Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.683 views

Literatur: Kontribusi Perjuangan Pemuda Muslim Untuk Peradaban Islam

Oleh: Amalidatul Ilmi

(Ketua Lembaga Dakwah Kampus Al-Mustanir UIN Sunan Ampel Surabaya)

Perjuangan pemuda muslim dapat ditunjukkan melalui berbagai macam cara. Sebagai muslim tentunya cara yang digunakan tidaklah sembarangan, namun harus tetap dalam koridor syari’at Islam.

Kembali kita menengok pada sejarah kebangkitan Islam diraih oleh tangan-tangan para pemuda yang aktif berkontribusi untuk mendedikasikan hidupnya demi Islam. Ketekukan mereka dalam menuntut ilmu selalu mendorongnya untuk menyebar luaskan ilmunya kepada umat.

Salah satu cara yang dilakukan oleh para pemuda muslim dalam membangkitkan umat adalah melalui literatur. Islam mewajibkan sorang muslim harus produktif. Seperti hadits Rasulullah SAW “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat diantara manusia yang lainnya.”

Telah ada suatu masa ketika buku dinilai dengan emas. Harga buku tersebut dibayarkan oleh Negara dengan seberat buku yang ditulis. Kemudian dipasarkan dengan cuma-cuma atau harga minimal sekadar mengganti ongkos cetak buku. Sedangkan penulisnya tidak lagi menerima bayaran dari penerbit atau royalti.

Hal ini terjadi pada masa Khalifah Al-Makmun yang memberikan emas kepada Hunain bin Ishak seberat kitab-kitab yang ia salin ke bahasa Arab. Semua orang berhak bahkan wajib menyebarkan buku-buku tersebut ketika isinya adalah kebaikan dan untuk kemuliaan kaum muslimin. Setiap orang berhak menggandakan dengan cara apapun.

 

Pemuda Islam Berkarya

Tidak ada penulis maupun penerbit yang merasa dirugikan karena konsumen menggandakan tanpa izin. Justru malah sebaliknya, mereka akan sangat mendorong setiap orang untuk sama-sama saling membantu menyebarkan, memproduksi buku dan isinya tersebut. Karena ini merupakan salah satu bentuk dakwah menyebarkan Islam ke seluruh penjuru dunia.

Tidak akan ada pula orang yang berteriak-teriak menuntut ganti rugi karena bukunya digandakan tanpa izin. Alasannya adalah hak cipta, padahal intinya ia berteriak karena dirugikan secara materi. Hal ini sangat biasa dan sering kita jumpai saat ini pada sistem Kapitalisme. Karena saat ini memang segala sesuatu selalu dinilai secara materi.

Meskipun hak cipta selalu didengungkan dalam sistem ini, nasib pengarang tetap juga sama saja tidak ada perhatian dan perlindungan yang lebih kepada mereka. Hanya segelintir pengarang yang karyanya best seller saja yang hidup layak. Itupun juga terlepas dari tanggungan pajak ini dan itu (m.voa-islam.com).

Berbeda dengan sistem Islam yang sangat menghargai ilmu pengetahuan. Kaya tidaknya seorang ilmuan tidak bergantung pada laku tidaknya karya tersebut di pasaran. Namun, pemimpin dalam hal ini Khalifah telah memberi imbalan lebih dari cukup kepada penulis, pengarang, penerjemah dan ilmuan demi agar mereka dapat hidup layak.

Apabila kehidupan terjamin maka konsentrasi dan dedikasi bisa lebih fokus untuk mengembangkan ilmu pengetahuan demi kemajuan Islam dan kaum muslim. Maka tak heran apabila saat itu kekhilafahan Islam menjadi pusat ilmu pengetahuan dan teknologi mengalahkan peradaban yang lainnya pada zaman itu.

Dibandingkan dengan zaman saat ini, penulis, penerjemah dan ilmuwan bernasib terbalik. Karena sistem yang ada jauh lebih menghargai kemolekan tubuh daripada ilmu pengetahuan. Profesi menjadi selebritis penghibur layar kaca jauh lebih dihargai mahal daripada mereka yang memeras keringat demi kemajuan bangsa. Pemuda saat ini pun juga sedikit yang menaruh perhatiannya kepada literatur.

Sayangnya masa keemasan yang ada kala itu kemudian meredup dan digantikan oleh masa keemasan bangsa barat, yaitu bangsa Eropa, yang membuat literatur dan fasilitas dikuasai mereka. Sehingga karya dan penemuan muslim menjadi tidak banyak diketahui.

