Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.794 views

Gerakan #NoMarriage Is No Good Solution

Oleh: Mira Susanti (Aliansi Penulis Perempuan Untuk Generasi)

Beragam persoalan sosial yang menghadang perempuan dan generasi saat ini. Mencuat suatu gerakan baru dengan tagar #NoMarriage. Siapa sangka gerakan ini  menjadi topik perbincangan di negeri ginseng Korea Selatan.

Hastag ini di sponsori oleh seorang YouTuber asal Korea Selatan bernama Baeck Ha-Na. Mengungkap secara  terang-terangan sebuah konten anti-pernikahan di kanal YouTube pribadinya.

Baeck Ha-Na menyatakan bahwa “Lingkungan membuat saya merasa gagal karena di usia 30 tahun belum menjadi seorang istri atau ibu. Daripada menjadi milik seseorang, saat ini saya memilih fokus dengan tujuan dan ambisi untuk masa depan saya sendiri,”  (Kumparan.com)

Tak hanya itu Gerakan #NoMarriage  ini ikut serta mendasari terbentuknya komunitas Elite Without Marriage, I am Going Forward (EMIF) yang disponsori  oleh Kang Han-byul. Perempuan muda asal Korea Selatan yang peduli soal isu-isu perempuan.

Komunitas ini menjadi  wadah bagi para bi-hon, (sebutan untuk perempuan yang tidak mau menikah dan tidak mau punya anak)  untuk  berbagi pengalaman. Tentang perasaan  mereka  ketika mendapatkan tekanan dari lingkungan mengenai statusnya yang belum menikah.

Secara kasat mata bahwa kedua komunitas ini memiliki visi yang sama, yaitu lantang menyuarakan  bahwa perempuan tidak harus menikah untuk bisa dikatakan sukses. Inilah potret buram kehidupan perempuan di negeri ginseng Korea. Dibalik keindahan serta kemajuan teknologi yang serba canggih. Bahkan dijuluki sebagai "Keajaiban Asia Timur" tapi  menyimpan segudang masalah sosial.

Tak bisa dipungkiri bahwa aturan kehidupan  liberal dan sekulerlah  menjadi penyebab rusaknya tatanan  kehidupan manusia saat ini. Kebebasan menjadi dalih bagi perempuan untuk mengeksplor diri mereka diranah publik. Tanpa menyadari fitrahnya sebagai perempuan yang akan melanjutkan estafet kehidupan manusia dimasa akan datang.Kehidupan liberal telah memalingkan perempuan untuk hidup bebas tanpa mau terikat dengan aturan yang telah digariskan atas kodratnya.

Persoalan ini bisa saja menimpa perempuan secara global. Konflik kehidupan perempuan dimana-mana tetap sama. Pandangan  terhadap perempuan sebagai ibu rumah tangga dianggap profesi  yang rendah. Akhirnya memilih meninggalkan kehidupan domestik  go publik. Menikah akan  menghambat karir dan kesuksesan mereka dalam dunia kerja.  

Keinginan menikahpun sudah tidak semarak lagi. Sokongan pun datang  dari kaum feminis yang mengusung ide kesetaraan gender. Bahwa perempuan memiliki hak yang sama di ranah publik. Mereka saling berlomba dan bersaing mendapatkan popularitas.

Salah satu dampak yang dirasakan terutama di bidang ekonomi. Penurunan pergerakan ekonomi konstan terjadi karena jumlah penduduk yang secara terus-menerus berkurang. Berdasarkan data World Bank, Korea Selatan tercatat sebagai negara dengan angka kelahiran terendah di dunia. Pada 2010, 64.7 persen. Lebih dari 20 persen lokasi perayaan pernikahan di Seoul ditutup.

Pada 2019 setidaknya ada tiga sekolah dasar dan sekolah menengah pertama yang tutup karena kekurangan jumlah murid. Melihat angka tersebut, pihak pemerintah Korea Selatan akhirnya membentuk Presidential Committee on Aging Society and Population Policy pada 2017. Fokus pada bagaimana menikah dan melahirkan tidak akan membatasi ruang gerak perempuan.

Bagaimana tidak akan  berkurang, bisa-bisa negara atau dunia  bisa mengalami kepunahan penduduk jika hal ini tidak segera di atasi. Tentu saja solusinya bukan mendukung pergaulan bebas apalagi komunitas pelangi yang semakin bersinar menuju kehancuran. Dunia butuh kepada seperangkat aturan yang dapat menjamin terlaksananya peran hakiki manusia.

Kehidupan yang melaksanakan Aturan Islamlah satu-satunya yang menjamin itu semua. Islam telah menyematkan peran utama perempuan adalah sebagai ummu wa rabbatul bait yaitu ibu sekaligus pengatur rumah tangga. Sementara peran  nafkah hanya diwajibkan kepada kaum bapak bukan ibu. Sebagaimana yang terjadi saat ini justru sebaliknya.

Ketika hal ini berjalan sesuai dengan fitrahnya maka dipastikan  tak ada lagi perempuan yang akan merebut peran itu dari laki-laki.Mereka akan focus menjalankan tugasnya masing-masing. Tanpa melupakan tujuan ia diciptakan oleh sang pencipta tidak lain adalah  untuk melanjutkan keturunan jenis manusia.

