Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
32.683 views

Pelaku Maksiat, Pahlawan Keluarga?

Sahabat Voa Islam,

Berbicara tentang perempuan tidak akan ada habisnya. Perempuan dianggap sosok yang strategis dalam aspek kehidupan. Tapi bukan berarti sosoknya ini serba boleh melakukan perbuatan apapun apalagi jika perbuatan itu melanggar hukum syara’.

Baru-baru ini Bupati Kendal, Widya Kandi Susanti, memiliki penilaian tersendiri bagi keberadaan pekerja seks komersial (PSK). Menurutnya, PSK adalah pahlawan keluarga, karena mereka umumnya bekerja untuk menghidupi keluarga. Dalam kondisi itu, maka tidak manusiawi kalau tempat pelacuran ditutup. Karena dengan ditutupnya lokalisasi tersebut akan menimbulkan persoalan baru, yaitu menambah kemiskinan dan merebaknya penyakit kelamin. Pasalnya, kemungkinan para PSK itu akan mangkal di jalan-jalan jika lokalisasi ditutup. Menurutnya lagi, menutup lokalisasi pelacuran adalah hal mudah. Hanya diperlukan persetujuan DPRD dan koordinasi dengan Polres dan Satpol PP. Namun, dampak dari penutupan tersebut sangat sulit diatasi. (tribunnews.com, 13/01/2014)

Apa yang dipaparkan sang Bupati ini cukup menimbulkan pertanyaan bagi kita, bagaimana bisa pernyataan itu bisa keluar dari pernyataan seorang Bupati yang notabene adalah seorang muslimah ?

Apa itu PSK ?

Pelacuran atau prostitusi adalah penjualan jasa seksual untuk uang. Seseorang yang menjual jasa seksual disebut pelacur, yang kini sering disebut dengan istilah pekerja seks komersial (PSK)

Dalam pengertian yang lebih luas, seseorang yang menjual jasanya untuk hal yang dianggap tak berharga juga disebut melacurkan dirinya sendiri. Di Indonesia pelacur sebagai pelaku pelacuran sering disebut sebagai sundal atau sundel. Ini menunjukkan bahwa prilaku perempuan sundal itu sebegitu buruk, hina, dan menjadi musuh masyarakat. Mereka kerap digunduli bila tertangkap aparat penegak ketertiban, mereka juga digusur karena dianggap melecehkan kesucian agama, dan mereka juga diseret ke pengadilan karena melanggar hukum. Pekerjaan melacur atau nyundal sudah dikenal di masyarakat sejak berabad lampau. Ini terbukti dengan banyaknya catatan tercecer seputar mereka dari masa ke masa. Resiko yang dipaparkan pelacuran antara lain adalah keresahan masyarakat dan penyebaran penyakit menular seksual, seperti AIDS yang merupakan resiko umum seks bebas.

Pelaku Maksiat bukan Pahlawan Keluarga

Permasalahan di bidang ketenagakerjaan seperti pengangguran, pemutusan hubungan kerja (PHK) merupakan masalah global yang terjadi di dunia termasuk di Indonesia. Begitu kompleksnya masalah ini, sehingga menimbulkan masalah yang tidak pernah usai. Dari itu semua yang akhirnya menimbulkan penyakit sosial di masyarakat.

Allah Subhanahu Wa Ta’aala menciptakan manusia dengan begitu sempurnanya, baik laki-laki maupun perempuan. Peran, tugas, dan kedudukan yang melekat laki-laki dan perempuan sudah sangat jelas garisnya dengan perbedaan yang dimiliki. Laki-laki dan perempuan memiliki peran yang sama dalam meraih ketakwaan yang setinggi-tingginya. Seharusnya ini tidak perlu adanya perjuangan untuk kesetaraan gender, hingga perempuan harus bekerja banting tulang dengan dalih mempertahankan hidup.

Faktor ekonomi seringkali menjadi alasan yang paling mengedepan ketika perempuan bekerja di luar rumah. Lebih parahnya bekerja dengan melakukan perbuatan yang melanggar syariat (haram), seperti PSK. Sudah jelas apa yang dilakukan PSK dengan menjual dirinya kepada non mahram sangat diharamkan dalam Islam. Sisi kemanuasiaan mana yang memperbolehkan menjual diri ?

Maha Benar Allah dengan firman-Nya :

مَنۡ عَمِلَ صَٰلِحٗا مِّن ذَكَرٍ أَوۡ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤۡمِنٞ فَلَنُحۡيِيَنَّهُۥ حَيَوٰةٗ طَيِّبَةٗۖ وَلَنَجۡزِيَنَّهُمۡ أَجۡرَهُم بِأَحۡسَنِ مَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ ٩٧

Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik, dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. (QS. Q.S. An-Nahl [16]:97)

Melakukan maksiat dengan menjual diri sudah jelas haram, berarti apapun yang dihasilkan dari perbuataannya pun adalah haram. oleh karenanya, haram memberi nafkah keluarga dengan harta yang didapat dengan jalan yang diharamkan.

