Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
11.052 views

Presiden SBY Frustasi Oleh Korupsi, Rakyat Akan Berontak

Jakarta (voa-islam.com) Presiden SBY seperti sudah melempar "handuk" (menyerah) menghadapi korupsi di Indonesia. Korupsi sudah menggeroroti sistem negara. Tidak ada lagi yang bebas dari pedemi korupsi. Bahkan, Partai Demokrat, di mana Presiden SBY menjadi ketua umumnya, sekarang hancur oleh korupsi.

Presiden SBY seperti sudah kehilangan kemauan menghadapi korupsi di Indonesia. Padahal, Presiden SBY memiliki "discreassi" (kewenangan) bertindak dengan berdasar undang-undang pasti mampu menghapus korupsi di Indonesia.

Presiden SBY bisa menggunakan kekuasaan secara maksimum mehghapus korupsi di Indonesia. Tetapi, semua itu, tidak terjadi, dan tidak ada pada diri Presiden SBY sebagai  kepala ekskutif, yang sangat diharapkan oleh rakyat dan bangsa.

Tetapi, justeru Presiden SBY mengeluarkan unek-uneknya di Singapura, hanya "carmuk" (cari muka), seakan-akan SBY sudah mengguanakan segala kewenangannya dalam upaya memberantas korupsi di Indonesia. Sejatinya, SBY belum apa-apa, alias belum menggunakan kekuasaannya dan kewenangan secara maksimum dalam memberantas korupsi.

Seperti diketahui, saat berlangsung dialog di depan Forum Pasar Global yang diselenggarakan Thomson Reuters di Singapura, pekan lalu, saat berkunjung ke Singapura, Presiden SBY membuat pernyataan yang sangat mengejutkan. Presiden SBY dalam pernyataan itu, dua kali mengakur "frustasi", karena membangun sistem yagn bersih dari korupsi di tanah air tak semudah yang dibayangkan.

Memang, Presiden SBY, dirinya, keluarga, dan partainya, seharusnya menjadi tauladan, sebagai sosok tokoh yang bersih, benar-benar tidak terkontaminasi dengan segala bentuk korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), seperti yang pernah terjadi di zaman Soeharto.

Seandainya, SBY bisa menjadi tokoh panutan,dan memberikan tauladan secara gamblang, dan bersikap tegas terhadap segala bentuk KKN, maka SBY akan mendapatkan penghargaan, dan  akan dikenang sebagai tokoh yang bersih dan bebas dari korupsi.

Tetapi, SBY sendiri tidak mampu memberikan tauladan, dan tidak mampu hidup dengan bersahaja, serta menjauhkan diri dari KKN. Ini sangat nyata, karena bersamaan itu sebagian tokoh-tokoh utama di  Partai Demokrat terlibat dalam KKN. Ini menandakan SBY tidak juga terbebas dari KKN.

Namun, sikap Presiden SBY yang secara eksplisit menegaskan dirinya merasa frustasi, dan gagal menciptakan sistem yang bersih dari KKN itu, menunjukkan Presiden SBY sudah melemparkan "handuk" alias menyerah terhadap KKN.

Seandainya, Presiden SBY menggunakan seluruh kewenangannya, kalau membuat dekrit negara dalam keadaan  bahaya, akibat ancaman korupsi, dan kemudian melakukan tindakan tegas terhadap para koruptor, dan menghukum mati para koruptor, maka SBY akan dikenang, usai jabatannya. Tetapi, semuanya hanya nonsen, alias tiak akan pernah terjadi.

Menanggapi sikap Presiden SBY yang sudah merasa frustasi itu, selanjutnya Dosen Sosiologi Politik UGM Arie Sujito mengatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak boleh frustrasi membangun sistem negara yang bersih dari korupsi, saat di Singapura.

Menurut Arie, SBY punya otoritas melakukan sesuatu kebijakan, sehingga tidak boleh mengeluh frustrasi. "Waduh, gimana kalau Presiden sudah frustrasi? Rakyat bisa ngamuk. Dia punya otoritas untuk melakukan sesuatu. Jadi jangan meratapi sesuatu yang seharusnya dia mampu," tandasnya saat dihubungi Media Indonesia, Rabu (24/4).

Hampir 10 tahun pemerintahannya kini, hingga SBY mengatakan bahwa dirinya frustrasi, lanjut Arie, itu sama halnya ia menyadari bahwa dirinya (SBY) gagal, sama seperti hipotesis terkait dirinya yang menilai demikian.

"Ini artinya ada kesalahan sistemik. Dengan dia mengatakan dirinya frustrasi berarti sadar bahwa dia gagal. Kalau dia memang punya komitmen, tentu SBY berani melakukan gebrakan dan terobosan di tiap kebijakannya," lanjutnya.

Pihaknya mencontohkan, SBY seharusnya bisa bertindak tegas terhadap menteri yang terlibat kasus pidana korupsi untuk dipecat. "Ia juga harus menciptakan bagaimana sistem agar tidak ada celah untuk korupsi. Jadi, siapapun menteri yang korup pecat saja, kementerian yang di evaluasi bermasalah, juga di pecat," tandasnya.

Terkadang,  SBY terlalu mentolerir laporan bawahannya. Sehingga hanya mengetahui hal yang baik-baik saja. Padahal di lapangan amburadul. Contohnya, papar Arie, masalah Ujian Nasional (UN), tambahnya.

"Ya jangan terlalu percaya kepada bawahan. Laporan baik-baik ternyata hasilnya jeblok. Itu tandanya ada yang salah dengan kepemimpinannya. Jika ia tidak melakukan terobosan, rasa frustrasi ini akan jadi boomerang nantinya," tandasnya.

