Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.748 views

Take Me Out: Biro Jodoh Kapitalis, Primitif dan Ajang Pamer Aurat

By: Ria Fariana

Acara reality show di Indonesia diramaikan dengan biro perjodohan bernama Take Me Out Indonesia. Acara ini tentang 30 perempuan berusia 20-40 tahun single dan mencari pasangan bisa untuk suami, pacar, atau sekedar coba-coba. Di setiap episodenya, ada 7 pria single yang keluar satu demi satu untuk dipilih dan memilih para perempuan itu.

Suksesnya acara Take Me Out, memunculkan acara serupa dengan judul Take Him Out yang berisi kebalikannya. Take Him Out berisi 30 pria single dan 7 perempuan single di setiap episodenya. Belum lagi Take A Celebrity Out. Walah….hanya karena laris, muncullah acara-acara sejenis. Aji mumpung tuh kayaknya!

Biro Jodoh Asal Tiru

Take Me Out adalah sebuah program televisi yang lisensinya dipegang FremantleMedia. Saat ini Take Me Out telah ditayangkan di 3 negara Eropa (Spanyol, Netherland, Denmark), menyusul UK. Dari sini aja, udah kelihatan banget nuansa asal tiru yang penting laku. Rating tinggi, iklan berdatangan, dan itu artinya banyak rupiah berdatangan. Sedangkan bagi pesertanya, lumayanlah bisa nampang di layer kaca dan ditonton oleh orang se-Indonesia raya.

Orang Indonesia memang suka sekali meniru terutama dalam hal tayangan-tayangan TV. Kalo yang ditiru baik sih, nggak masalah. Tapi kalo yang ditiru adalah hal-hal yang negatif, maka ini yang bahaya. Biro jodoh di TV ini adalah salah satu acara yang diadopsi habis dari mereka yang berbudaya sangat jauh dari kita.

Bukan masalah timur dan barat tapi yang lebih urgent adalah budaya non Islam yang diadopsi habis-habisan oleh masyarakat kita yang mayoritas muslim. Lihat saja gaya berbusana para perempuan di acara itu. Atas bawah terbuka semua. Hanya di bulan Ramadhan dan awal Idul Fitri aja mereka kayaknya diharusnya berpakaian yang agak tertutup.

Ini dari segi gaya busana. Cara memilih pasangan, juga dilakukan secara primitif. Kok bisa? Kan mereka berada di panggung canggih dan modern penuh sentuhan teknologi, mungkin itu pikirmu. Modern enggaknya sesuatu, itu bukan ditentukan dari penampilan fisik semata. Itu cuma artificial alias palsu. Primitif atau modern itu bisa dilihat dari bagaimana acara ini merancang 30 kandidat dalam memilih satu calon di depan.

Fisik, itu yang utama pria memilih perempuan. Meskipun yang perempuan cerdas, tapi kalo gak cantik dan langsing jangan harap bakal terpilih. Jenis pekerjaan, itu pilihan utama perempuan dalam memilih si pria. Profesi direktur dan pemilik sebuah perusahaan, bisa dipastikan hampir semua perempuan menyalakan lampunya agar dipilih oleh si pria.

Iman dan takwa? Boro-boro, jauh dah! Belum lagi baju pembawa acara yang atas bawah serba terbuka. Bener-bener ajang pamer aurat.

Take Me Out Ramadhan

Episode Take Me Out Ramadhan adalah yang paling bikin muak dari semua episode yang ada. Gimana enggak, kalo yang haq dan yang batil dicampur aduk jadi satu. Ibarat minum susu kecampur sama air comberan. Hueks…siapa sudi?

Di acara tersebut menghadirkan narasumber yang terkenal dengan Ustadz Cinta. Dia bertugas untuk memberi nasihat-nasihat cinta memakai dalil-dalil yang terkesan maksa. Mending bener, yang banyak malah argumen cap Jaka Sembung alias tuh dalil gak nyambung. Bagaimana mungkin seseorang yang disebut ustadz dan paham Islam bisa menjadi narasumber dalil bagi acara umbar aurat dan jelas-jelas hedonis itu? Uang memang bisa melupakan segalanya. Gak masalah ayat-ayat Allah dijual, yang penting doku tebal. Na’udzubillah.

