Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
10.436 views

Terkonfirmasi: Komjen Budi Gunawan Bekas Calon Menteri yang Dapat Rapor Merah dari KPK dan PPATK

JAKARTA (voa-islam.com) - Beberapa hari lalu sempat terbetik kabar, Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan yang dicalonkan Jokowi sebagai Kapolri baru sebelumnya pernah dicalonkan sebagai menteri. Namun, nama Budi di-stabillo oleh pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) alias tidak lulus menjadi menteri.

Ternyata kebenaran desas-desus itu trerkonfirmasi lewat akun Twitter mantan Kepala PPATK Yunus Husein, @YunusHusein. “Calon Kapolri sekarang pernah diusulkan menjadi menteri, tetapi pada waktu pengecekan info di PPATK & KPK, yang bersangkutan mendapat rapor merah/tidak lulus,” tulis Yunus.

Itu sebabnya, ia mempertanyakan pilihan Jokowi menunjuk Budi Gunawan sebagai Kepala Polri. “Mengapa presiden masih mencalonkan yang bersangkutan sebagai calon Kapolri? Bukankah hal ini akan mengurangi kepercayaan masyarakat kepada presiden/pemerintah & Polri?” katanya.

Memang, hak prerogatif presiden untuk mengangkat Jaksa Agung dan Kapolri. Tapi, kata Yunus, Jokowi dalam Nawacita berjanji mengangkat pejabat yang berintegritas baik. Karena itu, Yunus menyarankan agar presiden juga mempertimbangkan saran dari beberapa lembaga terkait. “Untuk mengetahui integritas calon pejabat publik, presiden dengan governance yang baik dapat meminta info dari masyarakat, KPK, PPATK, Dirjen Pajak, Komnas HAM, dll,” katanya.

Ia menambahkan, Jokowi sudah dua kali tidak melibatkan KPK dan PPATK dalam menentukan pucuk pimpinan lembaga hukum. “Pada waktu memilh Jaksa Agung, presiden, sama sekali tidak meminta informasi dari KPK, PPATK, Ditjen Pajak, Komnas HAM, dan masyarakat/NGO. Begitu pula pada waktu mengusulkan calon Kapolri, presiden sama sekali tidak meminta informasi dari KPK, PPATK, Komnas HAM, Ditjen Pajak, masyarakat,” ujar Yunus.

Kok, bisa begitu, ya? Begitu kok bisa, ya? Bisa begitu kok, ya?  Begitu bisa kok, ya? Ya, kok, bisa begitu?

Sebenarnya Berapa Nilai Harta Kekayaan Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan?

 Pencalonan Komisari Jenderal Polisi Budi Gunawan sebagai Kapolri baru oleh Jokowi banyak ditentang berbagai pihak. Pasalnya, Budi mendapat rapor merah dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) karena dinilai berpotensi bermasalah. Banyak pihak kemudian menuding, potensi masalah itu ada pada nilai kekayaan yang dimiliki Budi Gunawan.

Berdasarkan data di Direktorat Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara KPK tahun 2013, nilai harta jenderal polisi berbintang tiga itu mencapai Rp 22,6 miliar dan US$ 24 ribu. Harta terbanyak berupa tanah dan bangunan di Jakarta, Bandung, Subang, dan Serang sebesar Rp 21,5 miliar. Dengan nilai kekayaan itu, Budi memang menjadi calon Kapolri terkaya dalam tiga periode terakhir.

Sebagai perbandingan, Kapolri Jenderal Polisi Sutarman berdasarkan laporannya pada tahun 2012 memiliki kekayaan senilai Rp 5,3 miliar. Sementara itu, berdasarkan laporannya pada 4 Agustus 2010, Jenderal Timur Pradopo ketika menjadi Kapolri tercatat memiliki kekayaan senilai Rp 4,4 miliar.

Sebenarnya, isu rekening gembrot yang dimiliki sejumlah perwira Polri sudah mencuat sejak tahun 2010 lampau. Malah, Komisi Keterbukaan Informasi Publik (KKIP) sudah pula melalukan penelusuran dengan melibatkan sejumlah ahli, antara lain pakar pencucian uang dari Universitas Trisaksi-Jakarta, Doktor Yenti Garnasih. Menurut Yenti, nama Budi Gunawan ketika itu masuk dalam daftar perwira polisi yang memiliki rekening gendut.

KKIP pun kemudian meminta Budi Gunawan dan sejumlah perwira lain Polri yang masuk ke dalam daftar itu untuk melakukan klarifikasi langsung ke masyarakat, terkait sumber kekayaan mereka. Namun, pihak Polri waktu itu malah memilih jalan ke Pengadilan Tata Usaha Negara untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Hasilnya? Seperti dinyatakan surat Bareskrim Polri bernomor R/1016/Dit Tipideksus/X/2010/Bareskrim bertanggal 20 Oktober 2010 dan ditandatangani Direksus Bareskrim Polri Kombes Arief Sulistyanto, Budi Gunawan bersih dari kasus transaksi keuangan mencurigakan. Demikian penilaian sesama polisi. [ahmed/pribumi]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Charlie Hebdo Kembali Memicu Kemarahan Setelah Terbitkan Kartun Mengejek Gempa Turki

Charlie Hebdo Kembali Memicu Kemarahan Setelah Terbitkan Kartun Mengejek Gempa Turki

Rabu, 08 Feb 2023 11:15

Sedekah dengan Lisan, Bagaimana Caranya?

