Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.009 views

Ketika Dunia Anak Tak Lagi Menawan

Sahabat VOA-Islam...

Maraknya berbagai tayangan sinetron yang ditayangkan sebagian besar stasiun TV Indonesia, memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap perkembangan dunia anak. Terutama dalam perkembangan berpilaku anak dan daya imajinasinya.

Dulu anak saat bermain atau berimajinasi dalam memainkan suatu peran, mereka memainkan tentang keluarga, ada yang menjadi ibu, ayah, dan anak. Namun sekarang ketika mereka bermain peran, peran berubah menjadi kisah percintaan. Contoh kecil ketika saya mengawasi murid-murid saat istirahat, mereka sibuk membagi peran yang akan mereka mainkan. Peran yang mereka bagi ternyata, peran pemain sinetron yang sekarang sedang ramai menjadi tontonan, yaitu Ganteng-ganteng Serigala “GGS”. Dengan pasihnya mereka memainkan peran itu. Bahkan yang lebih miris adalah ketika anak-anak merasa bangga ketika mereka menjadi bagian dari kelompok motor yang sering nongkrong sana sini, mereka merasa keren bisa seperti sinetron favorit mereka ‘Anak Jalanan’.

Dunia anak kita kenal dengan dunia penuh canda dan tawa, dunia yang menawan bagi mereka. Tapi kini dunia mereka  tak lagi menawan. Kini kehidupan mereka penuh dengan masalah, tak beda dengan kehidupan orang dewasa. Menurut Wakapolres Depok AKBP Irwan Anwar mengatakan, berdasarkan data pada tahun 2014 kemarin sebanyak 107 anak-anak menjadi korban dan pelaku kejahatan. (sindonews.com)

Tak bisa dipungkiri pengaruh sinetron memang cukup kuat dalam menarik daya pikat orang yang menontonnya, tak terkecuali anak-anak mampu memberikan efek yang cukup besar. Namun sayang pengaruh yang besar ini,  tidak dibarengi dengan kualitas tayangan tersebut. Tayang sinetron ini lebih banyak berisi tentang kisah percintaan remaja atau perilaku menyimpang mereka. Bahkan tak sedikit juga yang menayangkan tentang kekerasan. Hal ini pun memberikanpengaruh pada perilaku anak sehari-hari.

Lantas apakah kita hanya diam saja dan membiarkan dunia anak tak lagi menawan? Tentu tidak! Kita sebagai bagian dari umat ini, memiliki kewajiban untuk memperbaiki kondisi ini. Namun perlu kita ketahui permasalahan ini sesungguhnya muncul karena kelalaian dari berbagai pihak. Misalnya dominannya tayangan yang kurang mendidik, bahkan yang berbau kekerasan muncul karena stasiun TV tak sedikit lebih mementingkan nilai jual dibandingkan edukasi. Hal ini sangat memprihatikan dengan kurangnya pengawasan dari orangtua. Bahkan kondisi ini bertambah parah, ketika pemerintah yang sejatinya sebagai pihak yang memiliki wewenang tidak memberikan perhatian yang cukup besar, yang tetap memberikan izin kepada stasiun TV yang lebih banyak menayangkan yang tidak mendidik masyarakat.

Banyaknya tayangan sinetron yang kurang mendidik, haruslah menjadi perhatian semua pihak, terutama peran orang tua dalam mengawasi anaknya. Namun, yang perlu kita ingat peran orang tua saja tidaklah cukup. Peran yang terbesar adalah pihak yang memiliki kewenangan dalam penayangan setiap tayangan TV. Siapa lagi kalau bukan pemerintah.

Pemerintah sebagai pengatur rakyatnya memiliki peran yang penting dalam menjaga generasinya. Karena mereka yang memiliki wewenang dalam menentukan setiap kebijakan dalam mengatur rakyatnya. Bagaimana mungkin generasi kita bisa berkualitas, jika pemerintah sendiri tidak memperhatikan semua itu.

Pemerintah sebagai benteng yang menjaga setiap generasinya, haruslah menerapkan aturan yang melahirkan kebijakan-kebijakan yang mampu menjaga dan melahirkan generasi yang berkualitas.

Termasuk dalam menyelesaikan permasalahan yang tengah dihadapi dunia anak saat ini. Namun untuk menyelesaikan permasalahan ini tidak hanya menyangkut pada pelaku kebijakan, tapi penyelesaian ini memerlukan adanya aturan yang mampu memberikan solusi yang mampu menjawab sampai kepada akar permasalahan ini.