Gagal Melindungi Perempuan

Fakta menjamurnya PSK akibat kemiskinan, adalah bukti gagalnya negara melakukan kewajibannya memenuhi kebutuhan rakyatnya. Alih-alih menjamin kebutuhan rakyatnya, negara menumbuhsuburkan kemaksiatan. Lihatlah tempat-tempat prostitusi yang masih marak beroperasi. JIka apa yang diungkapkan oleh Bupati Kendal bahwa menutup lokalisasi pelacuran adalah hal yang mudah mengapa masih banyak lokalisasi pelacuran yang masih beroperasi ? bukankah ini sama saja menumbuhsuburkan kemaksiatan ?

Pemimpin perempuan dalam sistem kapitalisme gagal melindungi perempuan dari kemaksiatan dan kemiskinan, bahkan perbuatan PSK dijuluki Pahlawan Keluarga, artinya pemimpin perempuan tidak mampu menjamin kesejahteraan dan kemuliaan, padahal sesama perempuan.

Kondisi sekarang ini sistem kapitalis sangat gencar upaya-upayanya dalam mengeksploitasi sosok perempuan dalam berbagai sisi kehidupan, terutama di dalam dunia kerja. Sistem kapitalis menganggap perempuan sebagai barang yang dapat diperjual-belikan, dieksploitasi kecantikan, sensualitas kewanitaannya, dan seringkali perempuan dijadikan sosok promo untuk mendongkrak penjualan produknya.

Perempuan dianggap mesin pencetak uang, sehingga perempuan dinilai berharga sesuai dengan materi yang ingin dihasilkannya. Jika perempuan yang tak menghasilkan materi dianggap tidak berdaya dan tidak berpartisipasi dalam pembangunan, maka tidak sedikit para perempuan berkiprah dan bekerja sekalipun harus menjual tubuhnya sebagai model syur (porno), atau pelaku pekerja seks komersial (pezina).

Islam Menumbuhkan Kebaikan

Islam memposisikan perempuan di tempat yang bergengsi, menempatkan perempuan sebagai manusia yang bermartabat, yaitu: Ummun wa Robbatul Bait (sebagai ibu dan manager rumah tangga). Di dalam Islam perempuan sangat dijaga kehormatannya, Islam memberikan hak-hak yang sama kepada perempuan seperti halnya laki-laki dalam hal ibadah dan meraih ketakwaan setinggi-tingginya. Islam juga menetapkan hukum-hukum yang memelihara hak-hak perempuan, menjaga kemuliaan, serta menjaga potensi yang dimilikinya.

 

Perempuan bekerja dalam Islam hukumnya mubah (dibolehkan), dengan tetap menjaga fitrah dan kemuliaannya, dan harus melaksanakan aturan/hukum yang telah Allah tetapkan. Islam tidak membebani perempuan mencari nafkah apalagi berbuat maksiat atas nama mencukupi kebutuhan keluarga. Islam memuliakan perempuan dan menjaganya dari segala sesuatu yang buruk, dengan menetapkan kehidupan khusus (antara sesama perempuan, dan mahramnya), seperti yang Allah Subhanahu Wa Ta’aala paparkan dalam surat An-Nur:31. Begitupun Islam menjamin kehidupan umum bagi para perempuan, disertai dengan perlindungan syara' sebagai aturan yang menjaganya. 

Sistem Islam akan memupus keburukan dan sebaliknya  akan menumbuhsuburkan kebaikan. Hal itu hanya terealisir jika dalam kehidupan ini diterapkan syariah Islam secara kaffah. Karenanya harus segera kita wujudkan sebagai penunaian seluruh kewajiban dari Allah dan bukti keimanan kita kepada-Nya. Hukum dan peraturan dibuat dengan mengacu kepada al-Qur’an, as-Sunnah, Ijma Sahabat, dan Qiyas. Dengan itulah akan menghapus keburukan. Sehingga hukum dan perundangan akan sulit direkayasa untuk kepentingan pribadi dan golongan, akan tetapi penunaiannya semata-mata untuk ketaatan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’aala.

Kasus PSK bukti nyata bahwa sistem sekular telah membuat perempuan terhinakan. Jalan terbaik satu-satunya adalah kembali ke jalan Islam. Jalan yang menjanjikan kemuliaan manusia sebagai individu maupun umat, melalui penerapan aturan Islam secara kaffah dalam bingkai Daulah Khilafah ‘Alaa Minhajin-NubuwwahWallahu A’lam Bis-Shawaab.

Penulis : Henny (Ummu Ghiyas Faris)  

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Latest News
Tolak Dibukanya Investasi Miras, Almuzzammil Yusuf: Membahayakan Masa Depan Generasi Bangsa!

Tolak Dibukanya Investasi Miras, Almuzzammil Yusuf: Membahayakan Masa Depan Generasi Bangsa!

