Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
14.401 views

Seratus Hari Pemerintahan Jokowi Harapan Rakyat Pupus

Jakarta (voa-islam.com) Rakyat yang memilih Jokowi hidungnya sudah mekar, kembang-kempis. Optimis. Menjadi lebih baik hidup mereka.

Rakyat yang terlunta-lunta di kolong-kolong jembatan, pinggiran rel kereta,  dibantaran kali, emper-emper toko, penghuni  gubuk-gubuk reot, kuli, pedagang asongan, pengamen, pengemis, dan para pengangguran, semua sudah berharap berubah nasibnya bersama dengan  Jokowi.

Para pengusaha keturunan Cina yang sudah mengangkangi kota Jakarta, dan mereka sudah bersuka cita atas kemenangan Ahok. Para pengusaha dan taipan keturunan Cina itu, sudah merasa membantu Ahok. Saatnya akan menikmati buahnya. Bersama dengan Ahok. Terbayang sudah hari-hari mendatang akan lebih menikmati kemujuran bisnis. Kemujuran dan kemakmuran bersama dengan Ahok. Kekayaan mereka akan bertambah bertumpuk-tumpuk. Terbayang dimata mereka.

Dua pendatang baru di ibu kota Jakarta ini, Jokowi dan Ahok, yang hanya bermodalkan berita dan  opini media massa dari  kalangan kristen dan sekuler, keduanya berubah menjadi tokoh yang sangat "ajaib", seakan turun dari langit, yang memang membawa misi mengubah Jakarta.

Jokowi dan Ahok, seakan oleh media kristen dan sekuler itu, keduanya akan membawa kemuliaan hidup, membawa keberkahan  hidup, membawa kesejahteraan hidup, membawa kebahagiaan hidup, dan segalanya ditumpahkan harapan mereka kepada Jokowi dan Ahok.

Media massa menyihir rakyat dari berbagai lapisan, dan mereka menjadi sangat terpesona, kagum, dan tak habis-habisnya mensyukuri datangnya Jokowi dan Ahok. Mereka yang  hidupnya sudah sumpek, seperti mendapatkan jendela lebar, dan derasnya angin perubahan yang bakal merubah seluruh  nasib dan kehidupan mereka.

Rakyat benar-benar terhipnotis oleh media massa kristen dan sekuler yang mempunyai "hiden" (agenda tersembunyi), dan membuat tokoh jadian-jadian itu, Jokowi dan Ahok, langsung sontak seperti meteor di malam hari. Rakyat yang berbondong-bondong ke kotak suara menjatuhkan pilihannya kepada pendatang baru itu, Jokowi dan Ahok.

Kemudian, Jokowi dan Ahok, yang tak pernah dikenal oleh masyarakat Jakarta, mendapatkan suara 56 persen suara. 

Sejatinya, yang memilih Jokowi dan Ahok itu, tidak banyak-banyak amat, karena suara Golput di DKI, 40 persen, dan Foke masih mendapatkan suara 47 persen.

Jadi yang memilih Jokowi dan Ahok, itu hanyalah mereka  yang menjadi korban opini dan pemberitaan media kristen dan sekuler, dan memang media itu ingin menjadikan kota Jakarta ini sebagai kota antah-berantah. Kehidupan sekuler, tanpa agama, dan menjauhkan rakyat dari Islam.

Bagaimana rakyat di Jakarta menjadi kumpulan manusia "la diniyah" (tanpa agama), yang bisa melampiaskan segala hawa nafsunya. Seperti binatang. Pergi pagi pulang malam. Sekadar mengejar uang yang tidak seberapa.

Hidup dengan segala konsekwensinya, yang penuh dengan kemaksiatan dan penyimpangan yang tanpa batas. Laki perempuan di kantor di DKI ini, tanpa ada batas, dan bahkan banyak terjadi permesuman diantara mereka.

Inilah  hakekatnya tujuannya media kristen dan sekuler yang sangat antusias ingin menjadikan Jokowi dan Ahok sebagai Gubernur DKI. Sesudah itu rakyat yang lemah itu, akhirnya diperbudak oleh para "bos" yang memiliki kuasa dan menguasai uang di Jakarta.

Tenaga mereka diperas habis dari pagi sampai larut malam, saban  hari, tanpa ada jeda. Tak ada waktu mereka memikirkan agama. Pokoknya, ritme hidup di Jakarta yang ada hanyalah : uang-uang dan uang. Mengejar uang recehan. Sementara itu, para "bos" yang terus menumpuk keuntungan dan kemakmuran, serta hidup dengan uang dan harta berlimpah.

