Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
11.891 views

Mantan Direktur CIA David Petraeus : Perang Sunni-Syi'ah Mengancam Seluruh Timur Tengah

JAKARTA (voa-islam.com) - Mantan Direktur CIA Jenderal David Petraeus, yang  pernah memimpin pasukan AS dalam perang Irak, tahun 2007-2008, mengatakan bahwa Iran dan milisi Syiah menimbulkan masalah mendasar dan "paling pokok”, dan ancaman strategis bagi stabilitas Irak, dan bukan ISIS, tegasnya.

"Saya berpendapat bahwa ancaman utama bagi stabilitas jangka panjang Irak dan keseimbangan regional yang lebih luas bukan ISIS. Tapi,  milisi Syiah yang didukung oleh  Iran”, tegas Petraeus kepada Washington Post,  selama dia kunjungannya ke Irak utara, Jum'at, 20/3/2015.

Dia mengatakan sementara ini milisi Syiah membantu menghentikan serangan ISIS 'terhadap Baghdad, dan mereka bertanggung jawab atas "kekejaman dan pembantian" terhadap warga sipil Sunni, dan kemudian  muncul menjadi kekuatan dominan di Irak, tambah Petraeus.

"Milisi ini keluar ke jalan-jalan Irak , saat menanggapi fatwa oleh pemimpin Syiah Ayatollah Sistani,  pada saat bahaya dan ancaman ISIS. Mereka mencegah ISIS melanjutkan ofensif ke Baghdad. Meskipun demikian, mereka dalam beberapa kasus telah melakukan pembersihkan tidak hanya kelompok ISIS, tetapi juga warga  Sunni. Mereka melakukan kekejaman tanpa batas terhadap kaum Sunni, "kata Petraeus.

"Jangka panjang, milisi Syiah yang didukung Iran bisa muncul sebagai kekuatan terkemuka di Irak, salah satu kekuatan yang berada di luar kendali pemerintah Irak,  dan sebaliknya milisi Syi’ah di Irak langsung dibawah kendali oleh Teheran," tambahnya.

Petraeus mengatakan pengaruh Iran yang meningkat di Irak,  dan bertujuan ingin mencaplok negara itu, dan sebagai indikasi  Iran mengirim  Komandan Garda Revolusi Iran (IRGC) Jenderal Qassem Suleimani dalam perang melawan ISIS. Petraeus menggarisbawahi "kenyataan yang sangat penting. Rezim Iran saat ini tidak menjadi sekutu kami di Timur Tengah”, ungkapnya.

Secara luas AS dalam perang Irak bertujuan ingin membersihkan al-Qaeda dari daerah Sunni Irak pada tahun 2006, dan Petraeus  mengatakan bahwa bantuan Iran dalam melawan ISIS, Teheran "akhirnya menjadi bagian dari masalah, bukan solusi”, tegasnya.

"Semakin Iran terlihat untuk mendominasi wilayah Irak, semakin akan mengobarkan radikalisme Sunni, dan menjadi bahan bakar munculnya kelompok-kelompok seperti ISIS. Sementara AS dan Iran mungkin memiliki kepentingan yang sama ingin mengalahkan ISIS,  namun kepentingan antara AS dengan Iran berbeda, yaitu ingin menguasai dan mencaplok Irak.

Petraeus mengatakan: “Kekuasaan Iran di Timur Tengah akan menimbulkan konflik dan perang baru di seluruh Timur Tengah dan  dunia Arab. Hal ini terutama timbul masalah baru, yaitu ketika Iran memerangi sekutu-sekutu kita. Tetapi juga berbahaya karena, semakin dirasakan, semakin memicu reaksi yang juga berbahaya bagi kepentingan kita . Lahirnya radikalisme Sunni, dan jika kita tidak hati-hati, prospek proliferasi (pengurangan program) nuklir juga terancam.

Petraeaus menambahkan bahwa pada musim semi tahun 2008, Jenderal Qassem Suleimani menjelaskan kepadanya bahwa dia bertanggung jawab atas kebijakan Iran mengenai Irak, Suriah, Lebanon, dan Afghanistan.

"Di tengah pertarungan yang sangat sengit , saya menerima kabar dari seorang pejabat yang sangat senior Irak bahwa Jenderal Qassem Sulaimani telah memberinya pesan untuk saya.

Ketika saya bertemu dengan pejabat senior Irak , ia menyampaikan pesan: “Jenderal Petraeus, Anda harus menyadari bahwa saya (Jenderal Qassem Suleimani), mengontrol kebijakan Iran untuk Irak, Suriah, Lebanon,  dan Afghanistan.

Intinya sangata jelas. Jenderal Sulaimani memiliki kebijakan terhadap wilayah Irak, dan saya harus berurusan dengan dia. Ketika bicara Irak saya bertanya apa yang saya ingin sampaikan kembali, saya menyuruhnya untuk memberitahu Suleimani bahwa dia bisa 'pound pasir'”, ujar Petraeus.

Petraeus telah menyinggung Jenderal Qassem Sulaimani yang  memimpin kelompok-kelompok milisi Syiah, dia bertanggung jawab atas “pembunuhan besar-besaran warga Sunni dan melukai puluhan ribu tentara koalisi Amerika dan pasukan Irak, sehingga akan wajar baginya untuk mengucapkan hal-hal paling serius kepada Jenderal Qassem Sulaimaniya,  ungkap Petraeus kepada Washington  Post.

Mantan penasihat AS di Irak Khedery mengatakan kepada Al Arabiya News bulan lalu, di mana sebelumnya, pemerintahan Obama memang sengaja menutup mata terhadap kejahatan dan kekejian milisi Syiah di Irak . Tapi sekarang dengan bukti baru dari organisasi hak asasi manusia dan dengan kesaksian Petraeus, "Obama sekarang harus menjelaskan apa kebijakannya yang harus di bangun dari bukti baru yang  terungkap, "kata Khedery Jumat, 20/3/2015.

