Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.434 views

Tiga Langkah agar Ananda Patuh dan Disiplin saat Ramadan

 

Oleh: Umi Diwanti

Dibangunkan Shalat Subuh susah. Habis shalat Subuh tidur lagi. Mandinya entar siangan, sorenya kemagriban. Disuruh Murojaah bilang lelah tapi nonton TV tak pernah jengah. Tambahan ayat pun payah, bawaannya leyeh-leyeh. Apalagi bantu-bantu kerjaan rumah, jawabnya ogah.

Bunda pernah mengalami kejadian seperti di atas? Hal-hal seperti itulah yang akhirnya selalu membuat seorang ibu menjadi super cerewet karena enguras energi bahkan emosi.

Nah bagaimana kalau saat Ramadhan begini? Tentu saja kita berharap tidak banyak energi dan emosi yang terkuras agar amal ibadah yang lain juga bisa lancar dijalankan. Mumpung pahala dilipatgandakan. Tapi jiwa seorang ibu tidak akan bisa mendiamkan anak-anak begitu saja. Lagipula mengarahkan anak-anak untuk berbuat kebaikan juga salah satu kewajiban. Jangan sampai kita bisa banyak ibadah sunah tapi anak tidak maksimal diurusi.

Untuk itu, butuh langkah tertentu agar anak-anak mudah diarahkan tanpa banyak energi dan emosi yang Bunda keluarkan. Anak-anak harus dipahamkan hakikat amal-amal solih yang kita ajarkan. Sebaiknya kita juga memberikan stimulasi pada anak-anak kita. Diantaranya bisa dicoba cara berikut ini.

Pertama, buat kesepakatan dengan anak terkait reward dan punishment (hadiah dan sanksi). Anak-anak secara alamiah masih lebih mudah mengindra sesuatu yang nyata. Meski dosa dan pahala juga tetap harus kita jelaskan, pemberian hadiah dan sanksi yang nyata masih sangat perlu kita sertakan.

Isi kesepakatan itu minimal memuat dua poin besar; daftar amal solih beserta reward yang kita janjikan dan daftar amal salah yang akan dijatuhi sanksi jika mereka melakukan.

Tulislah daftar amal solih yang Bunda ingin ananda melakukannya. Misalnya puasa penuh seharian bagi anak yang sudah cukup usia atau puasa setengah hari bagi ananda yang masih kecil, untuk sekadar latihan. Shalat wajib lima waktu, tarawih, shalat tahajud, shalat duha, tadarus Al-Qur'an, murajaah hafalan, tambahan hafalan, belajar/membaca buku, dll.

Untuk hafalan bisa dinilai berdasar jumlah ayat yang dihafal, semakin banyak semakin besar hadiahnya. Misal 1 ayat 2 ribu rupiah. Maka jika sehari ananda bisa menghafal 5 ayat dia akan dapat 10 ribu. Ini cukup efektif membuat ananda menghabiskan waktunya untuk menambah hafalannya.

Adapun daftar amal salah bisa berisi berkelahi, berkata kasar, berbohong, marah-marah, mandi kesiangan, rebutan mainan, dll. Bunda lah yang paling tahu apa saja aktivitas anak-anak yang biasa sulit dikendalikan. Tuliskan semuanya.

Untuk hadiahnya, yang paling mudah digunakan adalah nominal uang. Besar kecilnya bisa disesuaikan dengan kemampuan keuangan orangtua dan sulit tidaknya ananda melakukannya. Amal yang lebih sulit ditunaikan ananda kita beri nilai lebih tinggi.

Adapun sanksi, kita berikan nilai negatif sebagai pengurang hadiah. Untuk amalan yang biasanya ananda paling susah dicegah bisa diberi sanksi levih besar. Ini akan membuat ananda lebih berusaha keras untuk tidak melakukannya.

Namun untuk menetapkan semua itu kita tetap harus berdiskusi dengan mereka. Sambil terus dijelaskan apa kebaikan dan keburukan dari amal-amal tersebut. Sehingga ananda akan legowo menerima konsekuensi dijalankannya kesepakatan tersebut.

