Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
13.796 views

Menyingkap Fakta Busuk di Balik Kebijakan e-KTP Transgender

 

Oleh: Hana Annisa Afriliani,S.S

Rupanya negeri ini tak pernah luput dari kontroversi. Seperti baru-baru ini, Kementerian Dalam Negeri membuat kebijakan yang menuai kontroversi, yakni e-KTP bagi transgender. Adapun hal yang melatari terbitnya kebijakan tersebut adalah adanya fakta banyaknya transgender yang tidak memiliki dokumen kependudukan. Akibatnya mereka kesulitan dalam mengurus administrasi layanan publik, seperti BPJS, bantuan sosial, dll.

Adapun hingga saat ini Kemendagri telah mengantongi 112 data transgender di Jabodetabek, sebagai langkah awal Kemendagri membantu membuatkan e-KTP bagi mereka.  Meski di kolom e-KTP nantinya tidak ada jenis kelamin transgender, yang ada hanyalah laki-laki dan perempuan, namun nantinya kaum transgender akan dituliskan jenis kelaminnya berdasarkan hasil keputusan pengadilan. Jika belum ada putusan, maka kolom jenis kelamin akan dikosongkan.

Beberapa kalangan pun mengapresiasi kebijakan tersebut karena dinilai baik untuk meminimalisasi diskriminasi terhadap kaum transgender. Hal tersebut sebagaimana diungkapkan oleh Direktur Setara Institute, Halili Hasan, dalam menyikapi kebijakan Kemendagri. (Tempo.co/26-04-2021)

Apalagi dari komunitas kaum transgender tentu sangat mengapresiasi kebijakan pemerintah tersebut. Sebagaimana dilansir oleh Jawapos.com (26-04-2021), bahwa Tim Advokasi Penanganan Kasus Komunitas Arus Pelangi, Echa Waode mengapresiasi kebijakan Kemendagri. Kebijakan itu tidak terlepas dari upaya pihaknya bersama komunitas lain saat beraudiensi dengan Kemendagri pekan lalu.

Namun demikian, kita tidak boleh terjebak semata dari sisi kemanusiaannya saja, melainkan kita wajib menelusuri lebih dalam tentang kebijakan tersebut. Apa saja fakta busuk di balik kebijakan e-KTP bagi transgender?

Transgender, Fitrah atau Salah Kaprah?

Transgender merupakan bagian dari kelompok LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender) atau sering juga disebut sebagai Kaum Pelangi. Transgender sendiri merupakan seseorang yang merasa identitas gendernya berbeda dengan jenis kelamin yang dia bawa ketika lahir. Kamudian transgender ini bisa menjadi transeksual, yakni mengubah alat kelaminnya dengan alat kelamin yang berlawanan dengan yang dimiliki melalui tindakan operasi.

Adapun di tengah masyarakat yang mengadopsi nilai-nilai liberal hari ini, sebagian masyarakat masih mengganggap bahwa hal tersebut merupakan bagian dari Hak Asasi Manusia yang wajib dihargai dan dilindungi. Bahkan pelakunya mengklaim bahwa hal tersebut merupakan bagian dari fitrah yang diberikan Sang Maha Pencipta, tak bisa ditolak. Padahal benarkah trangender itu bagian dari fitrah atau ketetapan Allah atas manusia?

Jelas hal tersebut merupakan pernyataan yang mengada-ngada dan tidak dilandasi oleh dalil syari. Karena sejatinya Allah Swt telah menciptakan manusia dengan kesempurnaannya. Ada laki-laki dan ada perempuan Tidak ada istilah perempuan yang terjebak di tubuh laki-laki sehingga harus ganti kelamin. Hal tersebut tentu saja hanya akal-akalan mereka demi melegalkan perbuatannya.

Dalam fiqih Islam ada istilah khuntsa, yakni seseorang yang dilahirkan dengan memiliki kelamin ganda (hermaprodit). Jadi, sejak lahir dia memiliki dua alat kelamin, yakni alat kelamin laki-laki dan alat kelamin perempuan. Namun tentu saja jumlahnya sangat sedikit di dunia ini. Dalam Islam, khuntsa dihukumi sebagai qodho Allah atau ketetapan Allah, maka jelas keberadaan khuntsa tak boleh dijauhi atau dibully melainkan harus ditolong.

