Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.670 views

Dipaksa Teken Pakta Integritas, Mahasiswa di Persimpangan Jalan?

 

Oleh: Ummu Azka

Ada yang baru pada penerimaan mahasiswa UI tahun ajaran baru 2020/2021. Seluruh mahasiswa baru (maba) diharuskan menandatangani pakta integritas, sebuah klausul yang meminta mahasiswa untuk tidak terlibat agenda selain perkuliahan. Secara rinci klausul dalam pakta integritas melarang mahasiswa untuk terlibat politik praktis yang mengganggu kestabilan dalam negeri.

Menanggapi hal tersebut, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI melalui ketuanya, Fajar Adi Nugroho menentang pakta integritas untuk maba karena dianggap akan mengekang pendapat mahasiswa.

Menurutnya hal ini menjadi kontra produktif karena pada pakta tertulis mahasiswa menyetujui poin di dalamnya dan tanpa paksaan. Tak hanya itu, BEM UI juga menyoroti sejumlah poin dalam pakta integritas tersebut. Antara lain, aturan mahasiswa tidak boleh terlibat dalam politik praktis yang mengganggu tatanan akademik dan bernegara, tidak boleh melakukan kegiatan kelompok yang tidak mendapat izin resmi pimpinan fakultas atau kampus, dan sebagainya.(cnnindonesia.com)

Sementara itu, pihak UI masih membantah bahwa pakta integritas yang diharuskan bagi maba adalah resmi dari kampus. Meski kemudian, pernyataan tersebut terbantahkan dengan fakta bahwa dokumen tersebut dilengkapi materai, dan dibawa oleh panitia ospek maba UI yang secara ideal merupakan perwakilan resmi dari kampus.

Dosen ilmu politik UI, Reni Suwarso Darmono menulis dalam situs beritasatu.com bahwa penandatanganan pakta integritas ini merupakan komitmen pimpinan UI yang mendukung arahan Presiden untuk mempersiapkan SDM unggul yang memiliki kepribadian Indonesia dan siap mengamalkan Pancasila. Membumikan konsep Kampus Merdeka-nya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Sebuah bantahan yang cukup meyakinkan dari pihak internal UI.

Pakta integritas yang harus ditandangani mahasiswa memiliki aroma kuat sekularisasi di kalangan mahasiwa. Terdapat beberapa pasal multi tafsir sehingga bisa dipelintir sesuai tekanan pihak tertentu. Contohnya adalah pasal 10 dan 11 yang mencantumkan larangan bagi mahasiswa mengikuti pengkaderan serta kegiatan kegiatan yang tidak tercatat secara resmi di kampus. Hal tersebut dikuatkan oleh Reni Suwarso Darmono yang mengatakan bahwa pakta integritas merupakan sebuah upaya untuk menjauhkan mahasiswa dari gerakan fundamentalis.

Diungkapnya, sebelumnya mahasiswa baru banyak diperebutkan untuk dikader oleh banyak kelompok/ organisasi yang memiliki afiliasi paham tertentu dan menjadi sayap organisasi/ partai tertentu (walaupun hal ini tidak permah diakui secara resmi). Bahkan dirinya memandang  Pakta Integritas ini juga menjamin adanya demarkasi (batas pemisah), mengingat di masa lalu, kampus UI (dan juga kampus lain) menjadi persemaian jaringan fundamentalisme, gerakan tarbiyah kemudian mendominasi Badan Eksekutif Mahasiswa. Mereka banyak dibina oleh dosen-dosen lulusan Perguruan Tinggi di Timur Tengah dan sempalan binaan intelejen.

Ungkapan jujur Dosen ilmu Politik UI tersebut seolah menyibak tirai keraguan yang selama ini mengahalangi samarnya arah pendidikan negeri.

Sejak awal berkuasa, rezim dan perangkat kementrian sudah menunjukkan sentimen anti Islam. Di bidang pendidikan sendiri, beberapa kebijakan kontroversial yang lahir diantaranya : konsep merdeka belajar yang sarat aroma liberalisme. Selain itu, penghapusan beberapa ajaran Islam dalam muatan kurikulum madrasah. Yang tak kalah penting adalah sanksi ketat bagi para guru yang menyebarkan konten dakwah islam kaffah yang dianggap anti NKRI.

Kini, arogansi anti Islam kembali ditampakkan rezim melalui kebijakan pakta integritas bagi mahasiwa baru.

