Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
13.643 views

Kaleidoskop 2021: Korupsi Indonesia Semakin Menggurita

 

Oleh: Annis Miskiyyah

 

Tahun 2021 telah berlalu meninggalkan catatan untuk jadi pelajaran. Baik berupa prestasi hingga pekerjaan rumah yang butuh solusi. Agar tahun berikutnya tak ada masalah karena tidak bisa tuntas diberantas. Salah satunya korupsi yang semakin menggurita.

Dikutip dari sindonews.com, Plt Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri pada hari Jum'at (17/12/2021) mendapatkan 3.708 laporan dugaan korupsi yang terjadi pada rentang waktu Januari hingga November 2021. Sebanyak 3.673 aduan sudah selesai diverifikasi KPK. (sindonews.com, 17/12/2021)

Banyaknya laporan aduan korupsi tersebut, sangat wajar terjadi di alam demokrasi saat ini. Sekularisme (memisahkan agama dari kehidupan) sudah menjadi asas dalam kehidupan manusia.  Demi jabatan dan uang, segala cara ditempuh bahkan dengan jalan korupsi. Hal ini terbukti dari hasil OTT KPK terhadap beberapa kepala daerah di Indonesia. Beberapa di antaranya menunjukkan terjadi kasus suap dalam rangka jual beli jabatan dan pengadaan pembangunan infrastruktur di wilayahnya masing-masing.

Dikutip dari suara.com, sepanjang tahun 2021 KPK telah melakukan OTT terhadap 6 kepala daerah. Yaitu mantan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, mantan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat, mantan Bupati Probolinggo Puput Trantiana Sari beserta suaminya, mantan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Nurdin, mantan Bupati Kuantan Singingi Andi Putra dan mantan Bupati Banjarnegara Nudhi Sarwono. (suara.com, 04/01/2022)

Tertangkapnya kepala daerah sebagai koruptor semakin menguatkan bobroknya penerapan sistem demokrasi. Metode pemilihan kepala daerah melalui Pilkada tentu menyebabkan harus adanya pengeluaran biaya yang tidak sedikit. Khususnya bagi calon kepala daerah. Mereka harus membayar biaya mahar, biaya kampanye sampai akhirnya terpilih. Setelah dilantik maka mereka harus bisa membalikkan modal. Akhirnya, korupsi jadi alternatif dan tanda terima kasih kepada perusahaan pendukung pencalonan jadi pejabat.

Partisipasi masyarakat memang cukup gencar dengan banyaknya jumlah aduan korupsi ke KPK. Namun, kembali masyarakat harus gigit jari. Karena UU KPK telah mengebiri KPK. Apalagi peristiwa tes wawasan kebangsaan langsung memecat petugas KPK yang menangani kasus korupsi kelas kakap.

Peradilan terhadap koruptor yang tidak membuat jera, juga menambah pekerjaan rumah tersendiri.  Pemberantasan korupsi akhirnya hanya jadi angan-angan, selama sistem demokrasi yang diterapkan.

Negara yang seharusnya berperan besar memberantas korupsi juga tidak bisa berbuat banyak. Sistem demokrasi yang dianutnya telah menjerumuskan negara dikuasai oligarki. Aturan yang dibuat oleh manusia tak bisa lepas dari kepentingan yang mempunyai modal besar dan penguasa.

Demikianlah kaleidoskop tahun 2021 tentang korupsi di Indonesia. Maka korupsi kemungkinan akan terus menggurita pada tahun berikutnya.

Korupsi sebenarnya dapat diberantas. Hanya saja butuh solusi dari sistem komprehensif dan sinergitas antara individu, masyarakat dan negara.

Ketakwaan individu menjadi benteng kuat, agar bisa menghindari berbuat korupsi. Butuh pembinaan intensif yang mampu mewujudkan pola pikir dan pola sikap sesuai Islam. Sehingga halal dan haram sebagai patokan dalam perbuatan.

Harus pula ada aktivitas dakwah berupa amar makruf nahi mungkar dan muhasabah kepada penguasa oleh masyarakat. Kegiatan dakwah tersebut akan mampu menjaga kondusifitas masyarakat.

Kemudian, negara mengambil peran menerapkan sistem aturan yang mampu mencegah sekaligus memberantas korupsi. Aturan pengangkatan pejabat, harus dipilih orang yang keimanan kuat dan amanah dalam mengurusi umat. Proses pemilihan dalam sistem pemerintahannya tak memberi peluang terjadinya korupsi. Ada mekanisme pembuktian terbalik bagi pejabat, dengan menghitung harta kekayaan di awal dan akhir jabatan. Kemudian jika terjadi juga kasus korupsi, maka tak segan menerapkan sanksi tegas.