Islam sebagai aturan yang datang dari sang Pencipta, memiliki jawaban akan setiap permasalahan yang ada dalam kehidupan umat manuisa. Namun aturan ini hanya bisa diterapkan ketika diterapkan dalam wadah yang lahir pula dari akidah Islam. Wadah itu tak lain adalah Khilafah ala minhaj nubuwah. Dengan diterapkan Islam dalam setiap aspek kehidupan inilah cahaya Islam dapat terlihat. Islam Rahmati lil’Alamin sesugguhnya dapat kita rasakan dalam kehidupan kita.. Wallahu’alam. [syahid/voa-islam.com]

Penulis: Sri Nurhayati, S.Pd.I

(Pengisi keputrian SMAT Krida Nusantara)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Ahad, 20 Sep 2020 06:52

Lima Langkah Islam Selamatkan Ekonomi

Lima Langkah Islam Selamatkan Ekonomi

Ahad, 20 Sep 2020 06:22

Direktur P3S Pertanyakan Keputusan Jokowi Tunjuk Luhut untun Penanganan Covid-19

Direktur P3S Pertanyakan Keputusan Jokowi Tunjuk Luhut untun Penanganan Covid-19

Sabtu, 19 Sep 2020 23:59

Para Pengkritik Harus Banyak Belajar Hukum Sehingg Tidak Asal Bicara

Para Pengkritik Harus Banyak Belajar Hukum Sehingg Tidak Asal Bicara

Sabtu, 19 Sep 2020 22:20

Ketum DDII: Usut Kelompok Penganiaya Ulama!

Ketum DDII: Usut Kelompok Penganiaya Ulama!

Sabtu, 19 Sep 2020 22:10

Mulai 1 Oktober 2020 Zoom Akan DIkenai PPN

Mulai 1 Oktober 2020 Zoom Akan DIkenai PPN

Sabtu, 19 Sep 2020 22:05

Angka Kasus Covid Masih Terus Bertambah, PDPI Ingatkan Keluarga untuk Tetap di Rumah

Angka Kasus Covid Masih Terus Bertambah, PDPI Ingatkan Keluarga untuk Tetap di Rumah

Sabtu, 19 Sep 2020 22:00

Hasil Percobaan Tes Lab Ungkap Kemampuan Bertahan Virus Covid-19

Hasil Percobaan Tes Lab Ungkap Kemampuan Bertahan Virus Covid-19

Sabtu, 19 Sep 2020 21:50

Turki Tolak Tegas Tuduhan PBB Atas Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Suriah Utara

Turki Tolak Tegas Tuduhan PBB Atas Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Suriah Utara

Sabtu, 19 Sep 2020 21:35

Terulang Lagi Penganiayaan kepada Ulama, Brigade Persis Keluarkan 5 Intruksi

Terulang Lagi Penganiayaan kepada Ulama, Brigade Persis Keluarkan 5 Intruksi

Sabtu, 19 Sep 2020 21:04

Perkuat Tali Silaturahim, Brigade Persis Jabar Laksanakan Apel Pasukan

Perkuat Tali Silaturahim, Brigade Persis Jabar Laksanakan Apel Pasukan

Sabtu, 19 Sep 2020 20:45

Israel Tutup Secara Penuh Tepi Barat dan Jalur Gaza Untuk Liburan Yahudi

Israel Tutup Secara Penuh Tepi Barat dan Jalur Gaza Untuk Liburan Yahudi

Sabtu, 19 Sep 2020 20:35

UEA Sewa 450 Tentara Bayaran Asing Untuk Lakukan Pembunuhan Tingkat Tinggi di Yaman

UEA Sewa 450 Tentara Bayaran Asing Untuk Lakukan Pembunuhan Tingkat Tinggi di Yaman

Sabtu, 19 Sep 2020 20:07

Maraknya Perceraian Kala Pandemi, Ada Apa?

Maraknya Perceraian Kala Pandemi, Ada Apa?

Sabtu, 19 Sep 2020 15:25

Pejabat Publik dan Krisis Etika Kebijakan di Tengah Pandemi Covid-19

Pejabat Publik dan Krisis Etika Kebijakan di Tengah Pandemi Covid-19

Sabtu, 19 Sep 2020 15:04

Kekuatan Ibadah Terletak Pada Hati, Bukan Fisik!

Kekuatan Ibadah Terletak Pada Hati, Bukan Fisik!

Sabtu, 19 Sep 2020 11:43

Persis Kutuk Keras dan Menuntut Usut Tuntas Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber

Persis Kutuk Keras dan Menuntut Usut Tuntas Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber

Jum'at, 18 Sep 2020 22:15

Ekspor Minyak Saudi Turun 62 Persen Pada Kuartal Kedua 2020

Ekspor Minyak Saudi Turun 62 Persen Pada Kuartal Kedua 2020

Jum'at, 18 Sep 2020 22:00

Gedung Putih Sebut 5 Negara Lagi Secara Serius Pertimbangkan Normalisasi Hubungan Dengan Israel

Gedung Putih Sebut 5 Negara Lagi Secara Serius Pertimbangkan Normalisasi Hubungan Dengan Israel

Jum'at, 18 Sep 2020 21:45

Fraksi PKS Sosialisasikan RUU Perlindungan Tokoh Agama ke Sejumlah Ormas Islam

Fraksi PKS Sosialisasikan RUU Perlindungan Tokoh Agama ke Sejumlah Ormas Islam

Jum'at, 18 Sep 2020 20:13


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X