Tetapi, siapakah Jokowi dan Ahok, dan apakah memang manusia yang sangat super, dan memiliki kehebatan yang luar biasa? Sekarang 100 hari pemerintahan yang media kristen dan sekuler, dan sudah berancang-ancang akan membuat surprise bagi rakyat Jakarta, tentang kisah "sucsess story" (kisah sukses) Jokowi dan Ahok.

Media kristen dan sekuler sengaja menggelembungkan Jokowi dan Ahok mulai dari perayaan tahun baru 2013 masehi, perayaan yang begitu  yang sangat dahsyat. Di mana dipusatkan di Bunderan HI (Hotel Indonesia), Jalan Thamrin, Sudirman, Monas, dan Ancol. Ratusan ribu rakyat Jakarta yang sudah kesengsem dengan Jokowi dan Ahok hiruk pikuk semalam suntuk.

Jokowi dan Ahok akan menjadi pahlawan baru di DKI. 100 hari Jokowi dan Ahok, selanjutnya akan menjadi hari bersejarah, dan membawa perubahan, perbaikan dan masa depan yang sangat membahagiakan rakyat.

Kenyataanya,  Allah Rabbul Alamin Maha Berkehendak, membuat rencana lain, sejak hari Selasa 15  Januari sampai Kamis 17 Januari, hujan berturut-turut, mengguyur di Jakarta. Tanpa  henti. Awan menggumpal tebal di atas langit Jakarta. Padahal, di Jawa Timur, Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Barat, tak seberapa huja jatuh.

Jakarta yang sudah larut dalam gegap-gempita pesta tahun baru, yang penuh dengan hingar bingar, dan akan menjadi "starting point" (titik tolak) Jokowi dan Ahok, tenggelam bersama dengan banjir di seluruh kawasan Jakarta. Seperti cerita film : Bernafas Dalam Lumpur. Sedih. Semuanya luluh lantak. Memperbaikinya kembali tidak cukup dengan satu dekade.

Gubernur DKI Jakarta Jokowi menegaskan, banjir yang terjadi selama sepekan di Ibu Kota telah menimbulkan kerugian sekitar Rp 20 triliun. Apabila kondisi seperti ini terus dibiarkan, kerugian yang dialami kota ini akan semakin besar.

Perdagangan Harco Glodok, Lindeteves, Pasar Pagi, Pancoran, Perniagaan, hingga sentra garmen Tambora di Jakarta Barat, yang selama ini dikenal sebagai mesin uang Jakarta, hancur. Total omzet bisnis di kawasan ini bisa mencapai triliunan rupiah, semuanya hancur akibat banjir.

"Di Harco Glodok saja ada sekitar 100 pedagang dengan perputaran uang setiap hari rata-rata mencapai Rp 400 juta per orang. Jadi, bisa dihitung berapa kehilangan omzet para pedagang di sini," kata pedagang grosir besar, Afand, Selasa (22/1/2013).

Sementara itu, pengusaha garmen berbahan kaus di Tambora, Yupiter, mengatakan, selama empat hari, usahanya rugi Rp 50 juta. "Di Tambora ada sekitar 300 usaha garmen yang skalanya sama dengan skala usaha saya. Jadi selama empat hari, total kerugian ke-300 pengusaha itu selama empat hari tidak beroperasi, mencapai Rp 15 miliar," tutur Yupiter. 

Tutum Rahanta, Ketua Harian Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia, mengatakan, tutupnya kawasan grosir di Glodok, Mangga Dua, dan sekitarnya memang menyebabkan mandeknya aktivitas ekonomi di kawasan itu.

Tutum tak menutup kemungkinan ada sebagian masyarakat yang sehari-harinya menggantungkan hidupnya di kawasan itu dan langsung merasakan negatif dampak banjir.

"Dari keseluruhan aktivitas perekonomian di kawasan Glodok, Mangga Dua, dan sekitarnya, mungkin lebih sekitar 20 persennya yang terdampak langsung. Mereka yang terkena dampak langsung itu antara lain penjual nasi dan makanan, tukang parkir, dan kuli angkut. Mereka langsung tidak dapat penghasilan untuk kehidupan sehari-hari," katanya. Mereka ini yang sudah larut dengan Jokowi dan  Ahok.

"Ini lingkaran setan. Begitu banyak uang dipakai untuk penanganan banjir yang terus berulang, tanpa ada lompatan penyelesaian yang signifikan," katanya. 

Bencana banjir telah berdampak terhadap perekonomian warga. Itu terpantau pada transaksi gadai di kantor pegadaian yang melonjak hampir dua kali lipat. Kondisi itu diperberat lagi dengan kenaikan harga sejumlah bahan makanan yang cukup tinggi.

