Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.353 views

Kasus Baiq Nuril, Potret Buram Sistem Hukum Kapitalis

Oleh: Sitti Komariah, S. Pd. I (Muslimah Media Konda)

Kasus Baiq Nuril Maknun kembali cederai rasa keadilan di negara hukum ini. Nama mantan guru honorer di SMAN 7 Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) seketika melejit menjadi perbincangan hangat di berbagai media setelah dinyatakan bersalah menyebarkan rekaman bermuatan kesusilaan dan dihukum enam bulan penjara serta denda 500 juta dalam putusan kasasi Mahkamah Agung (MA).

Baiq Nuril pun merasa diperlakukan tidak adil lantaran dirinya adalah korban kasus perbuatan pelecehan yang dilakukan Kepala Sekolah SMAN 7 Mataram, M. Pelecehan itu disebutnya terjadi lebih dari sekali, CNN Indonesia, (14/11/2018).

Kasus ini membuat banyak pihak angkat bicara salah satunya Wakil Ketua MPR RI Abdul Muhaimin Iskandar. Cak Imin mengatakan, kasus Baiq Nuril mencederai rasa keadilan di masyarakat, dan mendesak agar ibu Nuril dibebaskan dari segala tuntutan hukum, republika.co.id, Jakarta (17/11/2018).

“Dia merekam semua itu kan supaya terhindar dari fitnah. Dia punya anak yang masih menyusu, punya suami. Atasanya yang selalu menggoda, kok malah bu Nuril yang dihukum, ini mencederai rasa keadilan masyarakat,” kata Cak Imin di Jakarta, Sabtu (17/11).

Hal senada pun di katakan oleh pengacara terkenal Indonesia Hotman Paris. Dia mengatakan, menurut tim Cyber Mabes polri, dua kartu sim ponsel tersebut tidak terbukti ada transmisi yang berbau asusila, tribunjateng.com (20/11/2018).

“Lagipula dua kartu sim itu hanya pernah dipakai oleh temennya Nuril untuk membuat pengaduan kepada DPRD Mataram dan Dikti,” tutur Hotman Paris. “Orang ngadu itu bukan suatu tindak pidana,” sambung Hotman Paris. Hotman Paris menyatakan, seseorang yang melakukan pembocoran dalam rangka pembelaan bukanlah tindak pidana.

Kasus Baiq Nuril kembali menjadi salah satu potret buram kesemrawutan sistem hukum kapitalis demokrasi. Dimana dalam sistem kapitalis ini selamanya tidak akan pernah menuai keadilan, karena dalam sistem ini mereka yang memiliki kekuasaan dan kekuatan lah yang menang, dan yang tidak akan pernah tertindas. Seperti yang kita ketahui bersama bagaimana mungkin seorang wanita yang menjadi korban pelecehan seksual, malah menjadi tersangka atau mendapatkan hukuman dan denda yang nilainya cukup fantastis.

Rakyat miskin yang terjerat hukum tidak akan mampu berbuat apa-apa, mereka hanya mampu menerima putusan pengadilan walaupun hukuman tersebut tidaklah adil bagi mereka. Sebelumnya kasus ketidak adilan yang menimpa Baiq Nuril di negeri ini, telah banyak dirasakan juga oleh rakyat miskin yang juga menuai ketidak adilan hukum di negeri sendiri. Seperti kasus nenek Asyani.

Mungkin kita belum melupakan kasus nenek Asyani yang dihukum dengan tuntutan 5 tahun penjara hanya karena diduga mencuri 7 batang kayu jati berukuran 15 cm yang diduga milik pihak Perhutani. Kemudian kasus Pak Busrin yang bekerja sebagai kuli pasir harus merasakan dinginnya jeruji besi selama 2 tahun dan denda 2 miliar hanya karena menebang pohon mangrove untuk dibuatnya bahan bakar memasak.

Inilah dinamika hukum di negara Indonesia. Sistem hukum yang ada seakan “tajam kebawah dan tumpul keatas”. Mereka yang memiliki kekuasaan dan kekuatan akan aman dari ganguan hukum walaupun aturan negara yang dilanggar. Namun berbeda dengan rakyat miskin yang tidak memiliki kekuasaan dan kekuatan, mereka yang hanya melakukan tindakan pencurian kecil dan korban pelecehan seksual harus ditangkap dan dijebloskan ke penjara.

