Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.206 views

Merindukan Tontonan Sebagai Tuntunan

 

Oleh:

Henyk Nur Widaryanti

 

ANAK adalah permata bagi orang tuanya. Ia bak mutiara yang memberikan kebahagiaan bagi seluruh rumah. Lebih dari itu anak adalah tanggung jawab orang tua. Menyiapkan mereka menjadi generasi yang terbaik dan penerus bangsa adalah tanggung jawab orang tua. Apalagi Emak, yang memiliki tugas ibu dan pengatur rumah tangga. Memiliki  keistimewaan mendidik anak sejak kandungan adalah hadiah sekaligus amanah terbesar dalam hidupnya. 

Emak perlu menyiapkan rencana pendidikan anaknya. Dari pendidikan di rumah, sampai pendidikan di sekolah. Agar ketika besar, si anak dapat membedakan baik dan buruk. Mereka tak mudah terjerumus dengan fatamorgana dunia. Baik di masa remaja maupun dewasa. Sehingga mereka dapat menjadi mutiara umat, keluarga bahkan agama. 

Namun, bagaimana mau dikata berhasil. Emak milenial zaman sekarang sedang dibingungkan dengan penyajian tontonan yang jadi tuntunan anak-anaknya. Di era belajar di rumah, justru setiap prime time anak-anak di suguhi sajian-sajian film yang kurang didikan. Sebut saja film yang menceritakan anak SMP yang hamil di luar nikah, adanya gap antara si kaya dan si miskin, dunia percintaan para remaja yang dihiasi dengan pelukan, pegangan tangan, berkhalwat, bahkan hingga sajian film pelakor atau istri yang dianiaya. 

Semua lengkap dengan bumbu-bumbu dramatis yang siap mengocok perasaan penontonnya. Dalih stasiun tv hanya menyajikan film atau tayangan yang ramai dan diminati masyarakat membuat kita faham akan satu hal. Mereka ada untuk meraup bisnis yang sebesar-besarnya. Bukan untuk mendidik  para generasi negeri ini. Walaupun ada beberapa tayangan yang memang mendidik, tapi mungkin hanya 10% dari seluruh program yang ada. 

Jika makanan hiburan anak-anak hanya sebatas itu saja. Bagaimana mereka bisa membedakan baik dan buruk. Kebanyakan mereka akan cenderung menikmati sajian ini karena pemainnya ganteng/cantik, ceritanya lucu, ceritanya mengharukan dll. Bukan mengambil ibrah bahwa semua itu salah dan tak patut dicontoh. Mereka bisa jadi tahu kalau semua hanya drama, tapi tetap saja hanyut dalam cerita itu. Dan tidak sedikit pula yang membayangkan jika itu terjadi pada dirinya. Bagaimana jika akhirnya dipraktikkan? 

Meskipun dalam setiap tontonan diberi label SU untuk semua umur, 13+ untuk usia 13 tahun ke atas, BO perlu bimbingan orang tua. Label itu hanya semacam pemberitahuan. Tidak akan ada jaminan dapat menyaring siapa yanga menontonnya. Bahkan kadang kala para anak justru diam-diam mencuri waktu untuk menonton tayangan yang tak senonoh.

Jika sajian ini terus dibiarkan, jangan kaget kalau para Emak jadi stress. Anaknya tak lagi jadi penurut, mereka lebih suka nongkrong bareng teman daripada bercengkrama dengan keluarga, tidak adanya komunikasi yang baik antar anggota keluarga, mulai membantah orang tua, hingga diam-diam mencuri waktu pacaran dengan lawan jenisnya. 

Untuk mengantisipasi itu semua para Emak kudu multitalenta. Selain sebagai Emak, seyogyanya bisa menjadi teman curhat si anak. Ada setiap waktu ketika anak membutuhkan. Menemani anak saat mereka memilih tontonan. Hingga harus up date dunia remaja sekarang seperti apa. Yang paling penting sejak dini si anak perlu diberikan bimbingan keimanan. Dan cara membedakan mana yang benar dan salah. 

Hanya saja, tugas Emak di era saat ini tidaklah mudah. Si Emak mendidik A, tapi lingkungan dan tontonannya ngajak ke B atau C. Akhirnya tidak ada sinkronisasi antara si Emak dan lingkungan. Hal ini akan menghambat pendidikan si anak. Bahkan anak akan cenderung bingung. Alhasil mereka akan memilih yang dianggap tidak ribet dan tidak cerewet. 

Maka, untuk membantu proses pendidikan para Emak diperlukan lingkungan yang mendukung. Baik dari keluarga, tayangan di tv, masyarakat, sekolah hingga tatanan kebijakan. Tayangan tv akan mendukung pendidikan yang baik berasaskan keimanan jika kebijakan dari para pembuatnya juga mendukung hal itu. Tapi, jika tak ada kebijakan dari pusat, stasiun tv akan menyajikan tayangan yang menurut mereka menguntungkan. Bukan mendidik atau tidak. 

Keluarga pun demikian, mendidik anak bukan sekadar tugas Emak. Tapi seluruh anggota keluarga perlu urun rembug dan ambil bagian. Ayah bahkan kakek dan nenek yang tinggal serumah dengan mereka harus ikut berperan mendidik anak. Jika ada perbedaan, akibatnya akan fatal. Akan muncul gap antara anggota keluarga, yang membuat anak justru tak nyaman. Dan membuat mereka  akan memilih kutub yang menguntungkan si anak. 

