Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.379 views

Angan Pupus karena Layangan Putus

 

Oleh:

Keni Rahayu || Influencer Dakwah Milenial

 

LAGI viral sebuah film yang diangkat dari cerita pendek. Katanya sih based on true story. Saking viralnya, sampai adegan-adegan yang bikin hati dag dig dug banyak diparodikan oleh para pegiat sosmed. Bukan main emang netizen Indonesia. Apa yang viral, itu yang dikejar. Makin besarlah api menjalar.

Film ini mendapat banyak respon dari netizen. Ada yang bilang bagus banget sampai dipromosikan dari lisan ke lisan. Ada juga yang panik dan melarang orang-orang terdekatnya nonton. Bahkan sampai ada istri yang jadi suuzan sama suaminya setelah nonton film ini. Ada apa dengan Layangan Putus?

Film ini menceritakan tentang suami yang awalnya hangat dan romantis, kemudian berubah sejak ia berselingkuh. Kisah perselingkuhan inilah yang membuat hati penonton naik turun bak roller coaster (CNN, 7/12/21). Apakah kamu tertarik menonton film ini?

 

Menjajakan Ide

Kita seyogyanya berhati-hati dengan apa yang dikonsumsi oleh akal kita. Sebab kesehatannya dipengaruhi oleh apa yang kita baca, dengar dan tonton. Termasuk dari nonton film Layangan Putus, jangan-jangan angan kita perlahan pupus. Khawatirnya, kita jadi takut menikah, takut pula punya anak. Tidak ada lagi cita-cita agung pernikahan dalam kamus kehidupan. Nauzubillahi min zalik. Begitukah watak seorang muslim?

Film memang madaniyah. Ia tak membawa sifat tertentu terkait kehalalan dan keharamannya. Tapi, di kontennya pasti memuat ide. Konten dalam film ini mengindikasikan pernikahan hari ini. Sebuah komitmen agung yang katanya sih berlandaskan cinta. Yakni mencintai karena cinta, memiliki anak karena cinta, berkhianat pula atas nama cinta. Inilah yang perlu kita perhatikan dan selektif terhadapnya, sebuah ide dalam karya.

Tentu saja saya tidak punya kepentingan apa pun terkait dengan jalan cerita filmnya. Apalagi kalau katanya ini adalah kisah nyata. Yang saya kritisi di sini sebatas pada film itu sendiri, tidak perlu melebar ke mana-mana.

Pegiat seni sekuler selalu beralasan bahwa karya hanyalah karya. Setiap lekuk pandangan mata, dentum suara dan peragaan pelaku seninya adalah masterpiece semata. Tidak pantas manusia awam menilainya, apalagi dengan dalil agama. Padahal, Islam tentu tidak berpandangan demikian. Ketika Islam di hati menghujam, maka semua karya dan kata harus sesuai dengan aturan Tuhan semesta alam.

Begitulah kebanyakan karya hari ini, didominasi oleh asas sekularisme. Selain mengejar keuntungan materi, ide-ide kebebasan di jalan ceritanya dijajakan. Penonton diminta bersikap bijak sendiri: mengambil yang baik dan meninggalkan yang tidak. Itulah alasan tulisan ini digoreskan.

 

Remember!

Sebagai pengingat bagi keresahan kita apalagi setelah menonton film yang salah menggambarkan cinta, Allah telah melayangkan ayat agung-Nya:

"Maka barangsiapa mengikuti petunjuk-Ku, tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati.”(QS. Al-Baqarah)

Itulah gambaran orang beriman. Ia tak takut apalagi gentar mendapati syariat pernikahan. Orang beriman juga tidak ragu mendapati "resiko" memiliki anak. Sebab keduanya ibadah, meski bersusah balasannya jannah. Lantaran di hati tersimpan petunjuk dari Ilahi, maka tenang jiwanya, tiada kegelisahan juga kesedihan. Rasa takut dibendung sebab ia perpegang pada ketaatan. 

Salah satu cara mengatasi rasa takut menikah adalah dengan duduk di majelis ilmu. Mari kita duduk bersama sang guru. Bersamanya didalami shiroh nabi dan para sahabat. Sebab di dalamnya memuat kisah-kisah pernikahan hebat.

Bukankah suami paling romantis adalah Rasulullah? Beliau tak tega mengganggu malam sang istri yang sedang terlelap. Beliau tak pernah sampaikan masakan kekasihnya tak sedap. Beliau berpuasa ketika melihat masakan belum sedia. Beliau merayu yang tercinta dengan panggilan yang membuat hati berbunga. Bukankah agung sekali akhlak mulia ini?

Ide harus dilawan dengan ide. Jika yang dikonsumsi akal manusia sebatas ide-ide pernikahan yang gagal, lama-lama manusia menyimpan referensi yang demikian saja. Tugas kita adalah mengguyur ide buruk dengan ide Islam, dan menjadikannya filter terhadap ide-ide di luar Islam.

Di majelis ilmu, belajar perihal menikah sangat perlu. Sebab menikah bukan sebatas romansa, namun sejatinya ia adalah amanah Yang Kuasa. Di balik amanat syar'i pernikahan adalah kelestarian. Allah ingin melanjutkan kehidupan anak manusia dalam wadah yang agung, pernikahan.

Bukankah sebagai kepala rumah tangga, Rasul juga adalah kepala negara? Beliau hadir di tengah-tengah umat menyelesaikan berbagai pertikaian. Islam yang dibawanya terbukti sudah membawa manusia kepada peradaban luhur lagi mulia. Lalu, benarkah kita mengidolakan ia jika sedikit saja kita tak tertarik pada kisah hidupnya?

