Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.812 views

Di Indonesia, Kata Pribumi Dihilangkan, di Myanmar, Etnis Rohingya yang Dihilangkan

JAKARTA (voa-islam.com)- Saat itu di Senayan sedang membuat UU WNI, tepatnya padad tahun 2005 yang Pansusnya diketuai Slamet Efendy Yusuf. Ada nama Murdaya Poh sebagai wakil ketua, hasil kesepakatan dengan Mbah Tardjo dan Mas Slamet.

“Hasilnya, adalah UU No 12/2008 tentang warga negara. UU itu dirundown dari UUD 2002, hasil amandemen UUD 1945. Masalahnya Prof Sahetapi, menghapus pribumi yang pada Pasal 6 Ayat 1 UUD 1945 disebut ‘orang Indonesia asli’.

Sahetapi mengubah pribumi menjadi warga negara. Akibatnya, warga negara dan bangsa adalah sama di UU No 12, padahal warga negara bisa siapa saja, termasuk asing. Ini paradoks terhadap Declaration of Independence (Proklamasi), dan The Bill of Rights (Preambule).

Padahal pribumi atau indigenious people dilindungi HAM PBB,” kenang mantan Anggota DPR Komisi Hukum, Djoko Edhi Abdurrahman melalui tulisan berjudul ‘Presisi Konflik Hukum Civic Rohingya dan Pribumi Indonesia’, diterima voa-islam.com, Senin (11/09/2017).

Setelah itu, lanjutnya, Presiden BJ Habibie bikin Inpres No 24 tahun 1999 yang melarang kata "pribumi" dipakai. Sekalipun larangan tersebut bersifat lokal, di lingkungan pemerintah, tapi karena mengatur ruang publik, praktis seluruh kehidupan terkena, menurut hukum.

“Akibat bikin UUD 2002 serampangan, China Overseas (Cina Perantauan) yang tadinya warga negara, masuk sebagai pribumi, sementara pribuminya musnah. Itu melanggar Piagam HAM internasional mengenai indigenious people.”

Perbedaan dengan Rohingya, adalah genocida, penghilangan  pribumi dengan cara pembunuhan. Sedangkan di Indonesia, menggunakan politik. Tapi hasilnya sama-sama ethnic cleansing.

“Sama dengan Rohingya, kesalahan UU yang dilakukan Sahetapi dan Habibie, sulit diperbaiki. Para aktivis hukum sudah 13 tahun mencoba memperbaikinya, tapi tak berhasil. Perbaikan harus dilakukan di tingkat konstitusi, yaitu Amandemen ke V oleh MPR.

Demikian pula konflik hukum Rohingya, harus mengubah UU Burma Citizenship Law dan UUD nya. Nyaris mustahil.” Info bahwa akan ada pertemuan antara Kapolri dengan Kepala Polisi Mynamar menurut Edhi dirasa kurang efektif jika melihat litaratur sejarah yanga ada.

“Minta saja agar Miyanmar dan Banglades bersedia maju ke perundingan di meja ASEAN karena masalahnya adalah masalah keluarga ASEAN untuk memberikan semacam Sharm El Sikh di kaki Bukit Sinai Selatan di bawah Perjanjian Camp David 1974. Why Not? Masalah lanjut adalah HAM Rohingya Refuges. Mereka harus dikembalikan seperti Perjanjian Balfour mengembalikan Yahudi ke Israel.” (Robi/voa-islam.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
Film Dua Garis Biru, Potret Buram Tontonan Zaman Now

Film Dua Garis Biru, Potret Buram Tontonan Zaman Now

Sabtu, 20 Jul 2019 05:44

Cara Memperlakukan Kulit Hewan Kurban?

Cara Memperlakukan Kulit Hewan Kurban?

Sabtu, 20 Jul 2019 05:10

KB dan Pernikahan Dini, Solusi atau Bencana?

KB dan Pernikahan Dini, Solusi atau Bencana?

