Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.498 views

Marak Klithih, Butuh Penguatan Beragama

 

Oleh :

Wahyu Utami, S.Pd || Praktisi Pendidikan di Yogyakarta

 

AKSI kenakalan dan kejahatan jalanan oleh anak remaja di Yogyakarta atau yang dikenal dengan sebutan klithih kembali ramai menjadi perbincangan pada akhir tahun 2021. Tagar #JogjaTidakAman dan #SriSultanYogyaDaruratKlithih menjadi populer di Twitter pada Selasa, 28/12/2021.

Sejumlah warganet menumpahkan kekesalan karena klithih masih marak di kota yang berpredikat kota pelajar tersebut. Medsos dibanjiri pengalaman netizen yang menjadi korban klithih. Warganet menuntut ketegasan pemerintah menyelesaikan aksi anak remaja tersebut. 

Awal Mula Munculnya Klitih

Menurut kamus Bahasa Jawa, arti kata klithih-Klithih atau klithihan adalah tansah mlaku wira-wiri semu nggegoleki (berjalan mondar-mandir mencari sesuatu tanpa arah). Namun kini klithih telah mengalami pergeseran makna dan dipakai untuk menyebut aksi anak remaja yang melakukan tindakan melukai orang lain.

Budaya kekerasan yang dilakukan oleh pelajar di Yogyakarta sudah ada sejak era 1980-an dan 1990-an. Kekerasan yang dilakukan pelajar pada masa itu dilakukan oleh dua geng besar yang legendaris, yaitu QZRUH dan JOXZIN. Seiring berjalannya waktu, muncul istilah klithih untuk mengganti kata tawuran, setelah peristiwa pembacokan yang marak terjadi sepanjang 2011 sampai 2012. Sejak saat itu, klithih seolah melekat dengan dunia remaja Yogyakarta yang sult diatasi.

Pada masa pandemi Covid-19 ini, angka klithih mengalami peningkatan. Polda DIY merilis jumlah aksi klithih sepanjang 2020 berjumlah 52 kasus dengan 40 kasus telah terselesaikan. Satu tahun berikutnya atau tahun 2021, total ada 58 kasus dengan jumlah pelaku 102 orang. Dari total pelaku, 80 di antaranya berstatus pelajar dan 22 orang lainnya adalah pengangguran. 38 kasus selesai dengan jumlah pelaku mencapai 91 orang.

Ada banyak faktor penyebab pelajar terjerumus dalam klithih. Salah satunya adalah kebutuhan menyalurkan hasratnya yaitu berkelahi atau gelut. Kurangnya ruang untuk berekspresi dan menunjukkan eksistensi diri membuat remaja bingung. Nglithih menjadi pilihan untuk bisa eksis tanpa modal.

Menyibukkan remaja pada kegiatan positif bisa menjadi solusi jangka pendek. Hanya saja solusi ini lemah karena belum mengurai problem mendasar klithih. Berbagai kegiatan itu hanya akan mengalihkan remaja saja sehingga berpeluang beraksi lagi saat jenuh dengan kegiatan yang dilakukan. Oleh karena itu sangat penting di sini untuk mengupayakan solusi mendasar yaitu merubah pola pikir dan pola sikap remaja menjadi pola pikir dan pola sikap Islam.  

Butuh Penguatan Beragama

Berkaca pada bagaimana cara Rasulullah mendidik dan membina para sahabat, Rasulullah menjadkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah menjadi pondasi pembentukan kepribadian mereka. Rasulullah mengajarkan konsep keimanan pada sang pencipta dengan mengajak mereka memikirkan tentang konsep penciptaan langit dan bumi. Rasulullah juga membiasakan para sahabat dengan ibadah harian seperti sholat, puasa, tilawah Qur’an, dzikir dan lain-lain sehingga jiwa dan hati mereka terikat pada Allah. Tak heran jika para sahabat tak terkecuali generasi muda tumbuh menjadi pribadi bermisi ilahi.

Hasrat dan daya juang generasi muda yang besar tersalurkan dengan benar sehingga melahirkan karya terbaik di masanya. Sebutlah Usamah bin Zaid pada usia 18 tahun memimpin pasukan kaum muslimin yang berhasil dengan gemilang mengalahkan tentara Romawi. Atab bin Usaid juga diangkat menjadi gubernur Makkah pada usia yang sama yaitu 18 tahun.Ada pula Zaid bin Tsabit, seorang pemuda Anshar yang menguasai berbagai bahasa sehingga dipercaya menjadi penulis wahyu oleh Rasulullah.   

Pola pendidikan ala Rasulullah ini masih sangat relevan untuk diterapkan saat ini. Hanya saja butuh usaha yang sungguh-sungguh dari semua pihak yang terlibat yaitu orang tua, guru, sekolah, masyarakat maupun pemerintah. Orang tua harus menanamkan pola pendidikan tersebut secara konsisten di rumah. Jadikan pembentukan tauhid anak sebagai pelajaran utama yang diberikan kepada anak.

Sekolah dengan guru sebagai subyek utama juga memegang kunci keberhasilan di dalam proses pembinaan ini. Guru harus mengetahui problem anak didik dan senantiasa memupuk nilai keimanan dan ketakwaan dalam diri pelajar. Semua guru harus punya tanggung jawab bersama untuk mengatasi ini. Jangan ada pemahaman hal tersebut hanyalah kewajiban dari guru agama dan guru budi pekerti saja. Pemerintah wajib membuat kurikulum yang mengakomodasi masalah ini sebagai materi wajib.

