Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.243 views

Diduga Khianati Pancasila dan UUD 1945, DPR Wajib Evaluasi 5 Hakim MK

BANDUNG (voa-islam.com) - Ketua Presidium ICMI Muda Pusat Ahmad Zakiyuddin menyesalkan keputusan MK yang menolak permohonan uji materi pasal 284, 285 dan 292 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang beleid pidana terkait kesusilaan.

Pasal-pasal yang dimohonkan uji materil, lanjut Zakiyudin adalah pasal 284 KUHP (perzinahan) yang hanya berlaku jika salah satu pelakunya terikat dalam perkawinan. Pasal 285 KUHP (perkosaan) yang membatasi korban hanya pada wanita saja. Sedangkan pasal 292 KUHP tidak melindungi kelompok korban orang dewasa sehingga tidak memberikan rasa keadilan dan kepastian hukum.

"Sebab Pasal 292 KUHP tentang perbuatan cabul hubungan sesama jenis hanya memberikan perlindungan hukum terhadap korban yang diduga belum dewasa, sedangkan pada korban yang telah dewasa tidak diberikan perlindungan hukum. Orang dewasa yang melakukan hubungan sesama jenis akhirnya dibiarkan dan tidak ada ketentuan hukum yang pasti," katanya dalam keterangan tertulisnya yang diterima voa-islam.com, Jumat (30/12).

Zakiyuddin mengungkapkan kecewa dengan pendapat MK yang menganggap bahwa pasal yang dimohonkan uji materil oleh para pemohon dianggap sama sekali tidak inkonstitusional.

"Pendapat Mahkamah tersebut jelas sangat melukai umat beragama di Indonesia dan tidak sesuai dengan pancasila dan UUD 1945," pungkasnya.

Majelis Pimpinan Pusat (MPP) ICMI Muda pun menyampaikan 5 Point pernyataan sikap sebagai berikut:

Dalam poin pertamanya, ICMI Muda memandang bahwa penolakan permohonan uji materi pasal 284, 285 dan 292 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang beleid pidana terkait kesusilaan yang dilakukan oleh 5 Hakim MK adalah bukti pengabaian penerapan nilai nilai agama dan ketertiban umum. Nilai-nilai agama dan ketertiban umum seharusnya dijadikan pedoman yang harus dipatuhi dalam membentuk Norma UU. MK sejatinya menjadikan Pasal 28J ayat (2) UUD 1945 sebagai rujukan, karena sangat Jelas menegaskan bahwa jati diri dan identitasnya sebagai konstitusi yang berketuhanan (Godly Constitution).

Kedua, Kami sangat setuju dengan pemohon bahwa pengaturan perzinaan, perkosaan dan perbuatan cabul yang diatur dalam KUHP memang sangat tidak lengkap dan tidak sesuai dengan kondisi sosio kultural masyarakat Indonesia yang religius sehingga membutuhkan perluasan tafsir oleh MK. Penolakan permohonan para pemohon yang dilakukan oleh MK menunjukan bahwa lembaga tersebut sudah mengabaikan nilai nilai agama dan ketuhanan. Alasan bahwa MK sebagai Lembaga yudikatif, tak berwenang untuk membuat norma hukum baru (negative legislature) sebagai alasan yang tidak masuk akal. Zakiyuddin memandang bahwa MK Seharusnya bisa membatasi diri untuk tidak berlaku sebagai “positive legislator” dengan memperluas lingkup suatu tindak pidana. “Manakala terdapat norma UU bertentangan dengan nilai agama dan nilai nilai pancasila, maka sudah sepatutnya norma UU itulah yang harus disesuaikan agar tidak bertentangan dengan nilai agama dan nilai nilai ketuhanan.