Sedekah dengan Lisan, Bagaimana Caranya?

Rabu, 08 Feb 2023 09:40

Qatar Akan Kirim 10.000 Rumah Mobil Untuk Korban Gempa Dahsyat Di Turki Dan Suriah

Qatar Akan Kirim 10.000 Rumah Mobil Untuk Korban Gempa Dahsyat Di Turki Dan Suriah

Rabu, 08 Feb 2023 00:05

Turki Umumkan Keadaan Darurat 3 Bulan Di Provinsi Yang Dilanda Gempa

Turki Umumkan Keadaan Darurat 3 Bulan Di Provinsi Yang Dilanda Gempa

Selasa, 07 Feb 2023 21:15

UBN Roadshow Dakwah Quran Di Sumbar, Gubernur Dan Wagub Turut Hadir

UBN Roadshow Dakwah Quran Di Sumbar, Gubernur Dan Wagub Turut Hadir

Selasa, 07 Feb 2023 21:00

20 Napi Islamic State Kabur Dari Penjara Setelah Gempa Dahsyat Di Suriah

20 Napi Islamic State Kabur Dari Penjara Setelah Gempa Dahsyat Di Suriah

Selasa, 07 Feb 2023 20:34

Persatuan Ulama Muslim Internasional Serukan Bantuan Mendesak Untuk Turki Dan Suriah

Persatuan Ulama Muslim Internasional Serukan Bantuan Mendesak Untuk Turki Dan Suriah

Selasa, 07 Feb 2023 20:00

3.432 Orang Tewas 21.103 Lainnya Terluka Akibat Gempa Kuat Yang Mengguncang Selatan Turki

3.432 Orang Tewas 21.103 Lainnya Terluka Akibat Gempa Kuat Yang Mengguncang Selatan Turki

Selasa, 07 Feb 2023 19:35

Utang Menggunung, Negara Kapitalis tak akan Mampu Membendung

Utang Menggunung, Negara Kapitalis tak akan Mampu Membendung

Selasa, 07 Feb 2023 15:36

Sekulerisme  Menggurita, Perempuan dan Anak-anak dalam Bahaya

Sekulerisme Menggurita, Perempuan dan Anak-anak dalam Bahaya

Selasa, 07 Feb 2023 14:52

Memanah Adalah Olah Raga Tertua Rekomendasi Nabi Muhammad

Memanah Adalah Olah Raga Tertua Rekomendasi Nabi Muhammad

Selasa, 07 Feb 2023 11:14

Sudah 500 Lebih Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Besar Di Turki Dan Suriah

Sudah 500 Lebih Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Besar Di Turki Dan Suriah

Senin, 06 Feb 2023 17:35

Muhammadiyah Sidoarjo Siapkan Makanan Gratis Peserta Seabad NU

Muhammadiyah Sidoarjo Siapkan Makanan Gratis Peserta Seabad NU

Senin, 06 Feb 2023 16:22

Sedikitnya 176 Orang Tewas Akibat Gempa Bumi Yang Mengguncang Suriah Dan Turki

Sedikitnya 176 Orang Tewas Akibat Gempa Bumi Yang Mengguncang Suriah Dan Turki

Senin, 06 Feb 2023 13:17

Blokade Israel Sebabkan Peningkatan Angka Kanker Di Gaza

Blokade Israel Sebabkan Peningkatan Angka Kanker Di Gaza

Senin, 06 Feb 2023 11:35

Laporan: Iran Sewa Geng Kriminal Untuk Bunuh Pembangkang Di Luar Negeri

Laporan: Iran Sewa Geng Kriminal Untuk Bunuh Pembangkang Di Luar Negeri

Senin, 06 Feb 2023 10:23

Kepala Wagner: Pertempuran Sengit Sedang Berlangsung Di Utara Kota Bakhmut

Kepala Wagner: Pertempuran Sengit Sedang Berlangsung Di Utara Kota Bakhmut

Ahad, 05 Feb 2023 21:48

Pervez Musharraf – Orang Yang Bantu AS Menginvasi Afghanistan Meninggal Setelah Sakit Berkepanjangan

Pervez Musharraf – Orang Yang Bantu AS Menginvasi Afghanistan Meninggal Setelah Sakit Berkepanjangan

Ahad, 05 Feb 2023 20:29

Cina Marah Balon Mata-matanya Ditembak Jatuh AS

Cina Marah Balon Mata-matanya Ditembak Jatuh AS

Ahad, 05 Feb 2023 15:55

Pelaku Pemerkosaan Anak, Bukti Sistem Sekuler Merusak

Pelaku Pemerkosaan Anak, Bukti Sistem Sekuler Merusak

Ahad, 05 Feb 2023 13:22


MUI

Must Read!
X