Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.580 views

Hidup Mati Demi Bola? Ih, Nggak Banget!

Oleh: Aziz Rohman*

Apa kabar sobat voa-islam yang dirahmati Allah? Kali ini kita akan ulik sekilat info tentang sepak bola. Sepakbola seperti ditakdirkan bukan sekadar olahraga. Maka tak heran pengaruhnya pun telah merambah ke negeri-negeri kaum muslimin, tak terlepas Indonesia. Dan gemerlapnya pentas lapangan hijau di Benua Biru pun tak luput dari mata pecinta bola Indonesia.

Kamis dini hari (9/3/17) satu pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions, antara Barcelona vs Paris Saint-Germaint (PSG) tersaji di Camp Nou. Dimana Barcelona secara dramatis menang dengan skor telak 6-1.  Barca membalikkan ketertinggalan 0-4 atas PSG di leg pertama. Dan secara mengejutkan akhirnya, Barca unggul agregat 6-5 atas PSG dan berhak lolos ke babak perempat final Liga Champions tahun ini. Berita ini sangat heboh di kalangan pecinta bola.

Bicara suporter, sobat pasti pernah tahu kan gimana aksi-aksi suporter sepakbola dalam mendukung klub atau timnas pujaannya? Mereka bela-belain datang ke stadion jika klub pujaannya bertanding. Ada yang memang bayar masuk ke stadion untuk nonton, nggak sedikit juga yang cuma ngeramein jalanan aja karena nggak punya ongkos untuk beli tiket pertandingan. Para suporter ini nyaris memiliki semua atribut klub kebanggaannya: kaos, slayer, stiker, bendera, dan sejenisnya. Selain itu, mereka ada yang rela mati demi membela klub pujaannya dan juga rela melakukan kerusakan dalam melampiaskan kegembiraan (apalagi kekecewaan).

Sepakbola seperti ditakdirkan bukan sekadar olahraga. Di Jerman dan Perancis sepakbola adalah kebanggaan teritorial dan pesta. Kalo di Inggris lain lagi, sepakbola adalah ritual dan hiburan. Tak heran kalo di Old Trafford, stadion klub berjuluk Setan Merah, Manchester United sering dibentangkan spanduk dalam ukuran raksasa: Manchester United is My Religion, Old Trafford is My Church. Mungkin ritualnya di stadion karena agamanya adalah MU. Ckckckck…

Fakta suporter fanatik inilah, yang sebagian besar menganggap sepak bola sebagai ‘agama’, dimanfaatkan para pebisnis untuk mengeruk keuntungan. Pikir aja, tuh merchandise berupa kaos, slayer, gantungan kunci, mug, dan jenis lainnya pasti dijual kepada kepada para fansnya—itu artinya, keuntungan buat pemilik klub. Itu yang resmi lho (maksudnya dijual khusus oleh klub sepak bola yang bersangkutan). Kalo yang ‘liar’ pasti jumlahnya lebih banyak lagi, di pasar-pasar tradisional di negeri kita juga udah banyak kok. *mungkin ada di antara kita yang malah jualan juga hehehe…

Gaes, kalo mau teliti, sebenarnya logo-logo klub sepak bola di Inggris, Italia dan juga Spanyol dan beberapa negara lainnya (termasuk di jersey timnas mereka) banyak yang ‘memodifikasi’ lambang Salib. Lihat deh Juventus, AC Milan, Barcelona dan Real Madrid. Empat klub itu sengaja saya tulis karena selain mudah untuk dilihat (karena agak mencolok) juga karena cukup terkenal di dunia. Meski belakangan, Real Madrid dan Barcelona rela menghapus lambang Salib demi fulus. Ujungnya  bisnis juga. Dibentuk (logonya) demi duit, dihapus juga demi duit. Mungkin niatan awalnya sepak bola jadi ajang show of force yang ada hubungannya dengan agama tertentu, khususnya Nasrani. Tetapi lama kelamaan klub juga butuh duit dan akhirnya berlabuh pada bisnis.

