Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
12.527 views

Pajak Sembako dan Pendidikan, Wujud Kezaliman Negara

 

Oleh: Khusnul Khotimah, SP.

Sudah jatuh tertimpa tangga pula.  Peribahasa ini sepertinya tepat untuk menggambarkan kondisi rakyat Indonesia saat ini. Dampak dari pandemi Covid-19 sangat keras memukul perekonomian rakyat.  Ditengah perjuangan bergelut dengan kesulitan ekonomi, ternyata pemerintah malah akan menerapkan kebijakan pemungutan pajak penambaham nilai (PPN) sebesar 12% pada sejumlah barang dan jasa yang selama ini tidak dikenai pajak.  Kondisi ini tentu akan semakin menambah berat penderitaan rakyat Indonesia.

Seperti yang telah diberitakan di Kumparan, Rabu  9 Juni 2021, pemerintah merencanakan akan mengenakan pajak penambahan nilai ( PPN) pada sejumlah barang dan jasa tertentu.  Untuk kategori barang, pemerintah akan mengenakan PPN pada kelompok bahan kebutuhan pokok atau sembako dan hasil pertambangan yang sebelumnya masih bebas pajak.  Sementara untuk kategori jasa, pemerintah akan mengenakan PPN pada 11 kelompok jasa, yang saat ini masih bebas PPN, salah satunya yaitu jasa pendidikan sekolah.

Pajak Sumber Pendapatan Utama di Indonesia

Sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa negara kita Indonesia menganut sistem pemerintahan Kapitalisme yang diikuti dengan penerapan sistem ekonomi Kapitalis. Mengacu pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003, pendapatan negara diperoleh Pemerintah dengan memberi wewenang ke Menteri Keuangan buat melakukan pemungutan sebagaimana yang telah diatur dalam undang-undang. Sumber pendapatan negara prosentase terbesar bertumpu pada penerimaan pajak, sehingga pemerintah terus menyasar obyek- obyek yang akan dikenakan pajak.

Penerimaan pajak tahun 2020 diperkirakan 15 persen lebih rendah dari target APBN berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2020. Dikutip dari Antara, Sabtu (26/12/2020), Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan penerimaan pajak baru mencapai Rp 1.019,56 triliun atau 85,65 persen dari target sesuai Perpres 72 tahun 2020 sebesar Rp 1.198,8 triliun hingga 23 Desember 2020.

Berdasarkan hasil penerimaan pajak yang belum optimal dan kondisi APBN yang defisit, menyebabkan pemerintah mencari sumber-sumber obyek pajak yang dinilai akan mampu menambah pendapatan negara. Pemungutan pajak ini adalah cara paling mudah untuk mendapatkan dana segar untuk menutupi defisit anggaran negara serta membantu melunasi utang yang membengkak juga sebagai solusi menyelamatkan keuangan negara.

Pemungutan pajak pada sembako yang merupakan kebutuhan pokok masyarakat tentu akan berdampak terhadap kehidupan masyarakat.  PPN sebesar 12% tentu akan memicu kenaikan harga sembako.  Naiknya harga sembako akan menurunkan daya beli rakyat. Rakyat akan semakin kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pokok pangan bagi keluarganya.

Begitu juga dalam bidang pendidikan, jika pajak diberlakukan pendidikan, maka biaya pendidikan akan semakin tinggi, padahal pendidikan juga merupakan kebutuhan dan hak dasar bagi rakyat. Jika akibat pandemi Covid-16 dikabarkan banyak siswa putus sekolah karena tidak mampu mengikuti pembelajaran melalui daring karena ketidakmampuan menyediakan fasilitas yang menunjang, maka pemungutan pajak pada sekolah (pendidikan) juga akan berdampak pada semakin beratnya beban rakyat dalam upaya memenuhi kebutuhan pendidikan.

