Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
58.590 views

Fitnah Wimar Witoelar dan Paniknya Kaum Sekuler, Liberal, dan Phalangis

JAKARTA (voa-islam.com) - Barisan kaum sekuler, liberal, dan phalangis (kristen), kepalanya pada ‘ngebul’ alias 'panik' melihat seluruh eksponen Islam membberikan dukungan kepada Prabowo-Hatta, minus si ‘Imin’ (Muhaimin Iskandar), yang sudah masuk bagian dari jaringan kepentingan kaum sekuler, liberal dan phalangis.

Memang, baru kali ini, kalangan nasionalis religius, termasuk  Ormas Islam, Partai Islam, dan Partai berbasis massa Islam, dan kekuatan-kekuatan politik lainnya, dan eksponen kalangan muda, bersatu mendukungt Prabowso-Hatta. Ini memang langka. Bagaimana mereka menjadikan Jokowi sebagai ‘common enemy’, karena memang sosok Jokowi sudah menjadi ancaman bagi masa depan rakyat, umat Islam dan bangsa.

Kegerahan kalangan sekuler, liberal, dan phalangis itu, diekspresikan oleh si ‘kribo’ Wimar Witoelar dengan menampilkan foto-foto dengan tagline “Gallery of Rogues, Kebangkitan Bad Guys”. Ini  sebagai bentuk kampanye hitam dna kebencian.  Wimar adalah salah satu pendukung Jokowi-JK. Foto yang diunggah itu, bukan hanya kampanye hitam, tetapi kebencian dan permusuhan terhadap seluruh pendukung Prabowo-Hatta.

Aktivis Pro Demokrasi dan HAM, Jailani Paranddy menyebutkan, foto yang diunggah itu sebagai kejahatan pemilu. "Sudah mengarah pada kampanye hitam yang fatal," kata Jailani, Kamis (19/6/2014).

Menurut dia, foto itu bukan lagi persoalan kampanye negatif. Tetapi, kalau mau ditarik pada ranah pidana, sudah bisa dikatakan melanggar hukum pidana. "Saya kira, foto yang diunggah dengan tagline yang tidak pantas kalau diartikan itu dalam bahasa Inggris sangat kasar. Ini masuk ranah pidana," katanya. Dia mendorong Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, untuk mempidanakan Wimar. Karena, ini sudah tidak di luar batas kewajaran.

"Ini sungguh sangat disayangkan, sebagai orang terdidik dan gencar bicara demokratisasi Wimar sangat tidak pantas melakukan itu. Kalau ini sebuah keisengan politik ini juga berlebihan," kata dia.

Pihak Persyarikatan Muhammadiyah, juga sudah mengecam keras Wimar. Padahal, secara organisasi, Muhammadiyah tidak memberikan dukungan pada kedua kandidat capres-cawapres.

Dibagian lain, pemerhati kontra terorisme Harits Abu Ulya, turut mengecam Wimar Witoelar yang mengunggah gambar "Gallery of Rogues, Kebangkitan Bad Guys". Gaya itu, menurut Harits, mirip komunis.

Harits menilai, Wimar tidak dewasa dalam bersikap, bahkan cenderung ngawur. Kalau melihat foto-foto yang dipajang, Harits menilai Wimar cenderung buta peta.

"Misalkan, tidak mungkin HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) berada di belakang barisan Prabowo-Hatta. Begitu juga JAT (Jamaah Anshorut Tauhid) yang direpresentasikan oleh ustad Abu Bakar Ba'asyir, saya berani taruhan leher saya untuk ini," tegas Direktur The Community Of Ideological Islamic Analyst (CIIA) ini, dalam pesan singkatnya, Kamis (19/6/2014).

Menurut Harits, Wimar melakukan generalisasi sebagai wujud kekalutan dirinya. Apalagi ketika melihat komponen umat Islam cukup respek kepada pasangan Prabowo-Hatta. "Dan sekaligus menampakkan sikap paranoid dan kebenciannya terhadap kekuatan politik Islam," katanya.

Meski Wimar tidak mengeluarkan statemen tertulis bahwa orang-orang yang di pajang itu identik dengan teroris, tapi kata Harits, kalau cermat melihat gambar yang diunggah, akan mudah ambil kesimpulan.

Menurut dia, persepsi awal dari gambar itu bahwa mereka adalah sama halnya para teroris. "Buat apa dipampang latar belakang dengan foto Amrozi, Imam Samudra dan lain-lain, kalau bukan untuk membangun dan mengerucutkan persepsi teroris kepada yang lain," kata dia.

Menurut Harits, Wimar terlalu bodoh dalam hal teroris dan terorisme. Katanya, Wimar tidak layak bersikap bodoh seperti itu.