Pencegahan dan pemberantasan korupsi ini hanya bisa dilakukan dengan penerapan Islam. Sebagaimana pernah dicontohkan oleh Rasulullah saw., Khulafaur Rasyidin dan khalifah setelahnya selama lebih dari 1300 tahun lamanya. Wallahu a'lam bishawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Innalillahi, Ulama Berpengaruh Syaikh Yusuf Al-Qaradawi Meninggal Dunia

Innalillahi, Ulama Berpengaruh Syaikh Yusuf Al-Qaradawi Meninggal Dunia

Senin, 26 Sep 2022 18:41

CIA Ungkap Model Rumah Tempat Persembunyian Pemimpin Al-Qaidah Syaikh Al-Zawahiri Di Afghanistan

CIA Ungkap Model Rumah Tempat Persembunyian Pemimpin Al-Qaidah Syaikh Al-Zawahiri Di Afghanistan

Senin, 26 Sep 2022 15:15

Akmal: Sekolah Pemikiran Islam Hadir Menyiapkan Individu Intelektual

Akmal: Sekolah Pemikiran Islam Hadir Menyiapkan Individu Intelektual

Senin, 26 Sep 2022 12:13

Ramai-Ramai Menjegal Anies dengan Politik Identitas

Ramai-Ramai Menjegal Anies dengan Politik Identitas

Senin, 26 Sep 2022 08:23

KH Jeje Zaenudin Terpilih sebagai Ketua Umum PP Persis 2022-2027

KH Jeje Zaenudin Terpilih sebagai Ketua Umum PP Persis 2022-2027

Senin, 26 Sep 2022 07:53

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

Senin, 26 Sep 2022 07:47

Ketum PP PERSISTRI: Imbangi Melek Teknologi dengan Pondasi Agama yang Kuat

Ketum PP PERSISTRI: Imbangi Melek Teknologi dengan Pondasi Agama yang Kuat

Senin, 26 Sep 2022 06:02

Pendiri Drone Emprit Minta Jokowi Bentuk Lembaga Otoritas PDP seperti KPK

Pendiri Drone Emprit Minta Jokowi Bentuk Lembaga Otoritas PDP seperti KPK

Ahad, 25 Sep 2022 22:29

Di Muktamar XVI, Ridwan Kamil Dukung Dakwah PERSIS di Jawa Barat

Di Muktamar XVI, Ridwan Kamil Dukung Dakwah PERSIS di Jawa Barat

Ahad, 25 Sep 2022 22:25

Dewan Jenderal dan Dewan Kopral

Dewan Jenderal dan Dewan Kopral

Ahad, 25 Sep 2022 22:20

Muktamar XVI PERSIS dan XIII PERSISTRI Resmi Digelar

Muktamar XVI PERSIS dan XIII PERSISTRI Resmi Digelar

Ahad, 25 Sep 2022 22:15

7 Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab Di Pangkalan Militer Somalia Di Mogadishu

7 Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab Di Pangkalan Militer Somalia Di Mogadishu

Ahad, 25 Sep 2022 21:45

Ukraina Sebut Rusia Kembali Serang Kota Pelabuhan Odessa Dengan Drone Kamikaze Iran

Ukraina Sebut Rusia Kembali Serang Kota Pelabuhan Odessa Dengan Drone Kamikaze Iran

Ahad, 25 Sep 2022 21:30

Putin Tandatangani Dekrit Yang Memperberat Hukuman Bagi Yang Melarikan Diri Dari Wajib Militer Rusia

Putin Tandatangani Dekrit Yang Memperberat Hukuman Bagi Yang Melarikan Diri Dari Wajib Militer Rusia

Ahad, 25 Sep 2022 20:30

KLA (Kota Ramah Anak), Sekadar Predikat atau Solusi Tuntas?

KLA (Kota Ramah Anak), Sekadar Predikat atau Solusi Tuntas?

Ahad, 25 Sep 2022 16:31

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

Ahad, 25 Sep 2022 14:15

Nabi Khong Zi dan Kyai Pewaris Nabi

Nabi Khong Zi dan Kyai Pewaris Nabi

Ahad, 25 Sep 2022 13:48

Batubara; Makmurkan Korporat, Melaratkan Rakyat

Batubara; Makmurkan Korporat, Melaratkan Rakyat

Ahad, 25 Sep 2022 11:13

Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Sabtu, 24 Sep 2022 23:29

KEPPRES Kontroversial Jokowi

KEPPRES Kontroversial Jokowi

Sabtu, 24 Sep 2022 21:39


MUI

Must Read!
X