Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
15.884 views

Bagaimana Cara Media Kristen dan Sekuler Menghancurkan Islam?

Jakarta (voa-islam.com) Begitu luar biasa gencarnya media kristen dan sekuler membuat opini yang sangat destruktif terhadap Islam dan umat Islam. Tujuannya hanya bagaimana membuat phobia dikalangan bangsa Indonesia yang 240 juta penduduknya, dan 85 persen beragama Islam.

Pertama, media kristen dan sekuler, secara konsisten dan terus-menerus mengangkat tentang toleransi dan pluralisme.

Media kristen dan sekuler secara konsisten dan terus menerus memberikan "covered" terhadap kelompok-kelompok yang diberi lebel sebagai moderat. Kelompok moderat itu, mendapatkan pencitraan sebagai kelompok yang sangat toleran dan berpaham inklusif.

Di sisi lain,  media kristen dan sekuler itu, secara konsisten dan terus-menerus menciptakan opini, kelompok-kelompok yang ingin mengupayakan tegaknya nilai-nilai dan prinsip-prinsip Islam, kemudian diberi lebel sebagai militan, fundamentalis, ekstrim, dan tidak toleran.

Kemudian, kelompok yang ingin  menegakkan nilai-nilai Islam itu, diberi sebagai kelompok yang anti toleransi dan eksklusif, dan umat didorong menjadikan kelompok yang ingin menegakkan nilai-nilai Islam itu, bukan hanya eksklusif, tetapi membahayakan keutuhan  NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), serta bhineka tunggal ika.

Langkah berikutnya, melakukan adu-domba antara kelompok moderat dengan kelompok fundementalis yang dianggap ekstrim, secara terbuka.

Adu domba itu, tujuannya hanya satu menghancurkan dan melemahkan pengaruh kelompok-kelompok yang dituduh fundamentalis.

Sehingga, terbentuk opini yang bersifat menyeluruh bahwa Islam fundamentalis dan kelompok militan itu, sangat tidak toleran, dan membahayakan persatuan bangsa, serta keutuhan negara.

Media kristen dan sekuler menghancurkan kalangan Islam dan kelompok yang dituduh fudamentalis itu, menggunakan cara yang sangat sistmatis dan terencana secara rapi. Penghancuran itu dilakukan secara gradual (bertahap), tetapi mempunyai dampak jangka panjang yang sangat serius, terutama terkait dengan kepercayaan umat dan bangsa terhadap nilai-nilai Islam sebagai sistem nilai.

Media kristen dan sekuler itu, menghancurkan Islam dan umat Islam dengan menggunakan : "pikiran", "mulut", dan "tangan", orang Islam sendiri. Tentu, yang paling terkenal, dan paling hafal mereka itu, menggunakan teori atau tehnik, "war by proxy", perang dengan menggunakan tangan orang Islam sendiri, guna menghancurkan umat Islam.

Seperti dalam menggalang opini yang bertujuan menghancurkan kalangan fundamentalis itu, media kristen dan sekuler itu, menggunakan tokoh-tokoh Islam, tokoh-tokoh ormas Islam, tokoh lembaga pendidikan Islam, yang dipandang memeliki legitimasi yang kuat di mata masyarakat. Sehingga masyarakat percaya dan seakan meyakinkan, bahwa tokoh yang menghantam mereka yang dituduh fundamentalis itu, mereka tokoh yang benar dan jujur.

Media kristen dan sekuler itu, mereka menggunakan tokoh yang berasal dari kampus semacam UIN, yang dahuulunya dikenal dengan IAIN, yang berpikiran sekuler.

Tetapi, karena dikalangan awam, banyak tidak tahu, bahwa Universitas semacam UIN itu, sejatinya menjadi gudangnya pemikir-pemikir sekuler, produk pendidikan Barat,  tetapi dikalangan umat masih dipandang memiliki kapasitas, dan legitimasi guna berbicara atas nama Islam, atau menganggap pemikir Islam. Padahal, tidak ada sedikitpun yang mereka sampaikan itu, dapat dikatakan mewakili kepentingan Islam dan umat Islam.

Media kristen dan sekuler dengan sangat pandainya memainkan kartu "cendekiawan muslim", yang diberi covered begitu hebat, seperti Nurcholis Madjid, Muslim Abdurrahman, Abdurrahman Wahid, Syafi'i Maarif, Said Agil Siraj, Bachatiar Effendi, Azzumardy Azzra, Johan Effendi, Utomo Dananjaya, Ahmad Wahib, Abdul Mukti, dan sejumlah tokoh lainnya, yang terang-terangan sudah menelanjangi prinsip Islam sebagai "cendekiawan muslim".

