Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.544 views

Pembalut untuk Nge-fly, Situ Remaja Sehat?

Oleh : Miranda Anugrah Usman* 

‘Tren mabuk menggunakan air rebusan pembalut‘. Ya, itulah salah satu judul artikel yang sempat menghebohkan warga net beberapa hari yang lalu. Bagaimana tidak, judul besar artikel tersebut sudah menggambarkan dengan jelas kondisi remaja bangsa saat ini.  

Mengerikannya, tren mabuk menggunakan air rebusan pembalut ini ternyata tak hanya terjadi di Jawa Tengah. Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN), Inspektur Jenderal Arman Depari, menyatakan bahwa pihaknya juga menemukan tren ini terjadi di sejumlah daerah lain yaitu Jawa Barat bahkan di Ibu Kota Jakarta. Berdasarkan keterangan Arman, para remaja ini diduga menggunakan air rebusan pembalut sebagai pengganti narkoba. Efek ketergantungan dan kecanduan lah yang membuat para remaja yang berusia kisaran 13-16 tahun ini nekat menggunakan air rebusan pembalut wanita sebagai alat untuk ngefly dengan harga yang murah (Wowkeren.com 8 nov 2018).

Masih dikutip dari sumber yang sama, Psikolog Fakultas Psikologi Unika Soegijapranata, Indra Dwi Purnomo, menjelaskan mengenai efek mengerikan dari tren ini. Banyak remaja yang akhirnya berhenti pada percobaan kedua karena merasakan efek seram yang tidak bisa mereka definisikan itu (7/11).

Kontribusi Sistem Sekuler Pada Kerusakan Remaja

Kenakalan remaja tentu sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekuler yang telah memberikan kebebasan kepada para remaja sehingga mereka dapat mengakses apapun yang ingin mereka ketahui.

Sifat penasaran dan selalu ingin mencoba hal baru sudah sangat melekat pada diri seorang remaja sebagai suatu fitrah yang memang harus disalurkan. Akan tetapi bila sifat penasaran ini terjadi tanpa adanya bimbingan orang tua dan pengawasan dari negara, maka tinggal tunggu waktu saja. Rusaknya remaja saat ini akan lebih parah di masa yang akan datang.

Negara sekuler/bebas telah melahirkan para remaja yang bersifat bebas pula. Mereka sangat jauh dari nilai-nilai agama. Bagaimana tidak, fokus negara hanya disalurkan pada infrastuktur,perekonomian global dan lain-lain dengan menafikkan hal-hal internal negara. Walaupun memang tidak dapat kita pungkiri bahwa hal-hal tersebut memang penting tetapi seharusnya diimbangi dengan urusan internal masyarakat.

Tak terlihatnya keterlibatan penuh pemerintah dalam menangani kasus ini sontak saja membuat kecewa beberapa pihak. Padahal seharusnya jika saja Negara mau turut andil dengan sempurna dalam memberantas kasus rusaknya mental generasi ini, tentu saja semua akan mudah dilakukan.

Cara Islam Menyelamatkan Generasi Muda

Di dalam sistem Islam, penanganan kenakalan remaja tak dilakukan hanya pada saat kasus telah terjadi, melainkan dilakukan di awal atau dengan cara pencegahan.

Penanaman nilai-nilai akidah Islam akan membuat seorang hamba tak terkecuali para remaja menyalurkan rasa penasaran tersenbut ke dalam kegiatan yang positif. Sehingga ketakwaan inilah yang menjadi tameng agar remaja takut melakukan maksiat.

Penanaman akidah dan keimanan yang kuat inilah yang seharusnya ditanamkan kepada diri seorang anak dimulai dari lingkungan keluarga, mengingat bahwa lingkungan keluargalah benteng utama pelindung anak. Sehingga peran Orang Tua dan keluarga merupakan faktor yang sangat penting dalam penanganan rusaknya generasi saaat ini.

