Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
291.793 views

Militer Khawatir Bangkitnya PKI di Indonesia Melalui PDIP

JAKARTA (voa-islam.com) - Kalangan militer Indonesia sangat kawatir dengan usaha-usaha yang sistematis yang dilakukan oleh unsur-unsur dalam tubuh PDIP yang berusaha membangkitkan kembali komunisme (PKI).

Karena, komunisme merupakan ancaman yang bersifat laten, dan melakukan perebutan kekuasaan dengan jalan kekerasan. Seperti ‘Madiun Affairs’ tahun l948,  dan kemudian tahun l965, pemberontakan PKI, yang memakan korban, termasuk sejumlah jenderal yang dibunuh oleh PKI.

Indikasi bangkitnya kembali komunisme dan PKI ini, sangat kentara dengan berbagai aktitifas mereka  yang terang-terangan dan terbka. Seperti dalam masa kampanye Pilpres, ada beberapa peristiwa yang dapat dinilai sebagai indikasi bangkitnya komunisme alias  PKI di Indonesia. Peristiwa itu bisa ditelusuri sejak Oktober 2002.

Saat itu, kader PDIP Ribka Tjiptaning menulis buku dengan judul yang sangat provokatif 'Aku Bangga Jadi Anak PKI'. Buku Ribka Tjiptaning ini beredar luas, dan Tjiptaning yang menjadi anggota DPR dari PDIP, dan merupakan kader PDIP itu, tak henti-henti melakukan penggalangan di berbagai daerah unsur-unsur yang berbau komunisme.

Menyusul kemudian Juni 2010, pertemuan anak PKI dari berbagai kota yang turut dihadiri oleh anggota DPR RI dari Fraksi PDI-Perjuangan, Rieke Dyah Pitaloka di Banyuwangi, Jawa Timur. Terakhir dikabarkan anak eks-PKI itu melakukan kunjungan ke China guna belajar politik dari partai komunis di sana.

Satu-satunya negara di Asia yang masih tetap mempertahankan ideologi komunisme adalah Cina. Cina tidak pernah berubah dalam menganut ideologi kemunisme. Sejak Mao Tse Tung yang menjadi pendiri komunisme di Cina. Sekalipun pernah terjadi perubahan di masa Deng Xiao Ping, tetapi komunisme tetap tidak pernah berubah di Cina. 

Cina tetap bertumpu kepada komunisme. Jaringan negara atau struktur 
negara di kuasai atau diisi oleh kader-kader komunis. Mulai dari stelsel yang paling bawah sampai ke tingkat presiden dan perdana menteri diisi oleh kader-kader komunis. Semua stelsel dan struktur birokrasi dan kekuasaan di Cina, semuanya dipegang oleh kader-kader dan tokoh komunis, yang secara ideologi mereka sanggat matang.

Cina memiliki 10 juta kader komunis yang menggenggam negara yang berpenduduk 1,5 miliar. Tidak ada kekuatan di dunia memiliki kemampuan yang begitu besar, secara ideologi dan pendukung ideologi kemunisme, kecuali Cina. Sekarang Cina menjadi satu-satunya super-power di dunia, dan dibangun diatas landasan ideologi komunisme.

Inilah masalah yang bakal dihadapi masa depan dunia secara global. Kekuatan Cina, dan kekuatan militernya, serta kader-kader komunisme yang militan, dan memiliki komitmen secara konsisten (istiqomah), di tengah-tengah perubahan dan situasi global. Cina komunis yang didukung kekuatan militer, dan kader- kader komunis sangat militan, bisa menjadi ancaman kawasan, khusunya di Asia.

Militer Indonesia masih tetap menyimpan kekawatiran dengan dua peristiwa yang terjadi yaitu 'Affairs Madiun' tahun l948, yang memakan korban tidak sedikit, terutama di daerah Madiun. Kemudian, peristiwa tahun l964, pemberotakan PKI, di mana 7 orang jenderal di bunuh oleh kader-kader komunis (PKI) dan Gerwani, dan mayatnya dimasukan sumur Lubang Buaya. Ini tidak mudah dihapus trauma dikalangan militer Indonesia.

komuniskme sedang lakukan rekonsolidasi secara serius dan terencana di Indonesia," ujar mantan Aster Kasad Mayjen TNI Purn  Prijanto di Jakarta, Minggu (29/6/2014).