Nah, ngomongin soal Real Madrid yang menghapus lambang Salib pada logo klub di bagian atasnya (mahkota) ternyata tujuannya adalah untuk mendapatkan kontrak yang nilai fulusnya gede banget. Berdasarkan catatan Republika.co.id  (2 Juni 2012), Real Madrid membuat kebijakan kontroversial dengan menghapus tanda salib pada logo klub pada April 2012. Langkah tersebut membuat Los Blancos mendapat proyek besar di Timur Tengah dengan diberi izin untuk membangun resor olahraga di Uni Emirat Arab senilai 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp 9,5 triliun. Hehehe mungkin para petinggi klub berpikir: “maafih fulus mamfus” (nggak ada duit koit), maka berlombalah mengeruk duit sebanyak-banyaknya.

Kalo Real Madrid baru April kemarin menghapus tanda salib pada logo klub, ternyata Barcelona udah sejak 2007 silam. Barcelona, melakukannya pada tahun tersebut, ketika investor Qatar Foundation menyatakan ingin bergabung dengan Blaugrana. Kesepakatan terjadi pada akhir 2010, ketika Barcelona mengumumkan telah menandatangani kontrak lima tahun bersama sponsor yang berasal dari Kota Doha tersebut. Nilai kontrak sebesar 150 juta euro alias Rp 1,76 triliun dari tahun 2011 sampai 2016. Kesepakatan kedua pihak adalah terkait pemasangan sponsor di jersey klub dengan catatan El Barca setuju menghilangkan satu palang di emblemnya agar tidak terlihat seperti salib.

So, dengan demikian, bagi penggila sepak bola, yakni para suporter sepak bola, sepak bola adalah ideologi, sepak bola adalah politik, sepak bola adalah penyaluran harapannya, bahkan bisa jadi sepak bola juga adalah agama mereka. Tetapi bagi pemain, karyawan klub dan terutama pemilik klub, sepak bola adalah bisnis yang tentu saja hubungannya ama dekat dengan fulus bin duit. Ibaratnya mereka berteriak, “Barang siapa yang mencintai klub sepak bola, maka harus diwujudkan melalui dukungan di stadion dengan cara membeli karcis, mengoleksi merchandise dan menjadikan sepak bola sebagai jalan hidupnya.” Waduh!

...bagi penggila sepak bola, yakni para suporter sepak bola, sepak bola adalah ideologi, sepak bola adalah politik, sepak bola adalah penyaluran harapannya, bahkan bisa jadi sepak bola juga adalah agama mereka...

Gaes, jika dalam sepakbola saja banyak orang rela menjadi pendukung setianya, maka seharusnya dalam Islam kita bisa menjadi bukan hanya pendukung tapi pembela dan pejuangnya. Perbedaan dukung mendukungnya hanya pada ideologi. Kalo para suporter sepakbola mungkin ada yang sekadar ikut-ikutan, ada yang memang menjadikan sepakbola sebagai muara emosi kesukuan dan kelompoknya, ada yang sebagai jalan hidup dan politik, maka para suporter Islam seharusnya menjadikan Islam sebagai pilihan hidup. Islam sebagai ideologi yang wajib diperjuangkan dan ditegakkan dalam kehidupan individu, masyarakat, dan juga negara.

Saya dan kawan-kawan yang ngelola pengajian suka sedih banget ketika melihat banyak teman kita yang sampe bela-belain memenuhi stadion untuk mendukung klub pujaannya bertanding, sementara untuk memenuhi masjid dalam pengajian mereka nggak mau meski udah kita kasih undangan khusus. Miris deh.

Nggak abis pikir juga banyak kaum muslimin yang pelit ngeluarin zakat, infak dan shadaqah atau apapun yang berkaitan dengan kebaikan dalam Islam. Tetapi mereka jor-joran bin royal dalam membelanjakan uangnya untuk sepakbola: beli kaos, merchandise, tiket stadion dan lain-lain. Aneh yang punya bapak ajaib alias aneh bin ajaib.

Kalo suporter sepakbola banyak yang mengerahkan tenaga dan pikirannya serta kreativitasnya dalam mendukung tim-tim kebanggaannya, tentu sebagai mukmin sejati seharusnya kita lebih hebat lagi dalam menyumbangkan tenaga, pikiran, dan memunculkan kreativitas untuk kemajuan Islam di berbagai bidang: pendidikan, dakwah, sosial, budaya, teknologi dan sebagainya. Inilah seharusnya yang membuat kaum muslimin berbeda dengan umat lainnya. Kaum muslimin lebih merindukan kehidupan akhirat ketimbang hiasan dunia yang sifatnya fana.