Sabtu, 20 Jul 2019 01:26

Krisis Keadilan di Negara Hukum

Krisis Keadilan di Negara Hukum

Jum'at, 19 Jul 2019 23:23

Pajak, Alat Pemalak Rakyat di Negeri Zamrud Khatulistiwa

Pajak, Alat Pemalak Rakyat di Negeri Zamrud Khatulistiwa

Jum'at, 19 Jul 2019 22:25

Dua Garis Biru, Ada Apa Ya?

Dua Garis Biru, Ada Apa Ya?

Jum'at, 19 Jul 2019 22:14

Mantan Jubir LNA Sebut Jenderal Haftar Gunakan 'Sihir' Untuk Hipnotis Pasukannya

Mantan Jubir LNA Sebut Jenderal Haftar Gunakan 'Sihir' Untuk Hipnotis Pasukannya

Jum'at, 19 Jul 2019 21:35

AS AKan Kirim 500 Pasukan ke Arab Saudi Saat Ketegangan Meningkat dengan Iran

AS AKan Kirim 500 Pasukan ke Arab Saudi Saat Ketegangan Meningkat dengan Iran

Jum'at, 19 Jul 2019 21:05

Turki Lancarkan Serangan Udara Baru ke Pemberontak Kurdi Setelah Pembunuhan Diplomat di Irbil

Turki Lancarkan Serangan Udara Baru ke Pemberontak Kurdi Setelah Pembunuhan Diplomat di Irbil

Jum'at, 19 Jul 2019 20:35

Kiswa Ka'bah Mulai Digulung Sebagai Persiapan untuk Musim Haji Tahun Ini

Kiswa Ka'bah Mulai Digulung Sebagai Persiapan untuk Musim Haji Tahun Ini

Jum'at, 19 Jul 2019 20:00

Pengadilan Gibraltar Perpanjang Penahanan Kapal Tanker Minyak Iran Selama 30 hari

Pengadilan Gibraltar Perpanjang Penahanan Kapal Tanker Minyak Iran Selama 30 hari

Jum'at, 19 Jul 2019 19:15

Misteri Angka 19

Misteri Angka 19

Jum'at, 19 Jul 2019 18:30

Kecewa dan Janggalnya Penanganganan Kasus Novel

Kecewa dan Janggalnya Penanganganan Kasus Novel

Jum'at, 19 Jul 2019 17:55

Janji Gelontorkan Triliunan Rupiah untuk Seniman Dikritisi

Janji Gelontorkan Triliunan Rupiah untuk Seniman Dikritisi

Jum'at, 19 Jul 2019 16:55

Defisit BPJS, RR: Menkeu Jago Ternyata Hanya Dongeng

Defisit BPJS, RR: Menkeu Jago Ternyata Hanya Dongeng

Jum'at, 19 Jul 2019 15:55

3 Bentuk Kurban Untuk Orang Tua yang Sudah Wafat

3 Bentuk Kurban Untuk Orang Tua yang Sudah Wafat

Jum'at, 19 Jul 2019 15:00

Argentina Bekukan Aset Serta Nyatakan Kelompok Syiah Hizbullah Sebagai Teroris

Argentina Bekukan Aset Serta Nyatakan Kelompok Syiah Hizbullah Sebagai Teroris

Jum'at, 19 Jul 2019 14:10

Grasi Bagi Pedofili, Angin Surga Bagi Pemangsa

Grasi Bagi Pedofili, Angin Surga Bagi Pemangsa

Jum'at, 19 Jul 2019 14:05

Menlu Israel dan Bahrain Adakan Pertemuan Publik Pertama di AS

Menlu Israel dan Bahrain Adakan Pertemuan Publik Pertama di AS

Jum'at, 19 Jul 2019 13:54

Bom di Dekat Universitas Kabul Tewaskan 8 Orang

Bom di Dekat Universitas Kabul Tewaskan 8 Orang

Jum'at, 19 Jul 2019 13:37


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X