Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.078 views

Investasi Amerika di Indonesia, Kedok Adanya Intervensi Asing?

 

Oleh: Dian Puspita Sari

Pasca kemerdekaan RI, perjuangan bangsa ini belum usai. Indonesia belum sepenuhnya merdeka dan berdaulat. Kemiskinan, kebodohan, dan berbagai tindak kezaliman dalam semua lini  kehidupan masih melanda bumi pertiwi. Di balik semua itu, ada intervensi asing yang sudah puluhan tahun mengelayuti negeri ini.

Kabar terbaru, Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo berkunjung ke Indonesia dalam rangka misi politik luar negeri AS di negara dunia ketiga. Termasuk Indonesia. Salah satu misi kunjungannya kali ini berkaitan dengan investasi AS di Indonesia. 

Dalam pertemuannya dengan Menlu RI, Menlu RI Retno Marsudi mengundang investor AS untuk menanamkan investasi di Kepulauan Natuna. Pernyataan tersebut disampaikannya kepada Menlu AS saat berkunjung ke Indonesia.

"Saya mendorong pebisnis AS untuk berinvestasi lebih banyak di Indonesia, termasuk untuk proyek-proyek di pulau terluar Indonesia, seperti Pulau Natuna," ujarnya dalam konferensi pers, Kamis 29 Oktober 2020 lalu. (galamedia.pikiran-rakyat.com, 1/11/2020)

Dari hasil pertemuan diplomatik kedua menteri luar negeri ini, kita merasakan kelemahan politik luar negeri Indonesia di hadapan pemerintah AS sebagai negara "super power".

Prinsip "bebas aktif" politik luar negeri yang selama ini diklaim pemerintah Indonesia, nyata menunjukkan kepasifan pemerintah dalam mempertahankan kedaulatannya dari intervensi negara asing.

Pada saat yang sama, AS dikenal dunia  sebagai "trouble maker", negara besar yang sejak dulu gemar bikin onar. Di manapun ada konflik, di sana ada AS dengan banyak kepentingan terselubungnya, dari Timur Tengah hingga Asia Tenggara. Dalih intervensinya adalah proses demokratisasi dunia.

AS juga menjadi promotor utama "Perang Melawan Terorisme dan Radikalisme" di dunia. Akibatnya, umat manusia termasuk kaum muslimin terjangkiti Islamophobia. Tak terbilang jumlah ulama dan aktivis dakwah Islam di dunia yang dikriminalisasi dan difitnah secara keji, sejalan dengan fitnah terhadap Islam.

Lantas, layakkah negara berpredikat muslim terbesar seperti Indonesia melakukan kerjasama investasi dengan negara kafir yang terkategori "muhariban fi'lan" ini?

Hukum Menjali Kerjasama dengan Negara Asing

Dalam menyikapi masalah apapun, hendaknya kaum muslimin mengembalikan seluruh solusi masalahnya kepada hukum Allah.

Allah Swt. berfirman,

فَإِن تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّـهِ وَالرَّسُولِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّـهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا ﴿٥٩﴾

“Maka jika kalian berselisih pendapat tentang satu masalah maka kembalikanlah kepada Allah dan kepada RasulNya jika kalian benar-benar beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan hari akhir. Yang demikian itu adalah lebih baik dan akibatnya pun juga lebih baik.” (QS. An-Nisa[4]: 59)

Termasuk masalah jalinan  kerjasama dengan negara yang memusuhi Islam dan umatnya.

Allah Swt. berfirman,

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا لَا تَـتَّخِذُوا الَّذِيۡنَ اتَّخَذُوۡا دِيۡنَكُمۡ هُزُوًا وَّلَعِبًا مِّنَ الَّذِيۡنَ اُوۡتُوا الۡكِتٰبَ مِنۡ قَبۡلِكُمۡ وَالۡـكُفَّارَ اَوۡلِيَآءَ‌ ۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَ اِنۡ كُنۡتُمۡ مُّؤۡمِنِيۡنَ

"Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menjadikan pemimpinmu orang-orang yang membuat agamamu jadi bahan ejekan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi kitab sebelummu dan orang-orang kafir (orang musyrik). Dan bertakwalah kepada Allah jika kamu orang-orang beriman." (QS. al-Maidah [5] : 57)

Dari sini jelas, Allah mengharamkan jalinan kerjasama antara kaum muslimin  dengan orang-orang kafir yang memusuhi Islam.