Soal ibadah juga seharusnya seorang muslim pejuang Islam lebih memilih memperbanyaknya. Jangan sampe kalah dengan para bolamania. Kita patut menyayangkan energi yang digeber tanpa lelah oleh mereka yang gila bola. Demi melihat  aksi tim kesayangannya bertanding, tak bisa ke stadion maka di televisi pun tak jadi soal. Meski waktu mainnya di sini dinihari nggak jadi masalah. Shalat tahajud? Ah, mungkin mereka sudah lupa. Aneh ya? Padahal kekuatan Islam seharusnya lebih menggerakkan untuk beramal baik sebanyak mungkin. Ironi memang.

Catet Bro, ngapain sih kudu bela-belain klub sepak bola sampe lupa diri dan lupa ideologi kita sendiri, yakni Ideologi Islam. Cukuplah kalo pun mau nonton, ya nonton aja di rumah via layar kaca. Itu pun seperlunya aja, jangan memaksakan diri hingga begadang, apalagi sampe ikutan taruhan atau bahkan menjadikan sepak bola sebagai agama kedua kita. Hadeh, itu sih namanya lebay. Nggak banget!

Semoga kita tetap menjadikan Islam sebagai jalan hidup kita. Bukan yang lain. Islam sebagai ideologi kita. Cukuplah sepakbola sebagai hiburan, itupun jangan berlebihan dan sekadar ditonton pertandingannya di televisi saja. Kalo mau main dengan kawan-kawan, mainlah seperlunya saja bukan sebagai profesi atau maniak. Sebab, yang layak dijadikan jalan hidup hanyalah Islam. Pasti itu! (riafariana/voa-islam.com)

*Tim Kreatif di Soeara Pemoeda

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Mukena Bordir Mewah Harga Murah

Sambut Ramadhan dengan mukena bordir berkualitas, nyaman, adem dan harga terjangkau. Reseller welcome!
http://mukenariri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Infaq Dakwah Center

Mari Salurkan Zakat Urgent kepada Keluarga Muallaf, Mujahidin dan Yatim Syuhada

Mari Salurkan Zakat Urgent kepada Keluarga Muallaf, Mujahidin dan Yatim Syuhada

Sempurnakan amaliah Ramadhan dengan menunaikan kewajiban Zakat. IDC siap menerima zakat fitrah untuk disalurkan dalam bentuk beras kepada keluarga mujahidin di berbagai daerah....

ZAKAT CERDAS: Cara Cerdas Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

ZAKAT CERDAS: Cara Cerdas Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Ramadhan Berbagi Bersama Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan Berbagi Bersama Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan bulan berkah dan sedekah. Mari dukung program Ramadhan Berbagi: buka puasa bersama, santunan keluarga syuhada dan mujahidin asir dengan anggaran 15 juta rupiah....

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Infakkan Saja Jadi Berkah dan Bernilai

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Infakkan Saja Jadi Berkah dan Bernilai

Barang apapun yang tidak berguna lagi bagi Anda, bisa jadi sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi orang lain. Mari infakkan barang tak terpakai, agar menjadi sangat bernilai dunia akhirat....

Kaki Anak Shalih ini Patah Tertabrak Motor Saat Berjalan Menuju Masjid, Butuh Biaya Operasi 13 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Kaki Anak Shalih ini Patah Tertabrak Motor Saat Berjalan Menuju Masjid, Butuh Biaya Operasi 13 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Sudah 8 hari Muhamad Zulzan (5,5 th) terkapar di pembaringan. Kedua tulang kakinya patah tertabrak sepeda motor saat hendak ke masjid. Butuh biaya operasi 13 juta rupiah. Ayo Bantu.!!!...