Ketiga, Dalih MK tak berwenang untuk membuat norma hukum baru (negative legislature) sebagai dalih yang mengada ada sebagai pengelakan publik, sebab dalam kenyataannya dalam beberapa putusan, MK, MK pernah berperan sebagai positif legislature. Misalnya saja dalam putusan MK No. 46/PUU-VIII/2010 Tentang Hak dan Kedudukan Anak Luar Perkawinan, Putusan MK No. 102/PUU-VII/2009 Tentang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden atau Putusan MK No. 110-111-112-113/PUU-VII/2009 Tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan putusan MK lainnya dengan amar putusan conditionally constitutional dan unconditionally constitutional. Dalam putusan MK No. 102/PUU-VII/2009 Tentang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Mahkamah menyatakan bahwa putusannya bersifat self executing yang langsung dapat diterapkan oleh KPU tanpa memerlukan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) terlebih dahulu. Lain halnya dalam putusan MK No. 110-111-1112-113/PUU-VII/2009. MK bahkan melabrak prinsip non-retro aktif yang telah berlaku universal

Keempat. Fungsi MK seharusnya mempunyai kewajiban konstitusional untuk senantiasa menjaga norma dalam suatu undang-undang agar tidak bertentangan dengan nilai ketuhanan bahkan dalam hukum pidana sekalipun, sehingga MK mampu menjadi lokomotif Penjaga Konstitusi utama Negara yang melindungi ummat beragama di indonesia dari serangan idiologi Asing seperti LGBT ini. sebagaimana TNI yang menjaga kedaulatan negara dari ancaman negara lain. Penolakan penerapan nilai-nilai agama oleh 5 Hakim MK adalah sebagai bukti menegasikan nilai nilai Pancasila dan UUD 1945 yang justru akan mengancam pertumbuhan generasi. Siapapun yang mengabaikan nilai nilai pancasila dan UUD 1945 dalam bingkai ketuhanan dan ketertiban umum maka tugas negaralah dalam hal ini DPR dan Presiden sudah seharusnya melakukan evaluasi terhadap Lima hakim MK yang jelas-jelas melakukan pengabaian terhadap nilai nilai pancasila dan UUD 1945, sebab seandainya negara melalui DPR dan presiden abai terhadap tegaknya nilai-nilai agama dan ketertiban umum, maka keutuhan Negara dan keselamatan generasi akan terancam. Jika lokomotif utama Konstitusi Negara melakukan pembiaran maka sudah dipastikan, kehancuran generasi akan berada pada titik darurat krusial

Kelima, ICMI Muda mendesak DPR RI dan Bapak Presiden Joko Widodo untuk bersama sama mengantisipasi menyebarnya Idiologi LGBT melalui berbagai perangkat hukum yang jelas sehingga tidak menyebar dan mengancam generasi. Pemerintah dan DPR seharusnya menjadi lokomotif pertama dan utama dalam penegakan kepastian hukum dan dalam menjaga agar tidak kehilangan generasi.

Demikian catatan Akhir Tahun MP ICMI Muda Pusat, Semoga menjadi Ikhtiar Kebangsaan dalam Mewujudkan Kedaulatan Negara dan Ketahanan Keluarga menuju bangsa yang beradab.

Bandung, Sabtu 30 Desember 2017

 

Majelis Pimpinan ICMI Muda Pusat

 

Ahmad Zakiyuddin                              Tumpal Panggabean 

 

 

(Ketua Presidium)                              (Sekretaris Jenderal)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Pers Rilis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Dalam iman, rumah tangga muallaf ini sangat bahagia. Namun dalam hal ekonomi, pasangan pengamen dan tukang ojek yang memiliki 3 yatim ini sangat dhuafa dan memprihatinkan....

Latest News
[video] BANTU BISNIS KRIPIK YAMMY BUNDA ELIS USAI STROKE KEDUA, Yuk Investasi

[video] BANTU BISNIS KRIPIK YAMMY BUNDA ELIS USAI STROKE KEDUA, Yuk Investasi

Senin, 22 Jan 2018 16:49

Voa-Islam Gelar Training Muslim Journalist Trooper, Jurnalis Video Jaman Now

Voa-Islam Gelar Training Muslim Journalist Trooper, Jurnalis Video Jaman Now

Senin, 22 Jan 2018 16:45

25.000 Petempur FSA Dukung Operasi Militer Turki di Afrin

25.000 Petempur FSA Dukung Operasi Militer Turki di Afrin

Senin, 22 Jan 2018 15:25

Madu Manjakani Atasi Masalah Kewanitaan, Miss V dan Raih Kebahagiaan Suami

Madu Manjakani Atasi Masalah Kewanitaan, Miss V dan Raih Kebahagiaan Suami

Senin, 22 Jan 2018 14:41

Bangladesh Katakan Akan Berkoordinasi dengan PBB untuk Pengembalian Pengungsi Rohingya

