Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.937 views

Menilik Program Parenting Wasathiyah dalam Moderasi Beragama

 

Oleh: Luthfiah Jufri, S. Si, M. Pd.

 

Arus moderasi agama di Negeri ini semakin menderas, bak gelombang yang siap menghantam keluarga muslim, jika tak waspada arus ini akan akan meluluhlantahkannya. Sebagaimana belum lama ini, Badan Kesatuan Bangsa  dan Politik  (BKBP) Kota Yogyakarta memperkenalkan model parenting atau pola asuh kebangsaan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan partisipasi keluarga dalam menumbuhkan semangat dan jiwa nasionalisme anak sejak usia balita.

Dikutip dari Antaranews.com (Selasa, 02/11/2021) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Yogyakarta Budi Santosa disela acara peluncuran Program Parenting Wasathiyah di Yogyakarta mengungkapkan bahwa mengenalkan wawasan kebangsaan masih perlu ditingkatkan dan terus melakukan evaluasi atas penerapan Parenting Wasathiyah.

BKBP juga akan mengeluarkan Kartu Menuju Kebangsaan untuk mengukur sejauh mana anak usia nol sampai empat tahun bisa memahami dan mengenal wawasan kebangsaan. Kartu ini akan diperlihatkan ketika ada pertemuan Bina Keluarga Balita dan bisa dilanjutkan hingga anak masuk PAUD dan SD.

Sebenarnya program parenting ini akan lebih baik, jika dibingkai dengan asas agama. Namun, Ketua BKBP sama sekali tak menyinggung kata agama sebagai pondasi dalam mendidik anak. Dan ini sejalan dengan wacana akan absennya kurikulum agama di sekolah. Tentunya bukan suatu kebetulan, karena seakan nampak ada program sistemik untuk menjauhkan generasi kita dari agamanya sendiri.

Parenting wasathiyah yang digalakkan hakikatnya propaganda moderasi beragama yang dibungkus dengan istilah-istilah islam. Pola asuh ala Parenting wasathiyah tidak lain adalah pola asuh yang mengandung pluralisme. Paham ini mencampuradukkan yang hak dan yang batil. Semua agama dipandang sama, sama-sama membawa kebenaran.

Padahal paham ini sangat berbahaya, jika disuntikkan ke dalam keluarga khususnya anak-anak, karena akan mengaburkan keyakinan mereka bahwa islam adalah agama tauhid. Misi tauhid sejalan dengan tujuan Allah Swt. menciptakan manusia, yakni agar menjadi hamba-hamba yang hanya menyembah Allah semata.

Selain itu, istilah wasathiyah  adalah istilah khas Islam berasal dari Al Qur’an. Sebaliknya istilah moderasi adalah istilah yang berasal dari epistemologi barat. Sehingga, tidaklah sama antara makna Islam wasathiyah dengan Islam moderat.

Di samping itu, secara etimologi makna alwasath adalah sesuatu yang memiliki dua belah ujung yang ukurannya sebanding, pertengahan (Raghib Al Isfahani, Mufradat Alfazh Al Quran, Jilid II). Karakter atau sikap wasath yang dimaksud adalah karakter umat terbaik dan terpilih karena mendapatkan petunjuk dari Allah.

Sedangkan istilah moderat adalah Islam yang menerima akidah sekulerisme, sehingga lahir sikap yang berbau kompromistik. Paham ini mengakui eksistensi agama (Tuhan) untuk mengatur interaksi manusia dengan Tuhan, tetapi agama (Tuhan) tidak diberi hak untuk turut campur dalam kehidupan. Pengaturan urusan kehidupan sepenuhnya diserahkan kepada manusia.

Pasalnya, jika umat muslim mengetahui wajah asli ‘moderasi beragama’ proyek ini  pasti gagal.  Karena cenderung menyasar agama Islam. Untuk itu, agen-agen barat, melalui ulama dan akademisi bayaran mencari-cari dalil, tepatnya dalih dalam Al-Qur’an dan Sunnah untuk mengukuhkan moderasi beragama sebagai bagian yang tak terpisahkan dari ajaran islam.

Tak hanya itu, narasi moderasi beragama adalah bagian dari proyek deradikalisasi terkait komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan, dan penerimaan atas tradisi. Kementrian Agama pun terus menggalakkan konsep moderasi beragama sebagai amunisi dan alternatif kebijakan pemerintah dalam menanggulangi paham keagamaan yang ekstrem. Inilah yang melatar belakangi munculnya program Parenting Wasathiyah,padahal ini hanyalah mantel agar konsep moderasi beragama mengakar hingga ke keluarga muslim.

Sungguh Islam mengajarkan umatnya untuk mencintai negara karena Allah dengan cara mengelola berdasarkan hukum yang telah Allah turunkan. Islam adalah agama yang paling toleran atas keragaman sosial maupun agama. Sehingga, ajaran agama (islam) yang seharusnya ditanamkan kepada tiap keluarga.

