Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.251 views

#NoMarriage jadi Pilihan, Generasi Diambang Kepunahan

Oleh:

Sartinah

Komunitas Peduli Umat, Member Akademi Menulis Kreatif

 

KOREA SELATAN merupakan salah satu negara yang memiliki keindahan dan budaya luar biasa. Pertumbuhan ekonomi dan kemajuan teknologi negeri ginseng tersebut juga sangat mengagumkan. Tak dinyana, negeri yang dijuluki sebagai "keajaiban Asia Timur" ini, memiliki problem kemanusiaan yang memprihatinkan.

Baru-baru ini, gerakan #NoMarriage menjadi banyak diperbincangkan, setelah seorang YouTuber Korea Selatan bernama Baeck Ha-Na secara terang-terangan membuat konten soal isu anti-pernikahan di kanal YouTube miliknya.

“Lingkungan membuat saya merasa gagal karena di usia 30 tahun belum menjadi seorang istri atau ibu. Daripada menjadi milik seseorang, saat ini saya memilih fokus dengan tujuan dan ambisi untuk masa depan saya sendiri,” ungkap Baeck seperti dikutip Fox News. (Kumparan.com, 31 Juli 2019).

Tak hanya gerakan #NoMarriage saja, isu soal pernikahan ini juga mendasari terbentuknya komunitas Elite Without Marriage, I am Going Forward (EMIF) yang digawangi oleh Kang Han-byul, perempuan muda asal Korea Selatan yang peduli soal isu-isu perempuan. Komunitas ini menjadi tempat para bi-hon, sebutan untuk perempuan yang tidak mau menikah dan tidak mau punya anak, untuk saling berbagi pengalaman dan apa yang mereka rasakan ketika mendapat tekanan dari lingkungan soal statusnya yang belum menikah. Kedua komunitas ini memiliki misi yang sama, yaitu untuk menyuarakan bahwa perempuan tidak harus menikah untuk bisa dikatakan sukses. (Kumparan.com, 31Juli 2013).

 

Sekularisme Penyebab Terciptanya Masyarakat Sakit

Realitas kehidupan di negeri ginseng Korea Selatan ternyata tak seindah di dalam drama. Negeri itu tengah menghadapi ancaman kepunahan populasi. Hal ini ditengarai dari banyaknya perempuan Korea yang enggan menikah atau mengurus anak. Apalagi banyak di antara mereka yang menganggap bahwa menikah tak lebih sekadar menjadi mesin pencetak anak. Tekanan kehidupan yang berat menjadi problem tak terbantahkan, hingga banyak perempuan yang lebih menyukai berkarir di ruang publik, daripada berkutat di ranah domestik, yakni keluarga.

Ditambah lagi dengan adanya kebijakan  ala kapitalisme bagi perempuan, yang memberi standar nilai  jika mereka memiliki pekerjaan. Hal ini mengakibatkan  munculnya gelombang pekerja wanita secara besar-besaran. Alhasil, banyak perempuan yang kehilangan gairah untuk menjalani peran mulianya, yakni sebagai istri dan ibu pendidik generasi.

Dengan adanya problem tersebut, banyak perempuan Korea Selatan dan perempuan di seluruh dunia pada umumnya memiliki rasa  ketidakpercayaan pada pernikahan, enggan memiliki anak, bahkan menganggap anak sebagai beban. Kapitalisme juga berhasil mengarahkan manusia agar lebih mencintai materi dan gaya hidup hedonis. Kemudian melalaikan kebahagiaan dan kecintaan pada keluarga demi menjaga pelestarian ras manusia.

Konsekuensi dari seluruh problem tersebut yakni resiko punahnya populasi manusia. Hal ini ditandai dari terus menurunnya angka kelahiran, serta tingginya angka bunuh diri yang kian mengkhawatirkan. Bahkan, anjloknya  angka kelahiran di Korea Selatan telah mencapai titik terendah, yakni pada poin 1,19 tiap perempuan. Demikianlah, tingkat kemajuan ekonomi dan perkembangan teknologi yang tumbuh pesat, nyatanya selalu beriringan dengan munculnya krisis sosial, keruntuhan institusi keluarga, tingginya kekerasan pada perempuan dan anak, dan lain-lain.

 

Islam Menempatkan Wanita Sebagai Penjaga Peradaban

"Jika Amerika menghabiskan ratusan juta dolar dalam mengatasi problem sosial di masyarakatnya, maka Islam melenyapkan kebiasaan yang telah mengakar di masyarakat jahiliah hanya dengan beberapa lembar ayat Alquran." Sayyid Quthb.

Sebagai agama yang haq, Islam memiliki solusi fundamental dalam menjaga perempuan agar tetap berada diposisinya yang mulia dan sangat urgen, yakni sebagai penjaga peradaban. Semua tertulis secara sempurna dalam lembaran Alquran yang mulia. Hal ini tentu sangat bertolak belakang dengan peradaban Barat dalam memperlakukan perempuan.  Karakter masyarakat barat yang sekuler, pragmatis, dan hedonis membawa perempuan jauh dari kedudukannya yang mulia.

Islam memiliki seperangkat aturan untuk menciptakan dan menjaga masyarakat yang sehat jiwanya. Sejak kelahirannya, Islam telah menorehkan prestasi yang luar biasa dengan keluhuran peradabannya. Sebab, akidah dan hukum-hukumnya memiliki maqashid syariah yang akan menjaga 5 (lima) hal terhadap manusia, yakni memelihara agama, memelihara jiwa, memelihara akal, memelihara keturunan, dan memelihara harta benda. Penjagaan ini akan membuat modernitas dan kemajuan zaman yang terus terjadi, tidak menyebabkan gangguan sosial di masyarakat.

