Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.223 views

Literatur: Kontribusi Perjuangan Pemuda Muslim Untuk Peradaban Islam

Oleh: Amalidatul Ilmi

(Ketua Lembaga Dakwah Kampus Al-Mustanir UIN Sunan Ampel Surabaya)

Perjuangan pemuda muslim dapat ditunjukkan melalui berbagai macam cara. Sebagai muslim tentunya cara yang digunakan tidaklah sembarangan, namun harus tetap dalam koridor syari’at Islam.

Kembali kita menengok pada sejarah kebangkitan Islam diraih oleh tangan-tangan para pemuda yang aktif berkontribusi untuk mendedikasikan hidupnya demi Islam. Ketekukan mereka dalam menuntut ilmu selalu mendorongnya untuk menyebar luaskan ilmunya kepada umat.

Salah satu cara yang dilakukan oleh para pemuda muslim dalam membangkitkan umat adalah melalui literatur. Islam mewajibkan sorang muslim harus produktif. Seperti hadits Rasulullah SAW “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat diantara manusia yang lainnya.”

Telah ada suatu masa ketika buku dinilai dengan emas. Harga buku tersebut dibayarkan oleh Negara dengan seberat buku yang ditulis. Kemudian dipasarkan dengan cuma-cuma atau harga minimal sekadar mengganti ongkos cetak buku. Sedangkan penulisnya tidak lagi menerima bayaran dari penerbit atau royalti.

Hal ini terjadi pada masa Khalifah Al-Makmun yang memberikan emas kepada Hunain bin Ishak seberat kitab-kitab yang ia salin ke bahasa Arab. Semua orang berhak bahkan wajib menyebarkan buku-buku tersebut ketika isinya adalah kebaikan dan untuk kemuliaan kaum muslimin. Setiap orang berhak menggandakan dengan cara apapun.

 

Pemuda Islam Berkarya

Tidak ada penulis maupun penerbit yang merasa dirugikan karena konsumen menggandakan tanpa izin. Justru malah sebaliknya, mereka akan sangat mendorong setiap orang untuk sama-sama saling membantu menyebarkan, memproduksi buku dan isinya tersebut. Karena ini merupakan salah satu bentuk dakwah menyebarkan Islam ke seluruh penjuru dunia.

Tidak akan ada pula orang yang berteriak-teriak menuntut ganti rugi karena bukunya digandakan tanpa izin. Alasannya adalah hak cipta, padahal intinya ia berteriak karena dirugikan secara materi. Hal ini sangat biasa dan sering kita jumpai saat ini pada sistem Kapitalisme. Karena saat ini memang segala sesuatu selalu dinilai secara materi.

Meskipun hak cipta selalu didengungkan dalam sistem ini, nasib pengarang tetap juga sama saja tidak ada perhatian dan perlindungan yang lebih kepada mereka. Hanya segelintir pengarang yang karyanya best seller saja yang hidup layak. Itupun juga terlepas dari tanggungan pajak ini dan itu (m.voa-islam.com).

Berbeda dengan sistem Islam yang sangat menghargai ilmu pengetahuan. Kaya tidaknya seorang ilmuan tidak bergantung pada laku tidaknya karya tersebut di pasaran. Namun, pemimpin dalam hal ini Khalifah telah memberi imbalan lebih dari cukup kepada penulis, pengarang, penerjemah dan ilmuan demi agar mereka dapat hidup layak.

Apabila kehidupan terjamin maka konsentrasi dan dedikasi bisa lebih fokus untuk mengembangkan ilmu pengetahuan demi kemajuan Islam dan kaum muslim. Maka tak heran apabila saat itu kekhilafahan Islam menjadi pusat ilmu pengetahuan dan teknologi mengalahkan peradaban yang lainnya pada zaman itu.

Dibandingkan dengan zaman saat ini, penulis, penerjemah dan ilmuwan bernasib terbalik. Karena sistem yang ada jauh lebih menghargai kemolekan tubuh daripada ilmu pengetahuan. Profesi menjadi selebritis penghibur layar kaca jauh lebih dihargai mahal daripada mereka yang memeras keringat demi kemajuan bangsa. Pemuda saat ini pun juga sedikit yang menaruh perhatiannya kepada literatur.

Sayangnya masa keemasan yang ada kala itu kemudian meredup dan digantikan oleh masa keemasan bangsa barat, yaitu bangsa Eropa, yang membuat literatur dan fasilitas dikuasai mereka. Sehingga karya dan penemuan muslim menjadi tidak banyak diketahui.

Hal ini terjadi karena kaum muslim dan para pemuda mulai enggan melahirkan karya dan hanya memilih sebagai penikmat hasil para ilmuwan yang ada (4Muda.com).

Ibnu Khaldun dalam kitabnya Muqoddimah memaparkan suatu teori yang dikemudian hari dikenal sebagai teori siklus.

Teori ini berbicara tentang gambaran kualitas generasi dalam setiap peradaban yang mengalami putaran tahapan mulai dari generasi perintis, generasi pembangun, generasi penjaga tradisi, generasi penikmat dan terakhir generasi perusak.

