak independen?”

Tidak cukup dengan menyatakan pandangannya yang berlawanan dengan kedua ormas Islam besar tersebut, Saidiman bahkan melancarkan kritik yang sangat tajam dalam cuitan yang sama.

“Negara ini kacau, salah satunya karena tersandera Ormas yang merasa sangat berjasa,” demikian tulis Saidiman.

Sebelumnya, Muhammadiyah dan NU kompak memutuskan keluar dari Program Organisasi Penggerak (POP). Keduanya sama-sama mengkritik berbagai ketidakjelasan dalam konsep POP yang dibuat oleh Kemendikbud. Sebelumnya, kritik atas pemberian dana bantuan kepada Tanoto dan Sampoerna sudah dinyatakan oleh banyak pihak.

Akmal Sjafril, aktivis #IndonesiaTanpaJIL (ITJ), menyatakan bahwa perkembangan kali ini sangat menarik, sebab tidak biasanya JIL atau eksponennya mengambil sikap sangat bertentangan dengan kedua ormas Islam terbesar itu.

“Biasanya, para pengusung Islam liberal tidak mau berhadapan secara frontal dengan NU atau Muhammadiyah. Karena itu, apa yang dilakukan oleh Saidiman kali ini memang menarik untuk dicermati,” ujar penulis sejumlah buku yang menyerang pemikiran Islam liberal ini.

Tidak hanya membangkitkan rasa penasaran, ungkapan Saidiman itu juga dinilai sudah kelewatan. “Saidiman menimpakan kesalahan pada ormas yang dianggapnya merasa sangat berjasa sehingga berusaha melakukan intervensi. Memang tidak ada nama yang disebutkan, tapi semua orang tahu bahwa ormas yang pertama-tama keluar dari POP adalah Muhammadiyah dan NU. Saya rasa Saidiman perlu mengklarifikasi maksud cuitannya, karena jelas keterlaluan jika meragukan kontribusi kedua ormas besar Islam itu terhadap negeri ini,” tandas Akmal.

Tidak lama setelah menyampaikan cuitan tersebut, Saidiman pun menerima banyak komentar negatif dari para warganet.*[Ril/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News

MUI

Must Read!
X