Lebih jauh, Prijanto mengatakan,  istilah petugas partai yang disampaikan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri kepada Jokowi juga dinilai modus komunisme. Sebab, istilah petugas partai mirip dengan pekerja partai yang pernah diakan tokoh PKI DN Aidit.

"Dalam otak orang PKI, Babinsa adalah salah satu dari '7 Setan Desa' yang harus dimusnahkan. Adu domba, saling fitnah, lempar isu sembunyi tangan, mengobok-obak institusi TNI AD mirip dengan suasana kebatinan saat PKI akan lakukan kudeta tahun 1965," kata mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tahun 2007-2012 tersebut.

Menurut Prijanto, pelan-pelan rakyat dijauhkan dari TNI di saat yang sama alutsista TNI dilemahkan. TNI akan terus dihancurkan dengan menggunakan isu HAM, dan tokoh-tokohnya disudutkan dengan pelanggaran HAM. Semua dijalankan dengan sistematis. Seperti nampak dalam kampanye negatif terhadap Prabowo.

Selanjutnya, Prijanto mengomentari pernyataan Jokowi, "Tank Leopard yang dibutuhkan TNI AD ditolak. Dalam sejarah, TNI-AD memang adalah musuh bebuyutan komunis-PKI. Sepertinya ada aktor tertentu yang secara terbuka ataupun tersembunyi memanfaatkan kebebasan dalam Pilpres untuk memfitnah dan adu domba. Ada apa? Siapa yang bermain?," jelas dia.

Dia menjelaskan, rangkaian petistiwa tersebut patut dinilai komunis PKI menggeliat. Ancaman laten komunis sangat nyata, perlu kita waspadai. "Bagi saya hanya satu kalimat yang paling tepat, jangan pernah beri peluang untuk komunis berkuasa di Indonesia," tandasnya.

Sekarang terjadi kolaborasi anara kader-kader komunis yang sudah menyusup di PDIP dengan kalangan Katolik yang memiliki ideologi 'Theologi Pembebasan' yang diadopsi dari Amerika Latin, dan bermuara di Tim Sukses Jokowi. Maka, sekarang Tim Sukses terus menggelindingkan dan menggelorakan tentang idiom atau kata 'kerakyatan'. 

Jokowi dijadikan 'nabi' orang-orang miskin, rakyat jelata, kaum proletar, dan tokoh yang lahir dari 'rakyat untuk rakyat'. Jokowi menjadi tokoh antitase Probowo, seorang militer pelanggar HAM, bergaya borjuis, dan tidak sesuai dengan kehidupan rakyat jelata, yang menjadi mayoritas rakyat Indonesia. Jokowi seakan menjadi pembebas kaum 'papa' yang tertindas kaum kapitalis atau kaum borjuis pemilik modal.

Tetapi, semua hanyalah kepalsuan dan kebohongan belaka, memoles Jokowi dengan citra sebagai 'nabi'  rakyat miskin. Itulah hanyalah taktik kader-kader komunis yang sekarang menyusup ke dalam tubuh PDIP. Mereka berusaha melakukan perebutan kekuasaan yang dibantu kalangan oportunis, yang haus kekuasaan. Wallahu'alam.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Ditinggal sang ayah menghadap Ilahi, keluarga yatim aktivis dakwah ini tinggal di rumah kayu yang berdiri diatas tanah milik orang lain. Karena tanah ini akan dipakai oleh pemiliknya, terpaksa...