"SBY jangan memaklumi sistem yang salah, sementara dia punya otoritas untuk memperbaiki sistem. Sekarang tinggal pertaruhan dirinya di sisa masa jabatannya ini. Rakyat sedang menungggu keberaniannya," pungkasnya.

Nampaknya, SBY sudah kehabisan akal menghadapi korupsi di Indonesia, dan tidak mampu lagi bertindak dengan tegas. Karena pemerintahan SBY dibangun  diatas "koalisi" partai-partai politik, dan yang melakukan korupsi para dedengkot partai politik. Sehingga, SBY kehilangan nyali menghadapi para dedengkot partai politik.

Apalagi, SBY dan Partai Demokrat tidak dapat memberikan tauladan. Justeru Partai Demokrat menjadi juara nomor "wahid" dalam korupsi. Ini yang membuat SBY menjadi frutasi. Wallahu'alam.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Menilik Makna Ahlul Sunah Wal Jamaah Anti Radikalisme

Menilik Makna Ahlul Sunah Wal Jamaah Anti Radikalisme

Kamis, 02 Dec 2021 15:21

Pornografi Menghantui Generasi, Sampai Kapan?

Pornografi Menghantui Generasi, Sampai Kapan?

Kamis, 02 Dec 2021 15:03

Jurnalis Sebut Media Lakukan Bias dalam Pemberitaan Penjajahan Israel di Palestina

Jurnalis Sebut Media Lakukan Bias dalam Pemberitaan Penjajahan Israel di Palestina

Kamis, 02 Dec 2021 12:24

Pasukan Iran Terlibat Pertempuran Sengit Dengan Taliban Di Perbatasan

Pasukan Iran Terlibat Pertempuran Sengit Dengan Taliban Di Perbatasan

Kamis, 02 Dec 2021 12:15

Taliban Dan Junta Militer Myanmar Tidak Diizinkan Di PBB Untuk Saat Ini

Taliban Dan Junta Militer Myanmar Tidak Diizinkan Di PBB Untuk Saat Ini

Kamis, 02 Dec 2021 10:27

MUI Teken MoU Pembangunan RSIH dengan Wali Kota Hebron

MUI Teken MoU Pembangunan RSIH dengan Wali Kota Hebron

Kamis, 02 Dec 2021 02:14

Sederet Manfaat Olahraga Bagi Lansia

Sederet Manfaat Olahraga Bagi Lansia

Rabu, 01 Dec 2021 23:07

Harga Minyak Goreng Kian Melambung, Politisi PKS: Rakyat Berkabung

Harga Minyak Goreng Kian Melambung, Politisi PKS: Rakyat Berkabung

Rabu, 01 Dec 2021 22:27

Dukung Anies, Elektabilitas Nasdem Naik

Dukung Anies, Elektabilitas Nasdem Naik

Rabu, 01 Dec 2021 19:26

Kemenlu: Isu Palestina Jadi Jantung Kebijakan Luar Negeri Indonesia

Kemenlu: Isu Palestina Jadi Jantung Kebijakan Luar Negeri Indonesia

Rabu, 01 Dec 2021 19:12

ASN Diganti Robot, Indonesia Tak Perlu Teknologi Luar

ASN Diganti Robot, Indonesia Tak Perlu Teknologi Luar

Rabu, 01 Dec 2021 18:55

Kongres Sejarawan Muhammadiyah Pertama Lahirkan 10 Rekomendasi

Kongres Sejarawan Muhammadiyah Pertama Lahirkan 10 Rekomendasi

Rabu, 01 Dec 2021 18:32

Tanda Kolesterol Tinggi Bisa Dilihat dari Perubahan Kulit

Tanda Kolesterol Tinggi Bisa Dilihat dari Perubahan Kulit

Rabu, 01 Dec 2021 18:04

Kemajuan Teknologi Tidak Bisa Serta Merta Menjadi Solusi, Terlebih dalam Urusan Agama

Kemajuan Teknologi Tidak Bisa Serta Merta Menjadi Solusi, Terlebih dalam Urusan Agama

Rabu, 01 Dec 2021 16:29

Al-Shabaab Serang Pangkalan Militer Ethiopia Di Baidoa Somalia

Al-Shabaab Serang Pangkalan Militer Ethiopia Di Baidoa Somalia

Rabu, 01 Dec 2021 15:34

Indonesia Jadi Produsen Mobil Listrik di 2022, Pengamat: Tren Pasar Berubah

Indonesia Jadi Produsen Mobil Listrik di 2022, Pengamat: Tren Pasar Berubah

Rabu, 01 Dec 2021 14:52

Pengadilan Libya Keluarkan Penglima Pemberontak Khalifa Haftar Dari Pencalonan Pilpres

Pengadilan Libya Keluarkan Penglima Pemberontak Khalifa Haftar Dari Pencalonan Pilpres

Rabu, 01 Dec 2021 14:45

Dari Guru yang Alim dan Uswah Hasanah, Lahirlah Para Ulama dan Generasi Khairu Ummah

Dari Guru yang Alim dan Uswah Hasanah, Lahirlah Para Ulama dan Generasi Khairu Ummah

Rabu, 01 Dec 2021 14:27

Arab Saudi Buka Bagian Konsuler Di Kedutaan Mereka Di Kabul

Arab Saudi Buka Bagian Konsuler Di Kedutaan Mereka Di Kabul

Rabu, 01 Dec 2021 14:00

Siapkan Kader, PP PERSIS Bekali Kafilah Du'at Angkatan XI

Siapkan Kader, PP PERSIS Bekali Kafilah Du'at Angkatan XI

Rabu, 01 Dec 2021 13:22


MUI

Must Read!
X