Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
26.467 views

Amien Rais : Bangsa Akan Hancur Bila Tidak Berani Mengatakan 'La'

JAKARTA (voa-islam.com) - Amin Rais mengatakan, bahwa bangsa yang tidak berani mengatakan ‘La’ (tidak) kepada kezaliman akan hancur. Kalimat tauhid “La ilaaha illa Lallah”, maknanya tidak ada ‘tuhan’ yang layak disembah (diibadahi), ditaati, dan dipuji, selain hanya Allah semata.

Manusia tidak layak disembah, ditaati, dan dipuji oleh sesama manusia. Kalimat tauhid, “La ilaaha illah Lallah”, adalah penolakan atas segala bentuk 'ilah-ilah' (tuhan-tuhan), apapun wujudnya termasuk manusia. Hakikatnya, kalimat tauhid “La ilaaha illah Lallah”, kalimat yang membebaskan perbudakan  manusia atas manusia lainnya.

Amin Rais, memberikan contoh, bagaimana bangsa Mesir, ketika berada di bawah kekuasaan Fir’aun yang sangat zalim. Firaun memperbudak bangsanya dengan sangat kejam, bahkan semua anak laki-laki yang lahir, dibunuh. Di Mesir tidak boleh lahir bayi laki-laki. Karena, dikawatirkan akan menganggu dan menjadi ancaman kekuasaannya.

Kekuasaan Fir’aun di topang oleh beberapa tokoh, diantara ada Hamam (ulama), dan Qorun pengusaha. Hamam dan Qorun menjadi penopang kekuasaan Fir’aun. Qorun dahulunya seorang ulama (yahudi). Sangat tamak. Berdoa’a minta kaya, dan dikabulkan menjadi orang yang sangat kaya. Sampai dalam hikayah, kunci gudangnya, sampai harus dipikul oleh beberapa orang. Tapi Qorun sesudah kaya lupa, dan tidak lagi ingat Allah, serta sombong.

Menurut Amin Rais, tokoh seperti Fir’aun yang sudah sangat berkuasa, kemudian menjadi sombong dan takabur, dan bertindak sangat zalim. Fir’aun sampai menyebuti dirinya dengan ‘Ana Rabbukum A’la’ (SayaTuhan Maha Tinggi). Dengan kekuasaan yang ada ditangannya dan luar biasa itu, Fir’aun berani menyebut dirinya sebagai sebagai ‘Ana Rabukumul A’la’.

Datanglah, Musa alaihisalam, dia seorang bayi laki-laki, yang dipungut oleh istri, Fir’aun, dan ketika dewasa menghimpun kekuatan orang-orang yang lemah (Yahudi), yang ditindas oleh Fir’aun. Musa menyelamatkan kaumnya menghadapi kekejian Fir’aun, dan diberikan mukjizat, berupa tongkat.

Dengan tongkatnya Musa menyelamatkan kaumnya, pergi ke Palestina menyeberangi laut Merah, dan ketika Musa memukulkan tongkatnya, laut Merah terbelah. Musa bersama dengan kaumnya selamat menyeberangi laut Merah. Padahal, kaum Nabi Musa sudah putus asa, ketakutan menghadapi bala tentara Fir’aun.

Ketika Fir’aun dan balatentaranya mengejar Musa dan kaumnya, tiba-tiba laut itu menutup, dan menenggelamkan Fir’aun serta balatentaranya. Fir’aun dan belatentaranya punah, akibat kesombonganya.

Menurut Amin Rais, sesudah Musa berhasil menyelamatkan kaumnya itu, kembali kaumnya Musa melakukan penyimpangan. Di mana kaumnya Nabi Musa yang sudah tiba di Palestina itu, menyembah patung sapi emas. Samiri salah satu tokoh dalam kaum Musa itu, mengumpulkan barang-barang yang dibawa lari oleh kaum Nabi Musa, kemudian dibuatnya patung Sapi, dan menjadi sesembahan mereka.

Kaum Nabi Musa tidak lagi menyembah Allah, tapi menyembah patung ‘Sapi’. Ini hanyalah penggambaran selamanya, orientasi orang Yahudi itu, adalah meterialisme. Materialisme yang menjadi tujuan dari kaum Yahudi.

Mengapa Allah mengutuk dan menyuruh memerangi orang kafir musyrik (yahudi dan nasrani), Karena mereka itu, mengatakan Uzair dan Isa sebagai anak tuhan. Peradaban Judeo-Christian yang melahirkan materialisme itu, sekarang menjadi ancaman umat manusia. Sama seperti kaumnya Musa yang menyembah patung Sapi.

Amin Rais, menegaskan, bahwa bagaimana sekarang ini, kekuatan Judeo-Christian (Yahudi dan Nasrani), memecah belah, menghancur-leburkan negara-negara Islam secara terbuka. Amin Rais, menggambarkan perang yang terjadi di Irak, Suriah, Afghanistan, Yaman, Libya, Sudan Selatan, termasuk Mesir, semuanya bagian dari strategi golongan Yahudi dan Nasrani. Mereka berjuang menghancurkan negara-negara Islam. 

