Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.228 views

Khitan Perempuan Disoal, Ada Apa?

 

Oleh:

Ernadaa Rasyidah || Penulis Bela Islam

 

AKHIR-AKHIR ini kembali masif didengungkan tuntutan pencegahan bahkan pelarangan terhadap aktivitas sunat perempuan, yang dinilai sebagai bentuk kekerasan terhadap perempuan. Mereka berdalih sunat perempuan merugikan perempuan, belum terbukti secara ilmiah serta dinilai suatu bentuk kekerasan berbasis gender.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga menegaskan bahwa pemerintah serius berkomitmen mencegah terjadinya praktik perlukaan dan pemotongan genitalia perempuan (P2GP) atau sunat perempuan. Kasus ini juga sering disoroti dunia internasional bahkan dinilai merupakan suatu pelanggaran terhadap HAM. (kompas.com 01/10/2021).

 

Fatamorgana Perlindungan Perempuan

Sekilas terlihat apa yang diserukan adalah bentuk perlindungan pada perempuan, namun sebagai seorang muslim kita harus menelusuri lebih dalam adanya agenda terselubung berupa penyerangan pada syariah Islam. Terlebih khitan atau sunat bagi perempuan bukan hanya sekedar tradisi turun temurun tetapi sesuatu yang disyariatkan dalam Islam.

Bukan kali pertama, bahkan berkali-kali kaum feminis menyerang hukum-hukum Islam tentang perempuan, dengan dalil logika yang lemah. Misal kewajiban menutup aurat, kebolehan poligami, perwalian, larangan safar bagi perempuan lebih dari sehari semalam kecuali disertai mahramnya, kepemimpinan suami, pembagian waris dan sebagaianya, mereka pandang sebagai bentuk keterbelakangan dan ketidakadilan berbasis gender. Padahal aturan tersebut adalah bentuk perlindungan dan penjagaan hakiki yang berasal dari zat yang menciptakan dan mengatur manusia, yaitu Allah Swt. 

Seruan perlindungan dan perjuangan hak-hak wanita yang dilakukan oleh kaum feminis yang menuntut kesetaraan antar laki-laki dan perempuan di segala aspek, nyatanya semakin membuat perempuan jauh dari fitrahnya. Bahkan pembangkangan atas nama kesetaraan peran dan finansial menjadi momok dalam rumah tangga khususnya keluarga muslim.

Dorongan untuk eksis di ruang publik dan meninggalkan ranah domestik, terbukti menjadi keran meningkatnya kasus-kasus kekerasan dan pelecehan bagi perempuan. 

Perlindungan semu ala feminisme adalah hal yang wajar, solusi tambal sulam juga menjadi kepastian dari ide turunan sistem sekular yang menihilkan peran agama dalam kehidupan. Kebebasan individu harus dijunjung tinggi, begitupun prestasi tertinggi seorang perempuan diukur pada pencapaian materi semata.

Adapun HAM yang menjadi jargon untuk melindungi kaum perempuan, hanyalah omong kosong. Nyatanya HAM seperti pisau bermata dua, yang tajam jika sesuai dengan nafas sekulerisme dan tumpul bagi  Islam. Jika sunat perempuan dikatakan melanggar HAM, lantas dimana letak hak dan kebebasan bagi seorang meyakini hal tersebut bagian perintah dan praktek beragama? bukankah kebebasan beragama juga sesuatu yang diagungkan di dalamnya? inilah salah satu bukti standar ganda ala HAM yang di gembor-gemborkan Barat dan pengusungnya.

 

Islam Melindungi Tanpa Memandang Gender

Tidak bisa dipungkiri, sejak ketiadaan sistem Islam baik laki-laki maupun perempuan berada dalam keterpurukan di segala lini kehidupan. Kebodohan, kemisikinan, ketidakadilan menjadi menu sajian yang dipertontonkan setiap hari. Keadaan ini adalah buah penerapan sistem kehidupan yang jauh dari panduan agama.

Dalam sistem kapitalis sekuler hari ini, perempuan sering menjadi kelas kedua dalam pemenuhan hak-hak mereka. Hal tersebut berawal dari persepsi bahwa perempuan adalah objek yang bisa di eksploitasi. Kemudian muncullah ide feminisme sebagai bentuk perlawaan yang menuntut penyetaraan gender. Bukannya memberikan solusi, malah menambah keruh keadaan saat perempuan justru diposisikan untuk menyaingi laki-laki.

Islam sebagai sistem kehidupan,  memandang permasalahan perempuan dan laki-laki sebagai permasalahan manusia, tidak terpisah. Laki-laki dan perempuan bukan diciptakan untuk saling menyaingi melainkan untuk saling melengkapi. Laki-laki diwajibkan menjadi penanggung jawab dan pencari nafkah keluarganya, adapun perempuan diwajibkan sebagai ummun wa robbatul bayt (ibu dan pengatur rumah tangga). Mereka memiliki porsi dan fitrahnya masing-masing untuk bersama-sama meraih derajat takwa. Firman Allah SWT : “… Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa di antara kamu…” (TQS Al-Hujurat [49] : 13).

 

Hukum Islam Tentang Sunat (khitan) Perempuan

Terdapat perbedaan pendapat dikalangan para fuqoha tentang hukum sunat baik bagi laki-laki maupun perempuan, dari dalil-dalil yang dikemukakan pendapat Imam Ibnu Qudamah menyatakan, ”Adapun hukum khitan, hukumnya wajib atas laki-laki dan suatu kemuliaan (makrumah) atas perempuan, tidak wajib atas mereka.” (Ibnu Qudamah, Al-Mughni, 1/141).