Semakin tinggi kesadaran ananda, adakalanya justru mereka sendiri yang minta agar nominal hadiah dikecilkan dan nominal sanksinya dibesarkan.  "Banyakin aja Mi sanksinya, biar saya semangat gak ngerjain itu lagi."

Masya Allah, ternyata ananda kita juga tidak ingin punya kebiasaan buruk lho, Bund. Tapi mereka juga sadar belum bisa mengendalikan diri sendiri. Sehingga mereka juga senang dan menikmati program ini karena sadar itu untuk kebaikannya sendiri.

Sekali lagi ini bisa terjadi tentu saja karena adanya komunikasi dari hati ke hati dengan buah hati. Meski tidak bisa langsung berhasil, tapi yakinlah Bund setiap manusia itu fitrahnya baik. Apalagi mereka adalah anak-anak kita. Bukankah kita Bundanya juga orang baik, setidaknya selalu berusaha untuk menjadi baik. InsyaAllah nurun lah ya. 

Kedua, hadirkan keinginan kuat akan apa yang menjadi cita-citanya. Ini penting untuk mempertahankan ketertarikan sekaligus keterikatan anak pada kesepakatan yang sudah dibuat. Tanyakan padanya barang apa yang dicita-citakannya.

Ketika uang hadiah program Ramadhan ini bisa untuk mengabulkan keinginannya tadi maka biasanya ananda akan berusaha memenuhi kesepakatan sekuat tenaga. Otomatis Bunda tak perlu banyak tenaga lagi mengarahkan mereka. Karena ananda sudah punya dorongan kuat dari dalam dirinya sendiri. Hal ini juga akan membantu ananda agar hadiah yang didapatnya nanti tidak habis sia-sia.

Ketiga, buat jadwal harian. Selain daftar amal solih dan amal salah beserta hadiah dan sanksinya, jadwal harian ini penting untuk ditulis. Dari bangun tidur sampai tidur kembali. Jadwal kita bersama ananda. Sehingga ananda tahu Bundanya tidak cuma menyuruh ini dan itu untuknya, tapi juga melakukan yang sama bahkan lebih lagi. InsyaAllah jadwal ini juga memudahkan kita mengingatkan ananda dengan kesepakatan yang ada.

"Sudah jam 8 nih, yuk kita lihat sekarang jadwalnya apa."

Biasanya mereka akan bersegera melakukan tanpa kita harus lebih banyak mengarahkan lagi. Alhamdulillah saya sudah melakukan ini sejak tahun lalu dan hasilnya luar biasa. Semoga bisa menginspirasi para Bunda. Ananda bisa lebih mudah diarahkan dan Bunda bisa lebih mudah melakukan amal ibadah lainnya. Memaksimalkan momen Ramadhan sebaik-baiknya.

Jangan lupa selalu berdoa semoga kita diberikan kesabaran dan kecerdasan untuk menghantarkan anak-anak kita menjadi anak-anak solih solihah, penyejuk mata di dunia dan pemberi syafaat di akhirat. Aamiin ya Robbal alamiin. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Sepuluh Tips Agar Anak Terbiasa Hidup Bersih

Sepuluh Tips Agar Anak Terbiasa Hidup Bersih

Rabu, 22 Sep 2021 13:21

Pejabat Makin Makmur, Rakyat Gigit Jari

Pejabat Makin Makmur, Rakyat Gigit Jari

Rabu, 22 Sep 2021 12:48

Bantuan Kuota Internet Kemendikbud,  Harus Tepat Sasaran

Bantuan Kuota Internet Kemendikbud, Harus Tepat Sasaran

Rabu, 22 Sep 2021 10:36

Kekerasan kepada Dai Kembali Terulang, Dewan Da'wah: Seperti Ada Pola Sistemik

Kekerasan kepada Dai Kembali Terulang, Dewan Da'wah: Seperti Ada Pola Sistemik

Rabu, 22 Sep 2021 02:39

Luhut Kembali Didapuk Tugas Baru, Bukhori: Presiden Kurang Percaya dengan Menteri dari Parpol

Luhut Kembali Didapuk Tugas Baru, Bukhori: Presiden Kurang Percaya dengan Menteri dari Parpol

Selasa, 21 Sep 2021 23:51

Kapolri Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Islamic Center Persis

Kapolri Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Islamic Center Persis

Selasa, 21 Sep 2021 23:28

Stop Wasting Time, Berantas Separatisme Sekarang Juga!

