Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.008 views

Gerakan #NoMarriage Is No Good Solution

Oleh: Mira Susanti (Aliansi Penulis Perempuan Untuk Generasi)

Beragam persoalan sosial yang menghadang perempuan dan generasi saat ini. Mencuat suatu gerakan baru dengan tagar #NoMarriage. Siapa sangka gerakan ini  menjadi topik perbincangan di negeri ginseng Korea Selatan.

Hastag ini di sponsori oleh seorang YouTuber asal Korea Selatan bernama Baeck Ha-Na. Mengungkap secara  terang-terangan sebuah konten anti-pernikahan di kanal YouTube pribadinya.

Baeck Ha-Na menyatakan bahwa “Lingkungan membuat saya merasa gagal karena di usia 30 tahun belum menjadi seorang istri atau ibu. Daripada menjadi milik seseorang, saat ini saya memilih fokus dengan tujuan dan ambisi untuk masa depan saya sendiri,”  (Kumparan.com)

Tak hanya itu Gerakan #NoMarriage  ini ikut serta mendasari terbentuknya komunitas Elite Without Marriage, I am Going Forward (EMIF) yang disponsori  oleh Kang Han-byul. Perempuan muda asal Korea Selatan yang peduli soal isu-isu perempuan.

Komunitas ini menjadi  wadah bagi para bi-hon, (sebutan untuk perempuan yang tidak mau menikah dan tidak mau punya anak)  untuk  berbagi pengalaman. Tentang perasaan  mereka  ketika mendapatkan tekanan dari lingkungan mengenai statusnya yang belum menikah.

Secara kasat mata bahwa kedua komunitas ini memiliki visi yang sama, yaitu lantang menyuarakan  bahwa perempuan tidak harus menikah untuk bisa dikatakan sukses. Inilah potret buram kehidupan perempuan di negeri ginseng Korea. Dibalik keindahan serta kemajuan teknologi yang serba canggih. Bahkan dijuluki sebagai "Keajaiban Asia Timur" tapi  menyimpan segudang masalah sosial.

Tak bisa dipungkiri bahwa aturan kehidupan  liberal dan sekulerlah  menjadi penyebab rusaknya tatanan  kehidupan manusia saat ini. Kebebasan menjadi dalih bagi perempuan untuk mengeksplor diri mereka diranah publik. Tanpa menyadari fitrahnya sebagai perempuan yang akan melanjutkan estafet kehidupan manusia dimasa akan datang.Kehidupan liberal telah memalingkan perempuan untuk hidup bebas tanpa mau terikat dengan aturan yang telah digariskan atas kodratnya.

Persoalan ini bisa saja menimpa perempuan secara global. Konflik kehidupan perempuan dimana-mana tetap sama. Pandangan  terhadap perempuan sebagai ibu rumah tangga dianggap profesi  yang rendah. Akhirnya memilih meninggalkan kehidupan domestik  go publik. Menikah akan  menghambat karir dan kesuksesan mereka dalam dunia kerja.  

Keinginan menikahpun sudah tidak semarak lagi. Sokongan pun datang  dari kaum feminis yang mengusung ide kesetaraan gender. Bahwa perempuan memiliki hak yang sama di ranah publik. Mereka saling berlomba dan bersaing mendapatkan popularitas.

Salah satu dampak yang dirasakan terutama di bidang ekonomi. Penurunan pergerakan ekonomi konstan terjadi karena jumlah penduduk yang secara terus-menerus berkurang. Berdasarkan data World Bank, Korea Selatan tercatat sebagai negara dengan angka kelahiran terendah di dunia. Pada 2010, 64.7 persen. Lebih dari 20 persen lokasi perayaan pernikahan di Seoul ditutup.

Pada 2019 setidaknya ada tiga sekolah dasar dan sekolah menengah pertama yang tutup karena kekurangan jumlah murid. Melihat angka tersebut, pihak pemerintah Korea Selatan akhirnya membentuk Presidential Committee on Aging Society and Population Policy pada 2017. Fokus pada bagaimana menikah dan melahirkan tidak akan membatasi ruang gerak perempuan.

Bagaimana tidak akan  berkurang, bisa-bisa negara atau dunia  bisa mengalami kepunahan penduduk jika hal ini tidak segera di atasi. Tentu saja solusinya bukan mendukung pergaulan bebas apalagi komunitas pelangi yang semakin bersinar menuju kehancuran. Dunia butuh kepada seperangkat aturan yang dapat menjamin terlaksananya peran hakiki manusia.

Kehidupan yang melaksanakan Aturan Islamlah satu-satunya yang menjamin itu semua. Islam telah menyematkan peran utama perempuan adalah sebagai ummu wa rabbatul bait yaitu ibu sekaligus pengatur rumah tangga. Sementara peran  nafkah hanya diwajibkan kepada kaum bapak bukan ibu. Sebagaimana yang terjadi saat ini justru sebaliknya.

Ketika hal ini berjalan sesuai dengan fitrahnya maka dipastikan  tak ada lagi perempuan yang akan merebut peran itu dari laki-laki.Mereka akan focus menjalankan tugasnya masing-masing. Tanpa melupakan tujuan ia diciptakan oleh sang pencipta tidak lain adalah  untuk melanjutkan keturunan jenis manusia.