Menurut Islam, posisi utama kaum wanita adalah sebagai pendidik generasi masa depan. Menjadi ibu yang beriman, cerdas, dan mengetahui di mana tugas utamanya, yakni melahirkan generasi-generasi cemerlang. Dengan kemuliaan Islam, kaum wanita tidak akan memiliki fobia terhadap pernikahan. Demikian juga tidak akan tercipta masyarakat sakit seperti yang terjadi di dunia Barat.

Demikianlah penjagaan Islam yang sempurna terhadap kaum muslimah. Penerapan Islam secara kaffah dalam semua dimensi, akan mengembalikan fitrah mulia wanita yang telah direnggut oleh Barat di bawah payung sekularisme. Dengan Islam, wanita tetap memiliki posisi terhormat, meski tak harus berkarir di ruang publik. Wallahu a'lam bi ash shawab.*

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
HNW Sebut My Flag Merah Putih vs Radikalisme Bukan Film NU

HNW Sebut My Flag Merah Putih vs Radikalisme Bukan Film NU

Selasa, 27 Oct 2020 08:39

Materi Fatwa untuk Munas MUI Masih Diinventarisir

Materi Fatwa untuk Munas MUI Masih Diinventarisir

Selasa, 27 Oct 2020 08:07

Rezim Ngotot dan Bandel

Rezim Ngotot dan Bandel

Senin, 26 Oct 2020 23:54

WhatsApp Uji Coba Fitur 'Join Missed Calls'

WhatsApp Uji Coba Fitur 'Join Missed Calls'

Senin, 26 Oct 2020 22:50

Dua Dimensi Kebahagiaan dalam Islam

Dua Dimensi Kebahagiaan dalam Islam

Senin, 26 Oct 2020 22:45

Pompeo Bikin Ketar Ketir Joko

Pompeo Bikin Ketar Ketir Joko

Senin, 26 Oct 2020 22:40

Kepala Mossad Duga Kesepakatan Normalisasi Israel dan Arab Saudi Akan Segera Datang

Kepala Mossad Duga Kesepakatan Normalisasi Israel dan Arab Saudi Akan Segera Datang

Senin, 26 Oct 2020 20:30

PM Pakistan Imran Khan Minta Facebook Larang Konten Islamofobia

PM Pakistan Imran Khan Minta Facebook Larang Konten Islamofobia

Senin, 26 Oct 2020 19:45

Pasal Sangkar Besi Bagi Aktivis: Suatu Analisis Yuridis

Pasal Sangkar Besi Bagi Aktivis: Suatu Analisis Yuridis

Senin, 26 Oct 2020 18:26

Belajar Itu Pasti, Beraspirasi Harus!

Belajar Itu Pasti, Beraspirasi Harus!

Senin, 26 Oct 2020 17:56

Militer Armenia Langgar Gencatan Senjata di Nagorno-Karabakh Untuk Yang Ketiga Kalinya

Militer Armenia Langgar Gencatan Senjata di Nagorno-Karabakh Untuk Yang Ketiga Kalinya

Senin, 26 Oct 2020 17:30

Terkait Pernyataan Presiden Macron Sudutkan Islam, MUI Minta Menlu Panggil Dubes Prancis

Terkait Pernyataan Presiden Macron Sudutkan Islam, MUI Minta Menlu Panggil Dubes Prancis

Senin, 26 Oct 2020 17:09

Proyek Gagal Film “My Flag”

Proyek Gagal Film “My Flag”

Senin, 26 Oct 2020 16:38

Gamang, Prancis Desak Negara-negara Timur Tengah Akhiri Seruan Pemboikotan Produk Mereka

Gamang, Prancis Desak Negara-negara Timur Tengah Akhiri Seruan Pemboikotan Produk Mereka

Senin, 26 Oct 2020 12:14

Heboh Film My Flag, Ada Adegan Berkelahi Tarik Paksa Cadar Muslimah

Heboh Film My Flag, Ada Adegan Berkelahi Tarik Paksa Cadar Muslimah

Senin, 26 Oct 2020 09:38

Sudah Saatnya Dibentuk Kementerian Penangkapan Aktivis

Sudah Saatnya Dibentuk Kementerian Penangkapan Aktivis

Senin, 26 Oct 2020 08:25

Bank Irak Tawarkan Pinjaman Sebesar 10 Juta Dinar Bagi Yang Ingin Menikahi Istri Kedua

Bank Irak Tawarkan Pinjaman Sebesar 10 Juta Dinar Bagi Yang Ingin Menikahi Istri Kedua

Ahad, 25 Oct 2020 17:15

Seruan Protes dan Boikot Produk Prancis Menggema Menyusul Komentar Anti-Islam Macron

Seruan Protes dan Boikot Produk Prancis Menggema Menyusul Komentar Anti-Islam Macron

Ahad, 25 Oct 2020 15:45

Kaji Buku ‘Muslimah Anti Viral’, FMDKI Ajak Muslimah Indonesia Perkuat Keislaman di Era Digital

Kaji Buku ‘Muslimah Anti Viral’, FMDKI Ajak Muslimah Indonesia Perkuat Keislaman di Era Digital

Ahad, 25 Oct 2020 15:25

Anjuran Menutup Aurat untuk Anak

Anjuran Menutup Aurat untuk Anak

Ahad, 25 Oct 2020 13:55


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Senin, 26/10/2020 16:38

Proyek Gagal Film “My Flag”