Dengan kecanggihan ilmu kedokteran, seorang khuntsa dapat melakukan operasi dalam rangka menetapkan salah satu jenis kelamin di antara dua alat kelamin yang ada. Adapun penetapan tersebut didasarkan pada kecenderungan yang lebih dominan darinya, misalnya jika dia mendapatkan menstruasi berarti ditetapkan bahwa dia seorang perempuan. Oleh karena itu, penetapan jenis kelamin bagi seorang khuntsa harus juga ditopang dengan pemeriksaan medis yang memadai.

Sangat jelas bahwa fakta tentang khuntsa sangat berbeda dengan transgender saat ini. Kaum trasngender sudah ditetapkan oleh Allah jenis kelaminnya sejak lahir, namun mereka menginginkan jenis kelamin yang berlawanan.  Oleh karena itu, transgender merupakan bentuk penyimpangan orientasi seksual yang dilaknat oleh Allah Swt.

Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu anhuma, dia berkata: “Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki” [HR. Al-Bukhâri, no. 5885; Abu Dawud, no. 4097; Tirmidzi, no. 2991]

Bahkan Rasulullah Saw memerintahkan untuk mengusir para transgender untuk diusir dari wilayah tempat tinggalnya. Dari Ibnu Abbas, dia berkata: “Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat laki-laki yang bergaya wanita dan wanita yang bergaya laki-laki”. Dan beliau memerintahkan, “Keluarkan mereka dari rumah-rumah kamu”. Ibnu Abbas berkata:  Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengeluarkan Si Fulan, Umar telah mengeluarkan Si Fulan. [HR. Al-Bukhâri, no. 5886; Abu Dawud, no. 4930; Tirmidzi, no. 2992]

Jangankan sampai mengganti kelamin lewat operasi, bergaya atau berpenampilan menyerupai lawan jenis saja dilaknat oleh Allah Swt. Sebagaimana sabda Rasulullah Saw,

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu , bahwa Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat laki-laki yang memakai pakaian wanita, begitu pula wanita yang memakai pakaian laki-laki” (HR. Ahmad, no. 8309; Abu Dawud, no. 4098; Nasai dalam Sunan al-Kubra, no. 9253)

Jadi, jelaslah bahwa transgender bukanlah fitrah melainkan pemahaman yang salah kaprah. Beginilah akibat dari merasuknya sekularisme ke benak umat, timbangan atas perbuatan bukan lagi syariat Islam melainkan akal manusia semata.

Menyingkap Fakta di Balik Ide 

Adanya kebijakan e-KTP bagi transgender sesungguhnya semakin menunjukkan bahwa pemerintah berupaya melegislasi atau mengakui eksistensi mereka di ranah publik. Hal tersebut tidak terlepas dari adanya sistem liberal yang menaungi negeri ini. Liberalisme meniscayakan kebebasan dalam segala aspeknya, termasuk soal gender. Dalam kacamata liberal, seseorang bebas memilih sesuatu yang diinginkannya, tak boleh ada yang mengekang. Negara pun harus memfasilitasi keberadaan mereka lewat berbagai kebijakan yang ada sebagai wujud perlindungan atas Hak Asasi Manusia.

Jika demikian adanya, jelaslah betapa negeri ini semakin jauh dari harapan baldatun toyyibatun wa robbun goffur. Karena sejatinya apa yang menjadi kebijakan pemerintah saat ini banyak menyimpangi syariat Islam. Padahal Islam merupakan sistem hidup yang sempurna, jika saja diterapkan dalam institus negara niscaya akan terwujud masyarakat yang mulia dan beradab. Wallahu’alam bi shawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Innalillahi, Ulama Berpengaruh Syaikh Yusuf Al-Qaradawi Meninggal Dunia