Baju pun sudah mulai berubah bentuk. Para perempuan yang semula pada pamer sekwilda (maaf, sekitar wilayah dada) dan bupati (buka paha tinggi-tinggi) sudah mulai ditertibkan. Celana panjang atau rok menutup lutut, dengan baju atasan yang tidak boleh terlalu terbuka menghiasi Take Me Out Ramadhan dan Syawal. Tapi, biarpun para peserta udah mulai sopan gaya berbusananya, ternyata pembawa acara tetap cuek-cuek aja. Pundak, leher dan dada terbuka lebar tak masalah. Begitu juga dengan rok pendek di atas lutut tetap muncul di episode demi episode.

Islam Punya Jalan

Bila berani mengatakan itu buruk, pasti ada yang baik. Bila mengatakan itu batil, pasti ada yang hak/benar. Bila mengatakan itu tidak sesuai dengan syariat Allah, pasti ada yang sesuai. Yupz…Islam gak cuma bisa menunjuk masalah tapi juga bisa menyodorkan solusi.

Dalam Islam, kewajiban menikahkan anak perempuan itu adalah menjadi tugas wali atau ayah gadis tersebut. Ayah inilah yang berusaha mencari laki-laki yang baik dan shalih sebagai suami putrinya. Bila karena satu dan lain hal, wali tidak bisa melakukan kewajibannya, maka tugas negara untuk menyelesaikan permasalahan ini sesuai dengan hukum syara’.

Ayah yang baik, akan memilihkan calon suami untuk putrinya dengan memilih laki-laki yang shalih. Abu Nu’im mentakhrij dalam Al-Hilyah, 1/215, dari Tsabit al-Banaty, dia berkata sbb:

“Yazid bin Mu’awiyah menyampaikan lamaran kepada Abu Darda’ untuk menikahi putrinya. Namun Abu Darda’ menolak lamarannya itu. Seseorang yang biasa bersama Yazid berkata, ‘Semoga Allah memberikan kemaslahatan kepadamu. Apakah engkau berkenan jika aku yang menikahi putri Abu Darda’?” Yazid menjawab, “Celaka engkau. Itu adalah sesuatu yang amat mengherankan.” Temannya berkata, “Perkenankan aku untuk menikahinya, semoga Allah memberikan kemaslahatan kepadamu.” Terserahlah,” jawab Yazid. Ketika Abu Darda’ benar-benar menikahkan putrinya dengan temannya Yazid itu, maka tersiar komentar yang miring, bahwa Yazid menyampaikan lamaran kepada Abu Darda’, tapi lamarannya ditolak. Tapi ketika ada orang lain dari golongan orang-orang yang lemah, justru Abu Darda’ menerima dan menikahkannya. Lalu Abu Darda’ berkata,” Aku melihat seperti apa kurasakan di dalam hatiku. Jika ada dua pelamar, maka aku memeriksa rumah-rumah yang dilihatnya bisa menjadi tumpuan agamanya.”

Sobat muda, menjadi wanita itu mulia lho. Bahkan seorang ayah yang memiliki anak wanita yang dididik dengan Islam hingga menikahkannya dengan lelaki shalih, insya Allah jaminannya surga, lho. Rasulullah SAW bersabda (yang artinya): “Tiada seorang muslim yang memiliki tiga anak perempuan kemudian dia memberi nafkah sampai keduanya menikah atau meninggal dunia kecuali keduanya menjadi dinding baginya dari api neraka.” Seorang perempuan bertanya, “Apakah dua anak juga?” Rasul menjawab, “Atau dua anak perempuan” (HR Thabrani).

Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW bersabda (yang artinya): “Barangsiapa diuji dengan anak-anak perempuan ini, lalu dia berbuat baik kepada mereka, maka mereka (anak-anak perempuan itu) menjadi benteng untuknya dari api neraka.” (HR Bukhari, Muslim)

Nah, karena saat ini kondisi umat Islam sedang berada di kemundurannya, maka sang ayah tak lagi tahu kewajibannya, apalagi negara. Dengan dikompori oleh ide feminisme, jadilah perempuan merasa bebas lepas untuk menentukan sikap termasuk dalam hal jodoh. Demi menarik lawan jenis, mereka tak segan umbar aurat. Demi mendapatkan suami tajir mereka rela merendahkan harga dirinya agar dipilih dan bisa mengalahkan saingannya.