Oleh karena itu, pengokohan fungsi keluarga muslim agar menjadi keluarga yang tegak atas ketaatan kepada Allah dan tegak diatas pondasi agama dengan menjadikan Islam sebagai standar kehidupan adalah misi utama negeri ini, bukan hanya menguatkan sisi kebangsaan saja, tapi nihil paham agama. Wallahu alam bi ash-shawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Ikuti Webinar Sehat Tanpa Obat Dengan Quranic Quantum Healing

Ikuti Webinar Sehat Tanpa Obat Dengan Quranic Quantum Healing

Jum'at, 21 Jan 2022 14:11

Pantau Minyak Goreng Satu Harga, Pemerintah Buka Hotline Pengaduan

Pantau Minyak Goreng Satu Harga, Pemerintah Buka Hotline Pengaduan

Jum'at, 21 Jan 2022 13:34

Kiprah Sandiaga Bisa Menjadi Penyemangat Para Pengusaha dari Persis

Kiprah Sandiaga Bisa Menjadi Penyemangat Para Pengusaha dari Persis

Jum'at, 21 Jan 2022 13:10

Kerap Digunakan Tempat Maksiat, Tiga Hotel di Tasikmalaya Disegel Satpol PP

Kerap Digunakan Tempat Maksiat, Tiga Hotel di Tasikmalaya Disegel Satpol PP

Kamis, 20 Jan 2022 22:14

Negara Eropa Desak Israel Hentikan Pembangunan Unit Rumah Baru Di Yerusalem Timur

Negara Eropa Desak Israel Hentikan Pembangunan Unit Rumah Baru Di Yerusalem Timur

Kamis, 20 Jan 2022 21:35

Seorang Muslimah Di Pakistan Divonis Mati Karena Kirim Pesan Penistaan Dan Karikatur Nabi Lewat WA

Seorang Muslimah Di Pakistan Divonis Mati Karena Kirim Pesan Penistaan Dan Karikatur Nabi Lewat WA

Kamis, 20 Jan 2022 21:10

Senat Prancis Larang Pemakaian Jilbab Di Acara Olahraga

Senat Prancis Larang Pemakaian Jilbab Di Acara Olahraga

Kamis, 20 Jan 2022 20:43

Tendang Sesajen, Niat Baik Belum Tentu Diterima dengan Baik

Tendang Sesajen, Niat Baik Belum Tentu Diterima dengan Baik

Kamis, 20 Jan 2022 18:25

Peluang Usaha Varasi Mobil Bagi hasil 20% di Lumajang, Terbatas!

Peluang Usaha Varasi Mobil Bagi hasil 20% di Lumajang, Terbatas!

Kamis, 20 Jan 2022 18:06

Pemerintah Tetapkan Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga

Pemerintah Tetapkan Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga

Kamis, 20 Jan 2022 16:58

Anis Ingatkan Pemerintah Tidak Bisa Gunakan Dana PEN untuk Pembiayaan IKN

Anis Ingatkan Pemerintah Tidak Bisa Gunakan Dana PEN untuk Pembiayaan IKN

Kamis, 20 Jan 2022 15:52

UU IKN Disahkan: Mungkin Sudah Terlambat Selamatkan Indonesia

UU IKN Disahkan: Mungkin Sudah Terlambat Selamatkan Indonesia

Kamis, 20 Jan 2022 15:11

Mengukuhkan Makna Tawakal bagi Para Pejuang Agama Allah

Mengukuhkan Makna Tawakal bagi Para Pejuang Agama Allah

Kamis, 20 Jan 2022 11:59

The Real Booster

The Real Booster

Kamis, 20 Jan 2022 11:11

Partai Gelora: Eksistensi dan Fungsi MPR Saat Ini Tidak Berjalan dengan Baik

Partai Gelora: Eksistensi dan Fungsi MPR Saat Ini Tidak Berjalan dengan Baik

Kamis, 20 Jan 2022 10:51

Polisi Israel Tangkap 18 Orang Selama Penghancuran Rumah Warga Palestina Di Sheikh Jarrah

Polisi Israel Tangkap 18 Orang Selama Penghancuran Rumah Warga Palestina Di Sheikh Jarrah

Rabu, 19 Jan 2022 21:15

4 Tentara Prancis Terluka Dalam Ledakan Bom Rakitan Di Burkina Faso Utara

4 Tentara Prancis Terluka Dalam Ledakan Bom Rakitan Di Burkina Faso Utara

Rabu, 19 Jan 2022 18:30

Turki Akan Kirim 3.250 Personel Keamanan Ke Qatar Untuk Amankan Piala Dunia 2022

Turki Akan Kirim 3.250 Personel Keamanan Ke Qatar Untuk Amankan Piala Dunia 2022

Rabu, 19 Jan 2022 17:27

Hancur-hancuran Pindah Ibu Kota Negara

Hancur-hancuran Pindah Ibu Kota Negara

Rabu, 19 Jan 2022 07:17

DPR Sahkan RUU IKN dan RUU TPKS, PP KAMMI: Jangan Arogan

DPR Sahkan RUU IKN dan RUU TPKS, PP KAMMI: Jangan Arogan

Rabu, 19 Jan 2022 06:57


MUI

Must Read!
X