Innalillahi, Ulama Berpengaruh Syaikh Yusuf Al-Qaradawi Meninggal Dunia

Senin, 26 Sep 2022 18:41

CIA Ungkap Model Rumah Tempat Persembunyian Pemimpin Al-Qaidah Syaikh Al-Zawahiri Di Afghanistan

CIA Ungkap Model Rumah Tempat Persembunyian Pemimpin Al-Qaidah Syaikh Al-Zawahiri Di Afghanistan

Senin, 26 Sep 2022 15:15

Akmal: Sekolah Pemikiran Islam Hadir Menyiapkan Individu Intelektual

Akmal: Sekolah Pemikiran Islam Hadir Menyiapkan Individu Intelektual

Senin, 26 Sep 2022 12:13

Ramai-Ramai Menjegal Anies dengan Politik Identitas

Ramai-Ramai Menjegal Anies dengan Politik Identitas

Senin, 26 Sep 2022 08:23

KH Jeje Zaenudin Terpilih sebagai Ketua Umum PP Persis 2022-2027

KH Jeje Zaenudin Terpilih sebagai Ketua Umum PP Persis 2022-2027

Senin, 26 Sep 2022 07:53

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

Senin, 26 Sep 2022 07:47

Ketum PP PERSISTRI: Imbangi Melek Teknologi dengan Pondasi Agama yang Kuat

Ketum PP PERSISTRI: Imbangi Melek Teknologi dengan Pondasi Agama yang Kuat

Senin, 26 Sep 2022 06:02

Pendiri Drone Emprit Minta Jokowi Bentuk Lembaga Otoritas PDP seperti KPK

Pendiri Drone Emprit Minta Jokowi Bentuk Lembaga Otoritas PDP seperti KPK

Ahad, 25 Sep 2022 22:29

Di Muktamar XVI, Ridwan Kamil Dukung Dakwah PERSIS di Jawa Barat

Di Muktamar XVI, Ridwan Kamil Dukung Dakwah PERSIS di Jawa Barat

Ahad, 25 Sep 2022 22:25

Dewan Jenderal dan Dewan Kopral

Dewan Jenderal dan Dewan Kopral

Ahad, 25 Sep 2022 22:20

Muktamar XVI PERSIS dan XIII PERSISTRI Resmi Digelar

Muktamar XVI PERSIS dan XIII PERSISTRI Resmi Digelar

Ahad, 25 Sep 2022 22:15

7 Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab Di Pangkalan Militer Somalia Di Mogadishu

7 Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab Di Pangkalan Militer Somalia Di Mogadishu

Ahad, 25 Sep 2022 21:45

Ukraina Sebut Rusia Kembali Serang Kota Pelabuhan Odessa Dengan Drone Kamikaze Iran

Ukraina Sebut Rusia Kembali Serang Kota Pelabuhan Odessa Dengan Drone Kamikaze Iran

Ahad, 25 Sep 2022 21:30

Putin Tandatangani Dekrit Yang Memperberat Hukuman Bagi Yang Melarikan Diri Dari Wajib Militer Rusia

Putin Tandatangani Dekrit Yang Memperberat Hukuman Bagi Yang Melarikan Diri Dari Wajib Militer Rusia

Ahad, 25 Sep 2022 20:30

KLA (Kota Ramah Anak), Sekadar Predikat atau Solusi Tuntas?

KLA (Kota Ramah Anak), Sekadar Predikat atau Solusi Tuntas?

Ahad, 25 Sep 2022 16:31

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

Ahad, 25 Sep 2022 14:15

Nabi Khong Zi dan Kyai Pewaris Nabi

Nabi Khong Zi dan Kyai Pewaris Nabi

Ahad, 25 Sep 2022 13:48

Batubara; Makmurkan Korporat, Melaratkan Rakyat

Batubara; Makmurkan Korporat, Melaratkan Rakyat

Ahad, 25 Sep 2022 11:13

Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Sabtu, 24 Sep 2022 23:29

KEPPRES Kontroversial Jokowi

KEPPRES Kontroversial Jokowi

Sabtu, 24 Sep 2022 21:39


MUI

Must Read!
X