Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
9.089 views

Jangan Jadi Umat Baperan; Berkaca dari Kasus TGB

Langkah Dr TGH Zainul Majdi, Lc alias Tuan Guru Bajang (TGB) dengan memberikan dukungan kepada Jokowi untuk melanjutkan kepemimpinan Indonesia untuk kedua kalinya, menuai kontroversi di tengah masyarakat. Tidak sedikit yang mengecam tindakan cucu pendiri ormas Nahdhatul Wathan Lombok tersebut khususnya para alumni Aksi 212.

Bagi para alumni 212, dukungan TGB agar Jokowi kembali berkuasa untuk kedua kalinya, merupakan pengkhianatan terhadap aspirasi umat yang menginginkan agar 2019 nanti Indonesia bisa ganti presiden. TGB sendiri sepertinya tidak ambil pusing dengan banyaknya umat yang kecewa terhadap langkahnya itu bahkan dalam beberapa wawancara dengan media, TGB dengan tegas menyatakan jika dukungannya kepada Jokowi merupakan hasil perenungan yang dalam. Dan dia siap menanggung apapun risiko terkait dukungannya tersebut.

"Saya tetap pada posisi saya, putusan saya mendukung Bapak Jokowi," ucap TGB di Gedung ICMI, Jakarta, Rabu lalu (18/7/2018).

Dia mengakui pilihan yang diambilnya akan menimbulkan risiko. Namun begitu, dengan tegas ia menyatakan siap menghadapinya. "Kalau ada risiko atas pilihan itu, akan saya hadapi," paparnya.

Harus diakui apapun sikap serta pilihan politik yang diambil oleh TGB adalah hak beliau sebagai warga negara dan itu seharusnya dihormati. Akan tetapi ada hal yang mungkin tidak dipikirkan oleh TGB yaitu ekspetasi umat khususnya Alumni 212 yang sebelumnya sangat menyanjung-nyanjung TGB, apalagi TGB juga ikut dalam barisan aksi jutaan umat pada 2 Desember 2016 lalu untuk menuntut sang penista agama Ahok dihukum seberat-beratnya.

TGB mungkin lupa bagaimana antusiasnya umat menghadiri "safari dakwah" beliau di seluruh Indonesia. Itu karena apa? Yah tentu karena umat menganggap beliau sebagai ulama bagian dari Alumni 212, sosok yang berseberangan dengan rezim berkuasa dan salah satu tokoh harapan umat. Ditambah lagi beliau juga didukung oleh para alumni Al-Azhar untuk menjadi kandidat calon presiden pada pilpres 2019 mendatang. Tapi euforia dukungan itu sekarang berbalik menjadi hujatan terhadap beliau. Tidak sedikit yang menghujat TGB di media sosial dengan kata-kata yang buruk dan tidak beradab. Jelas umat kecewa kepada TGB, ditambah lagi umat banyak yang baperan dalam kasus ini.

Meminjam pernyataan Ustaz Bachtiar Nasir (UBN) ketika diminta tanggapannya terkait langkah TGB, dengan tegas UBN menyatakan TGB harusnya "stand with ummah" dan umat berhak marah karena bagi mereka tokoh yang di sanjung-sanjung itu harusnya susah senang, kalah menang namun tetap bersama mereka. Meski demikian, UBN menekankan bahwa apapun keputusan TGB, itu merupakan ijtihad politiknya dan harus dihormati sedangkan kita harus berlapang dada serta menghargai pilihan politiknya tersebut.

"Umat harus menerima perbedaan dengan sikap dewasa. Dan kalau ada di antara umat yang menghina TGB maka umat yang menghina tersebut meski harus diingatkan," tegas UBN beberapa waktu lalu.

Berkaca dalam masalah ini, terkadang kita sering memposisikan pihak lain sama seperti kita termasuk dalam kasus TGB. Efeknya apa? Jadilah kita umat yang dikit-dikit bawa perasaan padahal yang dibaperin enjoy saja. Kalau kata wartawan senior Bang Asyari Usman dalam kasus TGB ini bahwa yang namanya aktor politik adalah pemain politik. Pemain politik itu adalah orang-orang yang bermain-main dengan lika-liku politik. Dan orang yang bermain-main dengan politik itu, yah seperti TGB. Jadi biasa sajalah dalam melihat manuver yang dilakukan TGB.

