Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.093 views

Korean Wave, Kemajuan Zamankah?

Oleh:

Arastika Safitri, guru dan pemerhati anak

 

DUNIA benar-benar meradang, generasi muda bangsa ini sedang mengalami masa-masa yang sangat mengkhawatirkan, perang pemikiran yang dihembuskan oleh sekelompok pihak yang tidak bertanggung jawab telah menyerang generasi muda dari arah manapun.

Maraknya perkembangan gawai yang pesat sudah menjadi gaya hidup yang tak terpisahkan bagi kehidupan anak muda, tanpa disadari pemikiran-pemikiran barat yang liberal dan sekuler telah meracuni alam bawah sadar mereka.

Fenomena Korean wave membuat para pemuda kehilangan jati diri, mereka selalu berkhidmad dengan apa saja yang disajikan kaum liberal. Budaya mengekor menjadi suatu trend, mengikuti budaya mereka, cara berpakaian mereka dan juga gaya hidup mereka yang serba bebas. Ide-ide kaum pelangi pun disusupkan kepada mereka secara halus, mulai dari lagu, drama korea, anime fujoshi-fudanshi, manga, dan drama korea menjadi santapan yang ditunggu-tunggu.

Belum lama ini dunia hiburan Indonesia diramaikan dengan kontroversialnya iklan shopee yang seronok yang dibintangi oleh BlackPink,  girl band asal Korea yang berpakaian minimalis dan menampilkan aurat, begitu jauh dari nilai-nilai adab kesopanan. Hanya demi mendapatkan perhatian publik, mereka mengabaikan virus liberalisme dan hedonisme pada iklan tersebut. Bahkan petisi yang dilontarkan oleh seorang dosen Universitas Negeri ternama, Ibu Maimon Herawati malah dibalas dengan petisi tandingan dengan mengusir Ibu Maimon dari Indonesia.

Sangat miris melihat semua ini, anak-anak muda mulai menjauh dari nilai-nilai adab serta aturan dari sang pencipta, memupuskan harapan terbentuknya peradaban yang kokoh dan tangguh.

Namun masalah ini menunjukkan kegagalan dari sistem ini, dimana negara terlalu abai dalam pengawasan dan pembinaan terhadap para pemuda. Membiarkan mereka tergerus dalam sistem yang merusak moral mereka dari berbagai macam sarana. Peran keluarga pun tidak berperan optimal jika tidak didukung oleh peran negara itu sendiri.

Negara juga abai dengan masalah media sosial yang semakin marak dengan konten-konten porno ataupun hal yang negatif yang merusak akhlak sehingga dengan mudah mereka akan terpapar oleh budaya pergaulan bebas, penyuka sesama jenis, kriminalitas, narkoba, dll.

Minimnya tsaqofah islam yang ditanamkan dalam dunia pendidikan mengakibatkan mereka menjauh dari aturan-aturan yang ditetapkan oleh Zat Yang Maha Menciptakan, karena sistem pendidikan pun telah disekulerisasi. 

Berbeda halnya dengan sistem yang dibawa dari Sang Khalik, dengan sistem Islam yang diterapkan secara kaffah, maka akan menghasilkan generasi yang gemilang meski di usia belia, gemar mencari ilmu agama sekaligus generasi yang berilmu di berbagai bidang kehidupan.bukannya generasi alay yang sukannya menjadi imitator.

Sejarah mencatat pemuda-pemuda gemilang dalam sejarah, seperti halnya Imam Syafii, menjadi mufti pada usia 15 tahun. Bukhari mendalami hadist dari para gurunya pada usia 17 tahun dan mulai menulis hadist pada usia 18 tahun. Ada juga Umar bin Abdul Aziz yang telah menjadi penghafal Qur’an sejak kecil dan menjadi gubernur Madinah pada usia 23 tahun.

Begitu juga Sultan Muhammad Al-Fatih yang menjadi Sultan Turki Utsmani pada umur 22 tahun dan menakhlukkan benteng legendaris konstantinopel pada usia 24 tahun. Dan masih banyak lagi pemuda-pemuda gemilang pada masa kejayaan Islam yang dididik dengan sentuhan ala nabi berdasarkan aturan dari Sang Khalik.

Jika negara berperan sebagaimana mestinya, dengan cara mendidik generasi muda dengan suasana penuh keimanan dan ketakwaan, membentengi mereka dari hal-hal yang berbau maksiat yang bisa merusak akidah, maka itulah yang mendorong terciptanya suasana berlomba-lomba dalam kebaikan dan ketaatan kepada Rabb-Nya, dan akan berujung pada kejayaan peradaban gemilang dengan pemuda-pemuda unggul yang beriman.

Semua ini hendaknya menjadi renungan bagi kita, bahwa kemajuan zaman itu dilihat dari tingginya peradaban yang dibangun para pemudanya, pemuda yang penuh ketakwaan dan jauh dari kemaksiatan, pemuda yang selalu berkarya positif dan memberi kontribusi terbaik bagi kemajuan masyarakat.

Jadi yakinlah, bahwa Islamlah solusi yang bisa menyelamatkan generasi dari masalah ini, kembali kepada aturan dari Allah Azza wa Jalla, Rabb Pencipta dan Pengatur Kehidupan.

Wallahu a’lam bishawwab.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Latest News

Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X