Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
120.832 views

Metro TV Menghancurkan Prabowo Dengan Teori Kontradiksi Ala Komunis

JAKARTA (voa-islam.com) - Sengaja atau tidak MetroTV saat menghancurkan Prabowo dengan menggunakan teori kontradiksi ala komunis. Cara-cara teori kontradiksi yang lazim digunakan oleh komunis itu, dipraktekan oleh MetroTV.

Membenturkan antara tokoh yang menjadi wakil kelas proletar (rakyat miskin) dengan tokoh kaum borjuis (orang kaya). Inilah dalam berbagai episode tayangan yang disajikan oleh MetroTV milik si 'brewok' Surya Paloh, yang kroni Soeharto, sekarang menjadi 'kroni' Mega dan Jokowi.

Teori perbedaan kelas itu menampilkan sisi-sisi kontradiksi yang sangat ekstrim antara kedua tokoh Jokowi dan Prabowo. Rakyat atau publik setiap hari dijejali atau dicekoki seakan fakta-fakta yang kontradiksi. Dengan visualisi kedua tokoh yang penuh dengan kontradiksi itu, benar-benar bisa mempengaruhi keyakinan, perasaan, pikiran, dan membentuk persepsi rakyat luas.

Jokowi digambarkan sebagai tokoh rakyat jelata. Jokowi tokoh bagi kaum proletar yang sangat sengsara dan tertindas. Jokowi sederhana. Tidak bergermelap dan flamboyan. Sampai digambarkan harga bajunya, celana, dan sepatunya, yang tak sampai Rp 200 ribu rupiah.

Jokowi tokoh yang sangat dekat ke rakyat. Terus menghampiri rakyat jelata dengan blusukan. Profilenya benar-benar sangat bersahaja. Tutur bahasanya sangat sederhana. Tegas dan tidak bertele-tele. Jokowi dengan badannya yang kurus itu, seakan melambangkan kebanyakan rakyat Indonesia.

Bahkan, Metro TV mengulang-ulang saat Jokowi dan JK mendeklarasikan pencalonannya sebagai calon presiden dan wakil presiden, di Gedung Juang, hanya menggunakan sepeda ontel. Diiringi masa pendukungnya, dan terus dielu-elukan.

Dari Jalan Teuku Umar menuju Gedung Juang di Jalan Kwitang, ditempuh dengan menggunakan speda ontel. Sebuah drama visualisasi yang mengandung pesan tentang Jokowi dan JK, yang sangat bersahaja, seperti sebagian besar rakyat Indonesia.

Sementara itu, Prabowo digambarkan sebagai sosok antitesa Jokowi, yang sangat flamboyan, naik mobile jeep terbuka, terkesan mewah, diiringi oleh massa pendukungnya. Prabowo naik kuda yang dikesankan sebagai tokoh yang berbeda dengan Jokowi, dan hanya naik sepeda ontel.

Prabowo tidak menunjukkan sebagai tokoh yang egaliter. Anti rakyat kecil. Bahkan, Andian Napitulu, tokoh kiri, menyebutkan Prabowo, sebagai sosok militer yang penuh melakukan pelanggaran HAM.

Karena itu, MetroTV ketika menampilkan gambar antara Jokowi dan Prabowo selalu sangat kontradiksi. Jokowi selalu dikerumini rakyat kecil. Jokowi disalami oleh rakyat dikampung-kampung. Jokowi mencebur got, dan masuk ke lubang gorong-gorong, dan selalu diidentikan dengan kehidupan rakyat. Mentro TV terus mengekpose sosok Jokowi yang sok merakyat itu.

Sekali-kali Metro TV memunculkan gambar Prabowo, dan diselilingi dengan kerusuhan yang terjadi di bulan Mei '98. Kerusuhan Mei '98 sebagai peristiwa yang pahit, dan akan selalu dikenang oleh bangsa Indonesia.

Peristiwa Mei '98 itu selalu dilekatkan kepada Prabowo. Tak heran kalau tokoh kiri Adian Napiputulu, menjadikan peristiwa Mei '98, itu sebagai amunisi menghancurkan Prabowo sebagai tokoh militer yang harus bertanggungjawab.

Pengamat politik UI, Boni Hargen, mengatakan bahwa Jokowi tokoh masa depan, yang egaliter, merakyat, anti kekerasan, dan sangat berbeda dengan Prabowo yang dilekatkan dengan kekerasan, borjuis, bagian dari rezim Orde Baru, dan tidak layak memimpin Indonesia di masa depan.

Tetapi, seorang ustadz Salafi, Zainal Abidin, mengatakan, Jokowi yang kurus belum tentu merakyat, ujarnya. Bahkan, Ustadz Zainal menambahkan, bahwa Jokowi dimaksudkan 'ojo kuwi' (jangan itu). Maksudnya jangan memilih Jokowi. Karena Jokowi disangsikan komitmen keIslamannya.

Di mana ini sangat nampak partai yang mendukungnya selain PDIP, juga partai seperti Hanura, yang dipimpin Jendral Wiranto, PKPPI, yang dipimpin Mayjen Sutiyoso, dan Nasdem, yang dipimpin Surya Paloh, yang semua mereka itu tak lain kroni Soeharto dan Orde Baru.