Masyarakat termasuk sekolah juga ikut bersinergi mendidik anak agar terbentuk kepribadian yang baik. Semua itu tak akan bisa terlaksana jika tak ada dukungan pusat si pembuat kebijakan. Jika ada aturan dan kurikulum yang benar, akan dipastikan menghasilkan anak-anak yang tidak hanya kompeten di bidangnya tapi juga beriman. Iman inilah yang akan menjaga perilaku si anak dari keburukan. Wallahua'lam bishowab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Pemerintah Tetapkan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2022

Pemerintah Tetapkan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2022

Sabtu, 25 Sep 2021 12:49

Kasus Covid-19 di Singapura Melonjak, Indonesia Perlu Waspada

Kasus Covid-19 di Singapura Melonjak, Indonesia Perlu Waspada

Sabtu, 25 Sep 2021 08:16

Hubungan Ilmu dan Amal

Hubungan Ilmu dan Amal

Jum'at, 24 Sep 2021 23:00

Luhut Konflik dengan Aktivis, Legislator Minta Jokowi Beri Peringatan

Luhut Konflik dengan Aktivis, Legislator Minta Jokowi Beri Peringatan

Jum'at, 24 Sep 2021 21:25

Kenya Larang Film Yang Menganjurkan Pernikahan Sesama Jenis

Kenya Larang Film Yang Menganjurkan Pernikahan Sesama Jenis

Jum'at, 24 Sep 2021 21:15

Menteri Pertahanan Taliban Tegur Keras Komandan, Perintahkan Usir Para 'Pejuang Jahat'

Menteri Pertahanan Taliban Tegur Keras Komandan, Perintahkan Usir Para 'Pejuang Jahat'

Jum'at, 24 Sep 2021 20:45

Erdogan: AS Dukung Kelompok Teroris Lebih Dari Yang Diperkirakan

Erdogan: AS Dukung Kelompok Teroris Lebih Dari Yang Diperkirakan

Jum'at, 24 Sep 2021 20:15

Menelisik Dua Surat Terbuka PATI

Menelisik Dua Surat Terbuka PATI

Jum'at, 24 Sep 2021 19:55

TNI-Polri Harus Mawas Diri

TNI-Polri Harus Mawas Diri

Jum'at, 24 Sep 2021 19:52

Israel Berhentikan Sementara Kepala Penjara Gilboa Terkait Kaburnya 6 Pejuang Palestina

Israel Berhentikan Sementara Kepala Penjara Gilboa Terkait Kaburnya 6 Pejuang Palestina

Jum'at, 24 Sep 2021 19:04

Bertemu Dubes Saudi, Plt Dirjen Lobi Jemaah Umrah Indonesia Bisa Diberangkatkan

Bertemu Dubes Saudi, Plt Dirjen Lobi Jemaah Umrah Indonesia Bisa Diberangkatkan

Jum'at, 24 Sep 2021 13:12

Selamatkan Lembaga Pendidikan dari Framing Terkait Radikalisme

Selamatkan Lembaga Pendidikan dari Framing Terkait Radikalisme

Jum'at, 24 Sep 2021 10:29

Anies Dituding Pembohong, Senator: Mungkin karena Hasil Survei Selalu Bagus

Anies Dituding Pembohong, Senator: Mungkin karena Hasil Survei Selalu Bagus

Jum'at, 24 Sep 2021 10:28

Dua Tim Robotic MAN 2 Kota Makassar Juara Asean Robotic Day 2021

Dua Tim Robotic MAN 2 Kota Makassar Juara Asean Robotic Day 2021

Jum'at, 24 Sep 2021 08:18

Islamic Center PERSIS Resmi Dibangun, KH. Aceng Zakaria: Representasi PERSIS di Ibu Kota Jakarta

Islamic Center PERSIS Resmi Dibangun, KH. Aceng Zakaria: Representasi PERSIS di Ibu Kota Jakarta

Kamis, 23 Sep 2021 23:53

Komunis Itu Radikal dan Intoleran

Komunis Itu Radikal dan Intoleran

Kamis, 23 Sep 2021 22:35

NB Bak Pembuka Kran yang Tersumbat

NB Bak Pembuka Kran yang Tersumbat

Kamis, 23 Sep 2021 22:25

MIUMI Aceh: Pernyataan Semua Agama Benar Sesat dan Menyesatkan

MIUMI Aceh: Pernyataan Semua Agama Benar Sesat dan Menyesatkan

Kamis, 23 Sep 2021 21:50

Estonia Ancam Tarik Pasukan Jika Mali Lanjutkan Kesepakatan Dengan Tentara Bayaran Rusia

Estonia Ancam Tarik Pasukan Jika Mali Lanjutkan Kesepakatan Dengan Tentara Bayaran Rusia

Kamis, 23 Sep 2021 20:16

Anis Matta: Indonesia Harus Punya Skenario Hadapi Perang Supremasi AS-China di  Laut China Selatan

Anis Matta: Indonesia Harus Punya Skenario Hadapi Perang Supremasi AS-China di Laut China Selatan

Kamis, 23 Sep 2021 20:11


MUI

Must Read!
X