Tokoh-tokoh seperti itu yang banyak pernyataannya dikutip melalui laporan khusus, wawancara, dan berbagai pendapat, yang digunakan sebagai "war by proxy", menggebuki mereka yang dianggap fundamentalis. Tentu, yang paling terkenal sepanjag sejarah Republik ini, pernyataan Nurcholis Madjid, yaitu "Islam Yes, Partai Islam No". Pemikiran Nurcholis Madjid inilah yang sampai sekarang terus bergema.

Pernyataan Nurcholis itu, tak lain, hanyalah menguatkan posisi rezim Orde Baru, yang dipimpin Soeharto di awal pemerintahannya, yang baru tahap konsolidasi. Pernyataan Nurcholis Madjid, yang sangat sekuler itu, sesungguhnya menjadi bagi media kristen dan sekuler, terutama bagi menggebuk para kelompok Islam politik.

Media Kristen dan sekuler itu, menghadapi kalangan fundamentalis, yang sudah masuk dalam "red notice", kelompok-kelompok yang sudah dianggap bagian dari gerakan radikal, yang menggunakan senjata, alias "teroris", maka kelompok media kristen dan sekuler, mereka menggunakan "tokoh-tokoh" yang alumni dari pesantren yang dicap sebagai gudangnya teroris.

Tetapi, tokoh-tokoh yang menjadi alumni pesantren gudangnya toreris itu, sesungguhnya tokoh sudah kehilangan integritas, sudah murtad, dan karena sejatinya mereka itu, orang upahah aparat keamanan, yang digunakan membentuk opini negatif terhadap kelompok-kelompok yang dituduh teroris.

Tentu, sangat memprihatinkan sekali, umat Islam di mana saja, seperti di Solo, Ambon, Poso, yang sudah menjadi korban tindakan semena-mena aparat, tidak ada satupun kalangan tokoh Islam, yang berani mengangkat dan berbicara tentang masalah penzaliman itu. Seakan kalau sudah diberikan lebel teroris itu, sudah sifatnya "given" kalau dibunuh  atau ditembak oleh aparat keamanan.

Maka, sekarang ini yang ada hanyalah tokoh-tokoh Islam yang sudah "koplo" alias "dayus", karena otak mereka sudah dicuci habis oleh media kristen dan sekuler, sampai tak berani lagi mengatakan, "Isyhadu bi anna muslimun".

Mereka tidak berani menyatakan jati dirinya, tidak berani lagi menyatakan dirinya sebagai pejuang penegak Islam. Mereka telah dihinggapi penyakit wahn, di mana mereka telah mengalami "collective fears" (ketakutan massal). Mereka seperti melihat hantu disiang bolong. Sembari mulutnya komat-kamit membuat mantera bagi legitimasi rezim yang zalim itu.

Umumnya, tokoh-tokoh Islam itu perutnya sudah kenyang, tak berani lagi melawan kemungkaran, dan terlalu banyak menikmati yang haram dan subhat, dan bergelimang dengan kehidupan duniawi. Maka Allah Azza Wa Jalla mencabut dari dada mereka sifat sajaah, dan yang ada hanya sikap yang menjad pembebek.Wallahu'alam.

 

 

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Virus TBC menggerogoti tulangnya hingga menjalar ke sumsum tulang punggung. Harus segera dioperasi untuk menghindari kelumpuhan total....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC siap menerima zakat fitrah senilai Rp 30.000 hingga 52.000 per-jiwa untuk disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan aktivis Islam dan yatim....

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Lahir dalam keluarga Kristen taat, Valentino Nainggolan menjadi muallaf dalam usia SD. Untuk memperdalam Islam, ia dan kakaknya akan melanjutkan pendidikan ke pesantren Ayo Bantu.!!!...

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah 30 hari mushalla korban gempa ini hancur dan belum dibangun lagi. Ramadhan akan tiba, mushalla ini sangat dibutuhkan. Ayo bantu sedekah jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Dai yang aktif berdakwah melawan pemurtadan misionaris ini tinggal di rumah sederhana tanpa kamar mandi mck. Sang istri yang berhijab kesulitan, setiap mandi, buang air dan buang hajat harus...

Latest News
Pengamat Ini Sebut Pengaruh Iriawan tergantung Warga: Apakah Tunduk dengan Skenario Penguasa?

Pengamat Ini Sebut Pengaruh Iriawan tergantung Warga: Apakah Tunduk dengan Skenario Penguasa?

Rabu, 20 Jun 2018 17:57

Mantan Hakim Syariah Jaisyul Islam Berkhianat Membelot ke Rezim Assad

Mantan Hakim Syariah Jaisyul Islam Berkhianat Membelot ke Rezim Assad

Rabu, 20 Jun 2018 17:22

Terkait Iriawan, Ka'ban Usul ke DPR RI untuk Impeachment Jokowi

Terkait Iriawan, Ka'ban Usul ke DPR RI untuk Impeachment Jokowi

Rabu, 20 Jun 2018 16:57

Gold G Gamat Selain Baik untuk Sembuhkan Luka, Ada 22 Manfaat lainnya...