Aparat kepolisian juga harus bergerak cepat untuk mengungkap aksi klithih ini sehingga geng-geng klithih bisa tercerabut hingga ke akar-akarnya. Proses hukum harus ditegakkan secara tegas sehingga memberi efek jera dan membuat yang lain tidak berani melakukan kejahatan yang sama. Komunikasi dan kampanye publik untuk menciptakan kepedulian bersama harus dilakukan secara terus menerus. Pemerintah bisa memanfaatkan media sosial dengan seoptimal mungkin untuk kampanye ini.

Tentu saja pada saat yang sama solusi yang lain juga harus berjalan karena masalah ini tidak berdiri sendiri. Tak sedikit pelaku yang berasal dari keluarga kurang mampu sehingga sulit mendapatkan pendidikan yang layak maupun kecukupan materi. Ada pula pelaku yang berasal dari keluarga kaya tapi kondisi keluarga tidak harmonis. Artinya secara sistemik, banyak bidang yang turut berperan melanggengkan aksi klithih remaja, tidak semata masalah buruknya karakter remaja.

Oleh karena itu, perbaikan bidang ekonomi, sosial, budaya dan lain-lain harus dilakukan. Kesenjangan ekonomi yang semakin menganga antara golongan kaya dan miskin harus diatasi dengan sistem ekonomi Islam yang berkeadilan bagi semua pihak. Kehancuran keluarga harus dibenahi dengan misi bangunan keluarga samara. Di sinilah dibutuhkan kesadaran bersama semua pihak untuk menguatkan nilai keagamaan.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Pendiri Drone Emprit Minta Jokowi Bentuk Lembaga Otoritas PDP seperti KPK

Pendiri Drone Emprit Minta Jokowi Bentuk Lembaga Otoritas PDP seperti KPK

Ahad, 25 Sep 2022 22:29

Di Muktamar XVI, Ridwan Kamil Dukung Dakwah PERSIS di Jawa Barat

Di Muktamar XVI, Ridwan Kamil Dukung Dakwah PERSIS di Jawa Barat

Ahad, 25 Sep 2022 22:25

Dewan Jenderal dan Dewan Kopral

Dewan Jenderal dan Dewan Kopral

Ahad, 25 Sep 2022 22:20

Muktamar XVI PERSIS dan XIII PERSISTRI Resmi Digelar

Muktamar XVI PERSIS dan XIII PERSISTRI Resmi Digelar

Ahad, 25 Sep 2022 22:15

7 Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab Di Pangkalan Militer Somalia Di Mogadishu

7 Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab Di Pangkalan Militer Somalia Di Mogadishu

Ahad, 25 Sep 2022 21:45

Ukraina Sebut Rusia Kembali Serang Kota Pelabuhan Odessa Dengan Drone Kamikaze Iran

Ukraina Sebut Rusia Kembali Serang Kota Pelabuhan Odessa Dengan Drone Kamikaze Iran

Ahad, 25 Sep 2022 21:30

Putin Tandatangani Dekrit Yang Memperberat Hukuman Bagi Yang Melarikan Diri Dari Wajib Militer Rusia

Putin Tandatangani Dekrit Yang Memperberat Hukuman Bagi Yang Melarikan Diri Dari Wajib Militer Rusia

Ahad, 25 Sep 2022 20:30

KLA (Kota Ramah Anak), Sekadar Predikat atau Solusi Tuntas?

KLA (Kota Ramah Anak), Sekadar Predikat atau Solusi Tuntas?

Ahad, 25 Sep 2022 16:31

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

Ahad, 25 Sep 2022 14:15

Nabi Khong Zi dan Kyai Pewaris Nabi

Nabi Khong Zi dan Kyai Pewaris Nabi

Ahad, 25 Sep 2022 13:48

Batubara; Makmurkan Korporat, Melaratkan Rakyat

Batubara; Makmurkan Korporat, Melaratkan Rakyat

Ahad, 25 Sep 2022 11:13

Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Sabtu, 24 Sep 2022 23:29

KEPPRES Kontroversial Jokowi

KEPPRES Kontroversial Jokowi

Sabtu, 24 Sep 2022 21:39

Ulama Uzbekistan Larang Warga Uzbek Ikut Bertempur Bersama Rusia Di Ukraina

Ulama Uzbekistan Larang Warga Uzbek Ikut Bertempur Bersama Rusia Di Ukraina

Sabtu, 24 Sep 2022 21:34

Filter Agama dalam Keluarga adalah Pedomanan Menuju Kebahagian Dunia dan Akhirat

Filter Agama dalam Keluarga adalah Pedomanan Menuju Kebahagian Dunia dan Akhirat

Sabtu, 24 Sep 2022 21:25

Akmal Sjafril: Sains Tak Mampu Mengudeta Tuhan

Akmal Sjafril: Sains Tak Mampu Mengudeta Tuhan

Sabtu, 24 Sep 2022 21:12

Muktamar PERSIS XVI, Wakil Presiden KH. Maruf Amin Siap Buka Acara

Muktamar PERSIS XVI, Wakil Presiden KH. Maruf Amin Siap Buka Acara

Sabtu, 24 Sep 2022 21:05

Pendidikan Indonesia Tidak Mengajarkan Sekulerisme

Pendidikan Indonesia Tidak Mengajarkan Sekulerisme

Sabtu, 24 Sep 2022 08:35

Toleransi Tidak Ahistoris; Jangan Paksakan Jika Masyarakat Menolak Pembangunan Gereja

Toleransi Tidak Ahistoris; Jangan Paksakan Jika Masyarakat Menolak Pembangunan Gereja

Sabtu, 24 Sep 2022 05:27

Mulailah Dari Land Cruiser Hitam

Mulailah Dari Land Cruiser Hitam

Jum'at, 23 Sep 2022 23:21


MUI

Must Read!
X