Jadi apa yang diharapkan dari Jokowi yang sekarang dicitrakan sebagai tokoh 'wong cilik', sampai-sampai harus dibuat film yang tujuannya mengelabuhi mata rakyat, yaitu film Jokowi dan JK, makan lesehan di atas tikar dan naik  bajaj. Semua hanyalah tujuannya menipu rakyat. [msh/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Otoritas Palestina Tangguhkan Kerjasama Keamanan Dengan Israel Menyusul Pembantaian Di Kamp Jenin

Otoritas Palestina Tangguhkan Kerjasama Keamanan Dengan Israel Menyusul Pembantaian Di Kamp Jenin

Jum'at, 27 Jan 2023 11:17

Pasukan Khusus AS Tewaskan Komandan Senior Islamic State Dan 10 Rekannya Di Somalia

Pasukan Khusus AS Tewaskan Komandan Senior Islamic State Dan 10 Rekannya Di Somalia

Jum'at, 27 Jan 2023 10:36

Mujahid: Imarah Islam Afghanistan Tidak Akan Runtuh Karena Krisis Ekonomi Dan Kemanusiaan

Mujahid: Imarah Islam Afghanistan Tidak Akan Runtuh Karena Krisis Ekonomi Dan Kemanusiaan

Kamis, 26 Jan 2023 16:16

Polisi India Tangkap Mahasiswa Saat Pemutaran Film Dokumenter BBC 'India, The Modi Question'

Polisi India Tangkap Mahasiswa Saat Pemutaran Film Dokumenter BBC 'India, The Modi Question'

Kamis, 26 Jan 2023 15:16

Al-Azhar Serukan Dunia Islam Boikot Produk Swedia Dan Belanda Karena Penodaan Al-Qur'an

Al-Azhar Serukan Dunia Islam Boikot Produk Swedia Dan Belanda Karena Penodaan Al-Qur'an

Kamis, 26 Jan 2023 14:15

Mantan Menlu AS Mike Pompeo Klaim Berhasil Gagalkan Perang Nuklir India Dan Pakistan Pada 2019

Mantan Menlu AS Mike Pompeo Klaim Berhasil Gagalkan Perang Nuklir India Dan Pakistan Pada 2019

Kamis, 26 Jan 2023 13:34

AS Putuskan Akan Kirim 31 Tank Canggih M1 Abrams Ke Ukraina

AS Putuskan Akan Kirim 31 Tank Canggih M1 Abrams Ke Ukraina

Kamis, 26 Jan 2023 12:35

Training Ilmu EROSI, Cara Anda hadapi Masalah Dengan Tersenyum

Training Ilmu EROSI, Cara Anda hadapi Masalah Dengan Tersenyum

Kamis, 26 Jan 2023 11:37

Saling Anggap Adik-Kakak, Laki dan Wanita Bukan Mahram Boleh Chattingan?

Saling Anggap Adik-Kakak, Laki dan Wanita Bukan Mahram Boleh Chattingan?

Kamis, 26 Jan 2023 11:37

CAIR Desak Pemerintah AS Hentikan Penggunaan Daftar Pantauan 'Teroris'

CAIR Desak Pemerintah AS Hentikan Penggunaan Daftar Pantauan 'Teroris'

Kamis, 26 Jan 2023 11:06

8 Keunikan Pesantren Darul Munir, Modern dan Ramah Santri

8 Keunikan Pesantren Darul Munir, Modern dan Ramah Santri

Kamis, 26 Jan 2023 10:13

Mengapa Modi Tidak Ingin Warga India Tonton Film Dokumenter BBC Tentang Kerusuhan Gujarat??

Mengapa Modi Tidak Ingin Warga India Tonton Film Dokumenter BBC Tentang Kerusuhan Gujarat??

Rabu, 25 Jan 2023 22:05

Presiden Somalia Sebut Iran Ikut Campur Di Negaranya, Terapkan 'Agenda Subersif' Lewat Upaya Bantuan

Presiden Somalia Sebut Iran Ikut Campur Di Negaranya, Terapkan 'Agenda Subersif' Lewat Upaya Bantuan

Rabu, 25 Jan 2023 18:30

Puasa Khusus di Bulan Rajab; Boleh?

Puasa Khusus di Bulan Rajab; Boleh?

Rabu, 25 Jan 2023 15:05

Pakistan Naikan Hukuman Bagi Para Penghina Istri Nabi Dan Sahabat Hingga 10 Tahun Penjara

Pakistan Naikan Hukuman Bagi Para Penghina Istri Nabi Dan Sahabat Hingga 10 Tahun Penjara

Rabu, 25 Jan 2023 15:00

Prancis Pulangkan 15 Wanita Dan 32 Anak-anak Dari Kamp Tahanan Jihadis Di Suriah

Prancis Pulangkan 15 Wanita Dan 32 Anak-anak Dari Kamp Tahanan Jihadis Di Suriah

Rabu, 25 Jan 2023 13:59

Fintech Halal Yang Didukung Aramco Luncurkan Cabang Bank Fisik Di London

Fintech Halal Yang Didukung Aramco Luncurkan Cabang Bank Fisik Di London

Rabu, 25 Jan 2023 09:38

Tahukah Anda, Marah 10 Menit Tubuh Depresi Selama 16 Jam. Ini Solusinya

Tahukah Anda, Marah 10 Menit Tubuh Depresi Selama 16 Jam. Ini Solusinya

Rabu, 25 Jan 2023 09:26

Mahasiswa India Putar Film Dokumenter Tentang Modi Meski Dilarang Pemerintah

Mahasiswa India Putar Film Dokumenter Tentang Modi Meski Dilarang Pemerintah

Selasa, 24 Jan 2023 13:52

Erdogan Ke Swedia: Jangan Harap Dukungan Turki Untuk Keanggotaan NATO Setelah Protes Stockholm

Erdogan Ke Swedia: Jangan Harap Dukungan Turki Untuk Keanggotaan NATO Setelah Protes Stockholm

Selasa, 24 Jan 2023 12:05


MUI

Must Read!
X