Gold G Gamat Selain Baik untuk Sembuhkan Luka, Ada 22 Manfaat lainnya...

Rabu, 20 Jun 2018 16:44

Polling: Hanya 7 Persen Responden Sebut Arus Mudik dan Balik Lebaran 2018 Lancar

Polling: Hanya 7 Persen Responden Sebut Arus Mudik dan Balik Lebaran 2018 Lancar

Rabu, 20 Jun 2018 16:40

Yuk Hijrahkan Ponsel dengan Ring Back Tone Dakwah Islam

Yuk Hijrahkan Ponsel dengan Ring Back Tone Dakwah Islam

Rabu, 20 Jun 2018 16:40

Video Hot Interview (3): Kisah Hijrah Dibalik Viral Lagu 'Rakyat' Sang Alang #2019 Ganti Presiden

Video Hot Interview (3): Kisah Hijrah Dibalik Viral Lagu 'Rakyat' Sang Alang #2019 Ganti Presiden

Rabu, 20 Jun 2018 16:40

[VIDEO] Pandora (6): Mardigu Ungkap State Terrorism hingga Soekarno Barter Emas dengan Komunis

[VIDEO] Pandora (6): Mardigu Ungkap State Terrorism hingga Soekarno Barter Emas dengan Komunis

Rabu, 20 Jun 2018 16:35

Allah akan Hinakan Pemimpin yang Menipu Rakyatnya

Allah akan Hinakan Pemimpin yang Menipu Rakyatnya

Rabu, 20 Jun 2018 16:03

Ketika Loyalis Jokowi Singgung Korupsi, Fahri: Juara Korupsi Partai Siapa, Mas?

Ketika Loyalis Jokowi Singgung Korupsi, Fahri: Juara Korupsi Partai Siapa, Mas?

Rabu, 20 Jun 2018 15:57

 WHO : Kecanduan Game Sebagai Gangguan Mental. Ini 3 Sebabnya

WHO : Kecanduan Game Sebagai Gangguan Mental. Ini 3 Sebabnya

Rabu, 20 Jun 2018 15:23

Video Hot Interview (2): Lagu #2019 Ganti Presiden Pesanan ParPol & Plagiat Robbie Williams?

Video Hot Interview (2): Lagu #2019 Ganti Presiden Pesanan ParPol & Plagiat Robbie Williams?

Rabu, 20 Jun 2018 15:20

Video Hot Interview (1): Sang Alang Pencipta Lagu #2019 Ganti Presiden yang Fenomenal

Video Hot Interview (1): Sang Alang Pencipta Lagu #2019 Ganti Presiden yang Fenomenal

Rabu, 20 Jun 2018 13:47

Video Hot Interview (8): Mustofa Nahra Sentil Pihak yang Larang Lagu #2019 Ganti Presiden

Video Hot Interview (8): Mustofa Nahra Sentil Pihak yang Larang Lagu #2019 Ganti Presiden

Rabu, 20 Jun 2018 13:09

[VIDEO] Islam Minoritas Alor (4): Alasan Unik Inilah Alor Meraih Kota Paling Toleran di Indonesia

[VIDEO] Islam Minoritas Alor (4): Alasan Unik Inilah Alor Meraih Kota Paling Toleran di Indonesia

Rabu, 20 Jun 2018 12:18

[Video] Masya Allah, Ini Hotel Syariah di Bogor yang bisa ditawar

[Video] Masya Allah, Ini Hotel Syariah di Bogor yang bisa ditawar

Rabu, 20 Jun 2018 12:02

Rezim Assad dan Pasukan Iran Bersiap Gelar Operasi Militer di Daraa

Rezim Assad dan Pasukan Iran Bersiap Gelar Operasi Militer di Daraa

Rabu, 20 Jun 2018 09:27

Kiper Mesir Tolak Terima Trofi yang Disponsori Minuman Keras Budweiser

Kiper Mesir Tolak Terima Trofi yang Disponsori Minuman Keras Budweiser

Rabu, 20 Jun 2018 09:12

Kekayaan Orang Kaya di Dunia Melonjak di Tahun 2017

Kekayaan Orang Kaya di Dunia Melonjak di Tahun 2017

Rabu, 20 Jun 2018 09:08

Panahan Tradisional Turki Jadi Kurikulum Sebuah Sekolah di Malaysia

Panahan Tradisional Turki Jadi Kurikulum Sebuah Sekolah di Malaysia

Rabu, 20 Jun 2018 08:59


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X