Stop Wasting Time, Berantas Separatisme Sekarang Juga!

Selasa, 21 Sep 2021 23:17

Hampir 200 Organisasi HAM Desak Perlindungan Untuk 6 Pejuang Palestina Yang Ditangkap Kembali Israe

Hampir 200 Organisasi HAM Desak Perlindungan Untuk 6 Pejuang Palestina Yang Ditangkap Kembali Israe

Selasa, 21 Sep 2021 22:29

Napoleon Bonaparte

Napoleon Bonaparte

Selasa, 21 Sep 2021 22:18

PON XX Dihelat di Papua, Legislator Minta Pemerintah Jamin Keamanan

PON XX Dihelat di Papua, Legislator Minta Pemerintah Jamin Keamanan

Selasa, 21 Sep 2021 22:08

Persis Minta Polisi Ungkap Tuntas Tewasnya Ustaz Usai Ditembak di Tangerang

Persis Minta Polisi Ungkap Tuntas Tewasnya Ustaz Usai Ditembak di Tangerang

Senin, 20 Sep 2021 22:20

Anis Byarwati: Utang Pemerintah Akan Menjadi Beban Berat di Masa Mendatang

Anis Byarwati: Utang Pemerintah Akan Menjadi Beban Berat di Masa Mendatang

Senin, 20 Sep 2021 22:12

Israel Pukuli Dan Siksa 2 Pelarian Palestina Terakhir Selama Penangkapan

Israel Pukuli Dan Siksa 2 Pelarian Palestina Terakhir Selama Penangkapan

Senin, 20 Sep 2021 20:30

PBB Kecam Keras Pemberontak Syi'ah Houtsi Karena Eksekusi 9 Warga Sipil

PBB Kecam Keras Pemberontak Syi'ah Houtsi Karena Eksekusi 9 Warga Sipil

Senin, 20 Sep 2021 17:45

Tablig Akbar Wahdah Islamiyah Bahas Tema Bakti dan Setia untuk NKRI

Tablig Akbar Wahdah Islamiyah Bahas Tema Bakti dan Setia untuk NKRI

Senin, 20 Sep 2021 15:52

Jaminan Pangan Halal

Jaminan Pangan Halal

Senin, 20 Sep 2021 14:08

Politisi PKS: Pemerintah Jangan Gegabah Mengumbar Tuduhan Radikal

Politisi PKS: Pemerintah Jangan Gegabah Mengumbar Tuduhan Radikal

Senin, 20 Sep 2021 13:00

Taliban Sebut Anak Perempuan Dapat Kembali Bersekolah Setelah Lingkungan Aman

Taliban Sebut Anak Perempuan Dapat Kembali Bersekolah Setelah Lingkungan Aman

Senin, 20 Sep 2021 12:55

Kecam Penyerangan Tokoh Agama di Tangerang dan Makassar, Legislator Desak Polri Tangkap Pelaku

Kecam Penyerangan Tokoh Agama di Tangerang dan Makassar, Legislator Desak Polri Tangkap Pelaku

Senin, 20 Sep 2021 12:27

Fahira Idris Dukung Langkah Pemprov DKI Jalankan Putusan Pengadilan Soal Polusi Udara

Fahira Idris Dukung Langkah Pemprov DKI Jalankan Putusan Pengadilan Soal Polusi Udara

Senin, 20 Sep 2021 11:58


MUI

Must Read!
X

Ahad, 19/09/2021 11:46

Over Kapasitas Lapas, Apa Solusinya?