David Mack, mantan duta besar AS dan thin-thank di Institut Timur Tengah yang berbasis di Washington mengatakan bahwa pemerintahan Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi - adalah bagian baik secara politik dan ideologis dengan Iran. Al-Abadi bagian dari rezim Syi’ah Iran, dan mendapatkan dukungan  dari milisi Syiah – dan dengan mengontrol milisi-milisi Syi’ah dan pasukan regular Irak, dipastikan akana menjadi ancaman perang di seluruh kawasan Timur Tengah dan Arab.

Perang baru di seluruh kawasan Timur Tengah dan Dunia Arab, perang antara Sunni – Syi’ah, karena Syi’ah yang dikendalikan oleh Teheran terus melakukan ekspansi territorial ke Timur Tengah dan Dunia Arab, dan mengubah ideology (aqidah) penduduk kawasan dari Sunni ke Syi’ah dengan senjata. Syi’ah tidak segan-segan menumpahkan darah dengan senjata. Seperti yang terjadi di Lebanon, Suirah, Irak, dan Yaman. Wallahu’alam.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Latest News
Kekeliruan Paradigma Emosi

Kekeliruan Paradigma Emosi

Rabu, 24 Feb 2021 23:00

Pendangkalan Aqidah Generasi Dampak Moderasi

Pendangkalan Aqidah Generasi Dampak Moderasi

Rabu, 24 Feb 2021 22:44

Bekerja untuk Akhirat

Bekerja untuk Akhirat

Rabu, 24 Feb 2021 22:12

Kerumunan Jokowi di Maumere, PKS: Apa Artinya Segala Upaya Penanggulangan Covid-19?

Kerumunan Jokowi di Maumere, PKS: Apa Artinya Segala Upaya Penanggulangan Covid-19?

Rabu, 24 Feb 2021 21:39

Perda Syariat Digugat, Dimana Hak Umat untuk Taat?

Perda Syariat Digugat, Dimana Hak Umat untuk Taat?

Rabu, 24 Feb 2021 21:38

Belajar dari Kisah Ashabul Kahfi: Ikhlas dalam Beribadah

Belajar dari Kisah Ashabul Kahfi: Ikhlas dalam Beribadah

Rabu, 24 Feb 2021 21:17

Jilbab Dihambat, Perda Syariat Digugat

Jilbab Dihambat, Perda Syariat Digugat

Rabu, 24 Feb 2021 20:51

Menjaga Keluarga dari Gerusan Kapitalisme

Menjaga Keluarga dari Gerusan Kapitalisme

Rabu, 24 Feb 2021 20:50

Akhiri Ketidakpastian Hukum, Partai Gelora Dorong Penerbitan Perppu dan Pengesahan RUU KUHP

Akhiri Ketidakpastian Hukum, Partai Gelora Dorong Penerbitan Perppu dan Pengesahan RUU KUHP

Rabu, 24 Feb 2021 20:43

Generasi, Akankah Jadi Tumbal Moderasi Beragama?

Generasi, Akankah Jadi Tumbal Moderasi Beragama?

Rabu, 24 Feb 2021 20:24

Manajemen Marah

Manajemen Marah

Rabu, 24 Feb 2021 20:05

Perang Lawan Rentenir, Legislator Ini Dorong Program Ibu Berdaya

Perang Lawan Rentenir, Legislator Ini Dorong Program Ibu Berdaya

Rabu, 24 Feb 2021 19:59

Jika Varian Baru Corona Masuk Ke Indonesia, Bagaimana Nasib Kita?

Jika Varian Baru Corona Masuk Ke Indonesia, Bagaimana Nasib Kita?

Rabu, 24 Feb 2021 19:47

Islam Solusi Kekerasan Seksual pada Perempuan

Islam Solusi Kekerasan Seksual pada Perempuan

Rabu, 24 Feb 2021 19:30

Sinergi ACT-Korps Marinir Bantu Korban Banjir Kabupaten Bekasi

Sinergi ACT-Korps Marinir Bantu Korban Banjir Kabupaten Bekasi

Rabu, 24 Feb 2021 19:29

Militer Libya: Tentara Bayaran Wagner Rusia Terlihat Di Kota Pantai Sirte

Militer Libya: Tentara Bayaran Wagner Rusia Terlihat Di Kota Pantai Sirte

Rabu, 24 Feb 2021 18:45

NYCFA: UEA Tetap Terlibat Dalam Perang Di Yaman Meskipun Mengklaim Telah Menarik Diri

NYCFA: UEA Tetap Terlibat Dalam Perang Di Yaman Meskipun Mengklaim Telah Menarik Diri

Rabu, 24 Feb 2021 17:35

Tingkatkan Kompetensi Pengasuh, Pesantren Wahdah Islamiyah Cibonong Gelar Training Konseling

Tingkatkan Kompetensi Pengasuh, Pesantren Wahdah Islamiyah Cibonong Gelar Training Konseling

Rabu, 24 Feb 2021 17:04

Erdogan Kecam Standar Ganda Uni Eropa Atas Kebijakan Pengungsi

Erdogan Kecam Standar Ganda Uni Eropa Atas Kebijakan Pengungsi

Rabu, 24 Feb 2021 16:50

Dukung GNWU, Dirut PPPA Daarul Quran: Semua Nazhir Wakaf Uang Harus Dilibatkan

Dukung GNWU, Dirut PPPA Daarul Quran: Semua Nazhir Wakaf Uang Harus Dilibatkan

Rabu, 24 Feb 2021 16:17


MUI

Must Read!
X