Latest News
Kejahatan Kebencian Anti Muslim Meningkat Pasca Serangan Manchester

Kejahatan Kebencian Anti Muslim Meningkat Pasca Serangan Manchester

Jum'at, 23 Jun 2017 16:51

Menteri Austria Tolak Adanya Taman Kanak-kanak Islam

Menteri Austria Tolak Adanya Taman Kanak-kanak Islam

Jum'at, 23 Jun 2017 16:48

Pasukan Keamanan Myamar Kembali Tewaskan Warga Muslim Rohingya

Pasukan Keamanan Myamar Kembali Tewaskan Warga Muslim Rohingya

Jum'at, 23 Jun 2017 16:38

Uni Eropa Sepakat Perpanjang Sanksi Terhadap Rusia

Uni Eropa Sepakat Perpanjang Sanksi Terhadap Rusia

Jum'at, 23 Jun 2017 16:25

Uni Eropa Sepakat Perpanjang Sanksi Terhadap Rusia

Uni Eropa Sepakat Perpanjang Sanksi Terhadap Rusia

Jum'at, 23 Jun 2017 16:25

Qatar Diberi Waktu 10 Hari untuk Penuhi Tuntutan Negara Arab

Qatar Diberi Waktu 10 Hari untuk Penuhi Tuntutan Negara Arab

Jum'at, 23 Jun 2017 16:16

Empat Negara Arab Ajukan 13 Tuntutan ke Qatar Termasuk Penutupan TV Aljazeera

Empat Negara Arab Ajukan 13 Tuntutan ke Qatar Termasuk Penutupan TV Aljazeera

Jum'at, 23 Jun 2017 16:12

Cahaya Pintu Langit (2)

Cahaya Pintu Langit (2)

Jum'at, 23 Jun 2017 16:01

Pakistan Kecam Serangan Pesawat Tak Berawak AS di Tanahnya

Pakistan Kecam Serangan Pesawat Tak Berawak AS di Tanahnya

Jum'at, 23 Jun 2017 15:16

Sambut Idul Fitri 1438 H, Dewan Pimpinan MUI Keluarkan Sejumlah Taushiyah

Sambut Idul Fitri 1438 H, Dewan Pimpinan MUI Keluarkan Sejumlah Taushiyah

Jum'at, 23 Jun 2017 14:18

Komisi Fatwa MUI: Takbiran Itu Syiar Islam, Aparat Harus Dukung

Komisi Fatwa MUI: Takbiran Itu Syiar Islam, Aparat Harus Dukung

Jum'at, 23 Jun 2017 14:05

Gelombang Kedua Tentara Turki Tiba di Qatar

Gelombang Kedua Tentara Turki Tiba di Qatar

Jum'at, 23 Jun 2017 14:00

Inilah Tempat Para Ketua PP Muhammadiyah Khutbah Idul Fitri

Inilah Tempat Para Ketua PP Muhammadiyah Khutbah Idul Fitri

Jum'at, 23 Jun 2017 13:32

Ada Dugaan Menteri Berpikir Radikal Sekuler, Jokowi Dihimbau Waspada

Ada Dugaan Menteri Berpikir Radikal Sekuler, Jokowi Dihimbau Waspada

Jum'at, 23 Jun 2017 12:31

Atas Tindakan Siapa Ahok Ditempatkan di Mako Brimob, bukan di Lapas?

Atas Tindakan Siapa Ahok Ditempatkan di Mako Brimob, bukan di Lapas?

Jum'at, 23 Jun 2017 11:31

Soal Angket, Pakar: Tidak Ada Satupun yang Dapat Halangi UU & Lima Prinsip KPK

Soal Angket, Pakar: Tidak Ada Satupun yang Dapat Halangi UU & Lima Prinsip KPK

Jum'at, 23 Jun 2017 10:31

Doa untuk Orang yang Menyerahkan Zakat

Doa untuk Orang yang Menyerahkan Zakat

Jum'at, 23 Jun 2017 10:13

Di Mako Brimob, Tahanan Bisa

Di Mako Brimob, Tahanan Bisa "Menghilang"

Jum'at, 23 Jun 2017 09:31

KH Muhammad Al Khaththath Diharapkan Bebas Hari Ini Selepas Shalat Jumat

KH Muhammad Al Khaththath Diharapkan Bebas Hari Ini Selepas Shalat Jumat

Jum'at, 23 Jun 2017 08:45

Selain Dinilai Melanggar Hukum, Ini sebab Lainnya Ahok harus Ditempatkan di Lapas

Selain Dinilai Melanggar Hukum, Ini sebab Lainnya Ahok harus Ditempatkan di Lapas

Jum'at, 23 Jun 2017 08:31


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X