Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.358 views

Pembalut untuk Nge-fly, Situ Remaja Sehat?

Oleh : Miranda Anugrah Usman* 

‘Tren mabuk menggunakan air rebusan pembalut‘. Ya, itulah salah satu judul artikel yang sempat menghebohkan warga net beberapa hari yang lalu. Bagaimana tidak, judul besar artikel tersebut sudah menggambarkan dengan jelas kondisi remaja bangsa saat ini.  

Mengerikannya, tren mabuk menggunakan air rebusan pembalut ini ternyata tak hanya terjadi di Jawa Tengah. Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN), Inspektur Jenderal Arman Depari, menyatakan bahwa pihaknya juga menemukan tren ini terjadi di sejumlah daerah lain yaitu Jawa Barat bahkan di Ibu Kota Jakarta. Berdasarkan keterangan Arman, para remaja ini diduga menggunakan air rebusan pembalut sebagai pengganti narkoba. Efek ketergantungan dan kecanduan lah yang membuat para remaja yang berusia kisaran 13-16 tahun ini nekat menggunakan air rebusan pembalut wanita sebagai alat untuk ngefly dengan harga yang murah (Wowkeren.com 8 nov 2018).

Masih dikutip dari sumber yang sama, Psikolog Fakultas Psikologi Unika Soegijapranata, Indra Dwi Purnomo, menjelaskan mengenai efek mengerikan dari tren ini. Banyak remaja yang akhirnya berhenti pada percobaan kedua karena merasakan efek seram yang tidak bisa mereka definisikan itu (7/11).

Kontribusi Sistem Sekuler Pada Kerusakan Remaja

Kenakalan remaja tentu sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekuler yang telah memberikan kebebasan kepada para remaja sehingga mereka dapat mengakses apapun yang ingin mereka ketahui.

Sifat penasaran dan selalu ingin mencoba hal baru sudah sangat melekat pada diri seorang remaja sebagai suatu fitrah yang memang harus disalurkan. Akan tetapi bila sifat penasaran ini terjadi tanpa adanya bimbingan orang tua dan pengawasan dari negara, maka tinggal tunggu waktu saja. Rusaknya remaja saat ini akan lebih parah di masa yang akan datang.

Negara sekuler/bebas telah melahirkan para remaja yang bersifat bebas pula. Mereka sangat jauh dari nilai-nilai agama. Bagaimana tidak, fokus negara hanya disalurkan pada infrastuktur,perekonomian global dan lain-lain dengan menafikkan hal-hal internal negara. Walaupun memang tidak dapat kita pungkiri bahwa hal-hal tersebut memang penting tetapi seharusnya diimbangi dengan urusan internal masyarakat.

Tak terlihatnya keterlibatan penuh pemerintah dalam menangani kasus ini sontak saja membuat kecewa beberapa pihak. Padahal seharusnya jika saja Negara mau turut andil dengan sempurna dalam memberantas kasus rusaknya mental generasi ini, tentu saja semua akan mudah dilakukan.

Cara Islam Menyelamatkan Generasi Muda

Di dalam sistem Islam, penanganan kenakalan remaja tak dilakukan hanya pada saat kasus telah terjadi, melainkan dilakukan di awal atau dengan cara pencegahan.

Penanaman nilai-nilai akidah Islam akan membuat seorang hamba tak terkecuali para remaja menyalurkan rasa penasaran tersenbut ke dalam kegiatan yang positif. Sehingga ketakwaan inilah yang menjadi tameng agar remaja takut melakukan maksiat.

Penanaman akidah dan keimanan yang kuat inilah yang seharusnya ditanamkan kepada diri seorang anak dimulai dari lingkungan keluarga, mengingat bahwa lingkungan keluargalah benteng utama pelindung anak. Sehingga peran Orang Tua dan keluarga merupakan faktor yang sangat penting dalam penanganan rusaknya generasi saaat ini.

