Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.944 views

Korean Wave, Kemajuan Zamankah?

Oleh:

Arastika Safitri, guru dan pemerhati anak

 

DUNIA benar-benar meradang, generasi muda bangsa ini sedang mengalami masa-masa yang sangat mengkhawatirkan, perang pemikiran yang dihembuskan oleh sekelompok pihak yang tidak bertanggung jawab telah menyerang generasi muda dari arah manapun.

Maraknya perkembangan gawai yang pesat sudah menjadi gaya hidup yang tak terpisahkan bagi kehidupan anak muda, tanpa disadari pemikiran-pemikiran barat yang liberal dan sekuler telah meracuni alam bawah sadar mereka.

Fenomena Korean wave membuat para pemuda kehilangan jati diri, mereka selalu berkhidmad dengan apa saja yang disajikan kaum liberal. Budaya mengekor menjadi suatu trend, mengikuti budaya mereka, cara berpakaian mereka dan juga gaya hidup mereka yang serba bebas. Ide-ide kaum pelangi pun disusupkan kepada mereka secara halus, mulai dari lagu, drama korea, anime fujoshi-fudanshi, manga, dan drama korea menjadi santapan yang ditunggu-tunggu.

Belum lama ini dunia hiburan Indonesia diramaikan dengan kontroversialnya iklan shopee yang seronok yang dibintangi oleh BlackPink,  girl band asal Korea yang berpakaian minimalis dan menampilkan aurat, begitu jauh dari nilai-nilai adab kesopanan. Hanya demi mendapatkan perhatian publik, mereka mengabaikan virus liberalisme dan hedonisme pada iklan tersebut. Bahkan petisi yang dilontarkan oleh seorang dosen Universitas Negeri ternama, Ibu Maimon Herawati malah dibalas dengan petisi tandingan dengan mengusir Ibu Maimon dari Indonesia.

Sangat miris melihat semua ini, anak-anak muda mulai menjauh dari nilai-nilai adab serta aturan dari sang pencipta, memupuskan harapan terbentuknya peradaban yang kokoh dan tangguh.

Namun masalah ini menunjukkan kegagalan dari sistem ini, dimana negara terlalu abai dalam pengawasan dan pembinaan terhadap para pemuda. Membiarkan mereka tergerus dalam sistem yang merusak moral mereka dari berbagai macam sarana. Peran keluarga pun tidak berperan optimal jika tidak didukung oleh peran negara itu sendiri.

Negara juga abai dengan masalah media sosial yang semakin marak dengan konten-konten porno ataupun hal yang negatif yang merusak akhlak sehingga dengan mudah mereka akan terpapar oleh budaya pergaulan bebas, penyuka sesama jenis, kriminalitas, narkoba, dll.

Minimnya tsaqofah islam yang ditanamkan dalam dunia pendidikan mengakibatkan mereka menjauh dari aturan-aturan yang ditetapkan oleh Zat Yang Maha Menciptakan, karena sistem pendidikan pun telah disekulerisasi. 

Berbeda halnya dengan sistem yang dibawa dari Sang Khalik, dengan sistem Islam yang diterapkan secara kaffah, maka akan menghasilkan generasi yang gemilang meski di usia belia, gemar mencari ilmu agama sekaligus generasi yang berilmu di berbagai bidang kehidupan.bukannya generasi alay yang sukannya menjadi imitator.

Sejarah mencatat pemuda-pemuda gemilang dalam sejarah, seperti halnya Imam Syafii, menjadi mufti pada usia 15 tahun. Bukhari mendalami hadist dari para gurunya pada usia 17 tahun dan mulai menulis hadist pada usia 18 tahun. Ada juga Umar bin Abdul Aziz yang telah menjadi penghafal Qur’an sejak kecil dan menjadi gubernur Madinah pada usia 23 tahun.

Begitu juga Sultan Muhammad Al-Fatih yang menjadi Sultan Turki Utsmani pada umur 22 tahun dan menakhlukkan benteng legendaris konstantinopel pada usia 24 tahun. Dan masih banyak lagi pemuda-pemuda gemilang pada masa kejayaan Islam yang dididik dengan sentuhan ala nabi berdasarkan aturan dari Sang Khalik.

Jika negara berperan sebagaimana mestinya, dengan cara mendidik generasi muda dengan suasana penuh keimanan dan ketakwaan, membentengi mereka dari hal-hal yang berbau maksiat yang bisa merusak akidah, maka itulah yang mendorong terciptanya suasana berlomba-lomba dalam kebaikan dan ketaatan kepada Rabb-Nya, dan akan berujung pada kejayaan peradaban gemilang dengan pemuda-pemuda unggul yang beriman.

Semua ini hendaknya menjadi renungan bagi kita, bahwa kemajuan zaman itu dilihat dari tingginya peradaban yang dibangun para pemudanya, pemuda yang penuh ketakwaan dan jauh dari kemaksiatan, pemuda yang selalu berkarya positif dan memberi kontribusi terbaik bagi kemajuan masyarakat.