Terkait investasi asing yang  marak dilakukan negara-negara asing di Indonesia, Islam sangat mewaspadainya.

Lalu, bagaimana Islam mengatur penanaman modal asing (investasi asing)?

Investasi dalam sistem Demokrasi sekuler merupakan jalan bagi negeri-negeri kapitalis untuk mengokohkan hegemoni mereka atas negeri-negeri terjajah. Terutama jika investasi tersebut berada di sektor strategis dan vital. Seperti pengelolaan sumber daya alam (SDA). Investasi semacam ini tidak membawa kebaikan kepada rakyat.

Sebaliknya, hanya menguntungkan negara kapitalis seperti AS. Secara tidak langsung, investasi pada sektor ini menyebabkan negara tidak berdaulat.

Maka Islam membatasi hubungan diplomatiknya pada negara-negara yang tidak terkategori memusuhi Islam.

Adapun terkait investasi, Islam mengaturnya sebagai berikut:

• Investasi bukan pada sektor strategis dan vital.

• Investasi bukan pada sektor membahayakan, seperti pembalakan hutan, khamr (miras), ganja, ekstasi, dan lain-lain.

• Investasi hanya dibolehkan pada sektor yang dihalalkan Allah.

• Investasi bukan pada kepemilikan umum yang menguasai hajat hidup rakyat. 

• Investor asing bukan berasal dari negara yang memusuhi Islam.

Dalam Islam, kedaulatan berada di tangan as-Syari' (pembuat hukum), yakni Allah Swt dan syariat-Nya. 

Kedaulatan di tangan as-Syari' akan menjadikan suatu bangsa berdaulat, bebas dari intervensi negara asing dalam bentuk apapun. Kedaulatan bangsa  mustahil terwujud dalam sistem sekuler. Ia hanya terwujud dalam sistem hidup ilaahi yang mengayomi umat manusia.

Sistem Islam yang berdaulat ini akan :

- Menerapkan hukum-hukum Islam dan mengemban dakwah Islam ke seluruh penjuru dunia.

Termasuk : 

- Melaksanakan pengaturan terkait investasi asing di dalam negara Islam.

- Menutup celah dikte asing terhadap urusan hidup kaum muslimin dan warga negara Islam secara umum yang menjadi tanggung jawabnya.

- Menjadikan negara berdaulat hanya dengan menjadikan Islam sebagai "way of life" (jalan/pedoman hidup) dalam semua sendi kehidupan.

Kemandirian sistem ini dalam mengatur urusan politik dalam negeri dan politik luar negerinya sudah terbukti secara historis dilakukan oleh nabi Muhammad Saw. dan para khalifah sejak era kekhilafahan Khulafa'ur Rasyidin hingga kekhilafahan terakhir, Turki Utsmani. Wallahu a'lam bishawwab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Kamis, 04 Mar 2021 02:28

ICC Luncurkan Penyelidikan Atas Dugaan Kejahatan Israel Di Wilayah Palestina

ICC Luncurkan Penyelidikan Atas Dugaan Kejahatan Israel Di Wilayah Palestina

Rabu, 03 Mar 2021 22:22

Aliansi Anti-Islamofobia Prancis Serukan Demonstrasi Nasional Menentang RUU 'Anti-Ekstremis'

Aliansi Anti-Islamofobia Prancis Serukan Demonstrasi Nasional Menentang RUU 'Anti-Ekstremis'

Rabu, 03 Mar 2021 22:00

Serangan Roket Hantam Pangkalan Militer Koalisi Pimpinan AS di Baghdad Irak

Serangan Roket Hantam Pangkalan Militer Koalisi Pimpinan AS di Baghdad Irak

Rabu, 03 Mar 2021 19:45

Pejuang Sunni Baluchi Serang Kendaraan Pasukan Korps Pengawal Revolusi Syi'ah Iran