Sedangkan seorang pejabat negara yang melakukan koruptor uang negara milyaran rupiah dapat bebas berkeliaran, bahkan walaupun mereka berada di balik jeruji besi, para koruptor tersebut dapat tidur nyenyak dengan semua fasilitas mewah di dalam penjaranya. 

Oleh karena itu harus ada reformasi hukum yang dilakukan secara komprehensif mulai dari tingkat pusat sampai pada tingkat pemerintahan paling bawah dengan melakukan pembaharuan sikap, dan cara berfikir agar sistem hukum dapat adil bagi siapapun. Baik rakyat kecil maupun pejabat kelas atas. Yang terpenting harus berpedoman kepada syariat Allah dan selalu berpedoman dengan “siapa yang salah, dan siapa yang benar” bukan berpedoman pada “siapa yang bayar dia yang menang”.

Namun hal itu sangatlah mustahil mampu dilakukan di dalam sistem hukum kapitalis demokrasi yang berlandaskan akan asas hawa napsu dan materi belaka. Saatnya kita kembali kepada sistem hukum Islam yang bersumber dari Allah semata. Dengan menerapkan Islam dalam seluruh aspek kehidupan tanpa terkecuali.

Islam adalah agama yang sempurna dan agama bagi seluruh alam. Islam pun bukan hanya sebagai agama ritual belaka, namun Islam mempunyai seperangkat aturan kehidupan manusia, termaksud dalam masalah hukum. Hukum dalam sistem Islam jelaslah akan adil bagi siapapun karena dalam sistem hukum Islam selalu berpedoman kepada yang haq dan batil sesuai tuntunan hukum syara yang datangnya dari Allah. 

Hanya sistem sanksi Islam yang tegas dan keras  yang akan mampu memberikan rasa keadilan dan efek jera bagi pelaku tindak kejahatan dan orang lain, serta mampu memberikan solusi tuntas terhadap segala bentuk kejahatan, termaksud problem kekerasan dan pelecahan terhadap perempuan. Sebagaimana kisah heroik pada masa kekhalifahan Al-Mu’tasim Billah, khalifah kedelapan dinasti Abbasiyah dalam membela kehormatan muslimah dan kehormatan Islam.

Pada saat itu ada seorang muslimah dengan pakaian rapi dan menutup seluruh auratnya sedang berbelanja. Namun orang Romawi mengaitkan pakaian wanita tersebut kepada sesuatu, sehingga pada saat wanita itu bergerak, tersingkaplah auratnya. Kemudian wanita tersebut berteriak dan memangil, Waa Mu’tasimaah!, yang artinya “dimana kau Mu’tasim, tolonglah aku”.

Saat teriakan wanita tersebut sampai ketelinga khalifah Al-Mu’Tasim. Beliau langsung memerintahkan panglima perang untuk mengumpulkan pasukan untuk memenuhi panggilan wanita itu.

Beribu-ribu pasukan diturunkan, banyak sekali sehingga apabila saat pasukan itu berbaris, maka pasukan terdepan sudah sampai di kota Ammuriyah, sedangkan pasukan yang ada di belakang masih di perbatasan kota Baghdad. Sebegitu seriusnya khalifah Al-Mu’tasim dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang kepala negara yang harus melindugi rakyatnya.

Dan masih banyak lagi kisah-kisah heroik yang tercatat oleh tinta emas dalam pemerintahan Islam guna mensejahterakan rakyatnya, karena kepemimpinan dalam Islam merupakan tangung jawab yang akan dimintai pertangung jawaban, dan seorang pemimpin merupakan perisai dan pelindung bagi rakyatnya “seorang imam (khalifah) memelihara dan mengatur urusannya terhadap rakyatnya” (HR. Bukhari dan Muslim). Wallahu a’lam Bish-shawab. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Latest News
Film Sexy Killer, Potret Buram Pengeloaan Tambang