"Cintailah orang yang kamu cintai sekadarnya. Bisa jadi orang yang sekarang kamu cintai suatu hari nanti harus kamu benci. Dan bencilah orang yang kamu benci sekadarnya, bisa jadi di satu hari nanti dia menjadi orang yang harus kamu cintai.” (HR. At-Tirmidzi no.1997 dan dishahihkan Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ no. 178) [redaksi]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
DPR Minta Pemerintah Bertindak Cepat Atas Penghancuran Ribuan Masjid di China

DPR Minta Pemerintah Bertindak Cepat Atas Penghancuran Ribuan Masjid di China

Selasa, 29 Sep 2020 14:46

Menjaga Pelita Kehidupan

Menjaga Pelita Kehidupan

Selasa, 29 Sep 2020 13:37

Tegas! Langgar PSBB, 19 Perusahaan di Jakarta Selatan Ditutup

Tegas! Langgar PSBB, 19 Perusahaan di Jakarta Selatan Ditutup

Selasa, 29 Sep 2020 13:27

Angka Kematian Covid-19 Indonesia Lebih Tinggi dari Dunia, Netty: Akibat Sistem Kesehatan Buruk

Angka Kematian Covid-19 Indonesia Lebih Tinggi dari Dunia, Netty: Akibat Sistem Kesehatan Buruk

Selasa, 29 Sep 2020 12:33

Komisi E Apresiasi Penambahan Fasilitas Isolasi Terkendali Milik Pemprov DKI

Komisi E Apresiasi Penambahan Fasilitas Isolasi Terkendali Milik Pemprov DKI

Selasa, 29 Sep 2020 12:21

Please, Bikin Kreatif atau Adiktif ya?

Please, Bikin Kreatif atau Adiktif ya?

Selasa, 29 Sep 2020 11:45

Berhenti Menyakiti Ulama

Berhenti Menyakiti Ulama

Selasa, 29 Sep 2020 11:18

Legislator: Program JKP dalam RUU Cipta Kerja Hanya Menguntungkan Pengusaha

Legislator: Program JKP dalam RUU Cipta Kerja Hanya Menguntungkan Pengusaha

Selasa, 29 Sep 2020 11:05

Waspadai 'Jualan Revolusi Islam' ala Syiah

Waspadai 'Jualan Revolusi Islam' ala Syiah

Senin, 28 Sep 2020 23:55

Azerbaijan Bantah Klaim Dubes Armenia Bahwa Turki Kirim 4000 Pejuang Asal Suriah

Azerbaijan Bantah Klaim Dubes Armenia Bahwa Turki Kirim 4000 Pejuang Asal Suriah

Senin, 28 Sep 2020 20:50

Makin Diserang, KAMI Makin Terbang

Makin Diserang, KAMI Makin Terbang

Senin, 28 Sep 2020 18:46

FDP Gelar Pengajian Bulanan di Daerah Perbatasan Aceh

FDP Gelar Pengajian Bulanan di Daerah Perbatasan Aceh

Senin, 28 Sep 2020 18:35

PM Maroko: Tidak Ada Perdamaian Tanpa Negara Merdeka Bagi Palestina

PM Maroko: Tidak Ada Perdamaian Tanpa Negara Merdeka Bagi Palestina

Senin, 28 Sep 2020 15:00

Negara Timur Tengah dan Asia Khawatir Atas Konflik Armenia-Azerbaijan di Nagorno-Karabakh

Negara Timur Tengah dan Asia Khawatir Atas Konflik Armenia-Azerbaijan di Nagorno-Karabakh

Senin, 28 Sep 2020 14:00

AS Ancam Tutup Kedutaan Besar di Irak Jika Serangan Roket Terus Berlanjut

AS Ancam Tutup Kedutaan Besar di Irak Jika Serangan Roket Terus Berlanjut

Senin, 28 Sep 2020 11:50

Kesetaraan Upah, Ilusi Kapitalis bagi Perempuan

Kesetaraan Upah, Ilusi Kapitalis bagi Perempuan

Ahad, 27 Sep 2020 22:53

Menjawab Pak Wapres: Layakkah Korean Wave Dijadikan Panutan?

Menjawab Pak Wapres: Layakkah Korean Wave Dijadikan Panutan?

Ahad, 27 Sep 2020 22:28

Ulama Pewaris Nabi, Harusnya Dilindungi

Ulama Pewaris Nabi, Harusnya Dilindungi

Ahad, 27 Sep 2020 21:56

Sekularisasi di Kampus Yes, Islamisasi No?

Sekularisasi di Kampus Yes, Islamisasi No?

Ahad, 27 Sep 2020 21:39

Ketua Satgas Penanganan Covid-19: Penular Orang Terdekat, OTG Itu Silent Killer

Ketua Satgas Penanganan Covid-19: Penular Orang Terdekat, OTG Itu Silent Killer

Ahad, 27 Sep 2020 21:15


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X