Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.103 views

Jangan Jadi Umat Baperan; Berkaca dari Kasus TGB

Langkah Dr TGH Zainul Majdi, Lc alias Tuan Guru Bajang (TGB) dengan memberikan dukungan kepada Jokowi untuk melanjutkan kepemimpinan Indonesia untuk kedua kalinya, menuai kontroversi di tengah masyarakat. Tidak sedikit yang mengecam tindakan cucu pendiri ormas Nahdhatul Wathan Lombok tersebut khususnya para alumni Aksi 212.

Bagi para alumni 212, dukungan TGB agar Jokowi kembali berkuasa untuk kedua kalinya, merupakan pengkhianatan terhadap aspirasi umat yang menginginkan agar 2019 nanti Indonesia bisa ganti presiden. TGB sendiri sepertinya tidak ambil pusing dengan banyaknya umat yang kecewa terhadap langkahnya itu bahkan dalam beberapa wawancara dengan media, TGB dengan tegas menyatakan jika dukungannya kepada Jokowi merupakan hasil perenungan yang dalam. Dan dia siap menanggung apapun risiko terkait dukungannya tersebut.

"Saya tetap pada posisi saya, putusan saya mendukung Bapak Jokowi," ucap TGB di Gedung ICMI, Jakarta, Rabu lalu (18/7/2018).

Dia mengakui pilihan yang diambilnya akan menimbulkan risiko. Namun begitu, dengan tegas ia menyatakan siap menghadapinya. "Kalau ada risiko atas pilihan itu, akan saya hadapi," paparnya.

Harus diakui apapun sikap serta pilihan politik yang diambil oleh TGB adalah hak beliau sebagai warga negara dan itu seharusnya dihormati. Akan tetapi ada hal yang mungkin tidak dipikirkan oleh TGB yaitu ekspetasi umat khususnya Alumni 212 yang sebelumnya sangat menyanjung-nyanjung TGB, apalagi TGB juga ikut dalam barisan aksi jutaan umat pada 2 Desember 2016 lalu untuk menuntut sang penista agama Ahok dihukum seberat-beratnya.

TGB mungkin lupa bagaimana antusiasnya umat menghadiri "safari dakwah" beliau di seluruh Indonesia. Itu karena apa? Yah tentu karena umat menganggap beliau sebagai ulama bagian dari Alumni 212, sosok yang berseberangan dengan rezim berkuasa dan salah satu tokoh harapan umat. Ditambah lagi beliau juga didukung oleh para alumni Al-Azhar untuk menjadi kandidat calon presiden pada pilpres 2019 mendatang. Tapi euforia dukungan itu sekarang berbalik menjadi hujatan terhadap beliau. Tidak sedikit yang menghujat TGB di media sosial dengan kata-kata yang buruk dan tidak beradab. Jelas umat kecewa kepada TGB, ditambah lagi umat banyak yang baperan dalam kasus ini.

Meminjam pernyataan Ustaz Bachtiar Nasir (UBN) ketika diminta tanggapannya terkait langkah TGB, dengan tegas UBN menyatakan TGB harusnya "stand with ummah" dan umat berhak marah karena bagi mereka tokoh yang di sanjung-sanjung itu harusnya susah senang, kalah menang namun tetap bersama mereka. Meski demikian, UBN menekankan bahwa apapun keputusan TGB, itu merupakan ijtihad politiknya dan harus dihormati sedangkan kita harus berlapang dada serta menghargai pilihan politiknya tersebut.

"Umat harus menerima perbedaan dengan sikap dewasa. Dan kalau ada di antara umat yang menghina TGB maka umat yang menghina tersebut meski harus diingatkan," tegas UBN beberapa waktu lalu.

Berkaca dalam masalah ini, terkadang kita sering memposisikan pihak lain sama seperti kita termasuk dalam kasus TGB. Efeknya apa? Jadilah kita umat yang dikit-dikit bawa perasaan padahal yang dibaperin enjoy saja. Kalau kata wartawan senior Bang Asyari Usman dalam kasus TGB ini bahwa yang namanya aktor politik adalah pemain politik. Pemain politik itu adalah orang-orang yang bermain-main dengan lika-liku politik. Dan orang yang bermain-main dengan politik itu, yah seperti TGB. Jadi biasa sajalah dalam melihat manuver yang dilakukan TGB.