Film Sexy Killer, Potret Buram Pengeloaan Tambang

Sabtu, 20 Apr 2019 03:15

Muslim Swedia Jadi Target Serangan Kejahatan Kebencian di Internet

Muslim Swedia Jadi Target Serangan Kejahatan Kebencian di Internet

Jum'at, 19 Apr 2019 23:27

Ini Beda Lembaga Survei di Filipina dan Indonesia Menurut Adhie Massardi

Ini Beda Lembaga Survei di Filipina dan Indonesia Menurut Adhie Massardi

Jum'at, 19 Apr 2019 23:23

Israel Serang Dua Posisi Hamas di Jalur Gaza yang Diblokade

Israel Serang Dua Posisi Hamas di Jalur Gaza yang Diblokade

Jum'at, 19 Apr 2019 23:22

Di Rusia Jokowi-Ma'ruf Menang, Caleg PSI Dapat Suara Terbanyak

Di Rusia Jokowi-Ma'ruf Menang, Caleg PSI Dapat Suara Terbanyak

Jum'at, 19 Apr 2019 23:20

Klaim Menang Pilpres: Jokowi Modal Quick Count, Prabowo Berdasar Real Count

Klaim Menang Pilpres: Jokowi Modal Quick Count, Prabowo Berdasar Real Count

Jum'at, 19 Apr 2019 23:13

Tabulasi KawalPemilu Sementara, Selisih Suara Jokowi dan Prabowo Hanya 5.529 suara

Tabulasi KawalPemilu Sementara, Selisih Suara Jokowi dan Prabowo Hanya 5.529 suara

Jum'at, 19 Apr 2019 22:41

Laporan: Kematian Akibat Perang di Yaman Telah Mencapai Setidaknya 70.000 Jiwa

Laporan: Kematian Akibat Perang di Yaman Telah Mencapai Setidaknya 70.000 Jiwa

Jum'at, 19 Apr 2019 22:35

Kubu Prabowo Klaim Menang di Sumut Raih 60 Persen Berdasarkan C1

Kubu Prabowo Klaim Menang di Sumut Raih 60 Persen Berdasarkan C1

Jum'at, 19 Apr 2019 22:09

Pasukan Israel Tembak Mahasiswa Palestina di Tepi Barat

Pasukan Israel Tembak Mahasiswa Palestina di Tepi Barat

Jum'at, 19 Apr 2019 22:03

Taliban Cibir Delegasi Pemerintah, Sebut Konferensi Doha Bukan Undangan Pesta Pernikahan

Taliban Cibir Delegasi Pemerintah, Sebut Konferensi Doha Bukan Undangan Pesta Pernikahan

Jum'at, 19 Apr 2019 22:00

Turki Tangkap Agen Mata-mata UEA Salah Satunya Dicurigai Terkait Pembunuhan Khashoggi

Turki Tangkap Agen Mata-mata UEA Salah Satunya Dicurigai Terkait Pembunuhan Khashoggi

Jum'at, 19 Apr 2019 21:35

Masih Yakin Dapat 4 Persen, Yusril: Jangan Percaya Hasil Quick Count

Masih Yakin Dapat 4 Persen, Yusril: Jangan Percaya Hasil Quick Count

Jum'at, 19 Apr 2019 21:34

AS Daftarkan Orang yang Lahir di Dataran Tinggi Golan Sebagai Penduduk Asli Israel

AS Daftarkan Orang yang Lahir di Dataran Tinggi Golan Sebagai Penduduk Asli Israel

Jum'at, 19 Apr 2019 21:22

Hadiri Syukuran Kemenangan Prabowo, Rizal Ramli: Terharu, Tukang Ojek Tak Mau Dibayar

Hadiri Syukuran Kemenangan Prabowo, Rizal Ramli: Terharu, Tukang Ojek Tak Mau Dibayar

Jum'at, 19 Apr 2019 21:10

Pasukan Israel Hancurkan Rumah Keluarga Palestina yang Dituduh Membunuh Wanita Yahudi

Pasukan Israel Hancurkan Rumah Keluarga Palestina yang Dituduh Membunuh Wanita Yahudi

Jum'at, 19 Apr 2019 21:06

PKS Kuasai Perolehan Suara Pemilu di Arab Saudi

PKS Kuasai Perolehan Suara Pemilu di Arab Saudi

Jum'at, 19 Apr 2019 20:23

Rombong Barokah Diserbu Jamaah

Rombong Barokah Diserbu Jamaah

Jum'at, 19 Apr 2019 20:22

KPU Tak Bertanggungjawab terhadap Kegiatan Lembaga

KPU Tak Bertanggungjawab terhadap Kegiatan Lembaga "Quick Count"

Jum'at, 19 Apr 2019 19:49

Jangan Anggap Enteng Protes Kecurangan dari Rakyat

Jangan Anggap Enteng Protes Kecurangan dari Rakyat

Jum'at, 19 Apr 2019 18:47


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Kamis, 18/04/2019 17:21

Suara Sah Dihitung Manual KPU