Kebijakan pajak yang menzalimi rakyat

Pemerintah sepertinya sudah kehilangan akal sehatnya dan hati nurani nya, sehingga begitu teganya terus menerus mengeluarkan kebijakan yang bukannya menyejahterakan rakyat tapi justru menindas dan mencekik rakyat kecil terus menjadi korban, dan menjadikan mereka semakin sulit mendapatkan kehidupan yang layak,  cukup dan sejahtera.

Pemerintah seharusnya lebih peka dan peduli dengan kondisi rakyat, jika keadaan anggaran negara defisit, pemerintah bisa lebih kreatif dalam mencari peluang-peluang yang dapat menambah pemasukan kas negara tanpa mengorbankan rakyat. 

Allah Swt. berfirman, “Sesungguhnya, dosa itu atas orang-orang yang berbuat zalim kepada manusia dan melampaui batas di muka bumi tanpa hak. Mereka itu mendapat azab yang pedih.” (QS Asy-syura: 42).

Rasulullah Saw. bersabda: “Barangsiapa yang diserahi kepemimpinan terhadap urusan kaum muslimin namun ia menutup diri tidak mau tahu kebutuhan mereka dan kefakiran mereka, niscaya Allah tidak akan memperhatikan kebutuhannya dan kefakirannya di hari kiamat”. (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi)

Pajak dalam Islam

Islam telah menjadikan negara ( pemimpin ) berkewajiban untuk melayani kepentingan umat, termasuk pemeliharaan atas orang yang lemah.  Imam Bukhori meriwayatkan dalam hadits dari Ibnu Umar Ra. Yang mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW pernah bersabda :  “ Imam (kepala negara) adalah pengurus rakyat.  Dia bertanggung jawab atas urusan rakyatnya”.

Agar bisa melaksanakan hal-hal yang diwajibkan oleh syariah, syariah telah memberikan aturan yang harus ditegakkan oleh negara.  Islam telah mensyariatkan adanya Baitul Mal sebagai pusat keuangan negara yang akan menjamin pemenuhan kebutuhan rakyat.  Sumber pemasukan tetap Baitul mal adalah fa'i, ghanimah, Anfal, kharaj, jizyah dan pemasukan dari hak milik umum, baik dari hak milik negara, usyur, khumus, rikaz, tambang serta harta zakat. 

Dari sumber harta tersebut, negara mengelolanya untuk kepentingan negara dan umat.  Jika dari   harta itu tidak cukup, maka negara mewajibkan pajak (dharibah) atas kaum muslimin. Kewajiban pajak hanya dikenakan kepada orang- orang Muslim yang kaya saja, tidak dikenakan kepada seluruh rakyat dan tidak kepada non Muslim.  Pungutan pajak dalam Islam juga tidak dilakukan secara terus-menerus.  Jika kondisi Baitul mal sudah normal kembali, maka pajak dihentikan.  Tuntutan syariat Islam ini menggambarkan keadilan dalam Islam dengan tidak mendholimi rakyat. Wallahu ‘alam bishowaab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Ribuan Warga Rusia Yang Dimobilisasi Untuk Perang Di Ukraina Dipulangkan Karena Tidak Layak Bertugas

Ribuan Warga Rusia Yang Dimobilisasi Untuk Perang Di Ukraina Dipulangkan Karena Tidak Layak Bertugas

Senin, 03 Oct 2022 23:15

BPOM: Vaksin Covid-19 Dalam Negeri Sudah Tersertifikasi Halal

BPOM: Vaksin Covid-19 Dalam Negeri Sudah Tersertifikasi Halal

Senin, 03 Oct 2022 23:06

MUI Jatim Beri Dukungan Spiritual untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

MUI Jatim Beri Dukungan Spiritual untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Senin, 03 Oct 2022 21:14

