Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.009 views

Matinya Fitrah Ibu dalam Cengkeraman Sekulerisme

 

Oleh: Fatimah Azzahra, S.Pd

“I though about week later they might be dead. I didn’t feel like I should return home to save them”.

(japantimes.co.jp, 1/8/2010)

Sanae Shimomura, 23 tahun, tega mengunci kedua anaknya, Sakurako Hagi 3 tahun dan Kaede Hagi 1 tahun, di dalam apartemen. Ia meninggalkan anaknya selama berminggu-minggu. Hingga akhirnya kedua anak tersebut ditemukan sudah membusuk di dalam apartemen. Namun, sang ibu tidak menyesal atas kematian kedua anaknya.

--------------------------------------------------------------------------

“Paman melakukan hal mengerikan padaku. Dia menaruh lipstik ibuku di bibirku. Dan mendorongku keras-keras. Lalu, ibu pulang. Ibu memukuliku, sambil berkata, aku kotor. Lalu, dia memasukkanku ke dalam keresek sampah. Dan membuang sampah kepadaku. Kemudian, ia menaruhku di luar rumah. Paman bilang, aku akan mati kalau tetap di dalam keresek sampah. Tapi, ibu malah bilang,’Aku tidak peduli! Malah bagus kalau begitu’”. (Mother, episode 14)

Real Story

Kematian  mengenaskan yang dialami oleh Sakurako dan Kaede bukan cerita belaka. Ia nyata. Kantor berita di negeri matahari terbit itu menggambarkan adik kakak Hagi ini ditemukan kurus kering. Dalam keadaan telanjang, terlentang diantara tumpukan sampah. Hasil autopsi mengatakan tak ditemukan sisa makanan dalam saluran cerna keduanya. Diduga, kedua anak Sanae ini meninggal karena kelaparan.

Kasus kekerasan terhadap anak oleh ibunya. Kasus pengabaian anak oleh ibunya. Dan kasus senada, kini kian sering terjadi. Bak musim jamur kala penghujan. Hingga saking banyaknya, diangkatlah ia menjadi film. Sebagaimana kasus pengabaian anak di atas diangkat menjadi sebuah film yang berjudul “Sunk into the Womb” pada tahun 2016.

Tak hanya di Jepang, Korea pun merilis film bergenre sama. Tentang penganiayaan anak oleh ibunya. Walau bukan kisah nyata. Drama “Mother” ini mewakili kisah kekerasan anak oleh ibu dan pasangannya yang juga menjamur di Korea sana. Tak cukup Jepang dan Korea, kasus yang sama pun terjadi di negeri kita tercinta. Indonesia. Hingga lahir salah satu filmnya tahun 2016, “Untuk Angelina”. Bukan hanya Jepang, Korea, Indonesia, tapi sebagian besar negara di dunia ini bisa jadi memiliki kasus yang serupa. Walau tak semuanya diadopsi ke layar kaca.

Sedih. Iba. Marah. Benci. Semua bercampur rasa di dada. Heran seheran-herannya. Mengapa bisa ibu yang mengandung, melahirkan darah dagingnya sendiri begitu tega mengabaikan, menganiaya anaknya?

Sekulerisme Biang Keladi

Berderet kasus pilu terjadi menimpa anak-anak tak berdosa. Alasannya pun terasa remeh. Ingin punya waktu luang. Merasa beban dalam mengurus anak. Apalagi suami tak membersamai. Hilang dengan wanita lain. Tak mau bertanggungjawab atas ibu dan buah hatinya.

Perempuan memiliki fitrah mencintai anak-anak. Mengasihi dan menyayangi anak-anak. Karena itu, pengasuhan diberikan kepada ibu. Bonding antara anak dan ibu pun terjadi lebih intens. Mulai dari proses kehamilan. Janin yang berada dalam tubuh ibu bisa merasakan apa yang ibu rasakan. Maka, sering kita dengar  kalau ibu hamil harus mengatur emosinya. Tidak boleh stress karena akan mempengaruhi kondisi janin. Hal ini berlanjut setelah melahirkan. Ibu harus menyusui sang bayi  dalam hitungan jam. Ini adalah fase lanjutan bonding antara anak dan ibu. Demikian seterusnya.