Lalu bagaimana bila ternyata lingkungan keluarga yang ada justru menjadi sumber rusaknya para generasi tersebut? Banyak survei telah dilakukan yang menunjukkan bahwa ternyata para remaja yang melakukan kenakalan tersebut berasal dari keluarga Brokenhome. Sehingga mereka mencari kesenangan lain di luar sana yang tentunya tanpa pengawasan orang dewasa.

Maka dari itu, di sinilah peran Negara yang seharusnya mengajak, mengayomi dan memberikan edukasi kepada para Orang Tua agar dapat mendidik anaknya sesuai dengan akidah Islam. Sehingga para remaja tersebut akan merasa nyaman bersama dengan Orang Tua maupun keluarganya yang tentunya dekat dengan sentuhan Islam.

Selain itu, dakwah merupakan salah satu ujung tombak yang dapat menghentikan laju kenakalan remaja saat ini. Dengan sering menasehati kawan, kita menyampaikan amar ma’ruf nahi mun’kar di tengah-tengah ummat, Cara ini bisa menjadi salah satu cara jitu untuk berdakah. Islam mengajarkan agar kita selalu saling menasehati dalam kebaikan, mengajak dalam kebenaran dan menyeru pada ketaatan. Apabila seluruh ummat manusia saling menasehati maka akan menurun dengan sendirinya angka kenakalan remaja.

Ingat, Rasulullah Saw. Pernah bersabda, "Barang siapa yang melihat kemungkaran, maka cegahlah dengan tanganmu. Apabila belum bisa, maka cegahlah dengan mulutmu, apabila belum bisa, cegahlah dengan hatimu, dan mencegah kemungkaran dengan hati adalah pertanda selemah-lemahnya iman.”

Sejarah pergolakan dakwah Islam di dunia juga mencatat bahwa pemuda memegang peranan penting. Dalam Al-qur’an sangat banyak kisah heroik tentang pemuda. Pada masa nabi Muhammad Saw misalnya, ada Ali Bin Abi Thalib yang umurnya masih 8 tahun. Beliau mempunyai kecerdasan dan kepiawaian dalam menyusun strategi perang serta menjadi khilafah pada usia muda. Ada Saad Bin Abi Waqqash yang menjadi panglima perang dan menundukkan Persia pada usia 17 tahun. Jangan lupa nama Muhammad Al-Fatih yang mampu menaklukkan Konstantinopel pada usia 24 tahun. Serta masih banyak pemuda-pemuda pada masa kejayaan Islam yang banyak menorehkan prestasi luar biasa.

Walhasil, berbicara persoalan generasi muda bukanlah pencapaian dari sisi akademis namun miskin ruh Islam. Islam adalah agama yang sempurna yang di dalamnya terdapat mualajat musykilat (pemecahan problematika) termasuk membina generasi muda agar sesuai dengan aturan Allah SWT. Wallahu’alam bi ash-shawab. (rf/voa-islam.com)

*Penulis adalah Mahasiswi Universitas Haluoleo.

Ilustrasi: jawapos

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
Menangkan Prabowo-Sandi, Ulama Resmikan Posko Koppasandi

Menangkan Prabowo-Sandi, Ulama Resmikan Posko Koppasandi

Rabu, 20 Feb 2019 08:20

Bak Kacang Lupa Kulitnya, Kampanye Jokowi di Pilgub DKI Dibiayai dari Keuntungan Lahan Prabowo

Bak Kacang Lupa Kulitnya, Kampanye Jokowi di Pilgub DKI Dibiayai dari Keuntungan Lahan Prabowo

Rabu, 20 Feb 2019 08:00

Pejabat Eropa Tolak Seruan Trump untuk Pulangkan Jihadis Asing yang Ditangkap di Suriah

Pejabat Eropa Tolak Seruan Trump untuk Pulangkan Jihadis Asing yang Ditangkap di Suriah

Selasa, 19 Feb 2019 22:05

Benarkah Presiden Jokowi Seperti Umar Bin Khattab?

