Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.325 views

Perempuan Dalam Bingkai Peradaban

Oleh: Chusnatul Jannah (Lingkar Studi Perempuan Peradaban)

Delapan Maret menjadi hari spesial bagi kaum perempuan dunia. Hari Perempuan Internasional akan digelar sebagai wujud perjuangan terhadap hak-hak perempuan dan perdamaian dunia. Berbicara perempuan selalu dikaitkan dengan perannya dalam suatu peradaban.

Perempuan memegang peranan penting terhadap maju tidaknya sebuah peradaban. Dari tangan perempuanlah terlahir generasi penentu masa depan. Tidak terlalu berlebihan ketika ada pepatah mengatakan perempuan adalah tiang negara. Adanya mereka terwujudlah peran Ibu di sana. Tanpa mereka, Negara tak akan bisa menghasilkan generasi dambaan.

Dalam masa kejayaannya, Islam begitu menjunjung tinggi kaum perempuan. Kedudukan perempuan di mata Islam terjaga dan mulia. Begitu mulianya kaum perempuan, Allah abadikan mereka dalam salah satu nama surat dalam Al qur’an. Bahkan, Allah berikan contoh perempuan teladan didalamnya, Ibunda Nabi Isa a.s, Maryam binti Imran.

Tak hanya itu, sepanjang sejarahnya Allah sematkan pula sosok ummul mukminin dambaan, yaitu Istri-istri Baginda Nabi Muhammad saw sebagai teladan terbaik sepanjang masa. Sosok-sosok perempuan mulia ini menjadi gambaran keteladanan bagi kaum perempuan di akhir zaman.

Di masa peradaban Islam, kaum perempuan memiliki peranan yang tak bisa dipandang sebelah mata. Sebut saja, Khadijah ra, Istri tercinta Baginda Nabi saw. Beliaulah salah satu sumber kekuatan Rasulullah dalam mengemban risalah Islam dan pendukung setia Rasulullah berdakwah dalam suka maupun duka. Ada lagi Al Khansa, sosok ibu tangguh di zamannya yang rela melepas anaknya pergi berjihad hingga keempat putranya menjemput syahid di medan perang, Subhanallah.

Di masa para shahabat, ada sosok shahabiyah tegas dalam mengadili, dialah Al Syifa’, seorang qadhi hisbah di masa Khalifah Umar bin Khattab. Dan masih banyak lagi kisah shahabiyah memiliki peran besar dalam peradaban Islam.

Sepanjang Islam diterapkan, Islam memposisikan kaum perempuan sesuai fitrah dan kedudukan mereka. Islam tak menghalangi mereka mengenyam pendidikan tinggi. Sosok Fatimah Al Fihri contohnya, beliau adalah Muslimah pendiri Universitas tertua di dunia, Universitas  Al Qarawiyyin. Kiprahnya di dunia pendidikan tak diragukan lagi.

Masjid Al Qarawiyyin yang dibangunnya  dengan modal sendiri menjadi cikal bakal pusat penyebaran Islam di Maroko. Catatan emas peradaban Islam tak terbantahkan. Generasi berkualitas mampu dilahirkan di tangan Ibu tangguh di masanya serta  didukung sistem yang mampu memberikan kebaikan bagi keluarga dan masyarakatnya.

Berbeda dengan Barat, saat Islam menjunjung tinggi hak-hak perempuan, Peradaban Barat justru merendahkan hak-hak perempuan. Mereka tertindas dan terpinggirkan. Mereka tak ubahnya kaum kelas rendah tak berharga. Jauh sebelum mereka, peradaban Yunani dan Romawi kuno pun sama. Memperlakukan kaum perempuan hanya penikmat dan pemuas nafsu belaka.

Suara mereka tak didengar, peran mereka termarjinalkan. Bangsa Arab sebelum Islam datang, memperlakukan kaum perempuan tak semestinya. Kehadiran bayi perempuan di tengah-tengah mereka dianggap sebagai aib, sehingga  mereka biasa melakukan tradisi jahiliyah dengan mengubur bayi perempuan hidup-hidup.

Kini, ketika Islam dicampakkan dari kehidupan, lalu diterapkan sistem sekular-liberal, kaum perempuan dirundung keprihatinan. Sejak itu, kedukaan menyelimuti kehidupan kaum perempuan. Mereka tak lagi menjadi pilar peradaban. Namun menjadi tumbal peradaban sistem kapitalis – sekular. Mereka terjajah dan tereksploitasi oleh kerusakan sistem kapitalis-sekular yang dipaksakan dalam kehidupan. Perempuan tak lagi mulia. Aurat diumbar atas nama kebebasan berekspresi dan eksplorasi diri.