"Gaya-gaya seorang Wimar Witoelar tidak ubahnya seperti orang komunis masa lalu di Indonesia. Segala caci maki, hujatan dan hinaan kepada simbol Islam dan para tokohnya begitu mudah di umbar dari mulutnya," kata Harits.

Menurut dia, tindakan Wimar akan berbuah 'manis' untuk dirinya sendiri. Dia menghimbau, masyarakat harus hati-hati dengan gaya seperti Wimar ini. "Perlu waspada ancaman model politik komunis pada saat ini, mereka menghalalkan segala cara untuk bisa bangkit kembali," katanya.

Dalam sebuah foto yang diunggah Wimar di akun facebook pribadinya, terlihat Capres Prabowo Subianto dan Cawapres Hatta Rajasa. Kemudian, berderet sejumlah elit partai pendukung pasangan keduanya, seperti AA Gym, Anis Matta, ARB, SDA, Luthfi Hasan Ishaaq, Ahmad Heryawan, Tifatul Sembiring, Abubakar Baasyir, dan Habib Rizieq.

Pada bagian bawah, terpampang logo partai-partai pendukung Prabowo-Hatta. Ada juga logo ormas Islam seperti Muhammadiyah dan FPI. Itu semua dianggap sebagai pendukung Prabowo-Hatta, walau dalam keputusan organisasi, Muhammadiyah tidak mendukung siapapun.

Di baground gambar itu, terpampang foto sejumlah terpidana teroris seperti Mukhlas, Imam Samudra, Soeharto, Osama Bin Ladden, dan Amrozi.

Pada bagian bawah, terpampang logo partai-partai pendukung Prabowo-Hatta. Ada juga logo ormas Islam seperti Muhammadiyah dan FPI. Itu semua dianggap sebagai pendukung Prabowo-Hatta, walau dalam keputusan organisasi, Muhammadiyah tidak mendukung siapapun.

Di baground gambar itu, terpampang foto sejumlah terpidana teroris seperti Mukhlas, Imam Samudra, Soeharto, Osama Bin Ladden, dan Amrozi.

Sementara itu, Ormas Muhammadiyah tersinggung dengan pencantuman logo di dalam foto yang diunggah Wimar Witoelar. Karena, Muhammadiyah diklaim dia sebagai pendukung Prabowo-Hatta.

Tidak cuma itu, tagline foto "Gallery of Rogues, Kebangkitan Bad Guys", juga dianggap terlalu berlebihan dan menghina ormas yang didirikan KH Ahmad Dahlan ini.

Wakil Sekretaris Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ma'mun Murod Al-Barbasyi mengatakan, foto yang diunggah Wimar telah mendiskreditkan Muhammadiyah.

Kata Ma'mun, bukan soal Prabowo saja yang dipersoalkan, tapi juga karena dalam gambar tersebut dicantumkan logo Muhammadiyah. Ma'mun juga menggugat tulisan "Gallery of Rogues". Kata dia, kalau diterjemahkan bebas yaitu galeri bajingan atau bangsat.

"Lalu tertulis kebangkitan bad guys atau kebangkitan orang jahat. Ini benar-benar menyakitkan. Ini benar-benar ucapan yang sangat keji. Tak pantas kata-kata yang tidak beradab keluar dari mulut orang katanya mengaku beradab," jelas Ma'mun, Jakarta, Kamis (19/6/2014).

Ma'mun mengaku sempat membuka akun facebook milik Wimar. Dia yakin, Wimar sengaja mengunggah gambar itu. "Saya yakin dia sengaja membuatnya, bukan khilaf atau teledor. Buktinya, Wimar sempat komen atas komen yang masuk dengan kata-kata yang begitu provokatif. Seingat saya, Wimar ucapkan 'silahkan saling ribut sendiri'. Ini kan menandakan status dibuat dengan sengaja," katanya.

Jelas dosen Ilmu Politik Fisip Universitas Muhammadiyah Jakarta ini, penempetan logo Muhammadiyah, jelas pelecehan terhadap ormas ini. Dia juga menilai, ini cermin Wimar yang tidak paham soal Muhammadiyah. Lanjutnya, sikap Muhammadiyah sangat tegas, bahwa Muhammadiyah netral dalam menghadapi pilpres 2014.