Meski terdapat perbedaan mengenai hukumnya, namun mereka sepakat bahwa sunat bagi perempuan adalah yang disyariatkan. Nabi Saw. pernah bersabda kepada perempuan tukang khitan,”Jika kamu mengkhitan [perempuan], maka hendaklah kamu sisakan dan janganlah kamu berlebihan dalam memotong.” . (HR Abu Dawud). 

Adapun diantara tujuan, Ibnu Taimiyah menjelaskan tujuan sunat laki-laki adalah untuk menghilangkan najis yang terdapat dalam penutup kulit kepala penis, dan suci dari najis adalah syarat untuk melakukan ibadah salat.

Sementara tujuan khitan perempuan adalah untuk menstabilkan syahwatnya, karena apabila wanita tidak dikhitan maka syahwatnya sangat besar.” (Majmu’ Fatawa 21/114).

Maka sudah selayaknya sebagai seorang muslim meyakini setiap yang disyariatkan Allah pasti mengandung kebaikan untuk manusia. Adalah logika absurd jika ada seorang muslim yang mengatakan sunat perempuan sebagai bentuk kekerasan seksual dan merupakan bentuk kriminalisasi pada syariah jika terjadi pelarangan atasnya. Bahkan, penyerangan terhadap syariah sebenarnya adalah penyerangan terhadap Islam yang harus kita lawan. Waalahu'alam bi shawwab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Laporan: Turki Klaim Tangkap Pemimpin Baru Islamic State Abu Al-Hassan Al-Hashimi Al-Qurayshi

Laporan: Turki Klaim Tangkap Pemimpin Baru Islamic State Abu Al-Hassan Al-Hashimi Al-Qurayshi

Kamis, 26 May 2022 22:55

Pengadilan India Vonis Penjara Seumur Hidup Pemimpin Pro-Kemerdekaan Kashmir Yasin Malik

Pengadilan India Vonis Penjara Seumur Hidup Pemimpin Pro-Kemerdekaan Kashmir Yasin Malik

Kamis, 26 May 2022 21:25

Niger Klaim Militernya Tewaskan 40 Pejuang Boko Haram Dalam Pertempuran Di Danau Chad

Niger Klaim Militernya Tewaskan 40 Pejuang Boko Haram Dalam Pertempuran Di Danau Chad

Kamis, 26 May 2022 16:07

Pengadilan Prancis Tangguhkan Aturan Dewan Kota Grenoble Yang Mengizinkan Muslimah Memakai Burkini

Pengadilan Prancis Tangguhkan Aturan Dewan Kota Grenoble Yang Mengizinkan Muslimah Memakai Burkini

Kamis, 26 May 2022 15:05

Anis Matta: Bangsa Ini Masih Lahirkan Para Pelawak, Bukan Pemimpin

Anis Matta: Bangsa Ini Masih Lahirkan Para Pelawak, Bukan Pemimpin

Kamis, 26 May 2022 11:33

Apakah Tepat Singapore Sudah Mengusir UAS?

Apakah Tepat Singapore Sudah Mengusir UAS?

Kamis, 26 May 2022 10:20

Negara Abai, Keimanan Tergadai

Negara Abai, Keimanan Tergadai

Kamis, 26 May 2022 09:07

Penembakan Massal di AS Berulang, Kemana Mencari Rasa Aman?

Penembakan Massal di AS Berulang, Kemana Mencari Rasa Aman?

Kamis, 26 May 2022 08:56

Prabowo

Prabowo "Dibobodo"?

Kamis, 26 May 2022 07:28

Seorang Pria Irak Ditangkap Di AS Karena Berencana Untuk Membunuh Mantan Presiden George W. Bush

Seorang Pria Irak Ditangkap Di AS Karena Berencana Untuk Membunuh Mantan Presiden George W. Bush

Rabu, 25 May 2022 20:49

AS Jatuhkan Sanksi Pada Pejabat Dan Jaringan Keuangan Hamas

AS Jatuhkan Sanksi Pada Pejabat Dan Jaringan Keuangan Hamas

Rabu, 25 May 2022 14:15

Tentara Israel Tangkap 1.228 Warga Palestina Selama Bulan April

Tentara Israel Tangkap 1.228 Warga Palestina Selama Bulan April

Rabu, 25 May 2022 12:05

Laporan: Putin Rekrut Ahli Bom Barel Suriah Untuk Bantu Rusia Dalam Kampanye Perang Di Ukraina

Laporan: Putin Rekrut Ahli Bom Barel Suriah Untuk Bantu Rusia Dalam Kampanye Perang Di Ukraina

Selasa, 24 May 2022 21:00

Anggota Parlemen Senior Israel Peringatkan 'Perang Agama' Menyusul Bolehnya Yahudi Berdoa Di Al-Aqsa

Anggota Parlemen Senior Israel Peringatkan 'Perang Agama' Menyusul Bolehnya Yahudi Berdoa Di Al-Aqsa

Selasa, 24 May 2022 16:21

Jalan Hidayah Dari Utrecht

Jalan Hidayah Dari Utrecht

Selasa, 24 May 2022 16:03

Kepala Dinas Intelijen Ukraina Sebut Presiden Rusia Selamat Dari Upaya Pembunuhan

Kepala Dinas Intelijen Ukraina Sebut Presiden Rusia Selamat Dari Upaya Pembunuhan

Selasa, 24 May 2022 15:05

Kibarkan Bendera LGBT, HNW Minta Kedubes Inggris Hormati Norma Diplomatik

Kibarkan Bendera LGBT, HNW Minta Kedubes Inggris Hormati Norma Diplomatik

Selasa, 24 May 2022 08:25


MUI

Must Read!
X