Pegadaian Cabang Jatinegara, contohnya, setelah banjir surut, transaksi gadai di kantor itu langsung melonjak jadi Rp 500 juta hari Senin. Padahal, selama banjir, transaksi gadai sempat anjlok menjadi Rp 50 juta per hari dari rata-rata Rp 300 juta per hari. 

Pemimpin Pegadaian Cabang Jatinegara, Henrianto, mengatakan, selama banjir mengepung sejumlah kawasan Jakarta Timur, transaksi gadai di Pegadaian Cabang Jatinegara dan 9 kantor unit yang ada di bawahnya anjlok semua. "Baru pada Senin, setelah banjir surut, transaksi gadai langsung jadi Rp 500 juta," katanya, Selasa.

Jokowi dan Ahok yang diharapkan membawa berkah dan kesejahteraan, justeru yang didapat rakyat bencana, musibah, dan azab. Tokoh "ajaib" yang merupakan jadian-jadian media kristen dan sekuler ini, betapapun hebatnya opini, akhirnya hanya membawa kesengsaraan dan penderitaan rakyat.

Seperti umumnya pejabat dan pemimpin Indonesia masa kini. Hanya membawa kesengsaraan dan penderitaan rakyat. Wallahu'alam.

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Mukena Bordir Mewah Harga Murah

Sambut Ramadhan dengan mukena bordir berkualitas, nyaman, adem dan harga terjangkau. Reseller welcome!
http://mukenariri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Infaq Dakwah Center

Anak Mujahid Kecelakaan, Lidahnya Sobek Butuh Biaya Operasi 5 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Anak Mujahid Kecelakaan, Lidahnya Sobek Butuh Biaya Operasi 5 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Lidah Fauzan sobek 2 cm karena terjatuh dari sepeda. Harus segera dioperasi dengan biaya Rp 5 juta. Ayahnya mujahid aktivis nahi munkar dan dakwah tauhid waljihad sedang kesulitan ekonomi....

Sekujur Tubuh Khubaib Melepuh Tersiram Air Panas Saat Ayah dan Ibunya Shalat. Ayo Bantu.!!

Sekujur Tubuh Khubaib Melepuh Tersiram Air Panas Saat Ayah dan Ibunya Shalat. Ayo Bantu.!!

Bocah ini tersiram air teh mendidih hingga 50 persen tubuhnya melepuh. Selama 6 hari ia hanya dirawat di rumah hingga lukanya membusuk....

Bantuan 3,5 Juta Rupiah Diserahkan, Balita Hidrosefalus Mulai Jalani Pengobatan. Ayo Bantu.!!!

Bantuan 3,5 Juta Rupiah Diserahkan, Balita Hidrosefalus Mulai Jalani Pengobatan. Ayo Bantu.!!!

Amanah donasi 3,5 juta rupiah sudah disalurkan untuk biaya pengobatan Sofia. Balita malang ini bisa melanjutkan pengobatan hydrocephalus, tapi masih butuh bantuan pengobatan rutin...

Bantuan Biaya Persalinan Sudah Diserahkan,  Istri Mujahid Aktivis Nahi Munkar Pulang ke Rumah

Bantuan Biaya Persalinan Sudah Diserahkan, Istri Mujahid Aktivis Nahi Munkar Pulang ke Rumah

Sepekan usai operasi persalinan caesar, Ummi Keysan dan bayinya membaik dan diizinkan pulang meninggalkan rumah sakit. Amanah bantuan dari donatur IDC telah diserahkan. ...

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa meninggal setelah dirawat intensif 13 hari. Semoga Allah membalas para donatur dengan keberkahan, rezeki melimpah, mensucikan jiwa, menolak bencana, dan melapangkan jalan ke surga....

Latest News
Menuju Tanjung Perak, Kontainer Kapal Kemanusiaan Berangkat!

Menuju Tanjung Perak, Kontainer Kapal Kemanusiaan Berangkat!