Jadi yakinlah, bahwa Islamlah solusi yang bisa menyelamatkan generasi dari masalah ini, kembali kepada aturan dari Allah Azza wa Jalla, Rabb Pencipta dan Pengatur Kehidupan.

Wallahu a’lam bishawwab.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Latest News
Kasus Sukmawati, Polisi Panggil Sekjen GNPF Ulama

Kasus Sukmawati, Polisi Panggil Sekjen GNPF Ulama

Selasa, 21 Jan 2020 23:08

Anggota Parlemen Iran Tawarkan 3 Juta USD untuk Membunuh Trump, Utusan AS: 'Itu Konyol'

Anggota Parlemen Iran Tawarkan 3 Juta USD untuk Membunuh Trump, Utusan AS: 'Itu Konyol'

Selasa, 21 Jan 2020 22:48

PDIP Bisa Tergiring Menjadi Pabrik Korupsi

PDIP Bisa Tergiring Menjadi Pabrik Korupsi

Selasa, 21 Jan 2020 22:24

Pemimpin Hamas Bertemu dengan Menteri Pertahanan Malaysia di Doha Qatar

Pemimpin Hamas Bertemu dengan Menteri Pertahanan Malaysia di Doha Qatar

Selasa, 21 Jan 2020 22:17

Laporan: Identitas Pemimpin Baru Islamic State Terungkap, Bukan Keturunan Arab Namun Turki Irak

Laporan: Identitas Pemimpin Baru Islamic State Terungkap, Bukan Keturunan Arab Namun Turki Irak

Selasa, 21 Jan 2020 22:05

Kapal Rombongan Wartawan Terbalik di Labuan Bajo, DPR Ingatkan SOP di Kawasan Wisata

Kapal Rombongan Wartawan Terbalik di Labuan Bajo, DPR Ingatkan SOP di Kawasan Wisata

Selasa, 21 Jan 2020 21:12

Fahira Idris: Kegaduhan Tak Pernah Berhenti, Gimana Bangsa Ini Mau Maju

Fahira Idris: Kegaduhan Tak Pernah Berhenti, Gimana Bangsa Ini Mau Maju

Selasa, 21 Jan 2020 20:18

Kalau Mau ke Neraka Sendirian Saja, Tidak Usah Ngajak-ngajak

Kalau Mau ke Neraka Sendirian Saja, Tidak Usah Ngajak-ngajak

Selasa, 21 Jan 2020 19:00

Antara Tipu Daya Wanita dan Tupu Daya Setan

Antara Tipu Daya Wanita dan Tupu Daya Setan

Selasa, 21 Jan 2020 14:59

Kapal Pinisi Rombongan Wartawan Peliput Kegiatan Jokowi Terbalik di Labuan Bajo

Kapal Pinisi Rombongan Wartawan Peliput Kegiatan Jokowi Terbalik di Labuan Bajo

Selasa, 21 Jan 2020 13:22

Garam di Negara Maritim Tak Lagi Asin

Garam di Negara Maritim Tak Lagi Asin

Selasa, 21 Jan 2020 12:54

Sukses Belum Identik Bahagia

Sukses Belum Identik Bahagia

Selasa, 21 Jan 2020 12:01

Ditlantas Polda Aceh Sosialisasi Tertib Lalu Lintas di SMA Adi Darma

Ditlantas Polda Aceh Sosialisasi Tertib Lalu Lintas di SMA Adi Darma

Selasa, 21 Jan 2020 11:49

Hilangkan Trauma Pada Anak, WMI Gelar Trauma Healing di Desa Cilleuksa

Hilangkan Trauma Pada Anak, WMI Gelar Trauma Healing di Desa Cilleuksa

Selasa, 21 Jan 2020 11:46

Menjadi Ibu dan Anak Tangguh di Tengah Gempuran Media Digital

Menjadi Ibu dan Anak Tangguh di Tengah Gempuran Media Digital

Selasa, 21 Jan 2020 10:57

Selamat Jalan ''Mujahidku''

Selamat Jalan ''Mujahidku''

Selasa, 21 Jan 2020 08:51

Soal BPJS, Mufida: Pemerintah Tak Punya Itikad Baik kepada Rakyat Kecil

Soal BPJS, Mufida: Pemerintah Tak Punya Itikad Baik kepada Rakyat Kecil

Selasa, 21 Jan 2020 08:04

Presiden PKS: Natuna Harga Diri Bangsa

Presiden PKS: Natuna Harga Diri Bangsa

Selasa, 21 Jan 2020 01:01

Partai Demokrat: Jiwasraya Kejahatan yang Sempurna

Partai Demokrat: Jiwasraya Kejahatan yang Sempurna

Senin, 20 Jan 2020 23:56

Ketua Ikatan Gay Tulungagung Cabuli 11 Bocah Laki-laki, Wasekjen MUI Minta Hukum Mati atau Kebiri

Ketua Ikatan Gay Tulungagung Cabuli 11 Bocah Laki-laki, Wasekjen MUI Minta Hukum Mati atau Kebiri

Senin, 20 Jan 2020 22:42


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Senin, 20/01/2020 20:27

Corruption Unfinished