Tujuan tersebut tak akan terlaksana kecuali dalam ikatan suci pernikahan. Pernikahan adalah sarana terbesar untuk memelihara manusia agar tidak terjatuh ke dalam perkara yang diharamkan Allah, seperti zina, liwath (homoseksual) dan selainnya.  Menolak menikah sama saja melawan Fitrah dari Allah.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Anak yatim ini kritis tak sadarkan diri dibacok preman tak dikenal saat bekerja sebagai penjaga warnet. Tubuhnya terkapar tak sadarkan diri, bersimbah darah terluka parah di bagian leher, punggung,...

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Latest News
OCHA: Israel Lakukan 178 Operasi Pencarian dan Penangkapan di Tepi Barat Hampir 2 Bulan Terakhir

OCHA: Israel Lakukan 178 Operasi Pencarian dan Penangkapan di Tepi Barat Hampir 2 Bulan Terakhir

Senin, 26 Aug 2019 14:16

PBB: Israel Hancurkan 24 Bangunan Palestina dalam Waktu Kurang dari 2 Bulan

PBB: Israel Hancurkan 24 Bangunan Palestina dalam Waktu Kurang dari 2 Bulan

Senin, 26 Aug 2019 13:15

Kaji Konsep Pendidikan Al-Qur’an Ulama Bugis, Ustadz Zaitun Raih Gelar Doktor

Kaji Konsep Pendidikan Al-Qur’an Ulama Bugis, Ustadz Zaitun Raih Gelar Doktor

Senin, 26 Aug 2019 12:00

Perampok Politik

Perampok Politik

Senin, 26 Aug 2019 11:15

Soal Pindah Ibu Kota, PKS Ingatkan Pemerintah Harus Bahas dengan DPR

Soal Pindah Ibu Kota, PKS Ingatkan Pemerintah Harus Bahas dengan DPR

Senin, 26 Aug 2019 06:45

Investasi Berjamaah Bisnis Kuliner di Mal, 1 Slot Saham untuk 3 Booth Kuliner

Investasi Berjamaah Bisnis Kuliner di Mal, 1 Slot Saham untuk 3 Booth Kuliner

Senin, 26 Aug 2019 06:10

Ribuan Pengungsi Rohingya Peringati 'Hari Genosida' di Bangladesh

Ribuan Pengungsi Rohingya Peringati 'Hari Genosida' di Bangladesh

Ahad, 25 Aug 2019 23:06

Toyota akan Luncurkan Berbagai Kendaraan Listrik untuk Olimpiade 2020

Toyota akan Luncurkan Berbagai Kendaraan Listrik untuk Olimpiade 2020

Ahad, 25 Aug 2019 22:49

Di Tengah Krisis Kashmir, PM India Malah Dapat Penghargaan Kehormatan dari UEA

Di Tengah Krisis Kashmir, PM India Malah Dapat Penghargaan Kehormatan dari UEA

Ahad, 25 Aug 2019 22:35

Studi Terbaru: Tes Darah Dapat Memprediksi Umur Seseorang

Studi Terbaru: Tes Darah Dapat Memprediksi Umur Seseorang

Ahad, 25 Aug 2019 21:35

3 Tentara Turki Tewas di Irak Utara Setelah Bentrok dengan Pemberontak Komunis Kurdi

3 Tentara Turki Tewas di Irak Utara Setelah Bentrok dengan Pemberontak Komunis Kurdi

Ahad, 25 Aug 2019 21:35

Milisi Syiah Hizbullata Bantah Tembak Jatuh Pesawat Tanpa Awak Israel

Milisi Syiah Hizbullata Bantah Tembak Jatuh Pesawat Tanpa Awak Israel

Ahad, 25 Aug 2019 21:30

Penguncian India Atas Wilayah Kashmir yang Diduduki Berlanjut untuk Hari ke-20

Penguncian India Atas Wilayah Kashmir yang Diduduki Berlanjut untuk Hari ke-20

Ahad, 25 Aug 2019 21:05

Pengungsi Rohingya Merindukan Rumah dan Kewarganegaraan

Pengungsi Rohingya Merindukan Rumah dan Kewarganegaraan

Ahad, 25 Aug 2019 20:22

Dua Pesawat Tanpa Awak Israel Jatuh di Lebanon

Dua Pesawat Tanpa Awak Israel Jatuh di Lebanon

Ahad, 25 Aug 2019 19:16

Pria Muslim Meninggal Setelah Diinterogasi di Penjara Thailand yang Terkenal Kejam

Pria Muslim Meninggal Setelah Diinterogasi di Penjara Thailand yang Terkenal Kejam

Ahad, 25 Aug 2019 19:15

Pesawat Tempur Turki 'Netralisir' 9 Teroris PKK di Irak Utara

Pesawat Tempur Turki 'Netralisir' 9 Teroris PKK di Irak Utara

Ahad, 25 Aug 2019 18:10

Putaran ke-9 Perundingan Damai AS-Taliban Dilanjutkan di Doha Qatar

Putaran ke-9 Perundingan Damai AS-Taliban Dilanjutkan di Doha Qatar

Ahad, 25 Aug 2019 17:03

AS: Pembersihan Etnis Muslim Rohingya Masih Berlanjut di Myanmar

AS: Pembersihan Etnis Muslim Rohingya Masih Berlanjut di Myanmar

Ahad, 25 Aug 2019 16:54

Alumnus: Pemilihan Ketua Alumni UI Memuakkan

Alumnus: Pemilihan Ketua Alumni UI Memuakkan

Ahad, 25 Aug 2019 13:53


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X