Ahad, 30 Apr 2017 07:25

Wakil Ketua DPR RI Minta Wartawan Panjimas Dibebaskan

Wakil Ketua DPR RI Minta Wartawan Panjimas Dibebaskan

Ahad, 30 Apr 2017 06:21

KSRelief: Arab Saudi Juga Kirim Bantuan ke Wilayah yang Diperintah Pemberontak Syi'ah Houtsi

KSRelief: Arab Saudi Juga Kirim Bantuan ke Wilayah yang Diperintah Pemberontak Syi'ah Houtsi

Sabtu, 29 Apr 2017 20:00

Islamic Book Fair Kembali Hadir, Berikut Jadwal Acaranya

Islamic Book Fair Kembali Hadir, Berikut Jadwal Acaranya

Sabtu, 29 Apr 2017 19:39

Pentagon Klaim Bunuh Pemimpin Afiliasi Islamic State (IS) Afghanistan Abdul Muhib

Pentagon Klaim Bunuh Pemimpin Afiliasi Islamic State (IS) Afghanistan Abdul Muhib

Sabtu, 29 Apr 2017 19:35

Kelompok Pemantau Sebut Turki Blokir Akses ke Situs Wikipedia

Kelompok Pemantau Sebut Turki Blokir Akses ke Situs Wikipedia

Sabtu, 29 Apr 2017 17:35

Zionis Israel Akan Bangun 15.000 Unit Pemukiman Ilegal Baru di Al-Quds Yerusalem

Zionis Israel Akan Bangun 15.000 Unit Pemukiman Ilegal Baru di Al-Quds Yerusalem

Sabtu, 29 Apr 2017 16:24

Sebagai Ketum, Yusril ingin PBB Bangkit menjadi Partai Islam dengan Jalan Islami

Sebagai Ketum, Yusril ingin PBB Bangkit menjadi Partai Islam dengan Jalan Islami

Sabtu, 29 Apr 2017 15:35

Warga Papua: Kalau Warga DKI Gak Mau, Kami Siap Terima Ahok Jadi Gubernur

Warga Papua: Kalau Warga DKI Gak Mau, Kami Siap Terima Ahok Jadi Gubernur

Sabtu, 29 Apr 2017 13:20

Soal Kasus Ahok, FPI Sragen Minta Aparat Hukum Jangan Budek

Soal Kasus Ahok, FPI Sragen Minta Aparat Hukum Jangan Budek

Sabtu, 29 Apr 2017 12:54

Tokoh/Kelompok Bela Penista & Perilaku Buruknya Lainnya bagi Bangsa mesti Dibuang Tahun 2019

Tokoh/Kelompok Bela Penista & Perilaku Buruknya Lainnya bagi Bangsa mesti Dibuang Tahun 2019

Sabtu, 29 Apr 2017 12:35

Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta Sesalkan Luhut Panjaitan Mangkir dalam Sidang Lanjutan KIP

Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta Sesalkan Luhut Panjaitan Mangkir dalam Sidang Lanjutan KIP

Sabtu, 29 Apr 2017 11:49

Menjadikan Realitas Sebagai Obyek Pemikiran, Bukan Sebagai Subyek Pemikiran

Menjadikan Realitas Sebagai Obyek Pemikiran, Bukan Sebagai Subyek Pemikiran

Sabtu, 29 Apr 2017 11:27

Komnas HAM Segera Bentuk Tim Investigasi Kasus Kriminalisasi dan Teror kepada Ulama

Komnas HAM Segera Bentuk Tim Investigasi Kasus Kriminalisasi dan Teror kepada Ulama

Sabtu, 29 Apr 2017 10:43

Zionis Israel Gunakan Algoritma Komputer untuk Tahan Para Warga Palestina

Zionis Israel Gunakan Algoritma Komputer untuk Tahan Para Warga Palestina

Sabtu, 29 Apr 2017 10:30

Sejak Bongkar Ahok Kutip al-Maidah & Diproses Hukum, Umat Islam Diminta Peduli dengan Buni Yani

Sejak Bongkar Ahok Kutip al-Maidah & Diproses Hukum, Umat Islam Diminta Peduli dengan Buni Yani

Sabtu, 29 Apr 2017 09:37

Kafilah MTQ Pelajar Surakarta Diharapkan Dapat Bersaing di Tingkat Provinsi

Kafilah MTQ Pelajar Surakarta Diharapkan Dapat Bersaing di Tingkat Provinsi

Sabtu, 29 Apr 2017 09:35

BTM: Kami Siap Implementasi Kongres Ekonomi Umat

BTM: Kami Siap Implementasi Kongres Ekonomi Umat

Sabtu, 29 Apr 2017 08:31

Hanya Bhineka yang Digaungkan, Tungga Ika Tidak, Alfian Tandjung: Negeri Aneh

Hanya Bhineka yang Digaungkan, Tungga Ika Tidak, Alfian Tandjung: Negeri Aneh

Sabtu, 29 Apr 2017 06:35

Profit Oriented  Dunia Pendidikan: Wani Piro?

Profit Oriented Dunia Pendidikan: Wani Piro?

Sabtu, 29 Apr 2017 00:04


Mukena bordir mewar harga murah
Must Read!
X