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Latest News
Pilih Oposisi, Kader PKS Diminta Sosialiasikan Sikap Partai

Pilih Oposisi, Kader PKS Diminta Sosialiasikan Sikap Partai

Selasa, 22 Oct 2019 13:19

Saudi Akan Hapuskan Hukum yang Melarang Wanita untuk Bepergian Tanpa Mahram

Saudi Akan Hapuskan Hukum yang Melarang Wanita untuk Bepergian Tanpa Mahram

Selasa, 22 Oct 2019 12:30

Bukan Periode Menikmati

Bukan Periode Menikmati

Selasa, 22 Oct 2019 12:13

Gadget Addict dan Teori Karl Marx Tentang Candu Agama

Gadget Addict dan Teori Karl Marx Tentang Candu Agama

Selasa, 22 Oct 2019 11:44

Merasa Dikhianati, Warga Kurdi di Qamishli Suriah Lempari Pasukan AS dengan Batu dan Buah Busuk

Merasa Dikhianati, Warga Kurdi di Qamishli Suriah Lempari Pasukan AS dengan Batu dan Buah Busuk

Selasa, 22 Oct 2019 11:30

Refleksi Hari Santri di Kota Santri

Refleksi Hari Santri di Kota Santri

Selasa, 22 Oct 2019 09:38

Ustaz Fauzil Adhim: Jangan Cepat Mencela, Jangan Cepat Memuji

Ustaz Fauzil Adhim: Jangan Cepat Mencela, Jangan Cepat Memuji

Selasa, 22 Oct 2019 08:30

Sambut Hari Santri, Fraksi PKS Gelar FGD dengan Pimpinan Pondok Pesantren

Sambut Hari Santri, Fraksi PKS Gelar FGD dengan Pimpinan Pondok Pesantren

Selasa, 22 Oct 2019 07:33

Tumpas Crosshijabers Hingga ke Akarnya

Tumpas Crosshijabers Hingga ke Akarnya

Selasa, 22 Oct 2019 01:27

KontraS Sayangkan Indonesia Terpilih Jadi Dewan HAM PBB, Ini Alasannya

KontraS Sayangkan Indonesia Terpilih Jadi Dewan HAM PBB, Ini Alasannya

Senin, 21 Oct 2019 22:16

BPJS, Pemalakan Model Baru di Bidang Kesehatan?

BPJS, Pemalakan Model Baru di Bidang Kesehatan?

Senin, 21 Oct 2019 21:27

Gangguan Mental, Akibat Layar di Genggaman Tangan?

Gangguan Mental, Akibat Layar di Genggaman Tangan?

Senin, 21 Oct 2019 21:11

Jokowi-Ma'ruf Dilantik, Ini Pernyataan Forum Umat Islam

Jokowi-Ma'ruf Dilantik, Ini Pernyataan Forum Umat Islam

Senin, 21 Oct 2019 18:32

RI Jadi Anggota Dewan HAM PBB, PKS Minta Perjuangkan Palestina, Rohingya dan Uighur

RI Jadi Anggota Dewan HAM PBB, PKS Minta Perjuangkan Palestina, Rohingya dan Uighur

Senin, 21 Oct 2019 16:55

Meong Tetap Meong, Tak Akan Menggonggong

Meong Tetap Meong, Tak Akan Menggonggong

Senin, 21 Oct 2019 16:22

Tentara Yaman Rebut Kembali Tal Al-Khadr di Taiz dari Pemberontak Syi'ah Houtsi

Tentara Yaman Rebut Kembali Tal Al-Khadr di Taiz dari Pemberontak Syi'ah Houtsi

Senin, 21 Oct 2019 16:00

Jokowi Optimis Indonesia Jadi Negara Maju 2045, Mufida Ingatkan PR Periode Sebelumnya

Jokowi Optimis Indonesia Jadi Negara Maju 2045, Mufida Ingatkan PR Periode Sebelumnya

Senin, 21 Oct 2019 15:21

Pasukan Tunisia Klaim Tewaskan Pemimpin Senior Cabang Al-Qaidah Katibat Uqba Bin Nafi

Pasukan Tunisia Klaim Tewaskan Pemimpin Senior Cabang Al-Qaidah Katibat Uqba Bin Nafi

Senin, 21 Oct 2019 14:00

4 Tewas dalam Kerusuhan di Bangladesh Terkait Penghinaan Nabi Muhammad di Facebook

4 Tewas dalam Kerusuhan di Bangladesh Terkait Penghinaan Nabi Muhammad di Facebook

Senin, 21 Oct 2019 12:45

Mengkritisi dan Menangkal Upaya Asing dalam Menghancurkan Bangunan Keluarga

Mengkritisi dan Menangkal Upaya Asing dalam Menghancurkan Bangunan Keluarga

Senin, 21 Oct 2019 10:19


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X