"Cintailah orang yang kamu cintai sekadarnya. Bisa jadi orang yang sekarang kamu cintai suatu hari nanti harus kamu benci. Dan bencilah orang yang kamu benci sekadarnya, bisa jadi di satu hari nanti dia menjadi orang yang harus kamu cintai.” (HR. At-Tirmidzi no.1997 dan dishahihkan Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ no. 178) [redaksi]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
Keluarga Shamima Beghum Akan Lawan Upaya Inggris Cabut Kewarganegaraan Anaknya

Keluarga Shamima Beghum Akan Lawan Upaya Inggris Cabut Kewarganegaraan Anaknya

Sabtu, 23 Feb 2019 14:05

Bagi-bagi Sertifikat di Masjid

Bagi-bagi Sertifikat di Masjid

Sabtu, 23 Feb 2019 11:39

Pasukan Zionis Israel Tembak Mati Remaja Palestina Berusia 12 Tahun di Perbatasan Gaza

Pasukan Zionis Israel Tembak Mati Remaja Palestina Berusia 12 Tahun di Perbatasan Gaza

Sabtu, 23 Feb 2019 11:05

Prancis Klaim Tewaskan Wakil Komandan JINM di Mali Utara

Prancis Klaim Tewaskan Wakil Komandan JINM di Mali Utara

Sabtu, 23 Feb 2019 10:15

Shalat Jum'at dan Politik

Shalat Jum'at dan Politik

Sabtu, 23 Feb 2019 10:07

'Daud' vs 'Jalut'

'Daud' vs 'Jalut'

Sabtu, 23 Feb 2019 09:00

Nak, Adabmu Cerminanku

Nak, Adabmu Cerminanku

Sabtu, 23 Feb 2019 08:40

Soal Wartawan Diintimidasi Saat Liput Malam Munajat 212, Berikut Klarifikasi Panitia

Soal Wartawan Diintimidasi Saat Liput Malam Munajat 212, Berikut Klarifikasi Panitia

Sabtu, 23 Feb 2019 07:39

Prabowo Bukan Lagi Lawan Jokowi

Prabowo Bukan Lagi Lawan Jokowi

Sabtu, 23 Feb 2019 07:02

Soal Politik Uang, Gus Sholah: Ambil Saja, Anggap Sedekah tapi Jangan Pilih Orangnya

Soal Politik Uang, Gus Sholah: Ambil Saja, Anggap Sedekah tapi Jangan Pilih Orangnya

Jum'at, 22 Feb 2019 23:09

Penelitian: Sekolah Islam Tidak Sebar Radikalisme

Penelitian: Sekolah Islam Tidak Sebar Radikalisme

Jum'at, 22 Feb 2019 22:31

Chusnul Mariyah: Masak Suara Tuhan Dihargai Rp100 Ribu?

Chusnul Mariyah: Masak Suara Tuhan Dihargai Rp100 Ribu?

Jum'at, 22 Feb 2019 21:47

Uighur Minta MBS Kecam Perlakuan Brutal Cina pada Jutaan Minoritas Muslim di Xinjiang

Uighur Minta MBS Kecam Perlakuan Brutal Cina pada Jutaan Minoritas Muslim di Xinjiang

Jum'at, 22 Feb 2019 21:35

Polisi Israel Tangkap 60 'Orang Arab' di Al-Quds Yerusalem

Polisi Israel Tangkap 60 'Orang Arab' di Al-Quds Yerusalem

Jum'at, 22 Feb 2019 21:00

200 Tentara AS akan Tinggal di Suriah Setelah Penarikan

200 Tentara AS akan Tinggal di Suriah Setelah Penarikan

Jum'at, 22 Feb 2019 20:55

Di Munajat 212 Habib Rizieq Kecam Penegakan Hukum yang Tidak Adil

Di Munajat 212 Habib Rizieq Kecam Penegakan Hukum yang Tidak Adil

Jum'at, 22 Feb 2019 20:23

Bandung Terbitkan KTP Pertama untuk Penganut Aliran Kepercayaan

Bandung Terbitkan KTP Pertama untuk Penganut Aliran Kepercayaan

Jum'at, 22 Feb 2019 20:04

Jokowi Ditantang Balik Buka Data Pemegang HGU di Indonesia

Jokowi Ditantang Balik Buka Data Pemegang HGU di Indonesia

Jum'at, 22 Feb 2019 19:55

Meski Logo Persis Ditutup Kertas Saat Deklarasi Paslon 01, KKBH Persi Akan Tetap Melaporkan Panitia

Meski Logo Persis Ditutup Kertas Saat Deklarasi Paslon 01, KKBH Persi Akan Tetap Melaporkan Panitia

Jum'at, 22 Feb 2019 17:47

Perdana Menteri Pakistan Setujui Respon Militer Jika India Menyerang

Perdana Menteri Pakistan Setujui Respon Militer Jika India Menyerang

Jum'at, 22 Feb 2019 17:45


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X