"Ini keputusan Tanwir Makassar. Wimar tidak cukup minta maaf melalui media sosial. Wimar harus meminta maaf secara terbuka di hadapan media massa. Kalau tidak, maka LHKP bersama Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah akan mempertimbangkan untuk melaporkan Wimar ke pihak yang berwenang," jelas Ma'mun. (ffh/dbs/voa-islam.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Latest News
Fraksi PKS Apresiasi Pembatalan Aturan Legalisasi Industri Miras

Fraksi PKS Apresiasi Pembatalan Aturan Legalisasi Industri Miras

Rabu, 03 Mar 2021 07:46

Lampiran Perpres Miras Dicabut, MUI: Momentum Kaji Ulang Seluruh Regulasi yang Destruksi

Lampiran Perpres Miras Dicabut, MUI: Momentum Kaji Ulang Seluruh Regulasi yang Destruksi

Rabu, 03 Mar 2021 07:12

Masalah Pengelolaan Wakaf dari Berbagai Negara

Masalah Pengelolaan Wakaf dari Berbagai Negara

Rabu, 03 Mar 2021 07:04

Kementerian Kesehatan Saudi: Umat Islam Yang Ingin Menunaikan Haji Tahun Ini Harus Divaksin COVID-19

Kementerian Kesehatan Saudi: Umat Islam Yang Ingin Menunaikan Haji Tahun Ini Harus Divaksin COVID-19

Selasa, 02 Mar 2021 19:05

Turki Buka Kembali Sebagian Besar Restoran dan Sekolah

Turki Buka Kembali Sebagian Besar Restoran dan Sekolah

Selasa, 02 Mar 2021 18:35

279 Siswi Nigeria Yang Diculik 'Bandit' Dari Sekolah Asrama Di Zamfara Telah Dibebaskan

279 Siswi Nigeria Yang Diculik 'Bandit' Dari Sekolah Asrama Di Zamfara Telah Dibebaskan

Selasa, 02 Mar 2021 17:45

Rusia Tarik Pasukan Dari Kota Saraqib Untuk Lindungi Tentaranya Dari Serangan Jihadis

Rusia Tarik Pasukan Dari Kota Saraqib Untuk Lindungi Tentaranya Dari Serangan Jihadis

Selasa, 02 Mar 2021 17:05

Pembunuhan Khashoggi Halangi Jalan Mohammed Bin Salman Menuju Tahta Kerajaan Saudi

Pembunuhan Khashoggi Halangi Jalan Mohammed Bin Salman Menuju Tahta Kerajaan Saudi

Selasa, 02 Mar 2021 16:35

Legalisasi Miras: Apa Kabar Kiyai Ma’ruf Amin?

Legalisasi Miras: Apa Kabar Kiyai Ma’ruf Amin?

Selasa, 02 Mar 2021 07:48

Abdul Mu'ti Minta Pemerintah Dengarkan Aspirasi Masyarakat yang Keberatan dengan Perpres Miras

Abdul Mu'ti Minta Pemerintah Dengarkan Aspirasi Masyarakat yang Keberatan dengan Perpres Miras

Selasa, 02 Mar 2021 07:11

Pilpres 2024, Antara yang Muda dan yang Tua

Pilpres 2024, Antara yang Muda dan yang Tua

Selasa, 02 Mar 2021 06:54

Perpres Produksi Miras, Presiden Jokowi Mikir Apa Tidak Ya?

Perpres Produksi Miras, Presiden Jokowi Mikir Apa Tidak Ya?

Selasa, 02 Mar 2021 06:39

Laporan: 3 Nama Secara Misterius Dihapus Dari Laporan AS Tentang Pembunuhan Khashoggi

Laporan: 3 Nama Secara Misterius Dihapus Dari Laporan AS Tentang Pembunuhan Khashoggi

Senin, 01 Mar 2021 20:35

Badan Amal Turki Akan Bangun Kota Untuk Para Pengungsi Di Azaz Barat Laut Suriah

Badan Amal Turki Akan Bangun Kota Untuk Para Pengungsi Di Azaz Barat Laut Suriah

Senin, 01 Mar 2021 20:01

Taliban Serukan AS Patuhi Perjanjian Damai Yang Ditandatangani Tahun Lalu Di Qatar

Taliban Serukan AS Patuhi Perjanjian Damai Yang Ditandatangani Tahun Lalu Di Qatar

Senin, 01 Mar 2021 17:03

Politik Mabuk Jokowi

Politik Mabuk Jokowi

Senin, 01 Mar 2021 14:54

Forum Jurnalis Muslim Tetapkan Dudy Sya'bani Takdir sebagai Ketum Periode 2021-2024

Forum Jurnalis Muslim Tetapkan Dudy Sya'bani Takdir sebagai Ketum Periode 2021-2024

Senin, 01 Mar 2021 14:28

281 Anak dari 19 Provinsi Ikuti Lomba Tahfidz Nasional yang Diadakan Masjid Astra

281 Anak dari 19 Provinsi Ikuti Lomba Tahfidz Nasional yang Diadakan Masjid Astra

Senin, 01 Mar 2021 13:48

Sebagus Apapun, Dakwah Bisa Gagal Jika Salah Pendekatan

Sebagus Apapun, Dakwah Bisa Gagal Jika Salah Pendekatan

Senin, 01 Mar 2021 12:15

Bisa Jatuh Digoyang Maumere

Bisa Jatuh Digoyang Maumere

Senin, 01 Mar 2021 12:05


MUI

Must Read!
X