Bangladesh Katakan Akan Berkoordinasi dengan PBB untuk Pengembalian Pengungsi Rohingya

Senin, 22 Jan 2018 14:30

Prof Dr Tono: Indonesia Sholat Subuh Terlalu awal 26 Menit, Isya Lambat 26 menit

Prof Dr Tono: Indonesia Sholat Subuh Terlalu awal 26 Menit, Isya Lambat 26 menit

Senin, 22 Jan 2018 14:21

Ikuti Training MUSLIM JOURNALIST TROOPER, Video News Jaman NOW! Yuk Daftar

Ikuti Training MUSLIM JOURNALIST TROOPER, Video News Jaman NOW! Yuk Daftar

Senin, 22 Jan 2018 14:01

Yuk Donasikan Infaq Terbaik Bagi STUDIO VOA ISLAM TV. Raih Pahala Abadi

Yuk Donasikan Infaq Terbaik Bagi STUDIO VOA ISLAM TV. Raih Pahala Abadi

Senin, 22 Jan 2018 13:49

Tema 9 Tahun Voa-Islam: Fastabiqul Khairat, Berlomba Dalam Kebaikan

Tema 9 Tahun Voa-Islam: Fastabiqul Khairat, Berlomba Dalam Kebaikan

Senin, 22 Jan 2018 13:34

Safari Dakwah Ustadz Syamsi Ali di Pulau Dewata

Safari Dakwah Ustadz Syamsi Ali di Pulau Dewata

Senin, 22 Jan 2018 13:17

Ledakan Bom di Sebuah Pasar di Yala Thailand Selatan Tewaskan 3 Orang Lukai 18 Lainnya

Ledakan Bom di Sebuah Pasar di Yala Thailand Selatan Tewaskan 3 Orang Lukai 18 Lainnya

Senin, 22 Jan 2018 13:16

FOTO: Terharu, Anak SD Donasikan Rp. 2000 untuk Maidaturahmah Jumat Berkah

FOTO: Terharu, Anak SD Donasikan Rp. 2000 untuk Maidaturahmah Jumat Berkah

Senin, 22 Jan 2018 13:13

Gelar Tabligh Akbar, MUI Manokwari? Undang Ustadz Zaitun Rasmin

Gelar Tabligh Akbar, MUI Manokwari? Undang Ustadz Zaitun Rasmin

Senin, 22 Jan 2018 13:02

Pesan Pemateri ke Peserta di Pelatihan Muslim Journalist Trooper voa-islam

Pesan Pemateri ke Peserta di Pelatihan Muslim Journalist Trooper voa-islam

Senin, 22 Jan 2018 13:01

Dewan Dakwah Aceh Ikut Rakernas di Bogor

Dewan Dakwah Aceh Ikut Rakernas di Bogor

Senin, 22 Jan 2018 12:57

TAAT: Penolakan Eksepsi, Bukan Bukti Alfian Tanjung Bersalah

TAAT: Penolakan Eksepsi, Bukan Bukti Alfian Tanjung Bersalah

Senin, 22 Jan 2018 12:56

[VIDEO] Marak Ulama Dipolisikan, Kenapa?

[VIDEO] Marak Ulama Dipolisikan, Kenapa?

Senin, 22 Jan 2018 12:18

Pengadilan Syi'ah Irak Vonis Mati Wanita Jerman yang Bergabung dengan Islamic State

Pengadilan Syi'ah Irak Vonis Mati Wanita Jerman yang Bergabung dengan Islamic State

Senin, 22 Jan 2018 12:15

Fahira Idris: Jangan Pilih Parpol Pro Miras dan yang Menolak Perluasan Pidana Zina

Fahira Idris: Jangan Pilih Parpol Pro Miras dan yang Menolak Perluasan Pidana Zina

Senin, 22 Jan 2018 12:15

Ramuan Profesor: BioSyafa-18 Untuk Kecerdasan Anak dengan Mikrobioteknologi

Ramuan Profesor: BioSyafa-18 Untuk Kecerdasan Anak dengan Mikrobioteknologi

Senin, 22 Jan 2018 12:15


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Senin, 22/01/2018 12:03

MUI: Tiga Kunci Menuju Sukses