Hal ini terjadi karena kaum muslim dan para pemuda mulai enggan melahirkan karya dan hanya memilih sebagai penikmat hasil para ilmuwan yang ada (4Muda.com).

Ibnu Khaldun dalam kitabnya Muqoddimah memaparkan suatu teori yang dikemudian hari dikenal sebagai teori siklus.

Teori ini berbicara tentang gambaran kualitas generasi dalam setiap peradaban yang mengalami putaran tahapan mulai dari generasi perintis, generasi pembangun, generasi penjaga tradisi, generasi penikmat dan terakhir generasi perusak.

Generasi Perintis adalah generasi yang memiliki semangat juang tinggi, pantang menyerah, cerdas, dan berkomitmen besar dalam membangun peradabannya.

Generasi Pembangun adalah generasi yang masih mewarisi semangat dan ruh perjuangan pendahulu mereka. Biasanya pada masa merekalah sebuah peradaban akan mencapai puncak kemajuannya.

Generasi penjaga tradisi adalah generasi yang semangat untuk mengembangkan sebuah peradaban sudah tidak seperti para pendahulunya, walaupun masih terbilang eksis. Di mulai dari sinilah sebuah peradaban menjadi stagnan, tidak lagi berkembang, namun masih memiliki eksistensi kewibawaan.

Generasi penikmat adalah generasi yang hanya menikmati apa yang sudah di beli oleh para leluhurnya dengan keringat dan darah. Maka, kezaliman dan ketidakadilan mulai tampak dimana-mana.

Terakhir generasi penghancur, yakni generasi yang melakukan apa saja yang mereka sukai tanpa mempedulikan nasib negara. Jika suatu bangsa sudah sampai pada generasi kelima ini, maka keruntuhan negara sebagai sunnatullah sudah di ambang pintu. Menurut Ibnu Khaldun proses putaran ini berlangsung sekitar satu abad (Muqoddimah Terj.: 207-211).

Pada akhirnya dunia hanya mengenal para penemu barat beserta kesuksesannya sehingga para kaum muslim sendiri tidak begitu mengetahui bahwa ilmuwan muslim pernah menjadi yang terdepan di muka bumi ini.

Wahai Pemuda Muslim ketahuilah bahwa musuh-musuh Islam semakin gencar menggerus potensi pemuda muslim untuk semakin menjahui nilai-nilai Islam. Mereka tidak henti-hentinya membuat makar dan mencoba menghancurkan Islam dengan membajak potensi pemuda muslim.

Kita pemuda muslim sebagai pelopor perubahan hakiki untuk peradaban Islam. Islam membutuhkan tangan-tangan kita untuk menolong dan memperjuangkannya agar aturan islam dapat diterapkan kembali ditengah-tengah umat sebagai rahmatan lil ‘alamin.

Produktivitas pemuda muslim hendaknya dipersembahkan untuk Islam dan perjuangan dakwahnya. Bukan untuk nilai-nilai lain yang justru bertentangan dengan Islam. Apalagi sekedar membuang waktu, membunuh masa muda dengan hura-hura.

Tak perlu ragu mengembangkan potensi muliamu melalui literatur. Karena darimu akan lahir karya-karya pemuda muslim yang peduli dengan peradaban dan umat ini. Berkaryalah wahai pemuda muslim, hiasi perjuangan ini dengan kreativitas, cita rasa dan vitalitasmu. Kalianlah wahai Pemuda Muslim Pelopor Perubahan Hakiki. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Tanpa didampingi ayah-bunda, ia menahan perihnya tumor ganas. Daging tumor dengan luka menganga menutupi separo wajahnya. Studi di Pesantren pun tidak sanggup ditempuhnya sampai tamat....

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Sepeninggal sang ayah setelah masuk Islam, enam anak berstatus muallaf yatim ini hidup prihatin serba kekurangan. Ayo bantu modal usaha dan beasiswa untuk masa depan Islam...

