Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.661 views

Myanmar dan Bangladesh Sepakat untuk Segera Hentikan 'Arus Keluar' Muslim Rohingya ke Bangladesh

NAYPYTAW, MYANMAR (voa-islam.com) - Myanmar dan Bangladesh telah sepakat untuk segera menghentikan "arus keluar" Muslim Rohingya ke Bangladesh dan mengambil langkah untuk mengembalikan mereka ke Myanmar, di mana orang-orang Muslim telah melarikan diri dari karena kekerasan yang mendapat sanksi dari pemerintah.

Menteri urusan rumah tangga Myanmar, Letnan Jenderal Kyaw Swe, dan rekannya dari Bangladesh, Asaduzzaman Khan, menandatangani dua kesepakatan yang mencakup kerja sama keamanan dan perbatasan dalam sebuah pertemuan di ibu kota Myanmar, Naypyitaw, pada hari Selasa (24/10/2017).

Kedua belah pihak sepakat "untuk menghentikan arus keluar penduduk Myanmar ke Bangladesh," dan "untuk membentuk sebuah kelompok kerja bersama," kata Tin Myint, sekretaris permanen kementerian dalam negeri Myanmar.

Kedua belah pihak juga sepakat untuk "mengatur langkah-langkah yang berbeda sehingga orang-orang ini dapat kembali ke tanah air mereka dengan aman dan terhormat dan dalam kondisi aman," kata Mostafa Kamal Uddin, sekretaris kementerian dalam negeri Bangladesh.

Tidak jelas langkah spesifik apa yang akan diambil untuk mengembalikan Rohingya dengan aman ke Myanmar, di mana mereka menghadapi kematian, penyiksaan, dan pemerkosaan oleh tentara Myanmar dan gerombolan Budha sejak akhir tahun lalu.

Juga tidak disebutkan apakah kekerasan terhadap Rohingya akan berhenti di Myanmar atau apakah para pengungsi akan dikembalikan dengan paksa.

Pemerintah Myanamar tidak mengakui orang Rohingya sebagai warga negara, dan militer telah mengepung umat Islam di negara bagian Rakhine, mengklaim bahwa serangan pejuang Rohingya bersenjata telah memicu pengepungan tersebut.

Namun banyak laporan dan laporan saksi mata mengatakan militer telah menargetkan warga sipil.

Juga, sebuah laporan bulan lalu mengungkapkan bahwa Myanmar menanam ranjau darat di wilayah perbatasannya dengan Bangladesh untuk mencegah kembalinya kaum Muslimin.

Tidak ada indikasi jelas bahwa situasinya akan berubah menjadi lebih baik.

Pihak Bangladesh mengatakan bahwa pemerintah Myanmar telah mengirim daftar tersangka yang telah "melarikan diri" ke Bangladesh dan meminta pihak berwenang ke sana untuk menginvestigasi dan mengirim mereka kembali ke Myanmar.

Sementara itu, ratusan orang turun ke jalan di Rakhine Myanmar, meminta pemerintah di Myanmar untuk tidak mengembalikan para pengungsi tersebut.

Muslim Rohingya mulai melarikan diri dari Rakhine barat pada bulan Oktober 2016, ketika pemerintah melancarkan kampanye militer melawan mereka.

Lebih dari 600.000 Muslim sejauh ini telah meninggalkan Myanmar ke negara tetangga Bangladesh, menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). (st/ptv) 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
Keluarga Shamima Beghum Akan Lawan Upaya Inggris Cabut Kewarganegaraan Anaknya

Keluarga Shamima Beghum Akan Lawan Upaya Inggris Cabut Kewarganegaraan Anaknya

Sabtu, 23 Feb 2019 14:05

Bagi-bagi Sertifikat di Masjid

Bagi-bagi Sertifikat di Masjid

Sabtu, 23 Feb 2019 11:39

Pasukan Zionis Israel Tembak Mati Remaja Palestina Berusia 12 Tahun di Perbatasan Gaza