Biro jodoh atau sebuah upaya jasa untuk mempertemukan dua anak manusia dengan tujuan pernikahan itu hal yang boleh-boleh aja dlam Islam. Yang jadi pertanyaan adalah sejauh mana pelaksanaan biro jodoh itu agar sesuai dengan syariat Islam dan bukan malah menjadi pengumbar maksiat.

Rasulullah SAW memberikan rambu-rambu dalam memilih pasangan: “Wanita itu dinikahi karena empat perkara; (1) karena hartanya, (2) karena kebaikan keturunan atau kedudukannya, (3) karena kecantikannya, dan (4) karena agamanya. Maka beruntunglah engkau yang memilih wanita yang beragama, karena dengan demikian itu engkau akan berbahagia” (HR Bukhari dan Muslim)

Dalam hadits yang lain, Rasulullah SAW bersabda (yang artinya): “Janganlah kamu menikahi wanita karena kecantikannya, mungkin kecantikannya itu akan menyebabkan dia sesat (membinasakannya); dan janganlah kamu menikahi wanita karena harta bendanya, mungkin hartanya itu menyebabkan ia sombong (sesat). Akan tetapi nikahilah wanita karena agamanya. Sebab, Demi Allah, perempuan budak yang hitam legam itu lebih utama apabila ia beragama (Islam)” (HR Ibnu Majah).

Berdasar rambu-rambu ini, sebuah biro jodoh yang bertanggung jawab tidak akan mengumbar identitas fisik para pesertanya dengan mudah. Visi dan misi menikah itu lebih diutamakan sebagaimana saran Rasulullah di atas.

Ketika laki-laki memilih perempuan, factor takwa adalah utama. Bukan fisik, wajah apalagi postur tubuh. Karena sesungguhnya, anugerah fisik itu adalah given alias sudah dari sononya. Manusia gak bisa memilih untuk punya hidung seindah Katie Holmes misalnya. Atau mata seindah Katherine Zeta Jones. Ya udah, apa yang ada disyukuri saja dengan memanfaatkannya di jalan Allah. Bukan untuk mengumbar maksiat.   

Ketika perempuan memilih laki-laki pun, bukan faKtor pekerjaan dan gaji yang utama. Tapi lebih ke kualitas diri yang bakal jadi calon qowwam atau pemimpin rumah tangga. Percuma juga bayaran jutaan tapi gak bisa baca Qur’an. Mobil mentereng tapi ternyata jarang shalat wajib. Aduh….biar cakep dan tajir, pria jenis ini mah buang ke laut aja.

Tujuan tak menghalalkan cara

Islam memang beda. Tujuan baik untuk mencarikan jodoh para pesertanya, tidak lantas membuat caranya selalu baik. Begitu juga dengan acara macam ini. Meskipun dibungkus dengan hadirnya ustadz cinta, tidak secara otomatis acara ini bisa dianggap sesuai dengan aturan Islam. Apalagi dengan romantic room yaitu sebuah tempat untuk berdua-duaan dalam rangka mengetahui lebih dalam tentang kepribadian pasangan masing-masing. Nah, berlipat-lipat deh maksiat yang ada.

Padahal jelas-jelas Rasulullah SAW bersabda (yang artinya):”Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah tidak melakukan khalwat dengan seorang wanita yang tidak disertai dengan mahram-nya, karena sesungguhnya yang ketiganya adalah setan.” (HR Ahmad)

Di saat ustadz cinta berbusa-busa memutarbalikkan ayat demi terlegalisasinya acara tersebut, apakah berani ia menyebut hadits ini? Apakah ia berani menyebut surat Al-Isra’ ayat 32? Oh ya, redaksional ayat tersebut terjemahannya sbb:

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.”