Mahasiswa dan Pemikiran Islam

Mahasiswa sering dijuluki agent of change. Keberadaannya diharapkan menjadi pion penggerak perubahan. Dari kondisi tidak baik kepada keadaan yang lebih baik. Fungsi penting mahasiwa ini meniscayakan dirinya memiliki skill aplikatif dalam melakukan perubahan di tengah tengah masyarakat. Selain unggul dalam kompetensi keilmuan, mahasiswa juga harus cakap dan peka terhadap problematika yang terjadi di masyarakat, memiliki rasa peduli yang tinggi, serta sanggup memberikan solusi yang dibutuhkan masyarakat. Bukan malah sebaliknya, mahasiswa hanya pintar secara akademik, namun tak memiliki kepekaan terhadap sekitar. Diperlukan pembinaan khusus agar mahasiswa memiliki kepribadian cemerlang dari sisi pemikirian dan juga perilaku.

Pemikiran Islam yang tumbuh subur di kampus sangat diperlukan sebagai pendampingan bagi para mahasiswa. Iklim sekulerisme yang kini mewarnai kehidupan,  mempengaruhi banyak orang tak terkecuali para kaum terdidik dan intelektual. Beberapa kasus kriminalitas yang melibatkan mahasiswa berprestasi merupakan contoh bahwa prestasi akademik tak menjadi jaminan seseorang akan berguna dalam kehidupan. Harus ada semacam prinsip yang akan memagarinya agar tetap berjalan di atas kebenaran. Standar hakiki itu adalah Islam. Karenanya memelihara kondisi kampus dengan tetap menghadirkan kegiatan ekstra kampus bernuansa islam justru menjadi benefit tersendiri bagi dunia akademik. Akan ada semacam kontribusi positif dari organisasi tersebut dengan membina kepribadian serta pemikiran mahasiswa. Sehingga beban kampus untuk mengontrol pengasuhan mahasiswa selama menjadi anak didiknya bisa lebih ringan.

Sementara itu, dalam dokumen pakta integritas terdapat beberapa pasal yang multitafsir dan mengarah kepada upaya menjauhkan mahasiswa dari pembinaan Islam, merupakan sebuah konspirasi jahat yang telah merasuki dunia pendidikan. Kekhawatiran ini berasal dari para kapitalis sekuler yang memiliki kepentingan atas negeri muslim. Mereka sadar, islam akan membuat para mahsiswa bersuara saat mendapatkan ketidakadilan. Mereka pun tahu jika islam yang akan menggerakkan mahasiwa untuk selalu peduli terhadap pemerintah dengan cara mengoreksi setiap kebijakannya.

Karenanya kebijakan pakta integritas ini layak untuk ditolak. Penerapannya akan membuat iklim kampus menjadi beku dan otoriter. Membuat mahasiswa terbungkam dan pemikiran islam terpinggirkan.

Sebagai penggerak perubahan dan arsitek peradaban, mahasiswa sebagai perwakilan kaum muda diharapkan perannya dalam kehiduoan. Tak hanya sebagai pelaku akademis, namun juga mereka dinanti untuk perbaikan sistemis. Terlebih saat ini ketika kerusakan telah menyebar di semua lini kehidupan, mahasiswa menjadi salah satu harapan bagi sebuah negeri agar masa depan bisa cerah kembali.

Tergeraknya mahasiswa menjadi sosok harapan akan terwujud jika mereka memiliki pola pikir dan pola sikap yang islami.  Terwujud dalam sebuah kepribadian khas yang menuntun mereka kepada tindakan yang bermanfaat bagi umat.

Berkaca pada generasi terdahulu, betapa banyak peran kaum muda dalam lintasan sejarah dunia, dipelopori oleh para pemuda islam. Adalah Abdurrahman Annashir, pemuda berusia 22 tahun yang berhasil memimpin daulah Umayyah kala itu. Berhasil menghentikan pertikaian di Andalusia serta membangkitkan ilmu sains di kota tersebut, merupakan beberapa keberhasilan yang pernaih diraih.

Dunia juga mengenal sosok muda nan tangguh, Muhammad Al Fatih. Ditempa sejak dini oleh para ulama terkemuka pada masanya, Alfatih muda memiliki banyak keistimewaan. Hafal Alquran serta berbagai macam keilmuwan, mencakup ilmu islam dan kemiliteran. Keteguhannya kepada bisyarah Rasulullah telah menjadi kekuatan untuk menaklukan konstantinopel. Sebuah kota yang sulit ditaklukan sebelumnya.

