Sabtu, 17 Syawwal 1447 H / 4 April 2026 13:57 wib
621 views
Syaikh Labib Najib Abdullah dan Rihlah Ilmiah
Bila teman-teman pernah mendengar sehelai bait yang diucapkan oleh Imam al-Syafi'i yang berbunyi:
سَافِرْ تَجِدْ عِوَضًا عَمَّنْ تُفَارِقُهُ * وَانْصَبْ فَإِنَّ لَذِيْذَ الْعَيْشِ فِيْ النَّصَبِ
Atau:
سَأَضْرِبُ فِيْ طُوْلِ الْبِلَادِ وَعِرْضِهَا * أَنَالُ مُرَادِيْ أَوْ أَمُوْتُ غَرِيْبَا
Yang pada intinya, maksud bait di atas adalah himbauan untuk berpergian jauh, karena di sana ada keutamaan dan manfaat yang melimpah.
Falsafah di atas, kita telah menjumpainya pada kepribadian Sheikh Labib Najib Abdullah اللّٰه يحفظه ويرفع قدره. Di mana beliau bukan hanya mewarisi keilmuan fikih madzhab Syafi'i, namun juga falsafah hidup yang dituangkan oleh Imam al-Syafi'i itu sendiri.
Beliau telah merelakan safar dari Yaman ke Asia Tenggara demi menebarkan kebermanfaatan ilmunya. Kini jadwal kajian beliau begitu amat padat layaknya penceramah. Setelah kemarin selesai ber-majelis di Jakarta Selatan, kini harus memenuhi undangan para penuntut ilmu di beberapa lokasi di Malaysia.
Padahal beliau tidaklah mengisi Tabligh Akbar atau ceramah, tetapi adalah kajian kitab. Uniknya lagi, kajian beliau begitu semarak di negara yang tidak terbiasa berkomunikasi dengan bahasa Arab.
Sungguh karunia yang paling istimewa dari Allah Ta'ala kepada orang-orang berpendidikan tinggi dan berilmu adalah kebermanfaatan ilmunya secara luas. Karena akan menjadi sebuah beban moral, manakala telah memperoleh ilmu namun belum dikaruniai kemampuan menebarkan manfaat ilmunya.
Semoga kita terus memanfaatkan potensi dan keunggulan yang jauh-jauh Allah Ta'ala datangkan untuk negeri kita. Menghargai dan memuliakan semua yang dapat memajukan peradaban dan nilai tinggi bagi masyarakat kita. Sekian.
Firman, 15 Syawal 1447 H
Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!