Benarkah Presiden Jokowi Seperti Umar Bin Khattab?

Selasa, 19 Feb 2019 20:00

India Tuduh Badan Intelijen Pakistan Terlibat Serangan Bom Mematikan di Khasmir

India Tuduh Badan Intelijen Pakistan Terlibat Serangan Bom Mematikan di Khasmir

Selasa, 19 Feb 2019 18:15

Perdana Menteri Imran Khan: Pakistan Siap Membalas Jika Diserang India

Perdana Menteri Imran Khan: Pakistan Siap Membalas Jika Diserang India

Selasa, 19 Feb 2019 17:45

Tak ingin Pasar Dikuasai Asing, Pemuda Sukses Ini Disebut Sandi

Tak ingin Pasar Dikuasai Asing, Pemuda Sukses Ini Disebut Sandi

Selasa, 19 Feb 2019 16:41

Hacker Retas Perusahaan dan Badan Pemerintah AS Setelah Amerika Mundur dari Perjanjian Nuklir

Hacker Retas Perusahaan dan Badan Pemerintah AS Setelah Amerika Mundur dari Perjanjian Nuklir

Selasa, 19 Feb 2019 14:45

Kritisi Greenpeace Indonesia ke Capres 2019

Kritisi Greenpeace Indonesia ke Capres 2019

Selasa, 19 Feb 2019 14:41

Pilih Capres Berkualitas dengan Penilaian Konsep Membangun Negara

Pilih Capres Berkualitas dengan Penilaian Konsep Membangun Negara

Selasa, 19 Feb 2019 12:41

Tagar #JokowiBohongLagi Menggema di Jagad Twitter

Tagar #JokowiBohongLagi Menggema di Jagad Twitter

Selasa, 19 Feb 2019 11:53

Mahasiswi Hindu Pun Tolak RUU PKS

Mahasiswi Hindu Pun Tolak RUU PKS

Selasa, 19 Feb 2019 09:59

Banyak Sebut Data Tak Akurat Saat Debat, Jokowi Diminta untuk Klarifikasi

Banyak Sebut Data Tak Akurat Saat Debat, Jokowi Diminta untuk Klarifikasi

Selasa, 19 Feb 2019 09:39

Prabowo Nasionalis dan Patriot

Prabowo Nasionalis dan Patriot

Senin, 18 Feb 2019 20:51

Cara Sederhana 6 Langkah Mendidik Adab Anak

Cara Sederhana 6 Langkah Mendidik Adab Anak

Senin, 18 Feb 2019 20:35

Pizza Diva Halal Hadir 4 Rasa baru, Raih Rp. 20 Jutaan/bulan

Pizza Diva Halal Hadir 4 Rasa baru, Raih Rp. 20 Jutaan/bulan

Senin, 18 Feb 2019 19:10

Tiap Hari Ikuti Praktek Quranic Quantum Healing bersama Abi Khadijah

Tiap Hari Ikuti Praktek Quranic Quantum Healing bersama Abi Khadijah

Senin, 18 Feb 2019 18:54

Sandi Memastikan Ini jika Terpilih

Sandi Memastikan Ini jika Terpilih

Senin, 18 Feb 2019 18:51

Pakistan Tarik Pulang Dubesnya dari India di Tengah Meningkatnya Ketegangan Atas Kashmir

Pakistan Tarik Pulang Dubesnya dari India di Tengah Meningkatnya Ketegangan Atas Kashmir

Senin, 18 Feb 2019 18:05

Masya Allah, Ini 10 Manfaat Ajaib 'Quranic Quantum Healing', Tanpa Obat, Operasi, Jin dan Dukun!

Masya Allah, Ini 10 Manfaat Ajaib 'Quranic Quantum Healing', Tanpa Obat, Operasi, Jin dan Dukun!

Senin, 18 Feb 2019 18:03


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X