Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.760 views

Membangun Sistem Pendidikan Cemerlang di Era Milenial

Oleh: Rospala Hanisah Yukti Sari

(Mahasiswi Pascasarjana Pendidikan Matematika UNY)

Dunia pendidikan merupakan tonggak bagi sebuah peradaban. Peran pendidikan dalam membangun generasi yang unggul dan berkualitas dengan bekal ilmu dan takwa sangat diperlukan dalam membangun peradaban yang gemilang.

Untuk mencapai hal tersebut, diperlukan suatu sinergi dalam institusi sekolah, masyarakat dan negara.

Sinergi yang dimaksud yaitu dengan bersama-sama mendidik siswa atau anak untuk mencapai insan yang cerdas dan mulia. Salah satu institusi yang berperan dalam mencapai tujuan tersebut adalah sekolah.

Sekolah memiliki fungsi dalam penguasaan IPTEK dan membentuk kepribadian Islam. Dengan demikian, aktivitas pembelajaran diarahkan untuk mencapai hak tersebut. Aktivitas pembelajaran hendaknya dalam suasana kondusif.

Dalam arti interaksi antara guru dan siswa diharapkan dapat saling menghormati satu sama lain serta memahami hak dan kewajiban masing-masing. Namun faktanya, baru-baru ini telah terjadi tindakan candaan yang berlebihan antara guru dengan murid di Kendal, Jawa Tengah (TribunJateng, 2018).

Kejadian tersebut bermula dari reaksi dari guru atas candaan siswa, yang berujung kepada tindakan candaan yang cukup berlebihan sehingga terkesan guru “bertengkar” dengan siswa. Seharusnya, kejadian ini tidak terjadi, mengingat seharusnya guru bersikap lebih tegas kepada siswa yang melakukan tindakan yang kurang sopan terhadap guru.

Kejadian ini telah terjadi berulang kali. Semestinya hal ini menjadi perhatian dari umat, praktisi maupun penguasa untuk berupaya mencegah terulang kembali. Selain itu, penerapan sistem pendidikan berbasis kapitalis dengan prinsip 4 kebebasan (perilaku, pendapat, beragama dan kepemilikan) inilah menjadi biang keladi dalam menciptakan kondisi pendidikan yang sekuler-hedonis. Sistem kapitalisme yang berlandaskan kepada akidah sekulerisme telah memisahkan agama dari kehidupan.

Akibatnya, pelajaran agama dan akhlak diajarkan di sekolah hanya sekedar ilmu, bukan untuk dipraktikkan ataupun dijalankan. Akibatnya, Perilaku antara siswa maupun guru sulit untuk dikontrol, sehingga sangat rentan membuat “pertengkaran” diantara mereka.

Selain itu, lemahnya sistem pendidikan juga disebabkan karena lemahnya 4 pilar yaitu disfungsi keluarga, kontrol masyarakat, pendidikan kapitalistik dan penguasa yang abai.

Pertama, lemahnya fungsi keluarga, dimana terjadi disfungsi dari masing-masing anggota keluarga. Dalam sistem kapitalis ini, yang dihimpit oleh kesulitan ekonomi, telah membuat terjadinya disfungsi keluarga. Orang tua disibukkan dengan mencari nafkah, sehingga minim dalam memberikan waktu, kasih sayang, perhatian, pendidikan akhlak dan ilmu agama.

Kedua, lemahnya kontrol masyarakat yaitu lemahnya aktivitas amar ma’ruf nahi mungkar karena adanya sikap individualis dan hedonis. Ketidakpedulian mulai dialami masyarakat. Masyarakat cenderung menggunjingkan pelaku maksiat daripada menasihatinya. Alhasil, generasi muda terabaikan dan masyarakat diam terhadap kemaksiatan.

Ketiga, pendidikan kapitalistik yang memandang pendidikan dari segi materi akhirnya membentuk peserta didik yang cerdas dalam IPTEK namun minim kepribadian. Kurikulum disusun untuk memenuhi kebutuhan pasar, sehingga hanya mengutamakan aspek pengetahuan dan keterampilan.

Keempat, penguasa yang abai terhadap perilaku generasi membuat peserta didik berbuat sesukanya. Serta membiarkan nilai-nilai barat meracuni pemikiran anak-anak dan membiarkan sistem kapitalis diterapkan.

Dalam islam, guru memiliki kedudukan yang sangat tinggi dan mulia di sisi Allah SWT. Kemuliaannya disebabkan karena ilmu yang dikaruniakan oleh Allah SWT dapat menjadi perantara manusia yang lain untuk mendapatkan kebaikan di dunia dan di akhirat. Selain itu, guru tidak hanya mendidik dari segi penguasaan IPTEK saja, namun juga mendidik muridnya agar cerdas secara spiritual yakni memiliki kepribadian Islam.

Dalam sistem pendidikan Islam, landasan yang utama adalah akidah. Akidah islam berkonsekuensi atas ketaatan kepada syariat Islam. Hal ini berarti tujuan, pelaksanaan dan evaluasi pelaksanaan kurikulum harus terkoneksi dengan keta’atan pada syariat Islam.

Kurikulum yang diterapkan kepada peserta didik yatu ada 3 hal yakni kepribadian Islam, penguasaan tsaqofah Islam dan penguasaan IPTEK. Selain itu, untuk mendapatkan output pendidikan yang optimal, maka pendidikan tidak hanya berfokus pada institusi pendidikan saja semisal perguruan tinggi atau sekolah.