Demikianlah islam mencetak pemuda menjadi sosok berilmu disertai keimanan yang kokoh. Kombinasi yang apik dari keduanya akan membuat pemuda memiliki kontribusi nyata dalam peradaban, bukan sekadar generasi di persimpangan jalan. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Asosiasi Muslim Kanada Luncurkan Situs Web Baru Untuk Perangi Islamofobia

Asosiasi Muslim Kanada Luncurkan Situs Web Baru Untuk Perangi Islamofobia

Jum'at, 03 Dec 2021 21:15

Ilmuan Temukan Area Pertempuran Mohacs Di Hungaria

Ilmuan Temukan Area Pertempuran Mohacs Di Hungaria

Jum'at, 03 Dec 2021 20:45

Menko Polhukam Dijadwalkan Menjadi Narasumber di Muktamar IV Wahdah Islamiyah

Menko Polhukam Dijadwalkan Menjadi Narasumber di Muktamar IV Wahdah Islamiyah

Jum'at, 03 Dec 2021 16:24

Rusia Peringatkan 'Skenario Mimpi Buruk' Dari Konfrontasi Militer Di Eropa

Rusia Peringatkan 'Skenario Mimpi Buruk' Dari Konfrontasi Militer Di Eropa

Jum'at, 03 Dec 2021 16:15

Pengadilan Akhirnya Izinkan Saif Al-Islam Khadafi Ikut Pencalonan Dalam Pilpres Libya

Pengadilan Akhirnya Izinkan Saif Al-Islam Khadafi Ikut Pencalonan Dalam Pilpres Libya

Jum'at, 03 Dec 2021 15:15

Miras di Indonesia dan Cara Islam Memberantasnya

Miras di Indonesia dan Cara Islam Memberantasnya

Jum'at, 03 Dec 2021 14:53

Iman, Tak Kasat Mata Tapi Terasa Ada

Iman, Tak Kasat Mata Tapi Terasa Ada

Jum'at, 03 Dec 2021 14:42

Politisi PKS: Tak Impor Beras tahun 2021, Presiden Jokowi Kembali Lakukan Kebohongan Publik

Politisi PKS: Tak Impor Beras tahun 2021, Presiden Jokowi Kembali Lakukan Kebohongan Publik

Jum'at, 03 Dec 2021 09:16

Warga Jakarta Berlimpah Subsidi

Warga Jakarta Berlimpah Subsidi

Jum'at, 03 Dec 2021 08:54

Membangun Visi Pendidikan yang Benar

Membangun Visi Pendidikan yang Benar

Jum'at, 03 Dec 2021 08:39

Tak Sekadar Lolos ke Senayan, Partai Gelora Targetkan Menang Pemilu 2024

Tak Sekadar Lolos ke Senayan, Partai Gelora Targetkan Menang Pemilu 2024

Jum'at, 03 Dec 2021 08:22

Menilik Makna Ahlul Sunah Wal Jamaah Anti Radikalisme

Menilik Makna Ahlul Sunah Wal Jamaah Anti Radikalisme

Kamis, 02 Dec 2021 15:21

Pornografi Menghantui Generasi, Sampai Kapan?

Pornografi Menghantui Generasi, Sampai Kapan?

Kamis, 02 Dec 2021 15:03

Jurnalis Sebut Media Lakukan Bias dalam Pemberitaan Penjajahan Israel di Palestina

Jurnalis Sebut Media Lakukan Bias dalam Pemberitaan Penjajahan Israel di Palestina

Kamis, 02 Dec 2021 12:24

Pasukan Iran Terlibat Pertempuran Sengit Dengan Taliban Di Perbatasan

Pasukan Iran Terlibat Pertempuran Sengit Dengan Taliban Di Perbatasan

Kamis, 02 Dec 2021 12:15

Taliban Dan Junta Militer Myanmar Tidak Diizinkan Di PBB Untuk Saat Ini

Taliban Dan Junta Militer Myanmar Tidak Diizinkan Di PBB Untuk Saat Ini

Kamis, 02 Dec 2021 10:27

MUI Teken MoU Pembangunan RSIH dengan Wali Kota Hebron

MUI Teken MoU Pembangunan RSIH dengan Wali Kota Hebron

Kamis, 02 Dec 2021 02:14

Sederet Manfaat Olahraga Bagi Lansia

Sederet Manfaat Olahraga Bagi Lansia

Rabu, 01 Dec 2021 23:07

Harga Minyak Goreng Kian Melambung, Politisi PKS: Rakyat Berkabung

Harga Minyak Goreng Kian Melambung, Politisi PKS: Rakyat Berkabung

Rabu, 01 Dec 2021 22:27

Dukung Anies, Elektabilitas Nasdem Naik

Dukung Anies, Elektabilitas Nasdem Naik

Rabu, 01 Dec 2021 19:26


MUI

Must Read!
X