Lalu bagaimana bila ternyata lingkungan keluarga yang ada justru menjadi sumber rusaknya para generasi tersebut? Banyak survei telah dilakukan yang menunjukkan bahwa ternyata para remaja yang melakukan kenakalan tersebut berasal dari keluarga Brokenhome. Sehingga mereka mencari kesenangan lain di luar sana yang tentunya tanpa pengawasan orang dewasa.

Maka dari itu, di sinilah peran Negara yang seharusnya mengajak, mengayomi dan memberikan edukasi kepada para Orang Tua agar dapat mendidik anaknya sesuai dengan akidah Islam. Sehingga para remaja tersebut akan merasa nyaman bersama dengan Orang Tua maupun keluarganya yang tentunya dekat dengan sentuhan Islam.

Selain itu, dakwah merupakan salah satu ujung tombak yang dapat menghentikan laju kenakalan remaja saat ini. Dengan sering menasehati kawan, kita menyampaikan amar ma’ruf nahi mun’kar di tengah-tengah ummat, Cara ini bisa menjadi salah satu cara jitu untuk berdakah. Islam mengajarkan agar kita selalu saling menasehati dalam kebaikan, mengajak dalam kebenaran dan menyeru pada ketaatan. Apabila seluruh ummat manusia saling menasehati maka akan menurun dengan sendirinya angka kenakalan remaja.

Ingat, Rasulullah Saw. Pernah bersabda, "Barang siapa yang melihat kemungkaran, maka cegahlah dengan tanganmu. Apabila belum bisa, maka cegahlah dengan mulutmu, apabila belum bisa, cegahlah dengan hatimu, dan mencegah kemungkaran dengan hati adalah pertanda selemah-lemahnya iman.”

Sejarah pergolakan dakwah Islam di dunia juga mencatat bahwa pemuda memegang peranan penting. Dalam Al-qur’an sangat banyak kisah heroik tentang pemuda. Pada masa nabi Muhammad Saw misalnya, ada Ali Bin Abi Thalib yang umurnya masih 8 tahun. Beliau mempunyai kecerdasan dan kepiawaian dalam menyusun strategi perang serta menjadi khilafah pada usia muda. Ada Saad Bin Abi Waqqash yang menjadi panglima perang dan menundukkan Persia pada usia 17 tahun. Jangan lupa nama Muhammad Al-Fatih yang mampu menaklukkan Konstantinopel pada usia 24 tahun. Serta masih banyak pemuda-pemuda pada masa kejayaan Islam yang banyak menorehkan prestasi luar biasa.

Walhasil, berbicara persoalan generasi muda bukanlah pencapaian dari sisi akademis namun miskin ruh Islam. Islam adalah agama yang sempurna yang di dalamnya terdapat mualajat musykilat (pemecahan problematika) termasuk membina generasi muda agar sesuai dengan aturan Allah SWT. Wallahu’alam bi ash-shawab. (rf/voa-islam.com)

*Penulis adalah Mahasiswi Universitas Haluoleo.

Ilustrasi: jawapos

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Pembangunan rumah korban banjir Tasikmalaya ini masih butuh dana 14 juta rupiah untuk. Rumah ini sangat dibutuhkan warga sekitar untuk menimba ilmu agama, ibadah, aqidah, tajwid, tahfizh, akhlaq...

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

Di dalam harta kita terdapat hak orang lain, maka wajib hukumnya bagi umat Islam untuk mengeluarkan zakat. Di dalam zakat itu ada senyum masa depan fakir miskin yatim dan dhuafa....

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas, Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Diterjang banjir bandang, rumah sekaligus markas pengajian Ustadz Wahyudin roboh. Taklim diliburkan, puluhan santri berduka. Dibutuhkan dana Rp 60 juta untuk membangunnya dengan tembok permanen....

Latest News
Virus Islamophobia di Balik Stigma Radikal

Virus Islamophobia di Balik Stigma Radikal

Kamis, 13 Dec 2018 22:08

Pasukan Penjajah Israel Tankap Bocah Palestina Berusia 6 Tahun di Hebron

Pasukan Penjajah Israel Tankap Bocah Palestina Berusia 6 Tahun di Hebron

Kamis, 13 Dec 2018 21:16

2019, Siapa Yang Menang?