Amin Rais, menambahkan  termasuk terhadap Indonesia menjadi bagian rencana mereka untuk dihancurkan dan dikuasai.  Di mana Indonesia negara yang secara geopolitik sangat strategis, memiliki kekayaan alam yang sangat luar biasa, dan jumlah penduduknya 250 juta, merupakan negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia.

Menurut Amin Rais, sekalipun cara yang dilakukan terhadap Indonesia tidak seperti terhadap negara Arab, tapi Indonesia akan menuju ke sana, dan akan dijadikan wilayah jajahan. Indonesia tidak akan dibiarkan menjadi negara yang maju, berdaulat secara ekonomi dan politik.

Dibagian lain, menurut Amin Rais, lahirnya kepemimpin baru di Indonesia, yaitu Jokowi, tidak terlepas dari campur tangan dari strategis kekuatan ‘Judeo-Christian’, yang berusaha menjadikan Indonesia sebagai jajahan, dan nantinya tidak membahayakan serta  menjadi ancaman bagi masa depan mereka.

Memang, perlahan-lahan nampak dengan jelas, polarisasi dalam pilpres yang lalu. Antara Jokowi dan Prabowo. Polarisasi ini akan terus mengkristal. Bukan semata-mata hanya polarisasi antara Jokowi dan Prabowo. Polarisasi itu, sudah menyangkut masalah ideologi ‘agama’. Ini bisa dilhat dan ditebak antara yang menjadi pendukung Jokowi dan Prabowo.

Bahkan, Amin Rais mengatakan, para penyokong Jokowi itu, disebutnya, diantaranya ‘PKI malam’, 'PKI siang’, anak PKI,  PNI ASU (Ali Sastroamidjojo dan Surachman), yang berhaluan kiri (komunis), kelompok sekuler, kalangan konglomerat Cina, dan Kristen-Katolik.

Maka, menurut Amin Rais, bangsa ini harus berani mengatakan ‘La’ (tidak), jika tidak akan hancur. Bangsa yang tidak berani mengatakan tidak kepada penguasa yang lalim, pasti akan  hancur. Tidak ada bangsa yang bisa selamat, ketika tidak berani mengatakan ‘La’, melawan kelaliman penguasa, bisa selamat.

Amin Rais, berani mengatakan ‘La’ terhadap Soeharto, saat dia masih berkuasa. Bahkan, saat-saat yang sangat kritis di era Orde Baru, Amin Rais berani mengatakan ‘La’, di rumah DR.Anwar Haryono.

Di mana di rumah DR.Anwar Haryono,  berlangsung pertemuan tokoh-tokoh Islam, yang disebut ‘9 Wali’, dan mereka menginginkan agar Amin Rais, melakukan rekonsiliasi dengan Soeharto, karena Soeharto menurut '9 Wali' sudah cenderung kepada Islam. Tapi tokoh Reformasi itu, berani mengatakan ‘La’.

Amin Rais menjadi mata dan hati bangsa Indonesia, dan tetap akan mengatakan kebenaran, walaupun dia hanya seorang diri. Saat semua orang memuja-muji Jokowi, dan menghadiri pelantikannya, justru  Amin Rais tetap berada di Yogya, dan tidak ikut memberikan puji-pujian kepada Jokowi. Semoga Amin Rais tetap menjadi hati-nurani bangsa. Wallahu’alam.

[email protected]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Tergolek kritis di rumah sakit karena terpapar virus yang menjalar ke otak, biaya perawatan 13 hari sudah mencapai 28 juta. Kedua orang tuanya adalah aktivis pejuang dakwah berekonomi dhuafa,...

IDC Serahkan Motor kepada Dai Gunung Lawu. Ayo Wakaf Motor Dakwah

IDC Serahkan Motor kepada Dai Gunung Lawu. Ayo Wakaf Motor Dakwah

Beratnya tugas dai pedalaman di Gunung Lawu. Jarak tempuh dan medan pedalaman sering kali harus membelah hutan, naik turun bukit, jalan berkelok, aspal rusak dan tanah becek. Ayo Wakaf Motor...

Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an Dirawat Inap Sakit Typus. Ayo Bantu.!!

Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an Dirawat Inap Sakit Typus. Ayo Bantu.!!

Tanpa didampingi ibu dan ayah yang sudah wafat, Muhammad Zulfian harus berjuang melawan penyakit typus saat mengejar cita-cita di Rumah Tahfizh Al-Qur'an Sidoarjo, Jawa Timur...

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Uzur gagal ginjal, Ustadz Darmanto tak bisa berdakwah dan mencari nafkah. Untuk menutupi biaya berobat dan pesantren anak-anaknya sebesar 3,5 juta perbulan, ia mengandalkan gaji istri guru TK...

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga di pelosok Polokarto Sukoharjo yang masih minim dakwah ini sangat haus terhadap pengajian dan pembinaan Dinul Islam. Ayo bantu wakaf, pahalanya terus mengalir berlipat-lipat tak terbatas...