Kemiskinan mendera menjadikan mereka terpaksa mengais rezeki sendiri. Penyiksaan, penganiayaan, pembunuhan, seolah menjadi tontonan sehari-hari. Kaum perempuan muslim di dunia tak lagi tinggi martabatnya. Lihatlah bagaimana kondisi perempuan muslim di Suriah, Palestina, Rohingnya dan lainnya. Mereka tak berdaya oleh kebiadaban rezim yang berkuasa. Pun sama dengan Indonesia. Angka perceraian meninggi.

Tercatat sepanjang tahun 2017, 224.239 kasus gugat cerai dilayangkan ke pengadilan. Isu perselingkuhan seringkali menjadi alasan istri menggugat cerai suami. Kekerasan dalam rumah tangga turut mewarnai tingginya angka perceraian di Indonesia. Keluarga berantakan, anak pun menjadi korban.

Alasan inilah yang kerap kali digaungkan kaum feminis agar perempuan bangkit dari keterpurukan. Padahal, ketertindasan dan kemalangan berkepanjangan yang menimpa mereka disebabkan kehidupan kapitalis – sekular yang menjauhkan agama dari kehidupan.

Akibatnya, mereka tak memahami bagaimana Islam mengatur peran laki-laki dan perempuan. Peran domestik sebagai Ibu dan pengatur rumah tangga dianggap mengekang dan rendahan. Pakaian muslim yang menutup keindahan tubuhnya dianggap mengungkung kebebasan. Islam dianggap tak adil memberi porsi. Islam dituding diskriminasi dalam kepemimpinan.

Syariat Islam dianggap membatasi keberlangsungan perempuan. Poligami, pembagian warisan, hak wali, hak asuh anak, kepemimpinan dan segudang hukum Islam lainnya mereka gugat. Kesetaraan tak didapat ketika syariat Islam dijadikan hukum bagi perempuan. Demikian komentar pejuang hak-hak perempuan, kaum feminis – gender.

Sejatinya, dalam Islam tak mengenal kesetaraan seperti yang digaungkan oleh kaum feminis dan gender. Ide kesetaraan gender bukan berasal dari Islam. Ide itu lahir atas respon dari kaum perempuan Barat yang mengalami intimidasi dan diskrimanasi yang mereka alami. Sistem kapitalisme yang  mengatur kehidupan mereka telah gagal memberikan keadilan dan perlindungan. Di saat islam memuliakan perempuan, Eropa dan Barat justru masih menganggap kaum perempuan sebagai kaum yang terpinggirkan.

Lantas, layakkah kita menjadikan ide feminisme sebagai jalan kebangkitan perempuan ketika Islam terbukti secara historis mampu memuliakan dan menyejahterakan dengan konsep Islam yang adil? Setara tak berarti sama. Laki-laki dan perempuan diciptakan sesuai fitrah dan posisi masing-masing. Sebagai manusia dan hamba, ketakwaanlah yang menjadi barometer tingkat ketinggian derajat seseorang, baik laki-laki maupun perempuan.

Sehingga, seorang laki-laki tidak dibenarkan mengklaim dirinya memiliki derajat lebih tinggi dibanding perempuan, terkecuali ia mengunggulinya dalam segi ketakwaan. Jadi, tidak ada siapapun yang mengungguli siapapun, kecuali atas dasar ketakwaannya di sisi Allah SWT, sebagaimana firman Allah,

“Barang siapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita, sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikit pun.” (QS. An-Nisa [4]: 124).

Sebagai laki-laki dan perempuan, Islam sudah atur kedudukan mereka berdasarkan sifat khususnya. Tak perlu dikacaukan dengan ide gender dan feminisme yang sejatinya lahir dari pemikiran Barat. Cukup Islam menjadi standar dan ukuran bukan kapitalis, sekular, dan liberal yang terbukti gagal. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas, Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Diterjang banjir bandang, rumah sekaligus markas pengajian Ustadz Wahyudin roboh. Taklim diliburkan, puluhan santri berduka. Dibutuhkan dana Rp 60 juta untuk membangunnya dengan tembok permanen....

IDC Santuni Anak Yatim Kru TV Muhammadiyah Korban Pembunuhan Sadis

IDC Santuni Anak Yatim Kru TV Muhammadiyah Korban Pembunuhan Sadis

Relawan IDC, menunaikan amanah para donatur menyerahkan bantuan untuk anak-anak yatim Abdullah Fitri Setiawan atau yang akrab disapa Dufi....

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Tergolek kritis di rumah sakit karena terpapar virus yang menjalar ke otak, biaya perawatan 13 hari sudah mencapai 28 juta. Kedua orang tuanya adalah aktivis pejuang dakwah berekonomi dhuafa,...