So, jangan sampe tujuan baik tapi caranya salah. Nggak sekadar niat yang benar, tapi caranya juga harus benar sesuai tuntunan syariat Islam. Ok?

Sadarlah!

Sekarang saatnya bagi kamu kaum perempuan dan laki-laki yang dieskploitasi kejombloan mereka untuk sadar. Apa pun dalihnya, uang adalah tuhan para penyelenggara acara itu, tak peduli harus dengan memanfaatkan perasaan orang lain. Dalam hal jodoh, perasaan jelas terlibat. Dan itu adalah komoditas yang akan memancing pemasang iklan untuk berdatangan. Uang adalah hasil akhirnya. Sangat khas kapitalisme.

Jodoh itu masalah serius, bukan main-main. Apa bisa seorang jodoh yang baik dunia akhirat didapat dari penilaian fisik selama 10 menit? Pasti factor nafsu yang banyak berperan di sana. Tata karma menundukkan pandangan pada memandang sesuatu yang haram gak berlaku sama sekali. Boro-boro bisa menundukkan pandangan, baju aja pada sengaja dibuka-buka begitu.

Seorang muslim selalu melibatkan peran serta Allah dalam setiap langkah kehidupannya, termasuk dalam hal jodoh. Shalat istikharah mustahil bin mustajab diingat dalam momen seperti ini yang penuh dengan suasana hedonis dan pamer body serta materi. Jadi bagi kamu yang mungkin terbersit keinginan untuk ikut ajang ini, pikir-pikir lagi deh. Banyak maksiat dan kemudharatan terjadi di sana. Masa iya setelah penjelasan panjang lebar ini, hati dan pikirmu tidak terketuk untuk berubah? Berubah jadi yang lebih baik, paling tidak bukan malah ikut melestarikan ajang seperti ini.

Gaungkan opini seperti ini di lingkunganmu, agar orang-orang juga ikutan sadar dan tak terlalu kesengsem sama acara sejenis. Nonton sih boleh-boleh aja tapi gak perlu sampai maniak dan ketagihan. Karena ada loh ternyata orang-orang yang gak bisa tidur kalo belum nonton Take Me Out. Walah..segitunya.

Saatnya kita buka kebobrokan kapitalisme yang sangat tidak memanusiakan manusia termasuk menjadikan komoditi ajang perjodohan yang seharusnya sacral. Sudah terlalu lama dunia ini terpuruk akibat kapitalisme ini. Jadi sekarang saatnya Islam dilirik sebagai solusi tak terkecuali dalam memilih jodoh dan ajang perjodohannya. Manusia itu punya harga diri, perasaan dan keimanan. Bukan sekedar onggokan daging yang dinilai dari tampilan luar fisik yang sifatnya sangat fana. Jadi, ayo bergerak dan berdakwah! Tetap semangat ya^_^

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Sudah 9 hari bayi Tazkia kritis terinfeksi toxoplasma. Sang ayah, Ustadz Yusron pengasuh pesantren Tahfizh Al-Qur'an Sukoharjo terbentur biaya yang sudah mencapai 31 juta rupiah...

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Tanpa didampingi ayah-bunda, ia menahan perihnya tumor ganas. Daging tumor dengan luka menganga menutupi separo wajahnya. Studi di Pesantren pun tidak sanggup ditempuhnya sampai tamat....

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Latest News
Apresiasi Kerja TNI-Polri, Fadli: Kian Jelas Kelompok Teroris dengan Semangat Separatis

Apresiasi Kerja TNI-Polri, Fadli: Kian Jelas Kelompok Teroris dengan Semangat Separatis

Senin, 20 Nov 2017 11:27

Reuni Akbar 212 Diharap Menangkan Kekuasaan Umat

Reuni Akbar 212 Diharap Menangkan Kekuasaan Umat

Senin, 20 Nov 2017 10:58

Doa Paul Pogba untuk 'Budak' Afrika di Libya; Semoga Allah di Sisimu dan Kekejaman Ini Berakhir

Doa Paul Pogba untuk 'Budak' Afrika di Libya; Semoga Allah di Sisimu dan Kekejaman Ini Berakhir