Latest News
582.000 Pengungsi Rohingya Tiba di Bangladesh Sejak Akhir Agustus

582.000 Pengungsi Rohingya Tiba di Bangladesh Sejak Akhir Agustus

Selasa, 17 Oct 2017 20:35

50 Tewas 200 Lebih Terluka dalam Serangan Terkoordinasi Taliban pada Pasukan Polisi Afghanistan

50 Tewas 200 Lebih Terluka dalam Serangan Terkoordinasi Taliban pada Pasukan Polisi Afghanistan

Selasa, 17 Oct 2017 20:15

Tuduh Anies Rasis? Politisi: Nalarnya Hendardi harus Diperiksa

Tuduh Anies Rasis? Politisi: Nalarnya Hendardi harus Diperiksa

Selasa, 17 Oct 2017 19:09

Indra J. Piliang ke Ketua SETARA Institut: Banyak-banyak Membaca daripada Gemar Pelintir

Indra J. Piliang ke Ketua SETARA Institut: Banyak-banyak Membaca daripada Gemar Pelintir

Selasa, 17 Oct 2017 17:09

Shalat Lima Waktu dengan Sekali Wudhu', Bolehkah?

Shalat Lima Waktu dengan Sekali Wudhu', Bolehkah?

Selasa, 17 Oct 2017 17:06

Kuliah & Penempatan Kerja Dengan 8 Kelebihan di PNJ CBD Campus

Kuliah & Penempatan Kerja Dengan 8 Kelebihan di PNJ CBD Campus

Selasa, 17 Oct 2017 15:43

Dua Kekuatan Besar dan Tidak Dapat Diremehkan yang akan Dihadapi Anies-Sandi Hentikan Reklamasi

Dua Kekuatan Besar dan Tidak Dapat Diremehkan yang akan Dihadapi Anies-Sandi Hentikan Reklamasi

Selasa, 17 Oct 2017 15:09

[VIDEO] VITAPLAS: Efek mirip Viagra, Herbal Stamina Pria ini diburu

[VIDEO] VITAPLAS: Efek mirip Viagra, Herbal Stamina Pria ini diburu

Selasa, 17 Oct 2017 14:50

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Selasa, 17 Oct 2017 14:27

Kelompok Loyalis Islamic State Serukan Orang-orang Bergabung dalam Jihad di Kongo

Kelompok Loyalis Islamic State Serukan Orang-orang Bergabung dalam Jihad di Kongo

Selasa, 17 Oct 2017 14:00

200 Video Anak Islami: Tajwid, Quran 30 Juz, Doa Hingga Kisah Para Nabi

200 Video Anak Islami: Tajwid, Quran 30 Juz, Doa Hingga Kisah Para Nabi

Selasa, 17 Oct 2017 13:10

Aturan Lama Ini Buat Janji Anies-Sandi akan Lambat Terealisasi

Aturan Lama Ini Buat Janji Anies-Sandi akan Lambat Terealisasi

Selasa, 17 Oct 2017 13:09

Ini 10 kelebihan CHANNEL TV ISLAM, Bagai Ilmu Surga Di Rumah Kita

Ini 10 kelebihan CHANNEL TV ISLAM, Bagai Ilmu Surga Di Rumah Kita

Selasa, 17 Oct 2017 13:03

Kuliah di PNJ CBD Campus, Mahasiswa Siap Bisnis START UP

Kuliah di PNJ CBD Campus, Mahasiswa Siap Bisnis START UP

Selasa, 17 Oct 2017 13:01

Butuh Logo Keren? Bayar Seikhlasnya Khusus Bisnis UKM Muslim

Butuh Logo Keren? Bayar Seikhlasnya Khusus Bisnis UKM Muslim

Selasa, 17 Oct 2017 12:39

Ramuan Profesor ini Mengobati HIV dan 16 Penyakit Kronis Lain

Ramuan Profesor ini Mengobati HIV dan 16 Penyakit Kronis Lain

Selasa, 17 Oct 2017 11:23

Bangun DKI, Anies-Sandi lebih Butuh Kritik dan Saran daripada Puja-Puji

Bangun DKI, Anies-Sandi lebih Butuh Kritik dan Saran daripada Puja-Puji

Selasa, 17 Oct 2017 11:09

Pemukim Ilegal Yahudi Curi Hasil Panen Zaitun Warga Palestina di Tepi Barat

Pemukim Ilegal Yahudi Curi Hasil Panen Zaitun Warga Palestina di Tepi Barat

Selasa, 17 Oct 2017 11:00

Untuk Islam Lebih Berkualitas, Tinggalkan Aktifitas yang Tak Berguna!

Untuk Islam Lebih Berkualitas, Tinggalkan Aktifitas yang Tak Berguna!

Selasa, 17 Oct 2017 10:45

Erick Yusuf: Anies-Sandi Milik Umat bukan Partai

Erick Yusuf: Anies-Sandi Milik Umat bukan Partai

Selasa, 17 Oct 2017 10:00


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X