Pasukan Zionis Israel Tembak Mati Remaja Palestina Berusia 12 Tahun di Perbatasan Gaza

Sabtu, 23 Feb 2019 11:05

Prancis Klaim Tewaskan Wakil Komandan JINM di Mali Utara

Prancis Klaim Tewaskan Wakil Komandan JINM di Mali Utara

Sabtu, 23 Feb 2019 10:15

Shalat Jum'at dan Politik

Shalat Jum'at dan Politik

Sabtu, 23 Feb 2019 10:07

'Daud' vs 'Jalut'

'Daud' vs 'Jalut'

Sabtu, 23 Feb 2019 09:00

Nak, Adabmu Cerminanku

Nak, Adabmu Cerminanku

Sabtu, 23 Feb 2019 08:40

Soal Wartawan Diintimidasi Saat Liput Malam Munajat 212, Berikut Klarifikasi Panitia

Soal Wartawan Diintimidasi Saat Liput Malam Munajat 212, Berikut Klarifikasi Panitia

Sabtu, 23 Feb 2019 07:39

Prabowo Bukan Lagi Lawan Jokowi

Prabowo Bukan Lagi Lawan Jokowi

Sabtu, 23 Feb 2019 07:02

Soal Politik Uang, Gus Sholah: Ambil Saja, Anggap Sedekah tapi Jangan Pilih Orangnya

Soal Politik Uang, Gus Sholah: Ambil Saja, Anggap Sedekah tapi Jangan Pilih Orangnya

Jum'at, 22 Feb 2019 23:09

Penelitian: Sekolah Islam Tidak Sebar Radikalisme

Penelitian: Sekolah Islam Tidak Sebar Radikalisme

Jum'at, 22 Feb 2019 22:31

Chusnul Mariyah: Masak Suara Tuhan Dihargai Rp100 Ribu?

Chusnul Mariyah: Masak Suara Tuhan Dihargai Rp100 Ribu?

Jum'at, 22 Feb 2019 21:47

Uighur Minta MBS Kecam Perlakuan Brutal Cina pada Jutaan Minoritas Muslim di Xinjiang

Uighur Minta MBS Kecam Perlakuan Brutal Cina pada Jutaan Minoritas Muslim di Xinjiang

Jum'at, 22 Feb 2019 21:35

Polisi Israel Tangkap 60 'Orang Arab' di Al-Quds Yerusalem

Polisi Israel Tangkap 60 'Orang Arab' di Al-Quds Yerusalem

Jum'at, 22 Feb 2019 21:00

200 Tentara AS akan Tinggal di Suriah Setelah Penarikan

200 Tentara AS akan Tinggal di Suriah Setelah Penarikan

Jum'at, 22 Feb 2019 20:55

Di Munajat 212 Habib Rizieq Kecam Penegakan Hukum yang Tidak Adil

Di Munajat 212 Habib Rizieq Kecam Penegakan Hukum yang Tidak Adil

Jum'at, 22 Feb 2019 20:23

Bandung Terbitkan KTP Pertama untuk Penganut Aliran Kepercayaan

Bandung Terbitkan KTP Pertama untuk Penganut Aliran Kepercayaan

Jum'at, 22 Feb 2019 20:04

Jokowi Ditantang Balik Buka Data Pemegang HGU di Indonesia

Jokowi Ditantang Balik Buka Data Pemegang HGU di Indonesia

Jum'at, 22 Feb 2019 19:55

Meski Logo Persis Ditutup Kertas Saat Deklarasi Paslon 01, KKBH Persi Akan Tetap Melaporkan Panitia

Meski Logo Persis Ditutup Kertas Saat Deklarasi Paslon 01, KKBH Persi Akan Tetap Melaporkan Panitia

Jum'at, 22 Feb 2019 17:47

Perdana Menteri Pakistan Setujui Respon Militer Jika India Menyerang

Perdana Menteri Pakistan Setujui Respon Militer Jika India Menyerang

Jum'at, 22 Feb 2019 17:45


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X