Latest News
Keadilan Ekonomi dan Kebebasan Sipil Alami Kemunduran

Keadilan Ekonomi dan Kebebasan Sipil Alami Kemunduran

Senin, 10 Dec 2018 21:13

Hari HAM di Rezim Jokowi, Fadli Singgung Kasus Ini

Hari HAM di Rezim Jokowi, Fadli Singgung Kasus Ini

Senin, 10 Dec 2018 20:13

Zionis Israel Tangkap 337.000 Warga Palestina Sejak Intifada Pertama Meletus

Zionis Israel Tangkap 337.000 Warga Palestina Sejak Intifada Pertama Meletus

Senin, 10 Dec 2018 19:30

Memasuki Tahun Politik, KH Aceng Tegaskan Persis Konsisten dalam Pendidikan dan Dakwah Islam

Memasuki Tahun Politik, KH Aceng Tegaskan Persis Konsisten dalam Pendidikan dan Dakwah Islam

Senin, 10 Dec 2018 19:06

SIPRI: AS Kuasai 57 Persen Penjualan Senjata Dunia Tahun Lalu, Rusia No 2

SIPRI: AS Kuasai 57 Persen Penjualan Senjata Dunia Tahun Lalu, Rusia No 2

Senin, 10 Dec 2018 18:45

Polisi Malaysia Tangkap 7 Tersangka Terkait Islamic State dan Abu Sayyaf

Polisi Malaysia Tangkap 7 Tersangka Terkait Islamic State dan Abu Sayyaf

Senin, 10 Dec 2018 17:30

Persis Komitmen untuk Menjaga Keutuhan Bangsa

Persis Komitmen untuk Menjaga Keutuhan Bangsa

Senin, 10 Dec 2018 15:10

2 Senapan Mesin Milik Israel Hilang di Perbatasan dengan Libanon

2 Senapan Mesin Milik Israel Hilang di Perbatasan dengan Libanon

Senin, 10 Dec 2018 14:05

Menlu Saudi Tegaskan Tidak Akan Ekstradisi Para Tersangka Pembunuh Jamal Khashoggi

Menlu Saudi Tegaskan Tidak Akan Ekstradisi Para Tersangka Pembunuh Jamal Khashoggi

Senin, 10 Dec 2018 10:00

Lindswell Kwok, Sang Ratu Wushu yang Telah Jadi Ratu Sejati

Lindswell Kwok, Sang Ratu Wushu yang Telah Jadi Ratu Sejati

Senin, 10 Dec 2018 00:27

Tentara India Tewaskan 3 Pejuang Kashmir Setelah 18 Jam Pertempuran di Srinagar

Tentara India Tewaskan 3 Pejuang Kashmir Setelah 18 Jam Pertempuran di Srinagar

Ahad, 09 Dec 2018 21:15

Umat Hindu Berdemo Desak Pemerintah India Bangun Kuil di Bekas Lokasi Masjid Babri

Umat Hindu Berdemo Desak Pemerintah India Bangun Kuil di Bekas Lokasi Masjid Babri

Ahad, 09 Dec 2018 20:45

Peringati 31 Tahun Intifada Pertama, Hamas Berjanji untuk Lanjutkan Perjuangan Bersenjata

Peringati 31 Tahun Intifada Pertama, Hamas Berjanji untuk Lanjutkan Perjuangan Bersenjata

Ahad, 09 Dec 2018 20:09

[VIDEO] Bakomubin Fokus Program Kesejahteraan Mubaligh

[VIDEO] Bakomubin Fokus Program Kesejahteraan Mubaligh

Ahad, 09 Dec 2018 07:53

Syariat Islam Melindungi Keberagaman

Syariat Islam Melindungi Keberagaman

Sabtu, 08 Dec 2018 20:57

Peraih Penghargaan Revolusi Mental Ditetapkan Tersangka Korupsi oleh KPK

Peraih Penghargaan Revolusi Mental Ditetapkan Tersangka Korupsi oleh KPK

Sabtu, 08 Dec 2018 19:29

[VIDEO] Agar Tak Bikin Gaduh, Panitia Sengaja Tutupi Teror Ledakan pada Malam Gladi Resik Reuni 212

[VIDEO] Agar Tak Bikin Gaduh, Panitia Sengaja Tutupi Teror Ledakan pada Malam Gladi Resik Reuni 212

Sabtu, 08 Dec 2018 18:47

GNPF Ulama Tanggapi Kasus Habib Bahar bin Smith

GNPF Ulama Tanggapi Kasus Habib Bahar bin Smith

Sabtu, 08 Dec 2018 16:53

Ada Ancaman ke Media Tertentu untuk tidak Beritakan Reuni 212

Ada Ancaman ke Media Tertentu untuk tidak Beritakan Reuni 212

Sabtu, 08 Dec 2018 15:53

Malam sebelum Reuni 212 Ada Ledakan, Ini Cerita Panitia

Malam sebelum Reuni 212 Ada Ledakan, Ini Cerita Panitia

Sabtu, 08 Dec 2018 14:53


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X