Tetapi juga integrsi seluruh unsur pembentuk sistem pendidikan yang unggul yaitu sinergi antara keluarga, masyarakat dan sekolah yang mengajarkan kepribadian islam, tsaqofah islam dan IPTEK.

Dengan demikian, akan tujuan pendidikan seperti membentuk generasi yang cerdas dalam IPTEK, berkepribadian islam, berakhlak mulia dan berjiwa pemimpin. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Pembangunan rumah korban banjir Tasikmalaya ini masih butuh dana 14 juta rupiah untuk. Rumah ini sangat dibutuhkan warga sekitar untuk menimba ilmu agama, ibadah, aqidah, tajwid, tahfizh, akhlaq...

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

Di dalam harta kita terdapat hak orang lain, maka wajib hukumnya bagi umat Islam untuk mengeluarkan zakat. Di dalam zakat itu ada senyum masa depan fakir miskin yatim dan dhuafa....

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas, Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Diterjang banjir bandang, rumah sekaligus markas pengajian Ustadz Wahyudin roboh. Taklim diliburkan, puluhan santri berduka. Dibutuhkan dana Rp 60 juta untuk membangunnya dengan tembok permanen....

Latest News
Virus Islamophobia di Balik Stigma Radikal

Virus Islamophobia di Balik Stigma Radikal

Kamis, 13 Dec 2018 22:08

Pasukan Penjajah Israel Tankap Bocah Palestina Berusia 6 Tahun di Hebron

Pasukan Penjajah Israel Tankap Bocah Palestina Berusia 6 Tahun di Hebron

Kamis, 13 Dec 2018 21:16

2019, Siapa Yang Menang?

2019, Siapa Yang Menang?

Kamis, 13 Dec 2018 19:42

21 Tahanan Islamic State Melarikan Diri dari Penjara di Irak Utara

21 Tahanan Islamic State Melarikan Diri dari Penjara di Irak Utara

Kamis, 13 Dec 2018 17:15

Doa Khusus Hari Jum'at ini Boleh Diamalkan?

Doa Khusus Hari Jum'at ini Boleh Diamalkan?

Kamis, 13 Dec 2018 17:06

Bom 212, Teror Terhadap Elektabilitas Jokowi

Bom 212, Teror Terhadap Elektabilitas Jokowi

Kamis, 13 Dec 2018 16:05

Saat BlackPink Dibela, Petisi Peduli Generasi Dihina

Saat BlackPink Dibela, Petisi Peduli Generasi Dihina

Kamis, 13 Dec 2018 14:02

Erdogan: Turki Akan Luncurkan Operasi Militer Terhadap YPG di Suriah dalam Beberapa Hari

Erdogan: Turki Akan Luncurkan Operasi Militer Terhadap YPG di Suriah dalam Beberapa Hari

Kamis, 13 Dec 2018 12:00

Setara Institute Sebut Jakarta Kota Intoleran, Fahira: Mungkin Karena Kasus Penodaan Agama Ahok

Setara Institute Sebut Jakarta Kota Intoleran, Fahira: Mungkin Karena Kasus Penodaan Agama Ahok

Kamis, 13 Dec 2018 11:40

[VIDEO] BPJPH Tak Berfungsi, Pemerintah Didesak Tugaskan MUI Urus Halal

[VIDEO] BPJPH Tak Berfungsi, Pemerintah Didesak Tugaskan MUI Urus Halal

Kamis, 13 Dec 2018 11:28

Targetkan Ribuan Pengunjung Wahdah Islamiyah Gelar Ummat Fest 2018

Targetkan Ribuan Pengunjung Wahdah Islamiyah Gelar Ummat Fest 2018

Kamis, 13 Dec 2018 11:05

Interpol Hapus Nama Syaikh Yusuf Al-Qaradawi dari Daftar Buronan

Interpol Hapus Nama Syaikh Yusuf Al-Qaradawi dari Daftar Buronan

Kamis, 13 Dec 2018 11:00

Sukamta: Pemerintah Cina Harus Hormati Keyakinan Warga Muslim Uyghur

Sukamta: Pemerintah Cina Harus Hormati Keyakinan Warga Muslim Uyghur

Kamis, 13 Dec 2018 10:52

Setelah Tolak Perda Syariah, Kini PSI Tolak Praktik Poligami

Setelah Tolak Perda Syariah, Kini PSI Tolak Praktik Poligami

Kamis, 13 Dec 2018 10:44

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Kamis, 13 Dec 2018 09:57

Kenapa e-KTP Kelebihan Cetak? Ada Penggelembungan Data?

Kenapa e-KTP Kelebihan Cetak? Ada Penggelembungan Data?

Rabu, 12 Dec 2018 22:31

Berkali-kali Kasus Tercecernya e-KTP

Berkali-kali Kasus Tercecernya e-KTP

Rabu, 12 Dec 2018 21:31

31 Juta DPT, Politisi: Pemilu 2019 Terduga tidak Jujur

31 Juta DPT, Politisi: Pemilu 2019 Terduga tidak Jujur

Rabu, 12 Dec 2018 20:31

Seorang Pengacara di Mesir Ditangkap Karena Kenakan 'Rompi Kuning' yang Dilarang

Seorang Pengacara di Mesir Ditangkap Karena Kenakan 'Rompi Kuning' yang Dilarang

Rabu, 12 Dec 2018 19:00

Pemberontak Syi'ah Houtsi dan Pemerintah Yaman Setujui Pertukaran 15.000 Lebih Tahanan

Pemberontak Syi'ah Houtsi dan Pemerintah Yaman Setujui Pertukaran 15.000 Lebih Tahanan

Rabu, 12 Dec 2018 18:15


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X