Bahkan pelukan dari orangtua, khususnya ibu bisa membawa keajaiban bagi sang buah hati. Kala demam melanda, pelukan skin to skin bisa membuat demam reda. Saat sakit menghampiri, pelukan bisa menstimulus keluarnya hormon endorphin. Hormon ini adalah natural pain killer. Hingga tak heran kala anak sakit, ia ingin selalu digendong, dipeluk, tak mau lepas dari ibu.

Sayangnya, fitrah ibu nan mulia ini telah rusak bahkan mati pada sebagian ibu. Bukan cinta yang hadir kala bersama anak, namun benci dan amarah. Karena menganggap anak sebagai beban, bukan anugerah. Ini hadir karena racun sekulerime mencengkram dalam benak manusia masa kini.

Sekulerisme. Paham memisahkan agama dari kehidupan. Membuat hidup kering kerontang. Kering dari keimanan. Lemah tak berdaya karena tiada Rabb sebagai tempat bersandar. Tiada Rabb untuk tempat mengadu. Semua terasa berat karena dipikul sendiri. Tak punya tempat bernaung. Tak ada yang diandalkan.

Sayangnya, paham ini laku keras saat ini. Agama jadi hal yang kuno untuk dibicarakan. Keberadaan Tuhan mulai dipertanyakan. Kewajiban pun terasa menjadi beban. Hingga terombang-ambinglah dalam kehidupan.

Kembali dalam Pelukan Agama, Islam

Coba kalau para ibu memiliki keimanan sekokoh karang. Badai sekencang apapun,sebuas apapun, para ibu akan bertahan. Karena dengan iman, ibu percaya, ada Allah bersama mereka. Allah, Rabb Pencipta Alam semesta dan seluruh isinya jauh lebih hebat daripada masalah kita. Dengan mendekat pada Allah, para ibu punya sandaran yang tak terkalahkan.

Fitrah ibu pun akan tetap terjaga. Masalah finansial, akan yakin dengan konsep rezeki. Haqqul yakin bahwa rezeki itu dari Allah, bukan dari suami, dari atasan. Tentu diiringi dengan ikhtiar yang sesuai syaria’t Islam. Masalah rumah tangga, selama berpegang pada agama, insyaallah dinaungi oleh Allah swt. Bukan berarti rumah tangga tanpa masalah, tapi masalah akan terlihat kecil jika kita sudah yakin ada Allah yang Maha Besar. Allah akan tunjukkan solusi dari setiap permasalahan kita.

Sehebat apapun negara di mata dunia, tapi kalau sekulerime sudah bercokol disana. Lihat dan tunggulah kehancurannya. Mulai dari institusi negaranya, sampai ke institusi keluarga. Karena tak mau diatur oleh agama. Menganggap agama sebagai candu. Padahal aturan yang mereka buat penuh cela. Menimbulkan permasalahan di atas permasalahan lainnya.

Sudah saatnya kita kembali dalam pelukan agama. Singkirkan racun pemisahan agama dari kehidupan dunia. Justru dunia kita butuh agama. Butuh aturan dari Rabb Pencipta Alam Semesta. Yang tak pernah salah memberikan aturan-Nya dalam mengatur dunia dan seisinya. Pun kita, harusnya percaya, bahwa aturan Allah itu yang terbaik bagi kita.

Wallahua’lam bish shawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Pembangunan rumah korban banjir Tasikmalaya ini masih butuh dana 14 juta rupiah untuk. Rumah ini sangat dibutuhkan warga sekitar untuk menimba ilmu agama, ibadah, aqidah, tajwid, tahfizh, akhlaq...

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

Di dalam harta kita terdapat hak orang lain, maka wajib hukumnya bagi umat Islam untuk mengeluarkan zakat. Di dalam zakat itu ada senyum masa depan fakir miskin yatim dan dhuafa....

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas, Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Diterjang banjir bandang, rumah sekaligus markas pengajian Ustadz Wahyudin roboh. Taklim diliburkan, puluhan santri berduka. Dibutuhkan dana Rp 60 juta untuk membangunnya dengan tembok permanen....

Latest News
2019, Siapa Yang Menang?

2019, Siapa Yang Menang?

Kamis, 13 Dec 2018 19:42

21 Tahanan Islamic State Melarikan Diri dari Penjara di Irak Utara

21 Tahanan Islamic State Melarikan Diri dari Penjara di Irak Utara

Kamis, 13 Dec 2018 17:15

Doa Khusus Hari Jum'at ini Boleh Diamalkan?