Pejuang Sunni Baluchi Serang Kendaraan Pasukan Korps Pengawal Revolusi Syi'ah Iran

Rabu, 03 Mar 2021 18:48

Mencabut Lampiran, Tipu untuk Menunda

Mencabut Lampiran, Tipu untuk Menunda

Rabu, 03 Mar 2021 15:56

Menyelisik Ilmu Jurnalistik yang Jarang Terusik

Menyelisik Ilmu Jurnalistik yang Jarang Terusik

Rabu, 03 Mar 2021 15:39

Miras, Di Tengah Kebutaan dan Kebisutulian

Miras, Di Tengah Kebutaan dan Kebisutulian

Rabu, 03 Mar 2021 13:08

Pemuda Persis: Perpres Miras Bertentangan dengan Sila Ketuhanan Yang Maha Esa

Pemuda Persis: Perpres Miras Bertentangan dengan Sila Ketuhanan Yang Maha Esa

Rabu, 03 Mar 2021 13:00

Legalisasi Investasi Miras Mengundang Murka Allah?

Legalisasi Investasi Miras Mengundang Murka Allah?

Rabu, 03 Mar 2021 12:36

Ke mana Ya Pak Kai Ma'ruf Amin?

Ke mana Ya Pak Kai Ma'ruf Amin?

Rabu, 03 Mar 2021 12:00

Fraksi PKS Apresiasi Pembatalan Aturan Legalisasi Industri Miras

Fraksi PKS Apresiasi Pembatalan Aturan Legalisasi Industri Miras

Rabu, 03 Mar 2021 07:46

Lampiran Perpres Miras Dicabut, MUI: Momentum Kaji Ulang Seluruh Regulasi yang Destruksi

Lampiran Perpres Miras Dicabut, MUI: Momentum Kaji Ulang Seluruh Regulasi yang Destruksi

Rabu, 03 Mar 2021 07:12

Masalah Pengelolaan Wakaf dari Berbagai Negara

Masalah Pengelolaan Wakaf dari Berbagai Negara

Rabu, 03 Mar 2021 07:04

Kementerian Kesehatan Saudi: Umat Islam Yang Ingin Menunaikan Haji Tahun Ini Harus Divaksin COVID-19

Kementerian Kesehatan Saudi: Umat Islam Yang Ingin Menunaikan Haji Tahun Ini Harus Divaksin COVID-19

Selasa, 02 Mar 2021 19:05

Turki Buka Kembali Sebagian Besar Restoran dan Sekolah

Turki Buka Kembali Sebagian Besar Restoran dan Sekolah

Selasa, 02 Mar 2021 18:35

279 Siswi Nigeria Yang Diculik 'Bandit' Dari Sekolah Asrama Di Zamfara Telah Dibebaskan

279 Siswi Nigeria Yang Diculik 'Bandit' Dari Sekolah Asrama Di Zamfara Telah Dibebaskan

Selasa, 02 Mar 2021 17:45

Rusia Tarik Pasukan Dari Kota Saraqib Untuk Lindungi Tentaranya Dari Serangan Jihadis

Rusia Tarik Pasukan Dari Kota Saraqib Untuk Lindungi Tentaranya Dari Serangan Jihadis

Selasa, 02 Mar 2021 17:05

Pembunuhan Khashoggi Halangi Jalan Mohammed Bin Salman Menuju Tahta Kerajaan Saudi

Pembunuhan Khashoggi Halangi Jalan Mohammed Bin Salman Menuju Tahta Kerajaan Saudi

Selasa, 02 Mar 2021 16:35

Legalisasi Miras: Apa Kabar Kiyai Ma’ruf Amin?

Legalisasi Miras: Apa Kabar Kiyai Ma’ruf Amin?

Selasa, 02 Mar 2021 07:48


MUI

Must Read!
X

Rabu, 03/03/2021 15:56

Mencabut Lampiran, Tipu untuk Menunda