Ahad, 28 Feb 2021 10:18

Al-Qaidah Tunjuk Mantan Pasukan Khusus Mesir Sebagai Amir Baru Gantikan Syaikh Al-Zawahiri

Al-Qaidah Tunjuk Mantan Pasukan Khusus Mesir Sebagai Amir Baru Gantikan Syaikh Al-Zawahiri

Sabtu, 27 Feb 2021 21:22

Turki Dan AS Berbagi Data Dari Sistem Pertahanan Udara Pantsir Rusia Yang Disita Di Libya

Turki Dan AS Berbagi Data Dari Sistem Pertahanan Udara Pantsir Rusia Yang Disita Di Libya

Sabtu, 27 Feb 2021 21:05

Generasi Milenial Terancam Learning Loss, Adakah Solusi?

Generasi Milenial Terancam Learning Loss, Adakah Solusi?

Sabtu, 27 Feb 2021 20:56

Waspada, Hindarkan Anak dari Paham Sekuler

Waspada, Hindarkan Anak dari Paham Sekuler

Sabtu, 27 Feb 2021 20:47

Menyoal Modifikasi Kurikulum SMK

Menyoal Modifikasi Kurikulum SMK

Sabtu, 27 Feb 2021 20:38

Regenerasi Kepemimpinan, Forum Jurnalis Muslim Akan Gelar Munas II

Regenerasi Kepemimpinan, Forum Jurnalis Muslim Akan Gelar Munas II

Sabtu, 27 Feb 2021 18:53

Israel Larang Muslim Kumandangkan Adzan Di Masjid Ibrahimi Hebron

Israel Larang Muslim Kumandangkan Adzan Di Masjid Ibrahimi Hebron

Sabtu, 27 Feb 2021 15:15

Intelijen AS Sebut Putra Mahkota Saudi MBS Setujui Operasi Pembunuhan Khashoggi

Intelijen AS Sebut Putra Mahkota Saudi MBS Setujui Operasi Pembunuhan Khashoggi

Sabtu, 27 Feb 2021 13:42

Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-350)

Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-350)

Sabtu, 27 Feb 2021 10:30

Quranic Quantum Food: Tips Jadikan masakan sehat & Anti Sihir

Quranic Quantum Food: Tips Jadikan masakan sehat & Anti Sihir

Sabtu, 27 Feb 2021 10:29

Kajian Ilmu FUUI: Tunduk dan Patuh Kepada Selain Allah dengan Menentang Syariat-Nya

Kajian Ilmu FUUI: Tunduk dan Patuh Kepada Selain Allah dengan Menentang Syariat-Nya

Sabtu, 27 Feb 2021 01:20

Parlemen Belanda: Perlakuan Cina Terhadap Muslim Uighur Genosia

Parlemen Belanda: Perlakuan Cina Terhadap Muslim Uighur Genosia

Jum'at, 26 Feb 2021 20:30

Mahkamah Agung Inggris Putuskan Shamima Beghum Tidak Bisa Kembali Ke Inggris

Mahkamah Agung Inggris Putuskan Shamima Beghum Tidak Bisa Kembali Ke Inggris

Jum'at, 26 Feb 2021 19:35

Sri Lanka Cabut Larangan Kontroversial Penguburan Jenazah COVID-19 Dengan Cara Dibakar

Sri Lanka Cabut Larangan Kontroversial Penguburan Jenazah COVID-19 Dengan Cara Dibakar

Jum'at, 26 Feb 2021 18:14

AS Bombardir Fasilitas Milisi Syi'ah Dukungan Iran Dekat Perbatasan Irak-Suriah

AS Bombardir Fasilitas Milisi Syi'ah Dukungan Iran Dekat Perbatasan Irak-Suriah

Jum'at, 26 Feb 2021 15:00

Syakir Daulay Didaulat Jadi Duta Wakaf

Syakir Daulay Didaulat Jadi Duta Wakaf

Jum'at, 26 Feb 2021 11:47

Soal Izin Investasi Industri Miras, Harusnya Tunggu RUU Miras Disahkan Dulu

Soal Izin Investasi Industri Miras, Harusnya Tunggu RUU Miras Disahkan Dulu

Jum'at, 26 Feb 2021 06:54

PKS Bersama Melayani Rakyat bukan Sekadar Tagline, Tapi Jadi Ruh dan Sistem

PKS Bersama Melayani Rakyat bukan Sekadar Tagline, Tapi Jadi Ruh dan Sistem

Jum'at, 26 Feb 2021 06:49

Pak Jokowi, Akui Saja Kesalahan Kerumunan di Maumere Itu

Pak Jokowi, Akui Saja Kesalahan Kerumunan di Maumere Itu

Jum'at, 26 Feb 2021 06:36


MUI

Must Read!
X

Jum'at, 26/02/2021 11:47

Syakir Daulay Didaulat Jadi Duta Wakaf