Senin, 20 Nov 2017 10:06

Pejuang Islamic State Tewaskan Seorang Komandan Senior IRGC di Al-Bukamal Suriah

Pejuang Islamic State Tewaskan Seorang Komandan Senior IRGC di Al-Bukamal Suriah

Senin, 20 Nov 2017 08:15

'The Untouchable Papah', Korupsi dan Solusi Islam Mengatasinya

'The Untouchable Papah', Korupsi dan Solusi Islam Mengatasinya

Ahad, 19 Nov 2017 22:30

300 Istri Pejuang Islamic State (IS) Menolak Pergi dari Al-Bukamal, Siap Lawan Pasukan Assad

300 Istri Pejuang Islamic State (IS) Menolak Pergi dari Al-Bukamal, Siap Lawan Pasukan Assad

Ahad, 19 Nov 2017 18:28

Mesir Buka Penyebrangan Rafah Gaza Selama 3 Hari

Mesir Buka Penyebrangan Rafah Gaza Selama 3 Hari

Sabtu, 18 Nov 2017 23:05

Laporan: Pejabat Saudi Akan Bebaskan Para Tahanan Terkenal Jika Serahkan 70 Persen Kekayaan

Laporan: Pejabat Saudi Akan Bebaskan Para Tahanan Terkenal Jika Serahkan 70 Persen Kekayaan

Sabtu, 18 Nov 2017 22:00

Baghdad Klaim Kehadiran IS Telah Berakhir di Irak

Baghdad Klaim Kehadiran IS Telah Berakhir di Irak

Sabtu, 18 Nov 2017 21:22

Rusia Kembali Veto Resolusi Senjata Kimia Suriah

Rusia Kembali Veto Resolusi Senjata Kimia Suriah

Sabtu, 18 Nov 2017 16:39

Al-Azhar dan Darul Iftaah Batasi Ulama yang Bisa Berfatwa di Televisi

Al-Azhar dan Darul Iftaah Batasi Ulama yang Bisa Berfatwa di Televisi

Sabtu, 18 Nov 2017 16:28

Kanada Desak Myanmar Laksanakan Resolusi PBB untuk Rakhine

Kanada Desak Myanmar Laksanakan Resolusi PBB untuk Rakhine

Sabtu, 18 Nov 2017 16:25

(Video) Jawaban Dubes Saudi Terkait Fatwa Mufti Saudi Hamas Teroris

(Video) Jawaban Dubes Saudi Terkait Fatwa Mufti Saudi Hamas Teroris

Sabtu, 18 Nov 2017 16:12

Diduga Jurnalis MetroTV Terlibat Rekayasa Kecelakaan Setya Novanto, Benarkah?

Diduga Jurnalis MetroTV Terlibat Rekayasa Kecelakaan Setya Novanto, Benarkah?

Sabtu, 18 Nov 2017 10:42

Perjuangan Mahasiswa Tidak Akan Pernah Mati

Perjuangan Mahasiswa Tidak Akan Pernah Mati

Sabtu, 18 Nov 2017 10:41

Apa Hubungannya Kereta Cepat Jakarta-Bandung dengan Meikarta?

Apa Hubungannya Kereta Cepat Jakarta-Bandung dengan Meikarta?

Sabtu, 18 Nov 2017 10:11

Menyoal Penyederhanaan Listrik

Menyoal Penyederhanaan Listrik

Sabtu, 18 Nov 2017 09:33

Keadilan yang Hilang

Keadilan yang Hilang

Sabtu, 18 Nov 2017 08:14

Gejala Adanya Motif Lain dari Infrastruktur, Politisi: Saya Tak Curiga Nasionalismenya Jokowi, tapi

Gejala Adanya Motif Lain dari Infrastruktur, Politisi: Saya Tak Curiga Nasionalismenya Jokowi, tapi

Sabtu, 18 Nov 2017 08:11

Ada Dugaan Motif Lain sehingga Pekerja Asing justru Bekerja di Proyek Infrastruktur

Ada Dugaan Motif Lain sehingga Pekerja Asing justru Bekerja di Proyek Infrastruktur

Jum'at, 17 Nov 2017 22:13


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X