Latest News
Catatan Ibu Rumah Tangga: Tolak Perda Agama, PSI Tak Demokratis?

Catatan Ibu Rumah Tangga: Tolak Perda Agama, PSI Tak Demokratis?

Ahad, 18 Nov 2018 23:57

Said Aqil Siradj Tak Sependapat dengan Pernyataan Ketua Umum PSI Terkait Perda Agama

Said Aqil Siradj Tak Sependapat dengan Pernyataan Ketua Umum PSI Terkait Perda Agama

Ahad, 18 Nov 2018 21:54

Seorang Pembom Jibaku Wanita Ledakkan Diri Dekat Kantor Polisi Grozny Chechnya

Seorang Pembom Jibaku Wanita Ledakkan Diri Dekat Kantor Polisi Grozny Chechnya

Ahad, 18 Nov 2018 21:30

Serangan Jihadis Suriah Tewaskan 18 Tentara Rezim Assad di Latakia

Serangan Jihadis Suriah Tewaskan 18 Tentara Rezim Assad di Latakia

Ahad, 18 Nov 2018 21:00

Sumber Israel Akui Hamas Miliki Rudal Pengubah Permainan yang dapat Mencapai Israel dengan Mudah

Sumber Israel Akui Hamas Miliki Rudal Pengubah Permainan yang dapat Mencapai Israel dengan Mudah

Ahad, 18 Nov 2018 20:35

Pembalut untuk Nge-fly, Situ Remaja Sehat?

Pembalut untuk Nge-fly, Situ Remaja Sehat?

Ahad, 18 Nov 2018 16:49

Pasukan Rezim Assad Rebut Kembali Benteng Terakhir Islamic State di Suriah Selatan

Pasukan Rezim Assad Rebut Kembali Benteng Terakhir Islamic State di Suriah Selatan

Ahad, 18 Nov 2018 14:00

Ada Nilai-nilai Agama di Prinsip Berbangsa

Ada Nilai-nilai Agama di Prinsip Berbangsa

Ahad, 18 Nov 2018 13:35

Eggi Sudjana: Pernyataan Grace Lebih Parah dari Ahok

Eggi Sudjana: Pernyataan Grace Lebih Parah dari Ahok

Ahad, 18 Nov 2018 12:58

Puisi Fadli: Petruk jadi Raja

Puisi Fadli: Petruk jadi Raja

Ahad, 18 Nov 2018 12:35

Janji Prabowo-Sandi: Cetak Uang Braille

Janji Prabowo-Sandi: Cetak Uang Braille

Ahad, 18 Nov 2018 11:35

Poster Raja Jokowi hingga Akun-akun Robot

Poster Raja Jokowi hingga Akun-akun Robot

Ahad, 18 Nov 2018 10:35

5 Tentara Filipina Tewas 23 Terluka dalam Penyergapan Kelompok Abu Sayyaf di Jolo

5 Tentara Filipina Tewas 23 Terluka dalam Penyergapan Kelompok Abu Sayyaf di Jolo

Sabtu, 17 Nov 2018 18:15

Pemimpin Hamas Bersumpah Targetkan Tel Aviv Jika Israel Kembali Melakukan Agresi ke Gaza

Pemimpin Hamas Bersumpah Targetkan Tel Aviv Jika Israel Kembali Melakukan Agresi ke Gaza

Sabtu, 17 Nov 2018 17:30

Laporan: CIA Simpulkan Mohammed Bin Salman Perintahkan Pembunuhan Khashoggi

Laporan: CIA Simpulkan Mohammed Bin Salman Perintahkan Pembunuhan Khashoggi

Sabtu, 17 Nov 2018 15:00

Sungguh Ukhti, Cantikmu Beda

Sungguh Ukhti, Cantikmu Beda

Sabtu, 17 Nov 2018 11:02

JNIM Nyatakan Bertanggung Jawab atas Pemboman di Kota Gao Mali Utara

JNIM Nyatakan Bertanggung Jawab atas Pemboman di Kota Gao Mali Utara

Jum'at, 16 Nov 2018 21:45

2 Pemimpin Senior Khmer Merah Pembantai Muslim Cham dan Etnis Vietnam Divonis Seumur Hidup

2 Pemimpin Senior Khmer Merah Pembantai Muslim Cham dan Etnis Vietnam Divonis Seumur Hidup

Jum'at, 16 Nov 2018 21:20

Mantan Wakil Komandan Al-Shabaab Calonkan Diri Sebagai Pemimpin Negara Bagian Barat Daya Somalia

Mantan Wakil Komandan Al-Shabaab Calonkan Diri Sebagai Pemimpin Negara Bagian Barat Daya Somalia

Jum'at, 16 Nov 2018 20:15

Tidak perlu Berlaku Toleran ke PKI

Tidak perlu Berlaku Toleran ke PKI

Jum'at, 16 Nov 2018 18:43


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X