Generasi Perintis adalah generasi yang memiliki semangat juang tinggi, pantang menyerah, cerdas, dan berkomitmen besar dalam membangun peradabannya.

Generasi Pembangun adalah generasi yang masih mewarisi semangat dan ruh perjuangan pendahulu mereka. Biasanya pada masa merekalah sebuah peradaban akan mencapai puncak kemajuannya.

Generasi penjaga tradisi adalah generasi yang semangat untuk mengembangkan sebuah peradaban sudah tidak seperti para pendahulunya, walaupun masih terbilang eksis. Di mulai dari sinilah sebuah peradaban menjadi stagnan, tidak lagi berkembang, namun masih memiliki eksistensi kewibawaan.

Generasi penikmat adalah generasi yang hanya menikmati apa yang sudah di beli oleh para leluhurnya dengan keringat dan darah. Maka, kezaliman dan ketidakadilan mulai tampak dimana-mana.

Terakhir generasi penghancur, yakni generasi yang melakukan apa saja yang mereka sukai tanpa mempedulikan nasib negara. Jika suatu bangsa sudah sampai pada generasi kelima ini, maka keruntuhan negara sebagai sunnatullah sudah di ambang pintu. Menurut Ibnu Khaldun proses putaran ini berlangsung sekitar satu abad (Muqoddimah Terj.: 207-211).

Pada akhirnya dunia hanya mengenal para penemu barat beserta kesuksesannya sehingga para kaum muslim sendiri tidak begitu mengetahui bahwa ilmuwan muslim pernah menjadi yang terdepan di muka bumi ini.

Wahai Pemuda Muslim ketahuilah bahwa musuh-musuh Islam semakin gencar menggerus potensi pemuda muslim untuk semakin menjahui nilai-nilai Islam. Mereka tidak henti-hentinya membuat makar dan mencoba menghancurkan Islam dengan membajak potensi pemuda muslim.

Kita pemuda muslim sebagai pelopor perubahan hakiki untuk peradaban Islam. Islam membutuhkan tangan-tangan kita untuk menolong dan memperjuangkannya agar aturan islam dapat diterapkan kembali ditengah-tengah umat sebagai rahmatan lil ‘alamin.

Produktivitas pemuda muslim hendaknya dipersembahkan untuk Islam dan perjuangan dakwahnya. Bukan untuk nilai-nilai lain yang justru bertentangan dengan Islam. Apalagi sekedar membuang waktu, membunuh masa muda dengan hura-hura.

Tak perlu ragu mengembangkan potensi muliamu melalui literatur. Karena darimu akan lahir karya-karya pemuda muslim yang peduli dengan peradaban dan umat ini. Berkaryalah wahai pemuda muslim, hiasi perjuangan ini dengan kreativitas, cita rasa dan vitalitasmu. Kalianlah wahai Pemuda Muslim Pelopor Perubahan Hakiki. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Sekujur Tubuh Khubaib Melepuh Tersiram Air Panas Saat Ayah dan Ibunya Shalat. Ayo Bantu.!!

Sekujur Tubuh Khubaib Melepuh Tersiram Air Panas Saat Ayah dan Ibunya Shalat. Ayo Bantu.!!

Bocah ini tersiram air teh mendidih hingga 50 persen tubuhnya melepuh. Selama 6 hari ia hanya dirawat di rumah hingga lukanya membusuk....

Bantuan 3,5 Juta Rupiah Diserahkan, Balita Hidrosefalus Mulai Jalani Pengobatan. Ayo Bantu.!!!

Bantuan 3,5 Juta Rupiah Diserahkan, Balita Hidrosefalus Mulai Jalani Pengobatan. Ayo Bantu.!!!

Amanah donasi 3,5 juta rupiah sudah disalurkan untuk biaya pengobatan Sofia. Balita malang ini bisa melanjutkan pengobatan hydrocephalus, tapi masih butuh bantuan pengobatan rutin...

Bantuan Biaya Persalinan Sudah Diserahkan,  Istri Mujahid Aktivis Nahi Munkar Pulang ke Rumah

Bantuan Biaya Persalinan Sudah Diserahkan, Istri Mujahid Aktivis Nahi Munkar Pulang ke Rumah

Sepekan usai operasi persalinan caesar, Ummi Keysan dan bayinya membaik dan diizinkan pulang meninggalkan rumah sakit. Amanah bantuan dari donatur IDC telah diserahkan. ...

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa meninggal setelah dirawat intensif 13 hari. Semoga Allah membalas para donatur dengan keberkahan, rezeki melimpah, mensucikan jiwa, menolak bencana, dan melapangkan jalan ke surga....

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

Barang apapun yang tidak berguna lagi bagi Anda, bisa jadi sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi orang lain. Mari infakkan barang tak terpakai, agar menjadi sangat bernilai dunia akhirat....