Tujuan tersebut tak akan terlaksana kecuali dalam ikatan suci pernikahan. Pernikahan adalah sarana terbesar untuk memelihara manusia agar tidak terjatuh ke dalam perkara yang diharamkan Allah, seperti zina, liwath (homoseksual) dan selainnya.  Menolak menikah sama saja melawan Fitrah dari Allah.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Kemenkes: 88 dari 100 ribu Orang Meninggal Akibat Rokok

Kemenkes: 88 dari 100 ribu Orang Meninggal Akibat Rokok

Kamis, 01 Oct 2020 22:18

Bangkitnya Komunis Satukan Umat

Bangkitnya Komunis Satukan Umat

Kamis, 01 Oct 2020 22:07

Iran Seludupkan Senjata Ke Pemberontak Syi'ah Houtsi di Yaman Melalui Pangkalan di Somalia

Iran Seludupkan Senjata Ke Pemberontak Syi'ah Houtsi di Yaman Melalui Pangkalan di Somalia

Kamis, 01 Oct 2020 21:45

Islamic State Perintahkan Anggotanya Lancarkan Serangan di Turki Setiap Bulan

Islamic State Perintahkan Anggotanya Lancarkan Serangan di Turki Setiap Bulan

Kamis, 01 Oct 2020 20:45

Mesir Hukum 2 Influencer TikTok Wanita Enam Tahun Penjara Karena 'Mendorong Prostitusi'

Mesir Hukum 2 Influencer TikTok Wanita Enam Tahun Penjara Karena 'Mendorong Prostitusi'

Kamis, 01 Oct 2020 20:30

Jajak Pendapat: Hampir Setengah Anggota Partai Konservatif Inggris Percaya Islam Adalah Ancaman

Jajak Pendapat: Hampir Setengah Anggota Partai Konservatif Inggris Percaya Islam Adalah Ancaman

Kamis, 01 Oct 2020 20:05

Turki Akan Kirim Dukungan Militer ke Azerbaijan Jika Diminta

Turki Akan Kirim Dukungan Militer ke Azerbaijan Jika Diminta

Kamis, 01 Oct 2020 19:47

Menjaga Pelita Kehidupan

Menjaga Pelita Kehidupan

Kamis, 01 Oct 2020 16:37

Hati-hati, Hallyu Cuma Bikin Halu

Hati-hati, Hallyu Cuma Bikin Halu

Kamis, 01 Oct 2020 16:14

Film G30S/PKI, Jejak Sejarah ideologi

Film G30S/PKI, Jejak Sejarah ideologi

Kamis, 01 Oct 2020 16:10

Indonesia Darurat Keamanan Ulama?

Indonesia Darurat Keamanan Ulama?

Kamis, 01 Oct 2020 16:06

IDEAS: Penciptaan Lapangan Kerja Jangan Korbankan Kesejahteraan Pekerja

IDEAS: Penciptaan Lapangan Kerja Jangan Korbankan Kesejahteraan Pekerja

Kamis, 01 Oct 2020 16:03

PKI Subur Bersama Rezim Otoriter

PKI Subur Bersama Rezim Otoriter

Kamis, 01 Oct 2020 15:59

BWA Ubah Lahan Tidur di Cireunghas Jadi Wakaf Produktif

BWA Ubah Lahan Tidur di Cireunghas Jadi Wakaf Produktif

Kamis, 01 Oct 2020 15:56

Satu Pekan Diberlakukan PSBB, Kasus COVID-19 Klaster Perkantoran di DKI Menurun

Satu Pekan Diberlakukan PSBB, Kasus COVID-19 Klaster Perkantoran di DKI Menurun

Kamis, 01 Oct 2020 11:47

Tak Terbayangkan Kalau Dulu PKI Menang dan Berkuasa

Tak Terbayangkan Kalau Dulu PKI Menang dan Berkuasa

Kamis, 01 Oct 2020 11:21

 Orang dengan Obesitas Lebih Mudah Terpapar Virus

Orang dengan Obesitas Lebih Mudah Terpapar Virus

Kamis, 01 Oct 2020 11:16

Mushola Jadi Sasaran Vandalisme, Kearifan Warga Sekitar Patut Diapresiasi

Mushola Jadi Sasaran Vandalisme, Kearifan Warga Sekitar Patut Diapresiasi

Kamis, 01 Oct 2020 11:08

Muslim India Kecewa Pengadilan Vonis Bebas Terdakwa Konspirator Penghancuran Masjid Babri

Muslim India Kecewa Pengadilan Vonis Bebas Terdakwa Konspirator Penghancuran Masjid Babri

Rabu, 30 Sep 2020 22:40

Pemberontak Syi'ah Houtsi Lakukan 65.971 Pelanggaran Terhadap Anak-anak Yaman

Pemberontak Syi'ah Houtsi Lakukan 65.971 Pelanggaran Terhadap Anak-anak Yaman

Rabu, 30 Sep 2020 20:55


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Selasa, 29/09/2020 21:41

Jilbab Bukti Ketaatan, Bukan Pengekangan