Indonesia Masuk 100 Negara Paling Miskin di Dunia, Ini Tanggapan Legislator PKS

Indonesia Masuk 100 Negara Paling Miskin di Dunia, Ini Tanggapan Legislator PKS

Senin, 03 Oct 2022 20:49

Kelompok Hak Asasi: Israel Tahan Hampir 800 Warga Palestina Tanpa Pengadilan

Kelompok Hak Asasi: Israel Tahan Hampir 800 Warga Palestina Tanpa Pengadilan

Senin, 03 Oct 2022 19:15

Hasbulla 'Mini Khabib' Magomedov Tandatangani Kesepakatan 5 Tahun Dengan UFC

Hasbulla 'Mini Khabib' Magomedov Tandatangani Kesepakatan 5 Tahun Dengan UFC

Senin, 03 Oct 2022 18:35

Partai Gelora Dorong Pihak yang Bertanggungjawab atas Tragedi Kanjuruhan Diproses Hukum

Partai Gelora Dorong Pihak yang Bertanggungjawab atas Tragedi Kanjuruhan Diproses Hukum

Senin, 03 Oct 2022 17:11

The Worldview of Islam: Kacamata Jernih Muslim Memandang Dunia

The Worldview of Islam: Kacamata Jernih Muslim Memandang Dunia

Senin, 03 Oct 2022 13:30

Dokter Paru: Rokok Elektrik Bukan Rokok yang Sehat

Dokter Paru: Rokok Elektrik Bukan Rokok yang Sehat

Senin, 03 Oct 2022 12:44

NasDem Umumkan Anies Baswedan sebagai Capres

NasDem Umumkan Anies Baswedan sebagai Capres

Senin, 03 Oct 2022 11:17

Tragedi Kanjuruhan, Haedar Nashir: Satu Jiwa Saja Sangat Berharga yang Harus Dijaga

Tragedi Kanjuruhan, Haedar Nashir: Satu Jiwa Saja Sangat Berharga yang Harus Dijaga

Senin, 03 Oct 2022 09:31

Tenaga Ahli DPR RI Ajak Melek Menulis Berita

Tenaga Ahli DPR RI Ajak Melek Menulis Berita

Senin, 03 Oct 2022 07:38

Mari Bantu Operasional Dakwah Media Voa Islam

Mari Bantu Operasional Dakwah Media Voa Islam

Senin, 03 Oct 2022 07:13

Dokter Ungkap Syarat untuk Turunkan Kasus Kanker di Indonesia

Dokter Ungkap Syarat untuk Turunkan Kasus Kanker di Indonesia

Senin, 03 Oct 2022 06:41

JAS: Sepak Bola Harus Menjadi Hiburan Bukan Menjadi Tragedi yang Memilukan

JAS: Sepak Bola Harus Menjadi Hiburan Bukan Menjadi Tragedi yang Memilukan

Ahad, 02 Oct 2022 21:55

Saudi Bebaskan Peziarah Iran Yang Ditangkap Saat Pelaksanaan Ibadah Haji 2022 Lalu

Saudi Bebaskan Peziarah Iran Yang Ditangkap Saat Pelaksanaan Ibadah Haji 2022 Lalu

Ahad, 02 Oct 2022 21:45

Gugatan PT 20% Ditolak MK, Sekjen PKS: Kami Hormati, Meskipun Sangat Kecewa

Gugatan PT 20% Ditolak MK, Sekjen PKS: Kami Hormati, Meskipun Sangat Kecewa

Ahad, 02 Oct 2022 21:44

PKS Terbuka Menerima Nasihat Dari Tokoh dan Ormas Islam

PKS Terbuka Menerima Nasihat Dari Tokoh dan Ormas Islam

Ahad, 02 Oct 2022 21:32

Bangun Pagi Bisa Tingkatkan Metabolisme dan Cegah Penyakit Kronis

Bangun Pagi Bisa Tingkatkan Metabolisme dan Cegah Penyakit Kronis

Ahad, 02 Oct 2022 21:23

Pengguna Medsos di Indonesia 191 Juta, MUI Sulsel Ajak Muballigh Giatkan Dakwah Digital

Pengguna Medsos di Indonesia 191 Juta, MUI Sulsel Ajak Muballigh Giatkan Dakwah Digital

Ahad, 02 Oct 2022 21:20


MUI

Must Read!
X