Semoga Allah memberi keselamatan atas nabi Muhammad, keluarga serta para pengikutnya. Allah ampuni kekhilafan kita. Allah arahkan hidup kita. Allah alihkan salah fokus kita, dari kenikmatan yang melalaikan menuju ketaatan yang memuliakan. Wallahu a'lam bishowab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Pemimpin Tertingg Taliban Hibatullah Akhundzada Hadiri Pertemuan Ulama Seluruh Afghanistan Di Kabul

Pemimpin Tertingg Taliban Hibatullah Akhundzada Hadiri Pertemuan Ulama Seluruh Afghanistan Di Kabul

Jum'at, 01 Jul 2022 17:19

Eliminasi Liberalisme, Akhiri Promosi Maksiat Holywings

Eliminasi Liberalisme, Akhiri Promosi Maksiat Holywings

Jum'at, 01 Jul 2022 17:07

Membeli Migor lewat Aplikasi, Memudahkan atau Menyulitkan?

Membeli Migor lewat Aplikasi, Memudahkan atau Menyulitkan?

Jum'at, 01 Jul 2022 16:58

Ben & Jerry Lipat Gandakan Boikot Israel Setelah Keputusan Anti-Palestina Unilever

Ben & Jerry Lipat Gandakan Boikot Israel Setelah Keputusan Anti-Palestina Unilever

Jum'at, 01 Jul 2022 16:15

Timnas Harus Menolak Bermain dengn Timnas Zionis

Timnas Harus Menolak Bermain dengn Timnas Zionis

Jum'at, 01 Jul 2022 15:35

Jenderal Ukraina: Rusia Gunakan Rudal Tidak Akurat Era Soviet Untuk Serangan Di Ukraina

Jenderal Ukraina: Rusia Gunakan Rudal Tidak Akurat Era Soviet Untuk Serangan Di Ukraina

Jum'at, 01 Jul 2022 15:00

Komisi Fatwa MUI Jatim Beri Penjelasan Terkait Ganja Untuk Medis

Komisi Fatwa MUI Jatim Beri Penjelasan Terkait Ganja Untuk Medis

Jum'at, 01 Jul 2022 14:43

Yang Mulia Tukang Baso

Yang Mulia Tukang Baso

Jum'at, 01 Jul 2022 12:57

FMGB Tuntut PBB Konsisten Jalankan Resolusi Anti Islamofobia

FMGB Tuntut PBB Konsisten Jalankan Resolusi Anti Islamofobia

Jum'at, 01 Jul 2022 10:50

Teman Jokowi Itu Jin?

Teman Jokowi Itu Jin?

Jum'at, 01 Jul 2022 09:44

Saudi Tangkap 15 Orang Terkait Penipuan Layanan Haji

Saudi Tangkap 15 Orang Terkait Penipuan Layanan Haji

Kamis, 30 Jun 2022 21:15

Israel Tolak Tawaran Pertukaran Tahanan Dengan Faksi Perlawanan Palestina

Israel Tolak Tawaran Pertukaran Tahanan Dengan Faksi Perlawanan Palestina

Kamis, 30 Jun 2022 21:00

Tren Wanita Bergaya Rambut Pendek

Tren Wanita Bergaya Rambut Pendek

Kamis, 30 Jun 2022 20:28

Anggota Islamic State Pelaku Serangan Di Paris Tahun 2015, Salah Abdeslam Divonis Seumur Hidup

Anggota Islamic State Pelaku Serangan Di Paris Tahun 2015, Salah Abdeslam Divonis Seumur Hidup

Kamis, 30 Jun 2022 20:10

Jadwal Hari Raya Idul Adha 1443 H Berbeda, Ketua MUI Imbau Umat Tetap Jaga Persatuan

Jadwal Hari Raya Idul Adha 1443 H Berbeda, Ketua MUI Imbau Umat Tetap Jaga Persatuan

Kamis, 30 Jun 2022 14:30

Kisah Ustaz Amin Djamaluddin, Skakmat Majelis Hakim Kasus Ahmadiyah

Kisah Ustaz Amin Djamaluddin, Skakmat Majelis Hakim Kasus Ahmadiyah

Kamis, 30 Jun 2022 11:25

Apa Masalahnya Perempuan Bekerja?

Apa Masalahnya Perempuan Bekerja?

Kamis, 30 Jun 2022 10:29

Perbanyaklah Syukur Kepada Allah Ta'ala Khususnya Calon Jama'ah Haji Tahun Ini

Perbanyaklah Syukur Kepada Allah Ta'ala Khususnya Calon Jama'ah Haji Tahun Ini

Kamis, 30 Jun 2022 09:47

Timnas Israel ke Indonesia, PW KB PII Sumut Bandingkan dengan Boikot Sepak Bola Rusia oleh Barat

Timnas Israel ke Indonesia, PW KB PII Sumut Bandingkan dengan Boikot Sepak Bola Rusia oleh Barat

Kamis, 30 Jun 2022 09:22

Kemenag Tetapkan Iduladha 1443 H Jatuh pada 10 Juli 2022

Kemenag Tetapkan Iduladha 1443 H Jatuh pada 10 Juli 2022

Rabu, 29 Jun 2022 21:11


MUI

Must Read!
X

Rabu, 29/06/2022 16:22

Dukung Anies Tutup Holywings