2019, Siapa Yang Menang?

Kamis, 13 Dec 2018 19:42

21 Tahanan Islamic State Melarikan Diri dari Penjara di Irak Utara

21 Tahanan Islamic State Melarikan Diri dari Penjara di Irak Utara

Kamis, 13 Dec 2018 17:15

Doa Khusus Hari Jum'at ini Boleh Diamalkan?

Doa Khusus Hari Jum'at ini Boleh Diamalkan?

Kamis, 13 Dec 2018 17:06

Bom 212, Teror Terhadap Elektabilitas Jokowi

Bom 212, Teror Terhadap Elektabilitas Jokowi

Kamis, 13 Dec 2018 16:05

Saat BlackPink Dibela, Petisi Peduli Generasi Dihina

Saat BlackPink Dibela, Petisi Peduli Generasi Dihina

Kamis, 13 Dec 2018 14:02

Erdogan: Turki Akan Luncurkan Operasi Militer Terhadap YPG di Suriah dalam Beberapa Hari

Erdogan: Turki Akan Luncurkan Operasi Militer Terhadap YPG di Suriah dalam Beberapa Hari

Kamis, 13 Dec 2018 12:00

Setara Institute Sebut Jakarta Kota Intoleran, Fahira: Mungkin Karena Kasus Penodaan Agama Ahok

Setara Institute Sebut Jakarta Kota Intoleran, Fahira: Mungkin Karena Kasus Penodaan Agama Ahok

Kamis, 13 Dec 2018 11:40

[VIDEO] BPJPH Tak Berfungsi, Pemerintah Didesak Tugaskan MUI Urus Halal

[VIDEO] BPJPH Tak Berfungsi, Pemerintah Didesak Tugaskan MUI Urus Halal

Kamis, 13 Dec 2018 11:28

Targetkan Ribuan Pengunjung Wahdah Islamiyah Gelar Ummat Fest 2018

Targetkan Ribuan Pengunjung Wahdah Islamiyah Gelar Ummat Fest 2018

Kamis, 13 Dec 2018 11:05

Interpol Hapus Nama Syaikh Yusuf Al-Qaradawi dari Daftar Buronan

Interpol Hapus Nama Syaikh Yusuf Al-Qaradawi dari Daftar Buronan

Kamis, 13 Dec 2018 11:00

Sukamta: Pemerintah Cina Harus Hormati Keyakinan Warga Muslim Uyghur

Sukamta: Pemerintah Cina Harus Hormati Keyakinan Warga Muslim Uyghur

Kamis, 13 Dec 2018 10:52

Setelah Tolak Perda Syariah, Kini PSI Tolak Praktik Poligami

Setelah Tolak Perda Syariah, Kini PSI Tolak Praktik Poligami

Kamis, 13 Dec 2018 10:44

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Kamis, 13 Dec 2018 09:57

Kenapa e-KTP Kelebihan Cetak? Ada Penggelembungan Data?

Kenapa e-KTP Kelebihan Cetak? Ada Penggelembungan Data?

Rabu, 12 Dec 2018 22:31

Berkali-kali Kasus Tercecernya e-KTP

Berkali-kali Kasus Tercecernya e-KTP

Rabu, 12 Dec 2018 21:31

31 Juta DPT, Politisi: Pemilu 2019 Terduga tidak Jujur

31 Juta DPT, Politisi: Pemilu 2019 Terduga tidak Jujur

Rabu, 12 Dec 2018 20:31

Seorang Pengacara di Mesir Ditangkap Karena Kenakan 'Rompi Kuning' yang Dilarang

Seorang Pengacara di Mesir Ditangkap Karena Kenakan 'Rompi Kuning' yang Dilarang

Rabu, 12 Dec 2018 19:00

Pemberontak Syi'ah Houtsi dan Pemerintah Yaman Setujui Pertukaran 15.000 Lebih Tahanan

Pemberontak Syi'ah Houtsi dan Pemerintah Yaman Setujui Pertukaran 15.000 Lebih Tahanan

Rabu, 12 Dec 2018 18:15


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X