Doa Khusus Hari Jum'at ini Boleh Diamalkan?

Kamis, 13 Dec 2018 17:06

Bom 212, Teror Terhadap Elektabilitas Jokowi

Bom 212, Teror Terhadap Elektabilitas Jokowi

Kamis, 13 Dec 2018 16:05

Saat BlackPink Dibela, Petisi Peduli Generasi Dihina

Saat BlackPink Dibela, Petisi Peduli Generasi Dihina

Kamis, 13 Dec 2018 14:02

Erdogan: Turki Akan Luncurkan Operasi Militer Terhadap YPG di Suriah dalam Beberapa Hari

Erdogan: Turki Akan Luncurkan Operasi Militer Terhadap YPG di Suriah dalam Beberapa Hari

Kamis, 13 Dec 2018 12:00

Setara Institute Sebut Jakarta Kota Intoleran, Fahira: Mungkin Karena Kasus Penodaan Agama Ahok

Setara Institute Sebut Jakarta Kota Intoleran, Fahira: Mungkin Karena Kasus Penodaan Agama Ahok

Kamis, 13 Dec 2018 11:40

[VIDEO] BPJPH Tak Berfungsi, Pemerintah Didesak Tugaskan MUI Urus Halal

[VIDEO] BPJPH Tak Berfungsi, Pemerintah Didesak Tugaskan MUI Urus Halal

Kamis, 13 Dec 2018 11:28

Targetkan Ribuan Pengunjung Wahdah Islamiyah Gelar Ummat Fest 2018

Targetkan Ribuan Pengunjung Wahdah Islamiyah Gelar Ummat Fest 2018

Kamis, 13 Dec 2018 11:05

Interpol Hapus Nama Syaikh Yusuf Al-Qaradawi dari Daftar Buronan

Interpol Hapus Nama Syaikh Yusuf Al-Qaradawi dari Daftar Buronan

Kamis, 13 Dec 2018 11:00

Sukamta: Pemerintah Cina Harus Hormati Keyakinan Warga Muslim Uyghur

Sukamta: Pemerintah Cina Harus Hormati Keyakinan Warga Muslim Uyghur

Kamis, 13 Dec 2018 10:52

Setelah Tolak Perda Syariah, Kini PSI Tolak Praktik Poligami

Setelah Tolak Perda Syariah, Kini PSI Tolak Praktik Poligami

Kamis, 13 Dec 2018 10:44

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Kamis, 13 Dec 2018 09:57

Kenapa e-KTP Kelebihan Cetak? Ada Penggelembungan Data?

Kenapa e-KTP Kelebihan Cetak? Ada Penggelembungan Data?

Rabu, 12 Dec 2018 22:31

Berkali-kali Kasus Tercecernya e-KTP

Berkali-kali Kasus Tercecernya e-KTP

Rabu, 12 Dec 2018 21:31

31 Juta DPT, Politisi: Pemilu 2019 Terduga tidak Jujur

31 Juta DPT, Politisi: Pemilu 2019 Terduga tidak Jujur

Rabu, 12 Dec 2018 20:31

Seorang Pengacara di Mesir Ditangkap Karena Kenakan 'Rompi Kuning' yang Dilarang

Seorang Pengacara di Mesir Ditangkap Karena Kenakan 'Rompi Kuning' yang Dilarang

Rabu, 12 Dec 2018 19:00

Pemberontak Syi'ah Houtsi dan Pemerintah Yaman Setujui Pertukaran 15.000 Lebih Tahanan

Pemberontak Syi'ah Houtsi dan Pemerintah Yaman Setujui Pertukaran 15.000 Lebih Tahanan

Rabu, 12 Dec 2018 18:15

Laporan: UEA Gelontorkan Uang dalam Jumlah Besar untuk Memata-matai Warganya

Laporan: UEA Gelontorkan Uang dalam Jumlah Besar untuk Memata-matai Warganya

Rabu, 12 Dec 2018 17:15

Jaksa Malaysia Ajukan Tuduhan Korupsi Baru pada Mantan PM Najib Razak

Jaksa Malaysia Ajukan Tuduhan Korupsi Baru pada Mantan PM Najib Razak

Rabu, 12 Dec 2018 16:15


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X