Latest News
Bom Pinggir Jalan Al-Shabaab Tewaskan 8 Tentara Puntland Somalia

Bom Pinggir Jalan Al-Shabaab Tewaskan 8 Tentara Puntland Somalia

Ahad, 23 Apr 2017 21:45

Pemuda dan Masa Depan Negara

Pemuda dan Masa Depan Negara

Ahad, 23 Apr 2017 21:40

Setengah Juta Diprediksi Turun ke Jalan Peringati May Day

Setengah Juta Diprediksi Turun ke Jalan Peringati May Day

Ahad, 23 Apr 2017 21:33

19 April, Momentum Kebangkitan Umat Islam di Indonesia

19 April, Momentum Kebangkitan Umat Islam di Indonesia

Ahad, 23 Apr 2017 20:44

Tuntutan JPU ke Ahok Disebut Din Bentuk Keberpihakan Pemerintah

Tuntutan JPU ke Ahok Disebut Din Bentuk Keberpihakan Pemerintah

Ahad, 23 Apr 2017 19:33

Anies Sebut Pilgub Seperti Pertandingan Tinju

Anies Sebut Pilgub Seperti Pertandingan Tinju

Ahad, 23 Apr 2017 12:59

Tak Sesuai Visi Membahagiakan Warga, Sandiaga akan Jual Saham Bir Pemprov DKI Jakarta

Tak Sesuai Visi Membahagiakan Warga, Sandiaga akan Jual Saham Bir Pemprov DKI Jakarta

Ahad, 23 Apr 2017 08:21

Israel Tuduh Staf Senior Badan PBB di Gaza Terpilih Jadi Anggota Biro Politik Hamas

Israel Tuduh Staf Senior Badan PBB di Gaza Terpilih Jadi Anggota Biro Politik Hamas

Ahad, 23 Apr 2017 07:30

DPU DT Kembali Berangkatkan Umroh Marbot Masjid

DPU DT Kembali Berangkatkan Umroh Marbot Masjid

Ahad, 23 Apr 2017 07:04

Terjadi Diskriminasi Penegakan Hukum terhadap Umat Islam, TPM Temui Kompolnas

Terjadi Diskriminasi Penegakan Hukum terhadap Umat Islam, TPM Temui Kompolnas

Ahad, 23 Apr 2017 06:00

Kartini dan Letsy Detmar, Percakapan Pemantik Cita-cita Perempuan Indonesia (Bagian 2)

Kartini dan Letsy Detmar, Percakapan Pemantik Cita-cita Perempuan Indonesia (Bagian 2)

Sabtu, 22 Apr 2017 23:23

Tawarkan Konsep Syariah Islam & Khilafah,  Bukti Cinta Kepada Indonesia

Tawarkan Konsep Syariah Islam & Khilafah, Bukti Cinta Kepada Indonesia

Sabtu, 22 Apr 2017 21:22

Sebelum Bersyahadat, Dokter Ini Intens Nonton Video Zakir Naik di Youtube

Sebelum Bersyahadat, Dokter Ini Intens Nonton Video Zakir Naik di Youtube

Sabtu, 22 Apr 2017 20:25

HTS Bantah IKut Terlibat Pembebasan Pemburu Qatar yang Disandera Milisi Syi'ah Irak

HTS Bantah IKut Terlibat Pembebasan Pemburu Qatar yang Disandera Milisi Syi'ah Irak

Sabtu, 22 Apr 2017 20:15

Hadirilah! Deklarasi dan Pengukuhan Pengurus ANNAS Sulteng Raya

Hadirilah! Deklarasi dan Pengukuhan Pengurus ANNAS Sulteng Raya

Sabtu, 22 Apr 2017 19:54

Remaja Israel-AS Ditangkap Karena Buat Ratusan Ancaman Bom ke Pusat Komunitas Yahudi

Remaja Israel-AS Ditangkap Karena Buat Ratusan Ancaman Bom ke Pusat Komunitas Yahudi

Sabtu, 22 Apr 2017 19:15

140 Tentara Afghanistan Tewas dalam Serangan Taliban di Markas Korps ke-209

140 Tentara Afghanistan Tewas dalam Serangan Taliban di Markas Korps ke-209

Sabtu, 22 Apr 2017 17:15

Launching HKBN 2017 Tumbuhkan Sikap Siap Siaga Bencana

Launching HKBN 2017 Tumbuhkan Sikap Siap Siaga Bencana

Sabtu, 22 Apr 2017 15:57

Tuntutan JPU Belum Pernah Ada Indonesia, Ahok Berpontensi Kuat Bebas Dakwaan

Tuntutan JPU Belum Pernah Ada Indonesia, Ahok Berpontensi Kuat Bebas Dakwaan

Sabtu, 22 Apr 2017 15:27

Tuntutan ke Ahok, Mantan Anggota DPR: JPU Amatir dan Curang

Tuntutan ke Ahok, Mantan Anggota DPR: JPU Amatir dan Curang

Sabtu, 22 Apr 2017 12:27


Must Read!
X